
selamat menikmati dan maaf kalau typo
Author pov
kini seorang pria tampan sudah sampai di bar dia pun masuk musik yang keras serta aroma minuman langsung menyambut ares dia menuju ruangan yang di pesan kakanya , tak perlu bertanya karena dia tau gavin tidak suka bergabung dengan keramaian dan segera naik ke lantai atas .
clekk
pintu terbuka wajah itu langsung berubah dingin ketika melihat seorang perempuan dalam pangkuan kaka nya
" sedang ada pertunjukan rupanya . " ujar ares
krystal menoleh dan terkejut kenapa pria itu ada di sini
" kau tidak sopan masuk kedalam ruangan orang lain tanpa izin ! " ucap krystal
" orang lain? dia kaka ku jika kau lupa siapa di sini yang tidak sopan , menjajahkan tubuh mu di depan pria mabuk ! kau berharap di tiduri? pergilah ke bawah tubuh mu akan laku keras di sana . " ares berucap datar
" dasar baj*ngan ! kau benar-benar tidak sopan lihatlah gavin dia menghina ku . " adu krystal
gavin hanya diam kini antara sadar dan tidak sadar dia tidak berkata apapun
Bruk
ares menarik krystal dan mendorong nya kelantai membuat perempuan cantik itu meringis lalu dia berjongkok
" jangan menyentuh kaka ku jal*ng . " ares mengcengkram pipi krystal
" akhh..sakit brengs*k lepaskan tangan mu ! " dia mencoba melepaskan diri
" pantas saja dari pertama kali melihat mu aku tak suka ternyata begini ya , jangan mengusik kehidupan keluarga ku jika ingin tubuh mu tetap utuh . "
" akan ku laporkan kau pada ibu mu ! jika putra nya seorang pria baj*ngan , yang bisa nya hanya melukai perempuan ! "
" lalu akan ku jawab jika yang melapor adalah seorang jal*ng dan tak punya harga diri , kau pikir aku tak berani berbuat begini pada mu? jangan karena kau seorang perempuan jika memang harus ku lenyapkan maka akan ku lakukan . " ares menghempas krystal dengan kasar
" hiks..gavin to-long aku . "
gadis itu sudah menangis ternyata pria di depan nya sangat mengerikan dan tak menyangka akan bertindak seperti ini .
" kau benar-benar iblis ares wu ! " umpat krystal
" memang nya kenapa hm? begini lah aku maaf ya apa sakit? , ayo berdiri kenapa duduk di lantai nanti baju nya kotor . " ares meraih rambut krystal
dia mengabaikan teriakan kesakitan dari bibir si cantik dan berjalan ke arah jendela lalu membuka nya
" bagaimana jika kau turun lewat sini? agar tidak usah turun tangga aku baik sekali bukan , lagian ini hanya lantai 3 kau takan mati jika ku lempar dari sini . "
" a-ku mohon jangan hiks..maaf ares lepaskan aku " mata cantik itu sudah berderai air mata
krystal melirik pada gavin tapi mata tajam itu sudah terpejam rapat pupus sudah harapan nya untuk meminta bantuan
" haha aku hanya bercanda sudah jangan menangis suara mu brisik . " ares melepaskan cengkraman nya
krystal terjatuh kembali di lantai tubuh ramping itu bergertar dia merasakan lemas bahkan wajah nya sudah pucat pasi , ares menghampiri gavin dan menggendong nya untuk segera pulang dia sengaja naik taxi agar dapat membawa mobil ternyata keputusan ares untuk menyusul itu tepat sekali .
mereka pulang sebelum ibunya tau dan membuat dia khawatir belum lagi rentetan dari sang daddy akan membuat ares semakin pusing , setelah mereka sampai dengan segara kembali menggendong tubuh tegap itu ke kamar tak lupa melepas sepatu dan menyelimuti nya .
" cepatlah peka dan jangan sampai kau kehilangan nya . " ares menatap pada gavin yang terbaring di ranjang
setelah mengatakan itu dia keluar dan bertemu dengan adik bungsu nya
" dari mana? "
" mengambil minum kak . " jawab alena sambil menahan kantuk
" pergilah tidur kembali selamat malam sayang . " ares mengecup kening alena
alena pun mengangguk lalu ares segera menuju ke kamar nya tapi dia berbelok sebentar dan secara perlahan membuka pintu kamar , dia tersenyum ketika melihat wajah cantik yang terlihat damai kebetulan kalina tidur menghadap pintu bahkan kris juga sudah tertidur .
" selamat malam mom aku menyayangi mu.." ares kembali menutup pintu nya
tak terasa pagi pun mulai menyapa sinar matahari masuk ke celah godren dan membuat seorang pria terusik lalu secara perlahan manik kembar nya terbuka , dia sedang mengamati tempat ini tak asing dan mengerang ketika rasa pusing menghantam kepalanya gavin berjalan limbung ke arah kamar mandi .
