Si Bar-bar Bunga

Si Bar-bar Bunga
Bab 77 Dewa Yunani


__ADS_3

Hari ini jadwal keberangkatan Bunga dan Raja ke London di mana mereka akan melanjutkan studi nya di sana.


Begitupun dengan Amira karena memang mereka memutuskan untuk studi bareng.


Walau mereka harus sedih melihat keadaan Fatih yang koma akibat kecelakaan beberapa hari lalu.


Raja tak bisa di samping Fatih karena harus segera berangkat begitupun dengan Amira.


Seperti nya kehidupan di London akan jauh menantang karena suasana yang berbeda dengan orang-orang baru.


Tentu mereka juga harus menguasai bahasa Inggris agar mereka bisa berkomunikasi di sana.


"Cape?"


Bunga mengangguk gemas dengan bibir mengerucut. Sungguh perjalanan Indonesia-London membuat badan Bunga remuk redam.


Raja dan Bunga tinggal di sebuah mansion yang sudah di sediakan oleh kedua orang tua mereka.


Karena Aldi, Jelita, Raya dan Rijal tak mau kedua anak nya tinggal di apartemen.


Raja menggendong Bunga turun dari mobil. Bunga mengarahkan pandangannya pada bangunan di depannya yang sangat megah.


Bunga pikir mereka akan tinggal di apartemen atau perumahan biasanya namun nyatanya Bunga salah.


"Mas!"


"Apa sayang suka?"


"Ini besar sekali, kita kan tinggal berdua!"


"Kan ada anak-anak kita nanti!"


"Mas!!"


Rengek Bunga malu dengan wajah merah padam.


Semenjak Bunga mengatakan siap punya anak di usia muda kini Raja sering membahasnya bahkan apa-apa pasti ujung-ujungnya anak.


"Mas benarkan!"


"Jangan gitu juga mas kan malu!"


"Ngapain harus malu sayang, kan hanya kita berdua!"


"Tapi rumah segede gini kapan beresnya di bersihkan yang ada kuliah akan telat,"


"Nanti ada pelayan sayang, mereka ada cuma pagi dan sore saja. Kamu istri mas mana boleh kamu beres-beres semuanya. Kamu cukup layani mas saja.


"Kalau itu Bunga tak akan nolak!"


Ha .. ha ...


Dua-duanya malah tertawa dengan tingkah mereka sendiri.


Raja mendudukkan Bunga di atas ranjang dengan hati-hati.


"Sayang diam saja di sini biar mas yang bawa barang-barang!"


Bunga mengangguk patuh memilih membuka gorden.


Srekk ...


Bunga tersenyum melihat pemandangan yang begitu indah. Bagaimana tidak indah jika di bawah sana terlihat hijaunya rumput bermain golf.


Walau Bunga tak suka bermain golf tapi Raja sangat menyukai olahraga satu itu.


Udaranya begitu dingin apalagi cuaca di London sedang musim salju.

__ADS_1


Dengan enteng Raja membawa dua koper miliknya dan milik sang istri. Mereka memang tidak banyak membawa baju karena memang baju-baju dan keperluan semuanya sudah tersedia jauh-jauh hari.


Grep ...


Bunga tersenyum ketika Raja melingkarkan kedua tangannya di perutnya. Bunga menyandarkan kepalanya di dada bidang Raja.


Sungguh pemandangan yang sangat indah semakin indah di nikmati bersama sang suami.


Raja menyimpan dagunya di puncak kepala Bunga dengan tangan semakin membelit mesra.


"Mas!"


"Hm,"


"Kenapa harus menunggu Bunga?"


"Karena mas ingin selalu melindungi kamu dimanapun berada!"


"Tapi studi mas tertinggal!"


"Tak masalah, asal mas terus bersama kamu!"


Hati Bunga meleleh di perlakukan seperti ini siapa yang tak jatuh cinta jika suaminya seperti Raja.


"Kenapa mas begitu mencintai Bunga?!"


"Karena hanya kamu yang membuat mas jatuh cinta!"


"Benarkah!"


"Ya,"


Bunga menengadah kan kepalanya membuat dagu Raja berada di kening Bunga.


Cup ...


Raja mengecup bibir sang istri dalam posisi yang sama.


"Kini status kita jangan pernah di sembunyikan lagi,"


"Emang tak apa mas!"


"Tidak sayang, mas tak mau kamu nanti di incar banyak cowo di kampus nanti ya!"


Ha ...


Seketika tawa Bunga pecah mendengar ucapan sang suami yang menurutnya konyol.


"Kok tertawa!"


"Mas .. mas .., ada ada saja!"


Kikik Bunga tersenyum geli melihat wajah sang suami yang muram.


