
Author pov
hari semakin siang Kris sedang mencari bunga yang akan di jadikan buket dan di berikan pada istrinya romantis sekali , dia masih fokus memilih banyak bunga cantik di sana si hot daddy sampai bingung .
Duk
Kris tak sengaja menyenggol keranjang seseorang .
" maaf saya tidak sengaja . " ucap Kris
" tidak papa tuan seperti nya anda terlihat bingung . "
" itu saya tidak tau harus membawa bunga apa ini banyak sekali . "
" jika boleh tau untuk siapa? "
" untuk istri ku dia sedang sakit jadi ingin memberikan semangat . " ucap Kris
" bagaimana dengan bunga baby breath dan lily putih? pasti akan sangat cantik , di rumah sakit banyak yang membawa bunga itu untuk di berikan pada orang tersayang mereka . "
" boleh juga ide mu . "
lalu Kris memanggil seseorang untuk di buatkan buket itu
" apa kau seorang dokter? siapa nama mu? " tanya Kris
" iya benar nama saya Arka Jung tuan . "
" wah dimana kau bekerja? "
" saya bekerja di Kangnam Hospital . " ucap Arka
" wah anak ku juga bekerja di sana sebagai petugas forensik , apa jangan2 kalian saling mengenal? " tanya si hot daddy
" memang nya siapa nama putra mu tuan? "
" nama putra ku adalah Ares Wu kamu kenal dengan dia? "
Arka terkejut mendengar nya saat ini dia sedang mengobrol dengan ayah si pasien kesayangan, ingin sekali dokter muda itu memberi tau masalah Ares tapi pasti si Lion akan marah .
" tentu aku sangat mengenal nya dia anak yang hebat dan juga bertanggung jawab . " ujar Arka
" oh tentu saja dia itu bibit ku dokter Jung . " ucap Kris dengan bangga
mereka mengobrol beberapa hal random ternyata dokter muda ini sangat asik dijadikan teman bicara .
....
In Office
Gavin sedang berkutat dengan berkas nya dia pergi karena nenek kim berkunjung ke rumah jadi Kalina menginjikan si sulung pergi , karena pasti di kantor banyak sekali pekerjaan yang menanti dan pasti nya penting .
" selamat siang presedir . "
dia tersenyum mendengar suara ini
" ada apa yang bisa di bantu sayang? " ucap Gavin
" hanya ingin mengantar makan siang untuk presedir Wu saja . "
Yena masuk dan duduk di sofa Gavin pun menghampirinya
" padahal kamu bisa meyuruh ku pulang . " ujar Gavin
" pasti kaka sibuk jadi aku yang ke sini di tambah pekerjaan pasti sedang banyak . "
" Terima kasih ya dear . "
Yena tersenyum lalu mengambilkan nasi beserta lauk nya
" tadi aku bersama bunda dan grandma melihat contoh undangan , semoga kaka suka dengan desain yang ku pilih . " ujar Yena
" apapun yang kamu pilih aku akan suka . " Gavin menyantap makanan nya dengan lahap
__ADS_1
" iya baiklah juga 2 hari lagi kita akan melihat baju yang akan di pakai , apa kaka bisa? jika sibuk akan ku pending saja . "
" tidak perlu aku akan datang biar Mina yang mengurus kantor . "
lalu mereka melanjutkan makan siang sambil membahas rencana pernikahan nya .
....
In School
Alena sedang berada di aula wajah cantik itu terlihat sedih juga Jaewu yang duduk di sebelahnya hanya diam , mereka hanya berdua di sana ada topik yang cukup serius diantara sepasang kekasih itu .
