
Dua kata yang aku tau dari kamu. Milikku dan Cintaku.
.
.
.
.
Hari tasyakuran tujuh bulanan untuk Dhira di adakan di rumah mertuanya. Yang sangat antusias mengadakan pengajian. Mengundang kerabat dan tetangga terdekat, serta tak lupa juga mengundang besannya untuk datang.
Bersyukur Nyonya Devi mempunyai besan yang begitu sayang pada putrinya dan menganggapnya sebagai putrinya sendiri. Dirinya tidak marah dan tidak iri jika acara tujuh bulanan putrinya di adakan di rumah Nyonya Vani.
Dirinya sangat senang dan sangat bahagia jika putrinya mendapatkan kasih sayang dari mertua yang menganggapnya putrinya bukan menantu atau orang asing.
Bukan dirinya tidak sayang pada putri dan putranya. Dirinya sangat menyayanginya, tapi rasa gengsi dan mulai marah sendiri jika melihat ke dua anaknya. Mengingatkannya pada ayah Dhira yang sudah merebut kebahagiannya di waktu dulu.
Dulu dimana dirinya bekerja sebagai bar tander di club malam. Bekerja paruh baya untuk membiayai kuliah dan kesehariannya, orang tuanya hidup di desa, dengan hidup yang sangat pas-pasan. Meskipun dirinya bekerja di club malam, dirinya tidak pernah menjajakan tubuhnya ada para pria. Banyak pria yang mengaguminya, tapi dirinya begitu cuek dan tidak menghiraukan godaan para pria.
Pertemuan dengan ayah Dhira tidak di sengaja dan sangatlah singkat. Di mana ayah Dhira mabuk ketika berada di toilet perempuan yang sepi dan hanya dirinyalah ada di dalam sana.
Toilet yang terkunci dan di hadang ayah Dhira membuat Nyonya Devi tak bisa keluar dari dalam sana. Perlahan mundur saat ayah Dhira berjalan mendekatinya dan menghimpitnya hingga terbentur tembok dan tak bisa bergerak sama sekali.
Mencoba memberontak kala ayah Dhira menyentuhnya. Dirinya kalah, tak bisa bergerak karena cengkramannya begitu kuat. dan bisa di artikan jika dirinya di perkosa, keperawanannya di ambil dengan paksa.
Satu bulan telah berlalu, Nyonya Devi memutuskan untuk melupakannya tapi kenyataannya sangatlah pahit. Dirinya hamil dan kehidupannya sangatlah hancur, mencoba menggugurkannya beberapa kali tapi sayang janin yang ada di dalam kandungannya tak mau keluar hingga dirinya merasa frustasi.
__ADS_1
Ayah Dhira, selalu datang ke clab malam tempatnya bekerja selalu memperhatikannya. Benci dan marah menjadi satu dalam hati Nyonya Devi.
" Kau hamil!" Tanya Ayah Dhira. " Apa itu anakku." tunjuknya dengan menatap perut datar Nyonya Devi.
Deg.
" Kau, tau dari siapa." Tanya ragu-ragu Nyonya Devi.
" Menikahlah denganku." Ucap Ayah Dhira, tanpa basa-basi.
" Jika aku tidak mau."
" Akan aku buat keluargamu di desa menderita." Ancam Ayah Dhira, membuat nyonya Devi membulatkan mata dan terkejut.
Sungguh pria dihadapannya ini sangatlah berbahaya, apapun yang dia katakan tak pernah main-main.
Terpaksa menikah dan tidak ada rasa cinta sedikit pun di hatinya untuk ayah Dhira waktu itu. Dirinya sangat membenci dan tak ingin pun di sentuh sama sekali meskipun sudah menikah dengan Ayah Dhira.
Di sisi lain, dirinya sedikit tau akan apa yang ayah Dhira lakukan. Mempunyai anak pertama yang berkebutuhan khusus membuat ayah Dhira tak menyalahkannya dan tidak pernah malu mempunyai anak yang dirinya bilang idiot. Justru ayah Dhira sangat sayang dan memberikan perhatian lebih pada putranya walaupun putranya tak sempurna.
