
Author pov
hari berjalan seperti biasa Ansel sudah sembuh dan mereka sedang menjalani masa orientasi di kampus kini dunia baru telah terbuka , masa sekolah sudah selesai dan kehidupan yang lebih menarik akan di mulai .
" itu kakak tingkat cantik banget . " bisik Vinson pada Leon
" gak biasa aja . " jawab Leon
" ck gak asik banget sih kamu ! Jen nanti kita makan siang dimana? " Vinson menoleh pada pada Jeno
" bebas mau di kantin kampus juga boleh . " ujar Jeno
" Ansel asli mau masuk kelas bisnis aja? " tanya Jaewu
" iya aku masuk kelas itu aja . " jawab Ansel
" kenapa bukan nya ku kamu sama Jeno mau masuk forensik? " ujar Leon
" gak mau disana nyeremin waktu itu kak Ares ajak buat liat langsung , pada akhirnya aku muntah hehe . "
Ansel mengubah jurusan nya menjadi kelas bisnis sang kaka mengajak dia untuk melihat proses otopsi secara langsung , seharian itu Ansel hanya muntah sedangkan Jeno asik sekali memperhatikan itu semua dan pada akhirnya dia menyerah .
suasana kembali riuh ketika melihat seseorang yang datang dia Ares pergi untuk melihat para calon mahasiswa dan mahasiswi baru , karena jarang sekali mereka melihat kaka tingkat yang populer Ares tersenyum ketika melihat para adik nya .
" wih tumben sekali pangeran kampus berkunjung kemari . " ucap Boby
" aku hanya memastikan mereka aman . " jawab Ares
" mereka siapa? " Kirana ikut bertanya
" adik2 ku tolong awasi mereka . "
" wah benarkah yang mana? " Boby melihat arah depan
Ares memberitahu semua keluarga nya ternyata ada para pangeran Wu .
" adik perempuan mu cantik sekali boleh untuk kuu? "
" kau akan mencoba pisau bedah ku . " ucap Ares
" ak-u hanya bercanda Ares . " ujar Boby dengan gugup
seluruh panitia ospek tau bahwa ada keluarga Wu di sana dan takan ada yang mau mencari masalah ketika Ares sudah memperkenalkan nya .
" semangat ya . " ujar Ares
Alena tersentak ketika ada yang mengusap kepalanya banyak sekali tatapan iri karena melihat adegan itu .
" kaka aku kaget . " ucap Alena
" jangan lupa makan siang jika ada apa2 langsung hubungi aku . " Ares pun berjongkok
" iya tapi nanti di kantin kaka yang bayar . "
" apa pun untuk mu prinses kaka masuk dulu . "
Ares pun mengecup kening Alena duh mereka juga mau ! lalu setelah itu semua orang di bagi dengan jurusan masing2 , mereka masuk ke kelas untuk segera menjalani materi awal pembelajaran Jeno sudah ada di kelas ternyata Ares yang membimbing .
...
In Mansion
Kalina sedang membantu memijat tengkuk Yena wanita cantik itu muntah karena sungguh perut nya bergejolak , bahkan sarapan tidak habis karena mual lalu Kalina membuatkan teh hijau dari ibunya .
" apa masih mual sayang? kita kerumah sakit saja . " ajak Kalina
" iya mom aku juga pusing . " ujar Yena
" mom rasa di sini ada penerus Gavin . "
" hah? ak-u hamil? " Yena sangat terkejut saat mendengar nya
" kita periksa saja ayo mom bantu bersiap . "
Kalina membantu Yena bersiap dia meminta di antar ke rumah sakit oleh supir setelah itu mereka sampai .
" mari silahkan masuk . " ucap salah satu perawat
" ayo masuk sayang . "
mereka masuk dokter menyuruh Yena berbaring sedangkan Kalina duduk menunggu pemeriksaan
" ayo silahkan duduk . " ujar dokter
" jadi apa yang terjadi dengan menantu saya dok? " tanya Kalina
" semua baik-baik saja nyonya selamat ya nona sedang mengandung . "
mata Yena membulat dan langsung berkaca dia saat ini sedang hamil? buah hati yang begitu Gavin inginkan telah hadir .
