Sugar Family

Sugar Family
Bagian 75


__ADS_3

Author pov


keadaan di Mansion sedang tegang si kepala keluarga sedang mengamuk ketika Arka baru merasakan kenikmatan dunia , langsung kena karma merasakan siksaan ala keluarga Wu si dokter Jung di seret ke tempat biasa .


Bugh


hantaman sayang Arka dapat dari Araga membuat dia terkapar di lantai wajah tampan itu kini terhias lebam .


" baj*ngan berani kau menyentuh kesayangan kuuuu ! " teriak Araga


" uncle dengar-kan dulu . " Arka kesulitan untuk berbicara


Srak


Kris menarik Arka untuk berdiri dan mengcengkram leher pria itu dengan erat sehingga membuat si sulung Jung sulit bernapas


" dad uhuk.." Arka memegang tangan Kris


" apa hm? bicara yang jelas jagoan . " wajah Kris begitu datar


penghilatan Arka memburam pasokan udara mulai berkurang Kris melemparnya hingga punggung tegap itu menghantam tembok , si hot daddy masih memasang ekspersi dingin ketika melihat pergerakan si dokter muda mulai melemah .


" bangun sialan ! " ujar Araga


" maaf . " jawab Arka dengan lirih


Dok


Dok


pintu di gedor dengan brutal dari luar .


" hentikan dad bukan hanya kak Arka yang salah aku jugaaaaa ! " teriak Alena


" kak hentikan bawa Arka keluar . " Kalina juga membujuk sang kaka


lalu Ares datang dia di beri tau apa yang terjadi di Mansion si sulung Wu juga pulang mereka menghampiri ibunya .


" tunggu di sana mom bersama kak Yena dan Kanaya . " ujar Ares


" tapi daddy sama uncle kamu bawa Arka ke dalam mom khawatir . "


" akan ku urus kak Gavin tolong bawa mom . " pinta Ares


" ayo mom kita tunggu di sana . " Gavin menggenggam tangan sang ibu


" kamu juga pergi . " Ares menatap Alena


" tidak mau cepat dobrak pintu nya kak ! "


Brak


pintu pun terbuka Ares masuk tanpa ekspresi dan melihat keadaan kakak tingkat nya sudah mengenaskan .


" kak Arka bangun.." tangan Alena bergetar ketika mengusap darah di kening Arka


Kris kembali memberikan pukulan hingga kening Arka mengenai ujung meja si hot daddy sedang santai sambil merokok , Alena menatap nyalang pada ayah dan si uncle ice di sini dia juga bersalah .


" ada apa dengan tatapan mu itu princes . " ujar Kris


" kenapa dad melukai calon suami kuuu ! " teriak Alena


" siapa yang kamu sebut sebagai calon suami? maksudnya si baj*ngan itu . " timpal Araga


" ini bukan hanya salah nya tapi salah ku juga kami sama-sama mau . " Alena berdiri dengan tatapan marah


" dia menyentuh mu daddy tidak rela ! " ucap Kris


" kewarasan kami sedang di ambang batas tapi semua ini aku yang memulai dad . "


" masih untung dia belum uncle lenyapakan Alena . "


" jadikan aku mayat terlebih dahulu sebelum kalian melenyapkan nya . " Alena melemparkan pisau pada Kris


Ares berjongkok melihat keadaan Arka wajah tampan itu sudah pucat pasi , di tambah luka memar yang terdapat di leher bekas cekikan Kris


" bukan begitu maksud nya sayang . " Kris berdiri menghampiri Alena


" aku sangat mencintai nya dad please . "


" walaupun dia pria brengs*k yang sudah menyentuh mu terlebih dulu? , dad tak habis pikir dengan kalian . "


" maaf aku tau dad kecewa tapi sungguh ini bukan hanya salah nya , aku mencintai dia pria yang memberi berbagai warna di hidup ku . " Alena menatap Kris


amarah Kris sedikit menurun ketika melihat tatapan memohon si cantik karena bagaimana pun Alena adalah segalanya .


