Sugar Family

Sugar Family
Bagian 96


__ADS_3

Author pov


setelah di telpon Leo mereka pergi ke rumah orang tua Viona yang ada di Gwangju tentu tidak melanjutkan aktivitas panas itu , 1 minggu hanya tinggal sebentar lagi Tuan dan Nyonya Park terkejut ada yang melamar putrinya .


di kamar Ares sedang menggendong Sean ntah kenapa bayi ini belum tidur Kanaya sudah terlelap jika malam hari si kembar minum susu formula , biar istirahat Kanaya tidak terganggu dan Ares yang turun tangan kasian jika sang istri harus mengurus semua nya .


" ayo tidur lihat kaka mu sudah terlelap dari tadi kenapa kamu belum . " Ares menepuk punggung baby


mata bulat itu enggan terpejam kaki Ares sudah pegal dari tadi terus berdiri .


" daddy buatkan susu hangat tapi setelah itu tidur oke? ayo ke bawah buat dulu . "


Ares pun turun ke bawah sambil menggendong Sean dia melihat sang ayah yang sedang santai menikmati wine .


" kenapa belum tidur dad? " tanya Ares


" belum ngantuk kamu mau bawa Sean kemana?


" bocah ini belum tidur jadi akan ku buatkan susu titip sebentar . "


Sean di berikan pada Kris sedangkan Ares pergi ke dapur membuat susu .


" kenapa cucu daddy belum tidur? ini sudah malam tampan . " Kris mengecup pipi bulat itu


bola mata sebening galaxy itu hanya berkedip lucu hingga membuat Kris gemas , ternyata menjadi seorang kakek tidak buruk tapi dia anti di panggil begitu .


" baby Sean kenapa belum tidur? " Gavin datang dengan rambut yang acak2kan


" terus kamu kenapa bangun? " Kris bertanya balik


" aku haus dad . "


Gavin pun menuju dapur dan melihat Ares yang sedang membuat susu setelah selesai si Lion kembali .


" ayo kita tidur susu nya sudah jadi . " Ares membawa Sean


kedua pria itu terdiam ketika mendengar suara ribut dari kamar Ansel , dengan segera Kris naik dia takut terjadi apa2 di susul juga dengan Ares.


Clekk


" ada apa Ansel? " tanya Kris


" Elina dari tadi terus muntah dad . " ucap Ansel dengan khawatir


" maaf dad aku mengganggu istirahat kalian . " ujar Elina


" tidak papa sayang katakan apa yang sakit hm? " Kris mengusap keringat di dahi Elina


" tidak tau dari tadi terus mual . "


" apa perlu ke rumah sakit? " tawar Ares


" tidak perlu kak nanti juga sembuh . "


" panggil Arka untuk kemari . "


" jangan dad pasti sudah tidur aku baik2 saja . " tolak Elina


" tidak papa nanti jika masih begini kita kerumah sakit saja . "


Ares pergi ke kamar menyusul Arka dia menidurkan Sean yang sudah terlelap karena sudah di beri susu , tak lama kemudian Arka datang dengan peralatan nya dia akan melakukan tensi darah dan lain2 .


....


pagi mulai menyapa sebelum berangkat kuliah Ansel mengantar Elina pergi ke rumah sakit hasil pemeriksaan Arka semua baik , perasaan Kris sudah ketar ketir tambah anggota baru lagi Kalina membantu menata makanan .


" mom ini sayuran nya . " ujar Yena

__ADS_1


" Terima kasih sayang apa bulgogi sudah siap? "


" hanya tingga sebentar lagi . "


" selamat pagi mom dan kak Yena . " sapa Alena dia datang sambil membawa segelas susu


" selamat pagi prinses . " sapa mereka


" daging sudah siapppp " ujar Kanaya


" kamu jangan terlalu lelah istirahat saja . " pinta Kalina


" aku sudah sehat mom bosan jika terus di kamar saja . " jawab Kanaya


sedangkan para pria di ruang tengah menjaga bayi Gavin sibuk memeriksa laparon Kris membaca majalah , Ares bersandar di sofa dia masih mengantuk dan Arka yang mengajak bermain si kembar juga baby Gray .


" sudah dapat kabar dari Ansel? " tanya Gavin pada sang ayah


" belum firasat dad pasti benar . " ujar Kris


" haha tambah cucu lagi ! ciee cucunya jadi segudang . " ledek Gavin


" diam kau bodoh walaupun begitu aku tetap tampan iyakan Ares? " Kris menyenggol tangan putranya


" hm . "


" ish tidak berguna sekali aku berbicara dengan mu ! " omel Kris


" persiapan pernikahan sudah di mulai dad? " tanya Arka


" sudah..tau tidak siapa yang bayar? "


" siapa? " sela Gavin


" daddy lah si sialan Leo Wu itu memasukan tagihan nya pada ku ! "


" kalau hanya hotel aku mampu ! semua hadiah untuk pengantin wanita dari ku . "


" gak papa nanti hadiah nya bayi lucu lagi . " Arka tersenyum manis


" pinggang dad akan semakin sakit Jung ! "


lalu tedengar suara mobil masuk dan seorang pria tampan datang menyapa .