" selamat mom senang banget mendengar kabar bahagia ini . " Kalina memeluk nya
" Terima kasih mom kak Gavin pasti senang hiks " Yena menangis bahagia
__ADS_1
" ini resep beberapa vitamin jangan terlalu lelah nona . "
" baik dok Terima kasih . " ucap Yena
setelah itu keluar dan menebus beberapa vitamin hari ini Yena ingin pergi ke rumah grandpa Wu dan memberi tau kabar ini , kedua wanita cantik ini pergi ke sana selama di perjalanan Yena terseyum bahagia .
" ayo mom masuk . " ajak Yena
di ruang tamu Mark sedang memainkan ponsel nya .
" halo ayah . " sapa Yena
" lho kamu sama siapa ke sini? " tanya Mark
" aku sama mom eum ayah aku punya kabar bahagia . "
" kabar bahagia nya apa? "
Yena memeluk sang ayah air mata nya kembali menetes
" aku hamil ayah . "
" sungguh? kamu sedang mengandung? " Mark menangkup wajah cantik itu
" iya tadi aku pergi kerumah sakit dengan mom . "
Kalina masuk dengan membawa cake untuk mertuanya
" loveeee.. " Mark langsung berlari memeluk Kalina
" ya ampun Mark nanti jatuh tau rasa . " omel si mommy
" kita bakal punya cucu ya? "
" iya selamat kamu dapet cucu duh gak nyangka banget . "
" makasih udah jagain Yena love . " Mark mengecup punggung tangan Kalina
" itu sudah tugas ku . "
Yena memanggil ibunya juga dan menceritakan semua tentu Diana sangat senang pasti grandpa dan grandma bahagia dapat cicit , semua orang jadi penasaran bagimana reaksi si hot daddy ketika dia tau akan menjadi kakek .
...
hari semakin siang Kanaya sedang menunggu di kedai milik nenek kim dia juga membantu melayani beberapa pembeli , hari ini Ares mengajak makan bersama di sana juga ada Airin dan dan Araga mereka akan baru melakukan fitting .
" jadi tema nya apa kak? " tanya Kanaya
" tidak tau kita hanya akan melakukan pemberkatan , setelah itu terbang ke Italy untuk resepsi . " ujar Airin
" jadi kapan kita berangkat ke sana? " nyonya kim datang sambil membawa cemilan
" aku juga tidak tau bu . " ujar Airin
" satu minggu lagi kita berangkat pemberkatan di lakukan 3 hari sebelum nya , aku hanya mengundang orang2 terdekat dan para tamu akan hadir di Italy . " Araga duduk bergabung
" kamu ini kenapa dadakan sekali ! bahkan ibu belum memiliki persiapan apapun . " ucap nyonya kim
" tidak perlu khawatir semua sudah beres putra mu yang tampan ini sudah menyiapkan nya . "
" apa ada baju ku untuk uncle? " tanya Kanaya
" tentu manis baju sudah siap untuk semua . "
Araga menghubungi Gerall untuk menyiapkan semua nya di Italy tak perlu menyewa hotel karena si uncle mempunyai hotel sendiri , surat undangan sudah di sebar melalui surel pernikahan di Seoul adalah privat wedding .
" halo nenek . " sapa Ares
" cucu nenek sudah datang ayo kemari . "
" apa sudah dari tadi? maaf tadi aku harus ke kampus melakukan bimbingan . " Ares meletakan tas nya
" iya tapi tidak papa kak . " ucap Kanaya
" kekasih ku memang terbaik . " si Lion mengecup bibir Kanaya
" ekhm tolong di sini masih ada orang . " protes Araga
" oh ku pikir manekin . "
" bocah sialan ! bagaimana dengan adik2 mu? "
" aman-aman saja halo aunty , ciee otw bikin baby " sapa Ares
" ish jangan menggoda ku Lion ! " pipi Airin memerah
" haha bisa2 malam pertama sampai pagi . " Ares pun tertawa
" tentu saja takan ku lewatkan sedikit pun . " Araga menyeringai
...