" selamat pagi mom . " alena mengecup pipi ibunya
" selamat pagi kembali princes..ini minum susunya . " kalina menaruh gelas
" terima kasih mom . "
__ADS_1
" dear tolong pasangkan dasi ku . " kris datang menghampiri sang istri
" kemarilah dad . "
hari ini kris dan gavin akan pergi ke gangnam untuk melihat tempat yang akan di gunankan project barunya lalu kalina memakaikan jas .
" thank you dear . " kris mengecup bibir kalina
" ish ada anak-anak dad ! " kalina memukul bahu suaminya
gavin sudah siap dengan setelan kantor nya pria itu masih terlihat linglung hampir saja terpeleset tapi tangan kekar seseorang menahan nya .
" hati-hati jangan ceroboh . " ujar ares
" ah iya terima kasih..semalam aku ingat pergi ke bar dan tau2 sudah ada di kamar , apa kau tau siapa yang mengantar ku pulang? " tanya gavin
" kak erlan yang mengantar pulang . " jawab ares
erlan adalah pemilik bar sekaligus teman gavin tidak tau saja semalam si singa jantan yang menjemput dan hampir menghilangkan nyawa seseorang , lalu mereka pun turun dan bergabung ke meja makan lalu sarapan bersama hari ini ares akan mengantar kedua adiknya karena dia masuk jam siang .
" siapa yang akan mengantar kita? " tanya ansel
" kalian di antar ares dad harus segera pergi . " jawab kris
" aku hampir lupa hari ini aku izin ke rumah ibu dad . " ucap kalina
" jangan pergi ke sana sendiri minta antar supir sayang . "
" mom aku ingin ikut ke rumah nenek . " pinta alena
" nanti sepulang sekolah kamu bisa menyusul ke sana . " kalina merapihkan rambut alena
" kalau begitu dad pergi dulu . " kris pun meminum teh nya
" belajar yang rajin . " gavin mengusak rambut adik2 nya secara bergantian
kalina berdiri dan mengantarkan suami beserta putranya ke depan mereka pun pergi
" kami sudah selesai ayo berangkat kak . " ajak alena
" kak mobil dari kakek hanya tersimpan di garasi bisa tidak aku membawa kendaraan sendiri? " tanya ansel
" usia ku sudah cukup untuk membuat itu , jadi nanti aku akan pergi membuat nya . "
" aku tak yakin kau akan lulus..mereka ragu melihat wajah mu yang seperti anak paud , ayo berangkat . "
" nyebelinnnnnn ! "
ares mengabaikan teriakan adiknya dan segera pergi mengeluarkan mobil dia lebih suka menggunakan motor , di banding roda empat ini katanya lebih simpel dan tak ribet jika sedang macet harus menunggu lebih lama .
mereka pun sampai di gerbang sekolah si kembar pamit untuk masuk ares segera keluar kerena buku alena tertinggal dan menitip pada satpam untuk di antar , dia berterima kasih dan segera pergi tetapi matanya memperhatikan seorang perempuan yang malah berjalan ke belakang sekolah lalu dia pun mengikutinya .
" mau kemana hm? " ares menghadang jalan siswi cantik itu
" aduh ngalangin ja.." ucapan itu terhenti ketika melihat pria di depan nya
" gerbang nya ada di depan nona kanaya . "
" eh ko ares ada di sini ngapain? " kanaya di buat gelagapan belum lagi wajah tampan itu terlihat tak santai
" jangan pernah berani untuk membolos ! " ares berjalan mendekat dan otomatis membuat kanaya mundur sial sekarang malah terhimpit tembok
" siapa yang akan membolos? kak ares so-k tau . " ujar kanaya
" lalu untuk apa kemari? jangan berbohong pada ku gadis manis . " ares mengangkat dagu kanaya sehingga membuat mereka bertatapan
" bukan begitu pokonya aku takan membolos kak . " si cantik memalingkan wajah karena tak sanggup di tatap begitu belum lagi dia dalam kukungan kaka tampan nya
" baiklah aku percaya jangan aneh-aneh segera masuk ke sekolah..di sini sepi bagaimana jika ada yang macam2 , aku hanya takut kau terluka jangan membuat ku khawatir belajar yang benar dan jadilah gadis yang pintar . " kedua tangan ares menangkup pipi kanaya
jika ini mimpi kanaya tak ingin bangun pagi-pagi sudah mendapat adegan manis seperti ini
" my hot lion.." gunam kanaya
" hah? kau bilang apa? " tanya ares
" eum tidak ada aku harus masuk kak . "
ares pun memundurkan tubuhnya dan menggenggam tangan kanaya mengantarkan gadis itu ke gerbang sekolah .
__ADS_1
" kaka tidak kuliah? "
" aku ada praktek di rumah sakit hari ini jadi masuk siang , sudah sana masuk ingat belajar yang rajin swetie pie . " ares mengusap rambut kanaya
" iya sampai bertemu lagi kak bye . " kanaya masuk sambil melambai
ares hanya tersenyum melihat tingkah gadis itu dia akui tak melihat nya beberapa hari membuat ares merindukan kecerewatan si manis , dia berjalan untuk segera pergi tetapi dering ponsel langsung terdengar .
