
Hebohnya pemberitaan ternyata sampai juga di telinga keluarga Angga Zola.
Mereka tercengang saat mengetahui kalau mereka salah orang ternyata orang yang di temui oleh mereka di perusahaan al-Fathir corp. Ternyata bukan Rayyan al-Fathir melainkan karyawannya.
" Pah ini bagaimana kenapa bisa salah orang?." Tanya istrinya Angga Zola.
" Mana aku tahu tanya sama anak kamu tuh kenapa bisa salah." Ucap Angga Zola kesal.
" Kok aku pah, aku mana tahu kalau pria itu bukan Rayyan. Aku pikir pria itu Rayyan karena dia ada di ruangan itu. Salah papa sendiri nggak kasih tahu yang mana si Rayyan itu. " Jawab Soraya yang kesal disalahin oleh papanya.
' Ya mau bagaimana lagi." ucap Angga Zola pasrah lalu dia pergi meninggalkan anak dan istrinya.
**********
Mommy Khayra dan Rayyan kembali ke rumah, Rayyan langsung menuju ke kamarnya untuk menemui istri tercinta dan ketiga buah hatinya yang sengat dia sayangi. Setelah dia bertanya ke salah satu pengasuh anaknya.
Ceklek....
Rayyan membuka pintu kamarnya dan mendapatkan pemandangan yang amat luar biasa. Dimana Rayyan melihat istrinya tertidur bersama ke tiga anaknya.
Rayyan sendiri memilih masuk ke dalam kamar mandi terlebih dahulu sebelum dia juga akan ikut menyusul anak dan istrinya tidur. Rayyan keluar dari kamar mandi sudah berganti baju santai lalu Rayyan naik ke Ranjang tidur samping istrinya dan langsung memeluk sang istri.
Syera yang sedang tertidur merasa tubuhnya ada yang berat menimpah tubuhnya. Syera pun langsung membuka matanya dan dia melihat ada tangan yang melingkar di pinggangnya. Syera yang tahu tangan yang melingkar di pinggangnya adalah tangan suaminya, Syera yang awalnya membelakangi Rayyan langsung berbalik menghadap suaminya.
" Abang kapan pulang?" Tanya Syera manja.
" Barusan sayang lanjut tidur lagi sayang biar kamu bisa istirahat kasihan. Kalau si kembar sudah bangun nanti kamu nggak bisa istirahat." Ucap Rayyan yang meminta istrinya untuk istirahat kembali karena dia tau betapa repotnya sang istri mengurus ketiga buah hatinya.
Syera yang memang masih ngantuk pun kembali tidur di pelukan suaminya.
*******
Angga Zola yang tidak ingin di penjara berpikir bagaimana cara dia tidak di penjara. Akhirnya Angga Zola menemukan jalan keluarnya yaitu Angga Zola memilih pergi menemui keluarganya yang tinggal bersama sang adik Agam Zola.
Angga Zola pun langsung pergi menuju rumah adiknya yang jaraknya dua jam perjalanan ibukota. Angga Zola turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam halaman rumah sang adik.
Ting... tong.....
__ADS_1
Tak lama pintu pun di buka dan ternyata yang membuka pintu adalah adiknya Agam Zola. Angga Zola yang melihat ternyata adiknya yang membukakan pintu Angga Zola pun langsung berlutut di hadapan adiknya.
" Dek kakak minta maaf dek kakak tahu kakak jahat sama kalian semua." Ucap Angga Zola.
" Bangun kak jangan begini." Ucap Agam Zola yang meminta kakaknya untuk bangun.
Agam Zola sedih melihat kakaknya menjadi seperti ini, Agam Zola tahu apa yang sudah kakaknya lakukan itu sudah sangat keterlaluan. Tapi perubahan sang kakak terjadi semenjak sang kakak mengenal dengan Yola istrinya.
Agam Zola rindu sama sang kakak yang dulu sebelum sang kakak menikah dengan perempuan yang bernama Yola.
" Dek maafin kakakmu yang jahat ini." Ucap Angga Zola yang lagi-lagi meminta maaf ke sang adik.
" Aku sudah maafin kakak sekarang lebih baik kakak menemui mama dan papa. karena mama dan papa sangat merindukan kakak." Ucap Agam Zola untuk sang kakak menemui mamanya.
" Iya dek, kakak mau menemui mama dan papa, kakak mau minta maaf sama mereka. "
Agam Zola pun langsung mengajak kakaknya untuk menemui papa dan mamanya yang sedang berada di kamar.
Ceklek...
Agam Zola menyuruh kakaknya untuk masuk, Angga Zola yang di persilahkan sang adik untuk masuk. Angga Zola pun masuk ke dalam dan dia bisa melihat dua orang yang begitu dia sayangi. Mamanya sayang sedang duduk di bangku yang sedang ngobrol dengan papanya yang kini duduk di kursi roda.
Sepasang suami istri yang sudah tua itu pun langsung menoleh melihat siapa yang datang.
Angga Zola langsung menghampiri mereka dan bersujud di hadapan mereka.