Kris membuka jas nya penampilan sedikit berantakan tapi tetap saja terlihat tampan dia masuk ke rumah tapi kenapa sepi sekali , dia baru selesai rapat walaupun perusahaan di pegang Gavin dia masih harus turun tangan .
__ADS_1
" sayang aku pulang.. " ucap Kris
tapi tak ada yang menjawab panggilan nya
" dear kamu di mana? aku pulang . "
" maaf tuan nyonya pergi bersama dengan nona Yena . " salah satu maid menghampiri nya
" mereka kemana? "
" saya tidak tau tuan . "
" ya sudah buatkan aku kopi dan bawa ke ruang tamu . "
Kris pun pergi dia mencari ponsel nya kemana mereka kenapa tidak bilang-bilang baru saja akan menelpon Kalina sudah masuk .
" sayang kamu dari mana? aku rindu . " ujar Kris
" rindu apanya dad . "
" Hai daddy . " sapa Yena
" halo cantik kalian dari mana? rumah jadi sepi sekali . "
" kami dari rumah grandpa mom aku mau buat susu dulu . "
maid pun menyajikan kopi untuk si tuan besar lalu Kalina memberikan photo scene USG Kris nyaris tersedak melihat itu .
" kita punya anak lagi? kamu serius sayang? ah welcome titisann daddy . " Kris mengecup perut Kalina
" bukan aku yang hamil tapi Yena dad . "
" hah? maksud nya bagaimana? si hot daddy mendadak blank
" kita bukan punya anak tapi kita bakal punya cucu . " Kalina mengecup kening suami nya
tunggu sebentar
cucu?
" apaaaa? punya cucu? " repleks Kris berteriak
" ish jangan berteriak ! " Kalina mencubit perut kotak2 suami nya
" tapi aku masih tampan . " Kris berucap pelan
siapa yang tak bahagia mendengar kabar akan mempunyai anggota baru hanya saja Kris anti jika di panggil kakek tapi dia senang sungguh !
malam pun beranjak semua orang sedang makan hanya Gavin telat pulang ucapan selamat mengalir dari semua nya .
" ponakan ku cewe apa cowo ya? " tanya Ansel
" cewe aja biar cantik kaya aku dan kak Yena . " jawab Alena
" mening cowo aja biar ganteng . " tolak Ansel
" hey kenapa malah ribut calon ponakan kalian masih kecil , belum tau dia cantik atau ganteng nya . " lerai Kalina
" 22 nya aja biar lengkap , seperti nya kakek Kris senang banget " Ares tersenyum jail
" diam kau jangan berisik ! " Kris melotot pada Ares
lalu suara mobil terdengar Gavin masuk wajah nya terlihat lelah juga di tambah ekspresi tak bersahabat .
" kemari makan boy . " ucap Kalina
" aku tidak lapar mom . " tolak Gavin
dia pergi begitu saja ke atas Yena berdiri dan menahan lengan suami nya
" kaka ingin di buatkan teh? "
" tidak . "
" apa ada masalah? "
" diam dan jangan banyak bertanya . " Gavin melepaskan tangan Yena
semua orang terkejut melihat sikap Gavin ada apa dengan pria hangat itu? kenapa mendadak menjadi es batu .
" Gavin Wu duduk dan makan sekarang . " Kris berucap datar
" aku tidak lapar dad . "
" kak Yena duduk saja jika suami mu lapar dia bisa mengambil sendiri , kaki nya masih berfungsi untuk turun ke bawah . " Ares melayangkan tatapan tidak suka pada si sulung
Gavin mengacuhkan ucapan Ares dan segera naik ke atas Yena sedih padahal dia ingin memberikan kabar bahagia , apa terjadi sesuatu di kantor? pasti dia akan bahagia jika mendengar istrinya kini tengah mengandung .
ketemu lagi di minggu malam nya love
selamat bersantai ria
selalu bahagia dan sehat sayang kuh
__ADS_1
sampai bertemu di next episod