SISTEM KEKAYAAN PEMULUNG

SISTEM KEKAYAAN PEMULUNG
EPISODE 148. HARUS OPERASI


__ADS_3

"Bang, tolong tambah kecepatan mobilnya! Aku takut terjadi hal buruk sama emak, mungkin karena kelelahan, pindahan kemaren, makanya penyakit lama emak, kambuh," ucap Zero yang masih panik.


Sementara Royan dan Zeya mengikuti Zero dengan mobilnya, yang lain menunggu kabar di rumah Royan.


Zero tiba di rumah sakit Mitra, lalu dia membopong tubuh Mak Salmah tanpa bantuan siapapun.


Dengan setengah berlari, Zero pun membawanya ke ruang UGD. Zero berteriak memanggil suster dan Dokter agar segera datang memeriksa.


Masalahnya Zero takut, pingsannya emak diakibatkan karena penyempitan pembuluh darah ke jantungnya sedang kambuh.


Dokter dan perawat segera memeriksa Mak Salmah, Mereka bertanya kenapa Mak Salmah bisa sampai pingsan.


Lalu Zero menceritakan semuanya bahwa mungkin maknya kelelahan karena kemarin mereka baru saja pindahan rumah.


Dokter pun memeriksa lebih teliti sesuai dengan riwayat penyakit yang Mak Salmah derita selama ini, ternyata benar, Mak Salma saat ini terkena serangan jantung.


Mendengar hal itu Zero pun berkata, "Tolong Dok! tolong emak saya, sembuhkan emak Dok. Saya akan lakukan apapun dan berapapun biayanya akan saya usahakan, asal emak saya bisa sembuh," mohon Zero kepada Dokter.


"Sabar ya Dek, kami akan berusaha, adek tenang, bantu kami dengan doa," ucap pak Dokter.


Dokter memasang selang pernapasan, memasang alat-alat untuk mencek serta mengontrol detak jantung, serta memasang selang infus.


Setelah selesai, dokter juga meminta perawat untuk membawakan kateter. Mak harus menggunakan kateter untuk buang air karena beliau belum di perbolehkan untuk banyak bergerak.


Zeya dan Royan yang sudah tiba di sana mencoba menenangkan Zero.


"Ro...kita harus sabar, mari bantu emak dengan doa. Yakinlah kesembuhan hanya milik Dia dan insyaallah Mak pasti bakal baik-baik saja," ucap Royan.


"Iya Kak apa yang dikatakan Kak Royan itu benar," ucap Zeya.


Dokter pun keluar dari ruangan Mak Salmah, Zero yang tidak sabar ingin mengetahui keadaan maknya segera berlari menghampiri sang dokter dan bertanya, "Bagaimana kabar emak saya Dok?" tanya Zero.


"Kami sedang berusaha ya Dek, jadi tolong, bersabar dan berdoa," ucap pak Dokter sambil buru-buru dan balik lagi dengan membawa sesuatu di tangannya.

__ADS_1


"Ro, duduklah! Agar kita tidak mengganggu kerja dokter untuk membantu Mak," ucap Royan.


Kemudian Zeya menarik tangan Zero agar duduk di sebelahnya.


Bang Beni juga mendekati Zero dan memintanya agar bersabar, dia tahu Zero anak yang kuat jadi pasti bisa melewati cobaan seperti ini.


Kiara dan lainnya yang menunggu di rumah Royan merasa gelisah, mereka belum mendapatkan kabar tentang keadaan Mak Salmah, sementara Bu Riana merasa bersalah, apakah mungkin ceritanya telah membuat penyakit Mak Salmah kambuh.


Mereka memutuskan untuk membaca doa bersama demi kesembuhan Mak Salmah. Dengan dipimpin oleh Abah, mereka pun mulai membacakan doa.


Nayla mencoba menelepon Royan, dia ingin tahu kabar emak saat ini. Royan yang melihat ada panggilan masuk dari Nayla segera mengangkatnya, lalu dia mengatakan bahwa emak belum sadar dan masih dalam pemeriksaan Dokter.


Zero kembali gelisah, dia mondar-mandir di depan ruang rawat. Setiap Dokter dan perawat yang keluar dari ruangan itu pasti tidak luput dari pertanyaannya.


Zeya dan Beni kembali memintanya untuk duduk, lalu seorang suster keluar dari ruangan tersebut memanggil keluarga mak Salmah.


Zero pun langsung menjawab, "Ya... saya Sus! Bagaimana kondisi Ibu saya Sus?" tanya Zero.


"Ayo mas, ikut saya ke dalam, Dokter memanggil Anda," ucap suster.


Di sana terlihat, Dokter sedang memegang hasil laboratorium, beliau ingin menerangkan kondisi emak saat ini kepada Zero.


