
Kiara menelepon Zero, dia ingin pergi menjenguk emak kerumah sakit di antar oleh anak buah Royan. Kiara bertanya apakah Zero membutuhkan sesuatu dari rumah, agar sekalian dia bawa. Zero hanya minta di bawakan pakaian ganti saja.
"Oh ya Kak, tunggu...tolong beritahu semua, minta doanya untuk kelancaran operasi emak sore ini," ucap Zero.
"Iya Dek, akan kakak sampaikan, sudah dulu ya Dek, kakak mau mengemas pakaianmu," ucap Kiara.
Kiara pun memutus panggilan teleponnya, lalu dia pergi ke kamar Zero untuk mengambil pakaian ganti. Setelah itu dia memberitahu semua pelayan dan juga menelepon keluarga Royan untuk minta doa buat emak.
Royan berterimakasih karena Kiara telah memberitahunya, jika sore ini emak akan di operasi.
Kemudian Royan memanggil sang istri untuk bersiap dan meminta Nayla memberitahu Abah, Bu Ambar dan Bu Riana agar membantu dengan doa. Abah dan Ambar tidak di ajak ke rumah sakit karena mereka belum sehat betul.
Nayla segera memberitahukan hal itu kepada Abah dan mertuanya, setelah itu barulah dia bersiap untuk pergi dengan Royan ke rumah sakit.
Kiara sudah sampai di rumah sakit, dia melihat Mak sudah dibawa ke ruang operasi. Kiara menghampiri Zero dan mengatakan bahwa mereka harus sabar dan tabah atas ujian itu.
Kemudian Kiara mengajak Zero dan Zeya untuk duduk, menunggu operasi Mak selesai.
Royan dan Nayla juga telah tiba di sana, dia menyemangati Zero bahwa operasi pemasangan ring aman dan prosesnya juga sangat cepat, tidak seperti dulu.
Dulu untuk mengatasi masalah penyempitan pembuluh darah, pasien harus melakukan operasi dan dirawat di rumah sakit setidaknya selama seminggu. Tapi kini pemasangan ring jantung untuk penyempitan pembuluh darah hanya butuh waktu 30 menit saja.
Kemudian Royan berkata, aku sempat konsultasi dengan dokter jantung Ro, beliau billang, prosedur pemasangan ring jantung biasanya diawali dengan proses kateterisasi atau angiografi koroner, yaitu suatu tindakan minimal invasif dengan memasukkan kateter (selang/pipa plastik) melalui pembuluh darah ke dalam jantung dan pembuluh darah koroner yang memperdarahi jantung.
Tujuan dari tindakan kateterisasi ini adalah untuk diagnosis dan sekaligus untuk tindakan terapi bila ditemukan adanya suatu kelainan, seperti penyempitan pembuluh darah yang ditangani dengan pemasangan ring jantung.
__ADS_1
Untuk diagnostik butuh waktu sekitar 15 sampai 30 menit. Kalau dilakukan pemasangan ring, untuk lesi simpel cuma tambah 15 menit lagi. Pasien juga dalam keadaan sadar.
Salah satu ruangan kateterisasi menggunakan teknologi terbaru yaitu AlluraClarity dari Phillips, yang pertama kali dimiliki oleh rumah sakit di negara-negara ASEAN.
Menurut Dokter, Kelebihan dari alat ini adalah dapat menghasilkan kualitas gambar yang sangat baik dengan dosis radiasi yang sangat rendah, berkurang hingga 70 persen dari alat angiografi biasa.
Kelebihan lain lainnya, gambar bisa ditransmisikan ke ruangan lain tanpa menggunakan bantuan satelit.
Tindakan kateterisasi pada umumnya hanya menggunakan anastesi lokal di daerah kulit. Pasien akan tetap sadar dan berkomunikasi selama prosedur berlangsung. Anastesi lokal bisa diberikan di daerah pergelangan tangan (radialis) ataupun melalui pangkal paha (femoralis).
Setelah anastesi lokal, dilakukan pemasangan selongsong (sheath) pada pembuluh darah di tangan atau kaki, agar kateter dapat dimasukkan ke dalam pembuluh darah. Dengan kateter khusus akan dimasukkan sampai ke jantung ataupun pembuluh koroner jantung, dan pasien tidak akan merasakan sakit.
