
Author pov
setelah di telpon Leo mereka pergi ke rumah orang tua Viona yang ada di Gwangju tentu tidak melanjutkan aktivitas panas itu , 1 minggu hanya tinggal sebentar lagi Tuan dan Nyonya Park terkejut ada yang melamar putrinya .
di kamar Ares sedang menggendong Sean ntah kenapa bayi ini belum tidur Kanaya sudah terlelap jika malam hari si kembar minum susu formula , biar istirahat Kanaya tidak terganggu dan Ares yang turun tangan kasian jika sang istri harus mengurus semua nya .
" ayo tidur lihat kaka mu sudah terlelap dari tadi kenapa kamu belum . " Ares menepuk punggung baby
mata bulat itu enggan terpejam kaki Ares sudah pegal dari tadi terus berdiri .
" daddy buatkan susu hangat tapi setelah itu tidur oke? ayo ke bawah buat dulu . "
Ares pun turun ke bawah sambil menggendong Sean dia melihat sang ayah yang sedang santai menikmati wine .
" kenapa belum tidur dad? " tanya Ares
" belum ngantuk kamu mau bawa Sean kemana?
" bocah ini belum tidur jadi akan ku buatkan susu titip sebentar . "
Sean di berikan pada Kris sedangkan Ares pergi ke dapur membuat susu .
" kenapa cucu daddy belum tidur? ini sudah malam tampan . " Kris mengecup pipi bulat itu
bola mata sebening galaxy itu hanya berkedip lucu hingga membuat Kris gemas , ternyata menjadi seorang kakek tidak buruk tapi dia anti di panggil begitu .
" baby Sean kenapa belum tidur? " Gavin datang dengan rambut yang acak2kan
" terus kamu kenapa bangun? " Kris bertanya balik
" aku haus dad . "
Gavin pun menuju dapur dan melihat Ares yang sedang membuat susu setelah selesai si Lion kembali .
" ayo kita tidur susu nya sudah jadi . " Ares membawa Sean
kedua pria itu terdiam ketika mendengar suara ribut dari kamar Ansel , dengan segera Kris naik dia takut terjadi apa2 di susul juga dengan Ares.
Clekk
" ada apa Ansel? " tanya Kris
" Elina dari tadi terus muntah dad . " ucap Ansel dengan khawatir
" maaf dad aku mengganggu istirahat kalian . " ujar Elina
" tidak papa sayang katakan apa yang sakit hm? " Kris mengusap keringat di dahi Elina
" tidak tau dari tadi terus mual . "
" apa perlu ke rumah sakit? " tawar Ares
" tidak perlu kak nanti juga sembuh . "
" panggil Arka untuk kemari . "
" jangan dad pasti sudah tidur aku baik2 saja . " tolak Elina
" tidak papa nanti jika masih begini kita kerumah sakit saja . "
Ares pergi ke kamar menyusul Arka dia menidurkan Sean yang sudah terlelap karena sudah di beri susu , tak lama kemudian Arka datang dengan peralatan nya dia akan melakukan tensi darah dan lain2 .
....
pagi mulai menyapa sebelum berangkat kuliah Ansel mengantar Elina pergi ke rumah sakit hasil pemeriksaan Arka semua baik , perasaan Kris sudah ketar ketir tambah anggota baru lagi Kalina membantu menata makanan .
" mom ini sayuran nya . " ujar Yena
__ADS_1
" Terima kasih sayang apa bulgogi sudah siap? "
" hanya tingga sebentar lagi . "
" selamat pagi mom dan kak Yena . " sapa Alena dia datang sambil membawa segelas susu
" selamat pagi prinses . " sapa mereka
" daging sudah siapppp " ujar Kanaya
" kamu jangan terlalu lelah istirahat saja . " pinta Kalina
" aku sudah sehat mom bosan jika terus di kamar saja . " jawab Kanaya
sedangkan para pria di ruang tengah menjaga bayi Gavin sibuk memeriksa laparon Kris membaca majalah , Ares bersandar di sofa dia masih mengantuk dan Arka yang mengajak bermain si kembar juga baby Gray .
" sudah dapat kabar dari Ansel? " tanya Gavin pada sang ayah
" belum firasat dad pasti benar . " ujar Kris
" haha tambah cucu lagi ! ciee cucunya jadi segudang . " ledek Gavin
" diam kau bodoh walaupun begitu aku tetap tampan iyakan Ares? " Kris menyenggol tangan putranya
" hm . "
" ish tidak berguna sekali aku berbicara dengan mu ! " omel Kris
" persiapan pernikahan sudah di mulai dad? " tanya Arka
" sudah..tau tidak siapa yang bayar? "
" siapa? " sela Gavin
" daddy lah si sialan Leo Wu itu memasukan tagihan nya pada ku ! "
" kalau hanya hotel aku mampu ! semua hadiah untuk pengantin wanita dari ku . "
" gak papa nanti hadiah nya bayi lucu lagi . " Arka tersenyum manis
" pinggang dad akan semakin sakit Jung ! "
lalu tedengar suara mobil masuk dan seorang pria tampan datang menyapa .
