Rayyan

Rayyan
103. meminta maaf


__ADS_3

Oma khayra yang mendapatkan kabar dari orang-orangnya tentang Helen. Oma khayra pun memanggil ketiga cucunya dari Rayyan.


Ketiga cucunya yang di panggil sang Oma nya langsung memasang wajah semanis mungkin agar Omanya tidak bilang ke ayah bundanya. Karena mereka sudah menebak kalau Omanya sudah mengetahui keisengan Mereka ke Helen


" He....he....he.... maafin kami Oma." ucap Breeze yang langsung memasang wajah imutnya agar omanya nggak marah kepada mereka.


" Oma tebak pasti ayah kalian tidak tahukan apa yang kalian lakukan. Kira-kira ayah kalian akan kasih hukuman apa ya.,"


" Jangan sampai tahu dong Oma." jawab mereka bertiga kompak.


" Siapa yang memberikan akses bisa masuk." tanya oma khayra lagi.


" Nggak ada yang memberikan akses oma tapi Zee memang bisa membobol akses itu dengan mudah." jawab arkha.


Oma khayra hanya bisa memijat keningnya ternyata cucunya benar-benar jenius. Padahal dia sengaja memblok agar ketiga Cucunya Yang sudah jago IT agar mereka masih bisa dipantau karena usia merek yang masih labil.


" Maafin kami Oma, Zee hanya geram dengan wanita seperti itu. Makanya Zee sengaja melakukannya semoga wanita itu sadar dan mau bertaubat. Tapi Zee sih nggak yakin." Jawab Breeze.


" Sayang ini yang terakhir oke kamu belum waktunya melakukan tindakan ini. Kalau ayah kalian tahu pasti akan marah dan kalian pasti akan di hukum." Ucap Oma khayra.


" Maafin kami Oma insyaallah kami nggak akan melakukan lagi." jawab mereka bertiga.

__ADS_1


" Ya sudah kalian bisa kembali ke kamar." ucap oma Khayra yang menyuruh ketiga cucunya


untuk pergi ke kamar mereka


******


Kini sesuai dengan niat pak iwan yang ingin meminta maaf


ke anak dan Istrinya. Oma khayra pun mewadahi pertemuan


mereka. Kini mereka sudah berada di ruang VIP di restoran milik oma Khayra


" Maaf pak Gibran dan bu khayra kalau tidak keberatan pak Gibran dan Bu Khayra untuk tetap di sini Saja." Pinta pak iwan.


Oma khayra dan opa Gibran pun akhirnya tetap berada di sana.


" Rohimah, Galang, Dewi dan bima maafin bapak karena bapak sudah Jahat sama kalian Bapak berharap kalian mau memaafkan bapak. Bapak terlena, bapak merasa dengan Jabatan


bapak yang seorang manager tapak inalah bergabung dengan


teman-teman bapak yang membawa pengaruh buruk sehingga mengorbankan dan menyakiti kalian. Sekali lagi bapak meninta maaf setelah

__ADS_1


ini bapak akan pindah ke kalimantan. Dan ini Surat Rumah


terserah kamu Rohimah rumah itu mau kamu jual atau mau


kamu kontrakkan itu hak kamu. Saya Cuma minta boleh kah


nanti aku di kasih izin untuk di perbolehkan menjenguk anak-anak." ucap Pak Iwan dengan raut wajah sedih dan juga penuh rasa penyesalan.


oma khayra bisa melihat bahwa pak Iwan benar-benar menyesali perbuatannya.


Bu Rohimah belum menjawab, dia menatap anak-anaknya.Sebelum dia mengambil keputusan.


Tiba-tiba ponsel pak iwa berdering dan pak Iwan meminta Izin untuk mengangkat telponnya.


" Maaf saya angkat telpon dulu, adik saya yang menelpon mereka pun mempersilakan pak Iwan untuk mengangkat telponnya


pak Iwan menutup telponnya dengan wajah panik.


" Ada apa mas Iwan?." tanya Bu Rohimah yang bisa melihat dari wajah pak Iwan begitu panik.


" Ibu...ibu terkena serangan jantung, dan harus di operasi tapi di sana tidak.ada rumah sakit yang mempunyai fasilitas lengkap." Jawab pak Iwan.

__ADS_1


__ADS_2