" panggil dokter sekarang tihang . " ucap Kris

__ADS_1


" ya . "


" kamu yakin dia pria pilihan mu? " Kris menangkup wajah Alena


" iya dad aku sangat mencintai nya . "


" Ares bawa dia ke kamar tamu , dokter akan segera datang . " ucap Araga


" jadi bisa daddy restui kami? " tanya Alena


" baiklah kamu dapat restu dad tapi tidak tau kalau yang lain . " Kris mengecup kening Alena


Ares mengangkat tubuh Arka mata indah itu sudah terpejam , oh malang sekali si sulung Jung anggap saja ini sambutan selamat datang dari keluarga Wu .


" apa uncle setuju? " kini Alena menghampiri Araga


" jika itu bahagia mu lakukan saja dear , bersatulah dengan si bangs*t Jung itu . " jawab Araga


" jangan terus mengumpati calon suami ku uncleee . " rengek Alena


mereka pun keluar setelah melakukan olahraga malam Kalina panik ketika melihat keadaan Arka kejam sekali , kini dia sudah terbaring di ranjang si mommy mengambil handuk kecil dan air hangat untuk membersihkan darah di kening Arka.


" dokter nya sudah tiba ayo tunggu di luar . " ucap Ares


semua orang menunggu di ruang tamu Kanaya dan Yena bergidik ngeri di buat nya .


" kak Arka tidak mati kan? " bisik Kanaya pada Yena


" semoga saja tidak kasian Alena . " jawab Yena


Alena berharap semoga dia baik-baik saja keluarganya ini sesuatu sekali .


...


pagi pun mulai menyapa burung berkicau matahari bersinar dengan indah nya mata tajam milik seseorang mulai bergerak , dia merasakan seluruh tubuh nya remuk bahkan ingin bicara saja terasa perih di tambah masker oksigen masih menempel .


" tidur mu nyenyak sekali dad pikir tewas . " ucap seseorang


tubuh Arka menegang mendengar suara ini dia melihat seorang pria duduk di sana , luka yang di terima cukup parah kini luka lebam terlihat jelas menghiasi seluruh wajah .


" ingin sarapan anak nakal? " Kris menghampiri Arka dan mengusap suarai legam itu


si tampan melihat ke arah gelas demi apapun tenggorakan nya kering dan sakit jadi tak bisa berbicara , Kris yang mengerti memanggil Ares agar melepas masker oksigen si Lion datang membawa nampan berisi makanan .


" masih sesak tidak? " tanya Ares


" tidak.." bisikan lemah terdengar dari bibir Arka


" angkat kepala mu dan tatap dad Arka Jung . "


dia mendongkak dan menatap sang calon mertua


" minggu depan kalian menikah . " ujar Kris


" hah? " Arka tampak nge blank


" kaka harus bertanggung jawab pada adik ku ! nikahi Alena secepatnya , jika tidak kau berhadapan dengan ku . " ancam Ares


si dokter hanya mengangguk dia tidak mau kejadian semalam terulang itu adalah kejadian yang takan terlupakan .


...


In Campus


geng Ansel cs sedang mendapat syok terapi atas pengakuan Alena dia bercerita tentang kejadian semalam , ekspresi sudah campur aduk mereka tak habis pikir dengan perempuan cantik ini di tambah Jeno sibuk mengumpat pada si sulung .


" kalian benar2 tidur bersama? " tanya Jaewu


" iya Na kami melakukan nya . " ucap Alena


" apa kau sadar dengan tindakan mu? kau ceroboh ! " Ansel mengdongkak kan dagu sang adik ada kilatan emosi di mata nya


" kami kelepasan kak ! " ujar Alena


" sudah ku bilang jangan melebihi batas ! " bentak Ansel


tak sadar Ansel mengcengkram tangan Alena dengan erat .


