
Author pov
hari minggu tiba dimana semua orang sibuk menghabiskan waktu untuk bersantai begitu juga dengan keluarga Wu , Kalina berserta Kanaya pergi membeli bahan untuk membuat hot pot sedangkan Yena sibuk membuat bumbu .
si ibu muda sudah sehat sedangkan Ansel Cs bersama Ares dan Gavin menjaga 2 bayi mungil Jeno ada di sana , biarkan tuan dan nyonya Jung menenangkan diri mereka membutuhkan waktu pasti nanti akan baik2 saja .
" dede jangan nangis mau apa hm? " Ansel menggendong Siena
" mungkin dia haus . " ucap Jaewu
" Vinsonnnn susu nya mana ! kenapa lama sekali membuat nya . " omel Ansel
takk
Ares menjitak kepala sang adik dengan gulungan koran .
" berapa kali sudah ku bilang jangan berteriak ! yang ada bayi nya menangis . " omel Ares
" ish iya maaf . "
" nah ini susu buat Siena sudah jadi . " Vinson memberikan sebotol susu
" ayo dede minum dulu . "
Ansel pun duduk di sofa dengan Siena di gendongan nya .
" baby Gray tampan sekali . " Leon menoel pipi yang masih merah itu
" tentu seperti ayah nya . " ujar Gavin
" kemari Siena dengan papa saja . " ujar Jeno sembari meraih si kecil
" jangan mengganggu dia Jung ! " Vinson menepis tangan Jeno
" kalian pasti cape jadi giliran ku . "
" tidak siapa bilang jangan ganggu kami dengan Siena ! " omel Jaewu
Jeno hanya diam melihat para pria itu sibuk dengan putrinya lalu Ares datang membawa kotak obat .
" kemari pakai salep dulu agar lebam mu hilang . " ucap Ares
" biar aku saja kak . "
" jangan membantah kemari ! "
Jeno pun mendekat karena wajah datar Ares sangat menyeramkan .
" aku pikir itu tato baru mu Jeno . " Gavin tertawa kecil
" kaka jangan menyindir dong . " rengek Jeno
" gak usah so imut udah jadi papa ! " cibir Ares
" ih kak Ares sama saja duh pelan2 dong sakit tauu . "
" udah diem gak usah berisik . "
sesi pengobatan pun selesai Jeno bete karena di abaikan yang lain sibuk dengan Siena dia berjalan ke taman belakang .
" Rubby.." panggil Jeno
lalu seekor angsa putih berlari ke arah Jeno dan mencondongkan leher panjang nya berisap menyerang .
" hey hey ini aku Rubby kenapa galak sekali ! " Jeno mengindar ketika akan di sosor
perhatian semua orang teralih ketika melihat Jeno berlarian di kejar angsa .
" hentikan ini aku ! kenapa kamu jadi ganas tidak kalem seperti biasa , Rubby Wu berhenti mengejar kuuuu . "
akhirnya si tampan kembali masuk ke rumah dan menutup pintu ko jadi agresif begitu .
" kami pulanggg.." ucap Kanaya
" welcome home . "
" kak nono kenapa kaya panik gitu? "
__ADS_1
" Rubby kesurupan . " ujar Jeno
" kesurupan bagaimana? " Kalina bertanya penasaran
" dia mengerjar dan menyerang ku mom padahal biasa nya selalu anteng . "
" ada-ada saja apa Siena rewel? "
" tidak mom . "
Kalina pun mengangguk dan pergi ke dapur membawa bahan2 Yena bilang bumbu sudah siap , lalu Kanaya pergi ke ruang tengah menghampiri suaminya .
" kenapa baru pulang sayang aku rindu . " rengek Ares
" lama apa sih kak hanya sebentar . " ucap Kanaya
" tetap saja aku tidak bisa hidup tanpa mu walau hanya sebentar . " Ares mengecup bibir Kanaya
Gavin dan Ansel cs menahan diri agar tak mengumpat melihat pemandangan itu .
" sini aku pijit kaki mu pasti sakit karena udah jalan2 sama mom , di tambah bawa 2 cebong pasti berat . " si Lion meraih kaki Kanaya lalu memijat nya
" gak sudah kak lagian aku seneng bisa jalan2 . " tolak Kanaya
" tidak papa cinta . "
Kanaya tersenyum dia sangat bahagia pada masa kehamilan begitu di manja oleh Ares , di tambah kebucinan si Lion naik drastis menjadi level akut .
" hot pot sudah jadi . " ucap Yena sambil membawa makanan
" horeee aku sudah lapar . " ujar Jaewu
" kau selalu lapar Na ! " cibir Vinson
" ayo kalian makan kemari biar Siena dengan mommy . "
" mom makan dulu saja biar dia dengan ku . " ujar Jeno
" tidak papa prince mom masih kenyang kamu makan saja dengan yang lain . " Kalina mengusap rambut Jeno
...
di lokasi proyek pembangunan sekolah Kris melihat langsung proses pembuatan nya dia pagi2 sudah pergi ke sana , misal jika ada bahan yang kurang bisa di pesan kembali semoga saja cepat selesai .
