Suami Dan Adik Ipar

Suami Dan Adik Ipar
Bab 59


__ADS_3

Sejak kecil Karina tinggal di panti asuhan. Kata ibu pantinya seseorang meninggalkannya di depan panti saat beliau menemukannya malam itu. Bayi cantik berusia belum genap satu tahun itu diletakkan dengan jaket tebal serta selimut dengan sebuah surat dan sebuah kalung peninggalan dari seseorang.


Ibu panti tidak menceritakan detailnya selain itu. Hanya saja surat itu mengatakan kalau suatu saat dia akan mengambil bayinya lagi setelah dia baik-baik saja. Namun sampai usianya menginjak kuliah tidak ada yang datang mencarinya. Bahkan ibu panti menolak adopsi orang tua yang menginginkan Karina. Beliau beralasan kalau dia bukan anak panti tapi putri temannya yang dititipkan sehingga semua orang tua yang hendak mengadopsinya percaya.


Bahkan saat kuliah Karina sudah memutuskan untuk tinggal sendiri karena tak mau merepotkan ibu dan bapak kepala panti asuhan sehingga dia memutuskan untuk kost sambil kerja part time. Biaya kuliah dia mendapatkan beasiswa prestasi dengan uang saku yang hanya cukup untuk keperluan kuliah tidak untuk makan.


Hingga sekarang pun Karina menyisihkan uang gajiannya untuk kebutuhan panti meski tidak seberapa. Bahkan Bryan, mantan kekasihnya juga ikut menjadi donatur tetap di panti asuhan tersebut meski tidak banyak karena dia belum berpenghasilan sebanyak itu. Semua barang yang dimilikinya masih milik orang tuanya.


Pekerjaannya berjalan lancar namun saat kekasihnya yang sudah dia pacari selama lima tahun melamarnya dan mengenalkan pada orang tuanya membuat Karina terkejut namun juga bahagia. Keinginannya untuk membentuk keluarga kecil bahagia bersama pria yang dicintainya adalah impian semua gadis termasuk Karina.


Namun penolakan orang tua, bukan hanya mami kekasihnya membuat impian Karina ingin membangun keluarga kecil bahagia bersama pria yang dicintainya seketika kandas di depan matanya. Penolakan, penghinaan dan ancaman membuat Karina akhirnya memilih mundur teratur meski perasaannya harus dia korbankan tapi adik-adiknya di panti, tidak boleh ikut imbasnya.


Dan ternyata dia pun memilih untuk mengakhiri hubungan kami yang sudah berjalan sudah cukup lama itu membuat Karina shock. Namun saat melihat air mata putus asa terdapat di matanya Karina pun mengerti dan memilih untuk mengikhlaskan hubungan mereka. Hingga pemecatan di perusahaan membuat Karina harus rela menerima hal itu meski dia melakukan pekerjaannya yang nyaris sempurna itu.


Di tengah kebingungan keperluan kebutuhannya dan juga adik-adiknya di panti. Karina mendapat panggilan kerja di sebuah perusahaan besar, bahkan lebih besar dari perusahaan tempatnya bekerja dulu membuat keuangan Karina lebih baik. Dia bisa membantu keuangan panti asuhan lagi seperti dulu bahkan lebih. Dan mendapatkan donatur tetap dari bosnya.

__ADS_1


Reynaldi Eza Setyawan, nama bos Karina yang sekarang. Entah kenapa Karina merasa familiar dengan wajah datar dan dingin bosnya. Seolah dia mengenalnya entah kapan dan dimana. Saat mencoba mengingat sontak dia terkejut saat tahu siapa pria yang menjadi bosnya sekarang. Si pria kulkas dua pintu, iya, itulah julukan pria itu dulu.


Pria itu adalah seniornya di kampus. Meski dulu Karina acuh pada semua pria yang ada di kampus namun entah kenapa dia mengingat pria itu. Dia sering bertemu dengan pria itu saat menjadi anggota BEM. Dan sayangnya pria itu tidak menjadi ketua tapi hanya menjadi wakil ketua. Karena tidak mau ribet kata semua orang waktu itu. Saat menjadi wakil ketua itu pun atas paksaan sahabatnya yang menjadi ketua BEM yaitu Aldi. Ya, Aldi yang sekarang menjadi asisten kepercayaan Reynaldi.


Saat itu Karina menjabat sebagai sekretaris BEM yang mau tak mau juga sibuk dan entah sengaja atau tidak dia sering terlibat dengan Reynaldi tersebut. Karena memang hal itu hanya lah sebuah tugasnya di kampus. Karina bersikap biasa dan acuh. Namun entah kenapa Karina merasa kalau pria itu sering memperhatikannya diam-diam atau hanya Karina saja yang besar kepala.


Hingga seorang senior menembaknya untuk dijadikan kekasihnya. Awalnya Karina menolak namun pria itu tidak mudah menyerah terus mengintili Karina, memberikan perhatian, memberikan apapun yang yang Karina butuhkan. Hingga saat Karina bertemu dengannya, di panti asuhan tempat asal Karina, dia bertemu dengan pria itu yang sedang memberikan dana pada panti.


"Bryan?" Panggil Karina terkejut melihat wajah yang dikenalinya.


"U-untuk apa kau disini?" Tanya Karina.


"Oh, hanya berkunjung. Kau sendiri?"


"Aku berasal dari sini dulu." Jawab Karina tanpa rasa malu atau rendah hati.

__ADS_1


"Oh..." Jawab Bryan merasa bersalah.


"Kalau begitu aku masuk dulu."


"Aku ikut."


"Eh..." Bryan hanya tersenyum. Hingga akhirnya keduanya akrab dan Bryan kembali mengutarakan isi hatinya dan Karina menerimanya karena sebenarnya dia sudah menyukainya dulu hanya dia tidak berani karena dia berasal dari panti asuhan dan saat melihat reaksi Bryan yang tak mempermasalahkan dirinya, Karina pun memberanikan diri untuk menerima perasaan Bryan dan akhirnya mereka menjadi sepasang kekasih yang terkenal di kampus.


Dan sejak saat itu, Karina tidak pernah melihat Reynaldi lagi di kampus seolah dia menghilang tanpa jejak di kampus tersebut. Karina hanya mengedikkan bahunya acuh saat mendengar para gadis yang mengaguminya berbicara di belakang membicarakan Reynaldi yang katanya pindah ke luar negeri.


Dan sekarang dia ada di hadapannya menjadi suaminya. Entah rencana Tuhan kita tidak akan ada yang tahu. Saat kita begitu mencintai seseorang namun harus berpisah, kita tidak tahu hal itu.


.


.

__ADS_1


TBC


__ADS_2