"Dengar ya mas, mana ada orang yang menyukai Bunga. Bukankah aku gadis bar-bar hanya mas seorang yang menerimaku yang lain seperti tak akan!"


"Sayang, kau ini imut bahkan akhir-akhir ini kamu menjadi dewasa berbeda dengan yang dulu!"


"Dengar mas!"


Bunga membalikkan badannya menghadap sang suami. Perlahan Bunga menangkup wajah sang suami dengan lembut penuh tatapan cinta.


"Setampan, sekaya, se-coll apapun di luar sana tak akan ada yang bisa gantikan mas di hati Bunga!"


"Bagi Bunga mas adalah satu-satunya dewa Yunani ku tak ada yang lain!"


Hati Raja meleleh jika seperti ini sejak kapan Bunga bisa menggombal membuat kuntum hati Raja bermekaran.

__ADS_1


"Bunga bersyukur memiliki mas, kadang Bunga juga heran kenapa mas se-cinta itu pada Bunga!"


Raja kembali tersenyum sambil menarik pinggang Bunga agar merapat padanya.


Harusnya mereka istirahat setelah melakukan perjalanan jauh namun suami istri itu malah mengobrol romantis seolah lupa akan kata istirahat.


"Karena kamu istimewa!"


"Benarkah!"


Cup ..


Bukannya menjawab Raja malah mengecup bibir merah Bunga yang selalu menarik dirinya untuk menyesap rasa manis di sana.


Ciuman yang sangat indah dengan turunnya salju membuat momen itu semakin romantis.


Aura dingin menjadi sangat panas ketika cumbuan itu semakin menuntut satu sama lain.


Raja menggendong Bunga masuk kedalam kamar. Bunga melingkarkan kedua kakinya di pinggang Raja dengan tautan yang masih menyatu.


Raja duduk di bibir ranjang dengan posisi Bunga langsung berada di pangkuannya.


Kali ini Bunga yang terlihat agresif dan mendominasi permainan. Raja hanya pasrah saja membiarkan sang istri melakukan apa saja pada tubuhnya.


Srek ...


Bunga tak sabaran membuka kemeja Raja sampai dua kancing atasnya berjatuhan.


Cuaca di luar sana sangat mendukung membuat kedua insan itu hanyut dalam kenikmatan dunia.


Saling berbagi kehangatan satu sama lain berharap malaikat kecil segera hadir di antara mereka.


Bunga tak sabar menjadi ibu Muda rasanya terdengar lucu.


Bagaimana nanti anaknya punya ibu yang masih ke kanak-kanak kan. Hanya waktu yang menjawab semuanya bagaimana perubahan Bunga.


Namun bukankah kedewasaan tidak di nilai dari usia tapi di nilai dari keadaan karena keadaan yang mengajarkan kita dewasa.


Raja benar-benar terpesona dengan apa yang sang istri lakukan. Kali ini Bunga nampak berbeda padahal Raja tak mengajar kan Bunga bercinta sedahsyat ini. Namun insting Bunga yang membuat Bunga seperti itu seolah Bunga sudah lama memendam rindu akan hal ini.


Pelayanan Bunga benar-benar membuat Raja puas bahkan Raja tak bisa berkata apa-apa selain ******* dan kenikmatan yang sang istri berikan.


Raja selalu semangat jika di inginkan seperti ini.


Istri polosnya nyatanya sangat dahsyat di atas ranjang bahkan Bunga selalu bisa mengimbangi permainan Raja.


Entah karena mereka masih muda atau apa yang jelas mereka berdua puas akan apa yang mereka lakukan. Seolah tak ada kata lelah dengan dinas yang satu ini.


Bruk ...


Kini posisi mereka berbalik di mana Raja mengungkung sang istri. Jika tadi sang istri sudah memberikan pelayanan dahsyat kini biarkan Raja yang melakukannya.


"Siap ronde ke dua, hm?"


Bunga mengangguk pasti dengan wajah merona malu melihat itu membuat Raja menggeram kenapa istrinya selalu menggemaskan. Andai saja Raja bisa mengurung Bunga agar tak keluar dari sangkar emas yang ia buat karena hanya boleh Raja yang melihat wajah ini, rona ini, senyum ini dan semua yang ada pada diri sang istri.


Krek ...


Bunga meremas seprai ketika sang suami memulai permainannya.


Oh, mas kenapa kau selalu membuatku terbang. Aku ingin selalu seperti ini hingga baby hadir di perutku!


Jerit batin Bunga kenikmatan dengan mata yang merem melek.


Bersambung ...


Jangan lupa Like, Hadiah komen dan Vote Terimakasih ....

__ADS_1


__ADS_2