Sedikit mulai luluh, tapi saat dirinya tau motif yang sesungguhnya. Dimana ayah Dhira memperkosanya bukan karena mabuk, tapi karena taruhan untuk mendapatkannya dan mendapatkan begitu banyak uang dari para temannya ia sangat marah dan kembali kecewa serta benci. Seakan dirinya wanita murahan dan bisa di buat taruhan.
Rasa benci kembali ada begitu dalam kala ia mengandung anak kedua, di saat ayah Dhira berselingkuh dengan asistennya. Tidak mau ambil pusing, dirinya pun juga memanfaatkan Ayah Dhira, membelanjalan semua uang dan fasilitas yang di berikan ayah Dhira untuk kebutuhannya. Berfoya-foya, selalu belanja pakaian, tas, sepatu yang mahal dan selalu jalan-jalan ke luar negri bersama teman sosialitanya.
Ayah Dhira yang melihat perubahan istrinya dan merasa bersalah selalu membuat istrinya marah dan kecewa serta mengabaikan anak-anaknya membuatnya juga murka, sering bertengkar dan sering kali mereka jarang pulang ke rumah ataupun mereka memilih pisah ranjang, tapi tak pernah mengucapkan kata pisah ataupun bercerai.
Rumah tangga yang dingin dan tidak ada keharmonisan itu mulai di terpa musibah. Ayah Dhira yang mulai di terpa kebangkrutan dan membuatnya jatuh sakit, membuat istri dan anaknya mulai menderita.
__ADS_1
Suami yang banyak membutuhkan uang untuk berobat dan ke dua anaknya yang juga membutuhkan kebutuhan sehari-hari, hingga akhirnya ia memilih mencari pekerjaan untuk membantu pengobatan dan kebutuhan ke dua anaknya.
Mendapatkan pekerjaan dari salah satu teman dekatnya dulu, bekerja sebagai asisten pribadi sering keluar kota dan luar negri untuk bertemu klaen atau untuk mengunjungi anak cabang tempatnya bekerja. Tanpa sepengetahuan Dhira, ibunya juga membiayai pengobatan ayahnya dan juga kebutuhan Alex melalui bik minah dan menyuruh Bik Minah untuk tidak memberitahukan putrinya.
Hingga itu Dhira mengira jika ibunya tidak mempedulikan ayahnya dan malah beransumsi sendiri jika ibunya sangatlah jahat dan mengabaikan suami serta ke dua anaknya.
Sungguh dirinya tidak pernah dekat dengan ke dua anaknya dan ia bingung harus memulai dari mana. Karena ke dua anaknya lebih dekat dengan suaminya dan membuat dirinya semakin jauh dengan anak-anaknya.
Dan ketika suaminya meninggal dirinya berada di luar kota. Ke esokan harinya dirinya pulang ke rumah Dhira tapi tidak sendiri, dirinya pulang bersama bosnya, karena bosya ingin berkunjung mengucapkan bela sungkawa.
Tapi sayang pikiran Dhira sangatlah negatif, dia mengira bos ibunya adalah pacar ibunya dan yang paling parah Dhira baru tau jika pacar ibunya adalah ayah mantan sahabatnya. itulah membuat putrinya semakin membenci dan semakin menjauh darinya.
Sama-sama di tinggalkan pasangan dan selalu bersama setiap waktu, bosnya mulai menyukainya. Selalu memberikan perhatian lebih untuknya dan untuk ke dua anaknya membuat hati Nyonya Devi luluh dan menerima lamarannya, teman dekat lama sekaligus bosnya yang sekarang sudah sah menjadi suaminya.
Suami yang selalu memberikan perhatian lebih dan selalu menjadi sandaran keluh kesahnya dan juga dialah yang membuat dirinya tegar serta sabar untuk menghadapi putrinya yang sangat membencinya.
Suami yang penyayang pada putri kandung dan ke dua anak sambungnya. Tidak pernah membedakan putri tiri dan putri kandung, semua mendapatkan jatah jajan sama rata, Alex, Dhira dan Kinan.
Bersyukur dirinya di pertemukan dengan Hasan yang mau menerimanya apa adanya dan mau memberikan kebutuhan ke dua anaknya.
.
.
.
.
__ADS_1
.🍃🍃🍃🌾
Ini part masa lalunya Nyonya Devi ya gaes. biar gak penisirin.😀😀