" Ansel ayoooo berangjkat . " teriak Jeno
" rumah ku bukan hutan ! " balas Kris
" hehe selamat pagi dad , kak Gavin dan semuanya . " sapa Jeno
" selamat pagi kembali . " jawab Gavin
" mau kemari? " tanya Arka
" mau berangkat bareng Ansel bang dia dimana? "
" mengantar Elina ke rumah sakit dulu.. "
" Lhoo Elina kenapa? " wajah Jeno menjadi panik
" tidak tau belum ada kabar . " ujar Arka
kembali ada yang datang kerumah membawa box yang begitu besar .
" permisi paket.."
wajah Kris langsung sumringah yang di tunggu akhirnya datang lalu dia segera ke depan , ke 4 pria di sana menatap penasaran apa isi dari box yang begitu besar .
__ADS_1
" itu apa dad? tanya Ares
" menantu ku . "
tentu saja semua orang terlihat bingung lalu Kris membuka box nya .
" selamat datang Ramon menantu dad . "
seekor angsa jantan dengan warna coklat elegan keluar dari box melihat sekitar .
" anak-anak perkenalkan dia adik ipar kalian suami dari si manis Rubby . " ujar Kris
Ares hampir saja mengumpat Gavin dan Arka hanya terdiam lalu Jeno terlihat syok
" kenapa membeli angsa buluk itu ! " omel Jeno
" jangan sembarangan dia jantan yang tangguh mulai hari ini kau ceraikan Rubby ! " ucap Kris
" mana boleh begitu Rubby masih milik ku ! " protes Jeno
rasanya Ares ingin menangis dia beranjak sambil membawa stoler si kembar , Gavin pun pergi dengan membawa baby Gray tetapi tidak dengan Arka yang terlihat asik menonton .
ada pasangan baru Ramon dan Rubby tidak mungkin Kris membiarkan kesayangan nya sendiri tanpa pendamping .
...
Leon dan Viona sedang sarapan bersama dengan Kaira juga Leo mereka sedang membahas tentang persiapan pernikahan , apapun konsep nya Viona suka karena dia bukan tipe gadis yang pemilih yang penting resmi halal.
" nanti sebelum berangkat ke kampus antar dulu Viona ke rumah sakit . " ujar Leo
" iya papa . "
" manis jangan terlalu banyak aktivitas nanti kamu lelah . " Kaira memberikan makan penutup pada Viona
" iya mama Terima kasih sudah banyak membantu mempersiapkan semua ini . " ucap Viona
" sama-sama mama juga tidak sabar dapat cucu yang lucu dari si sulung . "
" hehe mama benar jika ingin cucu yang lucu mantu nya harus saya . " Viona tersenyum manis
mereka selesai sarapan dan Viona pamit untuk pergi berkeja Leon sedang memanaskan mobil .
" darling tali sepatu ku lepas . " ujar Viona si dokter cantik tak suka pakai sepatu tinggi jika sedang berkeja susah lari kalau lagi darurat
senyum Viona mengembang ketika Leon mendekat .
" maka nya ikat yang benar . " jawab Leon sambil membawa tas dan pergi duluan ke luar
seketika senyuman cantik itu luntur di ganti dengan ekspesi cengo Viona kira akan seperti di drama2 , dimana si pria akan mengikatkan tali si wanita ternyata realita menampar keras dokter cantik itu .
" kenapa aku masih berharap? ingat Viona calon suami mu itu adalah orang istimewa , kasian sekali hidup mu auhhhh hari yang sangat indah sekaaaaaali . " gunam Viona dengan semangat
Brakk
Viona menutup pintu mobil dengan keras dia berusaha menghilangkan ekspresi dongkol itu .
" kenapa dengan wajah mu? " tanya Leon
" pagi-pagi sudah ada pria yang membuat saya jengkel ! jawab Viona
" oh . "
Leon menyalakan mobil Viona mengusap2 dadanya dan bergumam mohon bersabar ini ujian tak adakah niat bertanya? , atau tidak memberikan kata2 manis di pagi hari agar rasa jengkel itu hilang lihat Leon adalah pria teromantis di dunia .
Hai ketemu lagi sama aku
selamat beraktifitas dan sehat selalu
__ADS_1
sampai bertemu di next episod