" kak ini gambaran untuk masing2 kelas . " Mark memberikan desain
" bagus aku suka . "
" aku merasa sedang membangun hotel di banding sekolah . "
" tentu harus yang terbaik untuk calon menantu ku . " ucap Kris
mereka pun duduk di tempat yang cukup teduh karena cuaca cukup panas .
" Ansel benar2 setuju di jodohkan? " tanya Mark
" iya dia tak menolak . " Kris meneguk sekaleng bir
" syukurlah kalau begitu anak2 mu sudah sold out . " Mark tertawa kecil
" masih ada Vinson , Leon bahkan Jaewu mereka juga anak2 ku . " ujar Kris
" kalau begitu nanti pernikahan Vinson kaka yang tanggung ya . "
" lalu apa guna mu sebagai ayah? "
" poko nya kaka yang bertanggung jawab ! aku tidak mau tau , lagian uang ku bisa di gunakan untuk senang2 dengan Diana . "
" adik sialan ! " umpat Kris
" tapi tetap saja kau menyayangi ku kan? "
" tentu kau juga bagian dari kebahagian ku . " Kris mengusak rambut Mark
" ish jangan sentuh2 kalau orang salah paham bagaimana ! " omel Mark
" tidak papa biarkan saja . "
__ADS_1
" dih amit-amit nanti di gosipkan menjalin hubungan dengan sesama , apalagi dengan pria tua bangka . "
" ku jait mu mulut Mark Wuuu ! siapa yang kau bilang tua bangka hm? " Kris mengapit leher sang adik
" uhuk..iya ampun kak cuma bercanda saja , lagian memang benar bahkan tambah cucu dari Jeno . "
sudah tau Kris paling anti di bilang tua mereka semua senang sekali menggodanya , para pekerja tersenyum melihat kerharmonis sepasang kakak adik itu .
Kris memutuskan untuk pulang ketika sudah beres mengecek semua tapi dia melihat toko sepatu , lalu teringat dengan Jeremy yang ingin sepatu baru si hot daddy pun pergi ke sana nanti akan mampir sebentar ke panti .
....
di panti sedang terjadi suasana menegangkan ada sekumpulan pria yang datang ke sana mereka memaksa untuk membeli panti , karena akan di lahan itu akan di jadikan bar tetapi nyonya Jeon tak ada niat untuk menjual nya .
" cepat katakan berapa harga yang kau inginkan ! " ucap pimpinan geng
" saya tidak berniat menjual bangunan ini tuan tolong mengertilah . " ucap nyonya Jeon dengan lembut
" wanita tua ini benar2 gak bisa di ajak kompromi sekali ! "
" tolong jaga bicara mu pada ibu saya tuan . " protes Elina
" diam manis jangan berisik jangan sampai kau ku tiduri di sini ! . "
" silahkan pergi atau ku panggil polisi . " ancam polisi
" haha silahkan nona kami tidak takut . "
Brakk
pria itu melempar barang dan merusak semua nya nyonya Jeon menarik Elina untuk mundur , untung anak2 sudah di amankan kerumah nyonya Jeon kini di sana berantakan .
" tolong tuan hentikan saya mohon . "
" maka dari itu jual panti mu pada ku nyonya tua ! " si preman mendorong bahu beliau dengan kasar
" jangan sakiti ibu ku ! " bentak Elina
" berani sekali kau membentak ku jal*ng ! "
pria itu mendorong hingga Elina jatuh ke lantai nyonya Jeon menangis dan akan menyetujui penjualan panti .
...
Kris sedang di jalan dia sudah mendapat sepatu untuk Jeremy sebentar lagi sampai pasti anak itu akan senang , lalu dering telpon berbunyi dia melihat siapa yang menelpon .
Araga Calling..
" apa? "
" kontrak untuk besok sudah siap . "
" bagus kalau begitu tapi aku belum sampai di rumah . "
" mobil ku juga mogok menyebalkan sekali ! " omel Araga
" lalu di mana kamu sekarang? "
" aku sudah bersama Ares sekarang , dia menjemput ku . "
" sebelum pulang ker mansion temui aku di panti sekarang . "
" panti mana? untuk apa ke sana? . "
" akan ku kirim lokasi nya sekalian kamu melihat calon istri Ansel . "
" baiklah aku dan Ares akan menyusul . "
Pip
lalu Kris mengirimkan loaksi panti sekalian saja perkenalan dengan Elina Araga mengirim pesan dia dan Ares menuju ke sana .
selamat beraktifitas love
sehat selalu dan di berikan kemudahan untuk urusan kalian
sampai bertemu di next episod
__ADS_1