Airin Calling..
" halo.." suara lembut pun langsung menyapa
" ada apa? "
" hari ini kamu praktek kan? kebetulan aku sedang memasak , apa ingin ku buatkan bekal untuk makan siang? "
" tentu saja aku mau jika memang tak merepotkan . "
" baiklah sebelum kamu ke rumah sakit aku tunggu di kampus . "
" ya baiklah . "
Pip
ares kini sudah menjadi teman baik dengan airin jika ada waktu dia pergi berkunjung ke rumah nya untuk sekedar mengobrol dan apapun itu .
In Gangnam
seorang pria sedang duduk melihat sang ayah yang sedang berbincang dia mencoba mengingat kejadian semalam tapi ingatan nya hanya sebatas pergi ke bar , setelah itu lupa apa yang terjadi otomatis pembicaraan nya dengan krystal tidak terekam di ingatan gavin ntah ini bagus atau tidak .
" dad setuju lokasi di sini cocok untuk project kita . " kris menghampiri gavin sambil membawa 2 kopi kalengan
" kalau dad setuju aku juga setuju . " ujar gavin
" kau tumbuh dalam pengawasan ku dan sekarang pasti ada masalah yang di pikirkan bukan? , ayolah jangan coba menghindar dad akan dengarkan jika memang ingin bercerita . " kris memberikan kopi nya
" aku merasa kesal pada seorang wanita ketika dia perhatian pada orang lain dad . "
" wah ternyata putra ku sedang jatuh cinta ! pantas saja terlihat uring2an . " si hot daddy tertawa renyah
" jatuh cinta? jadi rasa kesal ku adalah cemburu begitu maksud nya? "
" tentu saja ya ampun pekalah sedikit gavin wu ! kenapa tidak kau ungkapkan saja? "
" terlalu banyak logika untuk semua rasa itu dad , sehingga membuat ku tak yakin dengan semua ini dan aku menganggap nya hanya perasaan sesaat . " gavin mengela napas
" cihh bahkan semua itu terbalik yang benar adalah terlalu banyak rasa hingga mengalahkan logika , dad mempunyai cerita ada seorang pria yang sudah beristri tapi mencintai gadis lain rasa cinta nya mengalahkan logika itu sendiri . " kris meneguk kopinya
" jadi maksud nya pria itu selingkuh? baj*ngan sekali dia . " ujar gavin
" haha iya kau benar tetapi sungguh rasa cinta nya saat itu tak terbendung..dimana dia jatuh cinta dengan hal yang sederhana , tinggi nya tahta bahkan banyak nya harta tak membuat dia bahagia istri yang cantik tapi tak pernah ada di samping kita itu benar2 hal konyol . "
" jadi maksud dad pria itu berselingkuh karena istranya selalu sibuk? apa yang membuat pria itu berpaling , bukankah dia mencintai nya? " si sulung bertanya penasaran
" iya dimana semua terlihat sempurna tapi tak ada kasih sayang di dalamnya rasa cinta kalah dengan yang selalu ada , yang membuat pria itu berpaling adalah senyuman hangat selalu menyambut nya ketika dia pulang..pelukan hangat dia yang membuat lelah nya hilang pria itu mendapat cinta yang begitu tulus dari dia . " tak sadar mata kris berkaca
" kalau begitu caranya kita tak bisa menyalahkan pria itu..toh dia hanya ingin di sayangi kenapa istrinya memilih berkarir , padahal kehidupan perempuan itu juga akan terjamin tanpa harus berkerja jadi terima saja ketika suaminya berpaling ! "
" lalu ada jauh lebih gila pria itu sempat berpisah karena sang istri meminta untuk memperbaiki hubungan mereka..tapi rasa cinta nya tak pernah kembali untuk si istri pertama . "
" lalu sekarang pria itu kemana? dia sudah mati ya? "
Plakk
kris menggeplak belakang kepala gavin dan membuat si sulung mengaduh
" kenapa malah memukul ku ! " gavin melotot pada ayah nya
" ingin saja..dia bahagia tidak mati ! bahkan kini mempunyai 4 orang anak , jangan sembarangan ayo cepat kita pulang . " kris pun beranjak
" padahal aku sedang mencibir pria itu kenapa dia yang marah , lagi pula dari mana dad bisa tau cerita nya sedetail itu . " gavin bergunam sendirian
gavin berdiri sembari mengomel sedangkan kris tersenyum dan rasanya ingin tertawa karena memang dulu terlalu banyak rasa yang mengalahkan logika .
hai love ketemu lagi
selamat melaksanakan ibadah puasa bagi kalian yang menunaikan nya
semoga hal rumit segera pamit dan berganti dengan kehabagian untuk kita semua , semangat ya mine
__ADS_1
sampai bertemu next episod