Rayyan

Rayyan
104. orang baik


__ADS_3

Tiba-tiba ponsel pak Iwan berdering dan pak Iwan meminta Izin untuk mengangkat telponnya.


" Maaf saya angkat telpon dulu, adik saya yang menelpon."


mereka pun mempersilakan pak Iwan untuk mengangkat telponnya


Tak lama pak Iwan menutup telponnya dengan wajah panik.


" Ada apa mas Iwan?." tanya Bu Rohimah yang bisa melihat dari wajah pak Iwan begitu panik.


" Ibu...ibu terkena serangan jantung, dan harus di operasi tapi di sana tidak.ada rumah sakit yang mempunyai fasilitas lengkap." Jawab pak Iwan.


" Terus gimana mas kondisi ibu saat ini." Tanya Bu Rohimah


merasa khawatir mendengar kondisi ibu mertuanya.


" Iya pak, nenek gimana kondisinya nggak parah kan." tanya Galang yang juga sama khawatirnya sama dengan ibunya. Galang sangat sayang dengan neneknya walaupun hanya bertemu setahun sekali.


" Endang hanya bilang harus secepatnya dioperasi kalau tidak kondisi ibu semakin memburuk." ucap pak Iwan.


" Bawa ibu kamu kesini biar bisa di operasi di rumah sakit royal medica." ucap opa Gibran yang langsung membuat pak Iwan, Bu Rohimah dan anak-anaknya menatap opa Gibran tak percaya.


" Kenapa kalian menatap saya?. kalian nggak usah banyak mikir ini kondisinya darurat dan harus secepatnya di laksanakan." ucap opa Gibran lagi.


" Tapi pak.!"


"Nggak ada tapi-tapian, sekarang yang lebih penting itu keselamatan dan kesehatan ibunya pak Iwan. Secepatnya kamu urus kepindahannya, jangan sampai kamu menyesal nantinya. Selagi masih punya orang tua makanya lakukan yang terbaik untuk mereka ." potong opa Gibran.


Opa Gibran paling tidak bisa bersikap tidak peduli kalau bersangkutan dengan yang namanya orang tua. Orang tua siapa saja selama dia bisa bantu maka dia bantu.

__ADS_1


Sedangkan pak Iwan merasa tidak enak dan juga merasa malu dengan apa yang sudah dia lakukan. Tapi mereka masih saja baik dengan pak Iwan. Akhirnya pak Iwan akan berangkat ke Kalimantan hari ini juga. Pak Iwan akan pergi di temani oleh Galang anak sulungnya.


" Pak Iwan saya tahu pasti nanti akan mengeluarkan biaya yang cukup banyak. Kalau pak Iwan butuh pak Iwan bisa ngajuin ke pak Iwan." ucap Oma Khayra


" Dan pak Iwan di bandara nanti pak Iwan sudah di tunggu oleh orang saya namanya Arjun dia nanti yang akan membantu pak Iwan mengurus kepindahan ibunya pak Iwan. Tiket pesawat juga sama dia ya pak Iwan." Ucap opa Gibran.


Pak Iwan dan keluarganya tak bisa berbicara apa-apa lagi selain rasa terima kasihnya karena memiliki bos yang sangat luar biasa baiknya.


kondisi darutat


ucap opa bran lagi


tami par


Audah sekarang lang lebih penting keselamatan Ban


kesehatan ibu komi Caport urus kepindahannya. Jangan sampe kam,


potong spa Cbran


Film


untuk orang tupan


Opa Gibran


yang-noma


Yang namanya

__ADS_1


malu dengan


fang for baile


Paling tidak


orang tua 104


Sedangkan par iwan merasa tak enak San juga meraja


Opa Gibran dan


oma khayra mereka masih begitu baik padahal dirinya


subah melakukan hal yang sangat memalukan Akhirnya pati war


oma khayra untuk mem


Pun menerima tawaran dari opa Gibran dan


akan pergi


hawa ibunya


ke rumah sakit Royal medica pak wan


Bersama dengan Calang Salang meminta Ikut untuk menemani


Bapaknya menjemper neneknya 63 163

__ADS_1


gimana?


26


__ADS_2