" Ansel ayoooo berangjkat . " teriak Jeno


" rumah ku bukan hutan ! " balas Kris


" hehe selamat pagi dad , kak Gavin dan semuanya . " sapa Jeno


" selamat pagi kembali . " jawab Gavin


" mau kemari? " tanya Arka


" mau berangkat bareng Ansel bang dia dimana? "


" mengantar Elina ke rumah sakit dulu.. "


" Lhoo Elina kenapa? " wajah Jeno menjadi panik


" tidak tau belum ada kabar . " ujar Arka


kembali ada yang datang kerumah membawa box yang begitu besar .


" permisi paket.."


wajah Kris langsung sumringah yang di tunggu akhirnya datang lalu dia segera ke depan , ke 4 pria di sana menatap penasaran apa isi dari box yang begitu besar .

__ADS_1


" itu apa dad? tanya Ares


" menantu ku . "


tentu saja semua orang terlihat bingung lalu Kris membuka box nya .


" selamat datang Ramon menantu dad . "


seekor angsa jantan dengan warna coklat elegan keluar dari box melihat sekitar .


" anak-anak perkenalkan dia adik ipar kalian suami dari si manis Rubby . " ujar Kris


Ares hampir saja mengumpat Gavin dan Arka hanya terdiam lalu Jeno terlihat syok


" kenapa membeli angsa buluk itu ! " omel Jeno


" jangan sembarangan dia jantan yang tangguh mulai hari ini kau ceraikan Rubby ! " ucap Kris


" mana boleh begitu Rubby masih milik ku ! " protes Jeno


rasanya Ares ingin menangis dia beranjak sambil membawa stoler si kembar , Gavin pun pergi dengan membawa baby Gray tetapi tidak dengan Arka yang terlihat asik menonton .


ada pasangan baru Ramon dan Rubby tidak mungkin Kris membiarkan kesayangan nya sendiri tanpa pendamping .


...


Leon dan Viona sedang sarapan bersama dengan Kaira juga Leo mereka sedang membahas tentang persiapan pernikahan , apapun konsep nya Viona suka karena dia bukan tipe gadis yang pemilih yang penting resmi halal.


" nanti sebelum berangkat ke kampus antar dulu Viona ke rumah sakit . " ujar Leo


" iya papa . "


" manis jangan terlalu banyak aktivitas nanti kamu lelah . " Kaira memberikan makan penutup pada Viona


" iya mama Terima kasih sudah banyak membantu mempersiapkan semua ini . " ucap Viona


" sama-sama mama juga tidak sabar dapat cucu yang lucu dari si sulung . "


" hehe mama benar jika ingin cucu yang lucu mantu nya harus saya . " Viona tersenyum manis


mereka selesai sarapan dan Viona pamit untuk pergi berkeja Leon sedang memanaskan mobil .


" darling tali sepatu ku lepas . " ujar Viona si dokter cantik tak suka pakai sepatu tinggi jika sedang berkeja susah lari kalau lagi darurat


senyum Viona mengembang ketika Leon mendekat .


" maka nya ikat yang benar . " jawab Leon sambil membawa tas dan pergi duluan ke luar


seketika senyuman cantik itu luntur di ganti dengan ekspesi cengo Viona kira akan seperti di drama2 , dimana si pria akan mengikatkan tali si wanita ternyata realita menampar keras dokter cantik itu .


" kenapa aku masih berharap? ingat Viona calon suami mu itu adalah orang istimewa , kasian sekali hidup mu auhhhh hari yang sangat indah sekaaaaaali . " gunam Viona dengan semangat


Brakk


Viona menutup pintu mobil dengan keras dia berusaha menghilangkan ekspresi dongkol itu .


" kenapa dengan wajah mu? " tanya Leon


" pagi-pagi sudah ada pria yang membuat saya jengkel ! jawab Viona


" oh . "


Leon menyalakan mobil Viona mengusap2 dadanya dan bergumam mohon bersabar ini ujian tak adakah niat bertanya? , atau tidak memberikan kata2 manis di pagi hari agar rasa jengkel itu hilang lihat Leon adalah pria teromantis di dunia .


Hai ketemu lagi sama aku


selamat beraktifitas dan sehat selalu

__ADS_1


sampai bertemu di next episod


__ADS_2