" kaka tangan ku sakit . " Alena meringis pelan


" kau menyakiti nya lepaskan . " Leon menyentak tangan Ansel


" lalu sekarang bagaimana? " tanya Vinson


" daddy ingin kami minggu depan menikah . "


" bang Arka masih hidup? atau sudah di kirim ke alam baka? " timpal Jeno

__ADS_1


" waktu aku pergi kaka mu masih belum sadar . "


" aku tidak ingin di langkahi kamu membuat ku kecewa Alena . " Ansel berdiri lalu mengambil tas nya


" maaf kak jangan marah . " Alena langsung memeluk dengan erat


" lepaskan ! "


" kak Ansel jangan pergi hiks.."


Alena menangis kaka kembar nya marah sekarang dia harus bagaimana?


" dia hanya membutuhkan waktu sudah jangan menangis . " ujar Leon


" dia marah pada ku . "


" kita tunggu amarah Ansel mereda . " tambah Vinson


" aku tidak tau harus bicara apa . " Jeno menghela napas


ke 4 pria itu menenangkan Alena yang sedang terisak .


...


keluarga Jung sudah di beri tau mereka sepakat menggelar pernikahan minggu ini hotel sudah di boking , gaun pernikahan sedang di pilihkan termasuk cincin beserta yang lain semua siap dalam sekejap .


" kartu undangan sedang di cetak . " ucap Mark


" kamu ingin mengundang teman kuliah serta kolega mu? " tanya Leo pada Arka yang sedang duduk di kursi roda


" iya saya ingin mengundang semua papa . " jawab Arka


" kalian ini terlalu kejam pada dokter Jung sampai dia duduk di kursi roda . " ujar Tuan Wu


" itu tidak seberapa tadinya akan ku suruh Ares mengeluarkan organ dalam nya . " timpal Kris


semua orang ikut turun tangan untuk menyiapkan pernikahan si bungsu tentu saja mereka terkejut dengan semua ini , Kalina tak bisa berkata banyak dia mencoba berkaca dari masa lalu tidak hanya menyalahkan mereka .


" kalian diam jangan terlalu cape . " ucap Kaira pada 2 bumil


" tapi aku juga ingin membantu mama . " protes Kanaya


" Alena akan menikah jadi kita sangat antusias . " tambah Yena


" mama tau tapi ingat kondisi kalian berdua , ini bantu pilih dekorasi saja . "


lalu Diana datang membawa buku desain .


" pilihlah tema baju untuk keluarga pihak wanita . " Diana memberikan nya pada Kalina


" aku suka pusing jika di suruh memilih semua ini sangat bagus dan cantik . " ujar Kalina


" pilih saja yang kamu suka akan ku pastikan semua beres seminggu ke depan . "


Kalina memanggil Kanaya dan Yena untuk meminta pendapat warna apa yang akan di pilih, karena Alena itu orang nya cuek jadi mau apa saja terserah .


....


In Apartemen


malam beranjak menggantikan siang Ansel tidak pulang ke mansion karena dia marah pada Alena kenapa menikah lebih dulu , harusnya sesuai aturan untuk tidak di langkahi mentang2 dia sedang sendiri .


Clekk


pintu apartemen terbuka dan seseorang masuk ke sana .


" semua saudara mu di mansion kenapa kamu di sini? "


" pergi . "


" daddy tau ini dadakan dan tak menanyakan pendapat mu terlebih dulu , tapi semua ini sudah terjadi mengertilah boy . "


" bahkan dari dulu aku sudah bilang tak ingin di langkahi ! apa karena karena aku selalu gagal dalam urusan percintaan , Alena muak menunggu ku hingga dia merencanakan tidur bersama dengan kekasih nya? "


" Ansel wuuu jaga bicara mu ! " bentak Kris


" dad lebih menyayangi dia di banding aku ! pergi dari sini . " usir Ansel


" lalu sekarang apa mau mu hm? "


" batalkan pernikahan nya jika dad sayang padakuu ! "


kepala Kris jadi pusing persiapan pernikahan sudah hampir rampung di tambah Arka harus secepat mungkin menikahi Alena , tapi sekarang putra nya menolak karena tak ingin di langkahi si hot daddy ingin sekali menenggelamkan diri .


Hai maaf ya yang minta double up gak sempat di penuhi


tapi di ganti sekarang love

__ADS_1


sehat selalu


sampai bertemu di next episod


__ADS_2