" Mah...pah ... Maafin Angga, Angga sudah jahat sama kalian. Angga sudah jadi anak durhaka." Angga Zola menangis memohon maaf kepada kedua orang tuanya.
Hasbi Zola dan Ami Zola yang melihat anaknya datang pun tak bisa menyembunyikan rasa rindunya kepada putra sulungnya itu. Kedua orang yang sudah lanjut usia itu pun tak bisa membendung air matanya.
" Kami sebagai orang tua sudah memaafkan kesalahan anaknya tapi kami belum bisa menerima kamu lebih mempercayai wanita itu dari pada kami keluarga kamu. Papa sungguh tak tahu apa yang sudah wanita itu lakukan terhadap kamu sehingga kamu lebih mudah bertekuk lutut di hadapannya." Ucap Hasbi Zola papanya Angga Zola.
" Maafin Angga pah Angga tahu Angga salah Angga cuma takut pah Yola akan melaporkan Angga pah soal kematian Richard." Ucap Angga Zola pelan.
" Bodoh... Bagaimana bisa dia melaporkan kamu ke polisi kalau Richard mati bukan karena di bunuh." Ucap Hasbi Zola dengan nada tinggi.
" Tapi kata Yola Richard mati karena makan bersama dengannya, kalau Angga tidak mau mengikuti apa katanya Angga bakal di jebloskan ke penjara." Ucap Angga Zola.
__ADS_1
" Ya Allah kenapa aku punya anak yang sangat bodoh, kenapa kamu bisa langsung percaya begitu saja. Salah papa juga saat itu kenapa harus sakit dan harus tak sadarkan diri sehingga semua ini terjadi." Ucap Hasbi Zola.
" Bukan salah papa semau ini salah Angga pah Angga yang bodoh."
" Sekarang apa yang membawa kamu menemui kami." Ucap Hasbi Zola yang sebenarnya sudah mengetahui alasan apa yang membuat anaknya menemuinya.
" Papa sudah tahu kan soal pemberitaan sekarang ini, Angga nggak mau di penjara pah. Semua itu usul dari Yola pah. Angga sudah nggak mau hidup susah pah setelah perusahaan yang Angga pindahkan ke sana ternyata di tipu sama rekan bisnis Angga pah." ucap Angga Zola.
" Hahaha.... ternyata anakku memang benar-benar bodoh percuma papa sekolahin kamu tapi kamu masih aja bodoh. Kamu itu dibodohi sama si Yola itu, Asal kamu tahu kenapa si Yola itu meminta perusahaan papa di ganti nama?." tanya Hasbi Zola.
" Biar gampang nantinya Angga bekerjasama." jawab Angga Zola.
" Salah itu hanya Alasannya saja kamu pernah lihat berkas perusahaan setelah di berganti nama. "
Angga Zola menggeleng.
" Kamu tahu setelah mengganti nama kamu tahu atas nama siapa perusahaan itu." tanya Hasbi Zola lagi.
Lagi-lagi Angga Zola menggeleng.
" Kamu lihat itu, setelah berganti nama perusahaannya dan berganti nama juga pemiliknya atas nama Yola Yusniar." Ucap Hasbi Zola sambil memberikan bukti dan juga surat-surat kepemilikan perusahaan.
Angga Zola langsung membulatkan matanya saat membaca berkas-berkasnya. Dia tak menyangka Yola bakal melakukan semua itu.
" Papa dapat dari mana semua ini." tanya Angga Zola.
" Saat si Yola itu akan menjual perusahaan itu bersama dengan yang di bilang Yola rekan bisnisnya ternyata orang itu adik tirinya. Mereka akan menjual ke perusahan sepupunya pak Gibran al-Fathir dan saat itu sepupunya itu Menghubungi pak Gibran al-Fathir karena tahu perusahaan yang Yola dan orang itu tawarkan ada milik papa yang mereka tahu partner kerja al-Fathir corp. Setelah itu pak gibran menelpon ke papa dan pak Gibran membantu papa untuk bisa kembali memiliki perusahaan papa lagi. Dan Alhamdulillah sekarang semuanya sudah kembali ke papa. Dan soal kasus yang sekarang heboh papa juga sudah di beritahu oleh pak Gibran." jelas pak Hasbi.
" Maafin Angga pah, tapi tolongin Angga pah Angga nggak mau di penjara."
"Gampang! asal kamu mau menuruti apa perkataan papa." ucap Hasbi Zola.
Angga zola pun mengangguk dia akan mengikuti perkataan papanya dari pada dia harus dipenjara.
" Baiklah, kamu bisa menceraikan si Yola tersebut dan yang kedua biar perusahaan ini Agam yang pegang. "
Angga Zola hanya bisa pasrah dan mengikuti perkataan papanya dari pada di harus di penjara. Toh memang semua ini kesalahannya jadi dia harus terima.
__ADS_1
********
Maaf kemarin nggak jadi double up soalnya semalam sibuk bawa adik lagi ke rumah sakit.