"Duduklah Dek! Saya ingin menjelaskan sesuatu, "ucap Pak Dokter.


"Iya dok, bagaimana kondisi emak saya Dok?" tanya Zero.


"Sepertinya ibu anda telah mengalami penyumbatan pembuluh darah ke arah jantung sudah cukup lama ya Dek?" tanya Dokter.


"Iya Dok, selama ini emak selalu berobat rutin. Tapi beberapa waktu belakangan ini emak tidak mau lagi di ajak berobat dan tidak pernah mengeluh. Beliau mengatakan bahwa tidak merasakan sakit apapun jadi untuk apa pergi berobat," terang Zero.


"Seharusnya kalau penyakit seperti ini Dek, harus rajin kontrol untuk mengetahui perkembangannya.


Penyakit ini penyakit serius Dek dan paling banyak angka kematian di negara kita ini karena penyakit yang diderita ibu Anda yaitu penyakit jantung," ucap Dokter hingga membuat Zero merasa takut.

__ADS_1


"Apakah penyakit mak saya masih bisa disembuhkan Dok?" tanya Zero.


"Kesembuhan hanya milik sang pencipta Dek, jadi kita hanya bisa berusaha. Paling solusi terbaiknya dengan melakukan operasi pemasangan ring jantung Dek. Apa Ibu kamu punya kartu BPJS atau terdaftar sebagai peserta asuransi kesehatan yang lain Dek?" tanya Dokter.


"Memangnya kenapa Dok, emak Saya tidak punya kartu BPJS dan juga tidak terdaftar dalam asuransi kesehatan yang lain," jawab Zero.


"Begini ya Dek, operasi ini biayanya cukup besar, jadi... jika Ibu punya kartu BPJS kita bisa melakukan operasi secara gratis, nah...semua biayanya sudah ditanggung oleh BPJS kesehatan," ucap Dokter.


Nggak apa-apa Dok, saya bayar mandiri saja, berapapun biayanya akan saya usahakan. Memangnya berapa banyak biaya yang dibutuhkan untuk operasi pemasangan ring Dok?" tanya Zero.


"Biaya pasang ring jantung hingga saat ini masih tergolong mahal Dek. Di negara kita, biaya untuk perawatan tersebut pada tahun 2022 ini berkisar antara Rp80 juta sampai Rp150 jutaan untuk satu ring saja, tak jauh berbeda dari tahun 2021 lalu," ucap Pak Dokter.


"Sementara pada tahun 2020, biaya pasang ring jantung masih sekitar Rp42 juta sampai Rp80 jutaan."


"Di RSUD Pasar Rebo Jakarta, kabarnya biaya mencapai Rp75 jutaan. Namun, angka tersebut belum termasuk dengan membayar biaya rawat inap, perawatan, dan obat jantung yang harus diminum setelah operasi. Alhasil, biaya keseluruhan pasang ring jantung bisa menyentuh angka hingga Rp250 juta Dek," ucap Pak Dokter lagi.


"Tentu saja hal ini untuk umum sangat berat, jadi bagaimana Dek?" tanya Dokter.


"Lakukan saja Dok, jika itu jalan yang terbaik untuk kesembuhan emak," ucap Zero.


"Anda yakin Dek?" tanya Dokter lagi.


"Yakin Dok! Saya akan melunasi biayanya hari ini juga," ucap Zero hingga membuat Dokter tercengang.


Dokter tidak menyangka jika Zero sanggup membayar biaya operasi yang sangat banyak itu, ternyata dia salah menilai, usia dan penampilan seseorang tidak bisa menentukan orang itu berduit atau tidak.


"Bagaimana Dok? Bisa kan Dok? dan kemana saya harus mendaftar untuk operasi emak saya?" tanya Zero.


"Sebentar ya Dek!" ucap Dokter sambil menelepon bagian pelayanan agar datang ke ruangan Dokter.


Tidak menunggu lama, pintu ruangan Dokter pun di ketuk, terlihat di sana seorang perawat yang bertugas di bagian pelayanan segera memberikan petunjuk kepada tentang tata cara untuk pengajuan atau pendaftaran operasi pemasangan ring jantung.


Dengan di pandu oleh karyawan bagian pelayanan akhirnya pendaftaran pun selesai dan tinggal pembayaran yang harus Zero lakukan di bagian kasir.

__ADS_1


Zero membayar biaya operasi tersebut dengan cara di transfer ke rekening resmi milik rumah sakit.


Setelah selesai mengurus semuanya, dokter akan memastikan kapan emak akan di operasi. Hal ini akan di lakukan setelah emak melewati berbagai rangkaian tes.


__ADS_2