Setelah sampai pada pembuluh koroner jantung, maka zat kontras akan diinjeksikan ke dalam koroner jantung dan dilihat dengan menggunakan fluroskopi sinar-X. Tabung sinar-X ini dapat diubah pada berbagai posisi sehingga memberikan gambaran yang baik mengenai pembuluh koroner jantung.
Risiko tindakan kateterisasi jantung sangatlah kecil, biasanya pemeriksaan kateterisasi berlangsung tanpa masalah. Risiko minor yang bersifat sementara berupa luka memar akibat suntikan jarum, reaksi sensitif atau kepekaan pada zat kontras, ataupun gangguan irama jantung.
"Jadi kamu jangan khawatir ya Ro, insyaallah sebentar lagi operasinya pasti selesai," ucap Royan sambil menepuk bahu Zero.
"Wah Kak Royan hebat, bisa menjelaskan begitu rinci, sudah seperti dokter saja, atau memang Kak Roy dulunya pernah bercita-cita ingin jadi seorang dokter," ucap Zeya.
"Memang Dek, dulu Kakak sangat ingin kuliah kedokteran tapi apalah daya semua tak sampai," desah Royan.
Lalu dia melanjutkan ceritanya, "Kalau saja dulu aku tidak di kenalkan dengan dunia mafia dan mama ada bersamaku, mungkin saat ini aku sudah jadi dokter. Tapi...ya sudahlah, tidak ada gunanya lagi di sesali, mungkin memang bukan takdirku untuk jadi Dokter," ucap Royan.
"Iya Kak, jadi orang baik itu lebih baik," ucap Nayla.
__ADS_1
"Benar kata Kak Nayla, susah 'kan untuk jadi orang baik, buktinya banyak cobaan yang Kak Royan lalui untuk berubah jadi orang baik."
"Eh...coba lihat Ro, lampu ruang operasi sudah padam, itu tandanya tindakan operasi sudah selesai," ucap Royan sambil menunjuk ke atas pintu ruang operasi.
"Iya Kak, aku mau kesana menunggu dokter, barangkali sebentar lagi beliau keluar untuk memberitahu kita bagaimana hasil operasinya," ucap Zero.
Zero berjalan mendekati pintu ruangan operasi, diikuti yang lain. Benar kata Zero, nggak lama setelah itu Dokter pun keluar bersama perawat.
Kemudian Zero menanyakan bagaimana dengan operasi emak dan Dokter pun menjawab bahwa operasi emak berhasil.
Zero meraup wajahnya dengan kedua telapak tangan, lalu dia mengucap syukur dan berterimakasih kepada Dokter.
Zeya memeluk Nayla dan Royan, Beni serta Togar juga memeluk Zero, secara bergantian. Mereka senang mendengar berita tersebut.
Dokter tersenyum sambil berlalu pergi, tapi Zero mengejar beliau untuk menanyakan berapa hari emak akan di rawat hingga bisa pulang.
Pak Dokter pun menjawab, "Umumnya, pasien bisa langsung pulang Dek, sehari setelah
menjalani prosedur pasang ring jantung. Tapi karena kondisi Ibu kamu yang lemah sejak awal masuk ke rumah sakit ini, makanya kita rawat inap dulu ya, kita lihat perkembangan satu sampai tiga hari kedepan," ucap Pak Dokter.
"Iya Dok, pokoknya saya serahkan semua kepada Dokter, tolong lakukan perawatan yang terbaik buat emak Saya ya Dok, sekali lagi Saya ucapkan terimakasih," ucap Zero.
"Iya Dek, terimakasih kembali. Saya permisi dulu ya Dek, masih ada pasien yang harus Saya tangani," ucap Dokter.
Zero senang semuanya berjalan lancar, sebentar lagi emaknya akan sembuh dan bisa beraktivitas kembali.
__ADS_1
Sekarang tinggal menunggu kepulihan emak dan bersiap menepati janji, mendaftarkan emak, Bu Riana dan dirinya sendiri untuk keberangkatan haji plus.