" kita tidak bisa terus seperti ini Na . " ucap Alena
" lalu apa mau mu? " tanya Jaewu
" kau semakin tidak ada waktu ku bahkan kau sekarang terasa asing ! "
" aku sedang sibuk kau tidak mengerti Alena ! sebentar lagi kita lulus apa kau lupa? " ujar Jaewu
" iya aku tau tapi semakin hari sifat mu berubah ! bahkan kak Ansel , Vinson , Leon masih bisa bersantai , tapi kenapa kamu tidak? jika memang sudah tidak mencintai ku ya sudah . " jawab Alena
" aku minta maaf jangan marah tapi aku benar2 sibuk . "
" apa kesibukan mu? " tanya Alena
Jaewu diam tak menjawab Alena tertawa sinis setiap bertanya pasti selalu begini
" sudahlah kita akhiri saja hubungan ini kau memang butuh waktu sendiri kejarlah apa yang menjadi mimpi mu , Terima kasih sudah memberikan hari2 yang indah jika memang sudah tak cocok jangan di paksakan aku ingin berakhir dengan baik2 Na . " ujar Alena
" maaf..maafkan aku Alena . " Jaewu menunduk sedih
" tidak papa jangan menjauh dari ku walaupun kita sudah berakhir , tetaplah bersikap biasa dan tetap menjadi teman bisakan? "
" tentu aku bisa sekali lagi maafkan aku . "
" sudah jangan meminta maaf lagi Na aku juga lelah jika seperti ini terus , mungkin kembali menjadi teman adalah yang terbaik sekarang ayo kita makan . " Alena menggenggam tangan Jaewu dan pergi ke kantin
Jaewu hanya diam ekspresinya sulit di tebak akhir2 ini mereka memang di sibukan dengan kelulusan , hingga sepasang kekasih ini sudah jarang bertemu bahkan di sekolah sekalipun mungkin mereka memang tak berjodoh mau bagaimana lagi .
...
" kapan akan melakukan visum? " Jinan datang dan meberikan sebotol soda pada Ares
" sekitar 3 jam lagi masih lama di mana Ren? " tanya Ares
" dia sedang keruangan dokter Park . "
" sedang apa di sana? "
" meminta rincian data untuk laporan kita minggu depan , kak Arka kemana ya? aku mencari dia tapi tak ada . "
" untuk apa mencari si dokter cerewet itu ! mungkin dia bolos . " ucap Ares
" kita butuh dokter pembimbing untuk melakukan rangkaian laporan akhir , di tambah bisa meminta tolong padanya untuk menayakan bahan skripsi kita sudah kenal dengan kak Arka tidak akan canggung . " jawab Jinan
" ya ya terserah saja tapi kalau bisa jangan dia kita cari dokter lain . " tolak Ares
" kenapa memang nya bahkan kau dekat dengan dokter Jung ! "
" ck dia ceweret telinga ku bisa sakit mendengar wejangan nya . "
" pokonya aku ingin kak Arka kabulkan keinginan ku ketua tim , juga pasti Ren akan setuju dengan pilihan ku . " Jinan berucap kekeh
Ares hanya diam jika si dokter ceweret itu tau jadwal nya berkerja maka sudah si pastikan akan di rantai benaran , memikirian ini sudah membuat si Lion pusing terserah bagaimana nanti saja rumit sekali .
sore pun mulai datang kini proses identifikasi sudah selesai Ares terburu2 berganti baju dan segera berlari ke parkiran , dia lupa jika kondisi nya tak sehat dan alhasil dadanya sesak lalu berhenti sejenak menormalkan pernapasan nya .
" maaf membuat mu menunggu sayang . " ucap Ares
bukan tanpa alasan si Lion berlari kekasih cantiknya menunggu di parkiran
" tidak papa kak apa pekerjaan nya sudah selsai? " tanya Kanaya
__ADS_1
" sudah padahal aku akan menjemput mu di sekolah , tapi malah kamu yang ke sini . " Ares mencubit hidung si manis
" hehe tidak papa sekali2 aku yang ke sini , kita jadi makan bersama kan? "
" tentu ayo berangkat sekarang . "
Ares memakai helm dan di juga memberikan nya pada Kanaya mereka berjanji akan makan bersama , lalu setelah itu berangkat tangan Kanaya melingkar erat di pinggal Ares tak lama kemudian sampai di salah restoran .
" ayo kak aku lapar . " rengek Kanaya
" iya sabar dear kau boleh memesan apapun yang kamu mau . " ucap Ares
Kanaya senang dan bersemangat mereka memilih meja di dekat jendela gadis cantik itu membuka menu , dan Ares terkejut ketika melihat seseorang yang sangat dia kenali dengan siapa Winter makan? "
" kaka ingin makan apa? " tanya Kanaya
" samakan saja dengan mu . " ucap Ares mata tajam nya masih terfokus ke meja sebrang
lalu dia melihat Winter pergi ke toilet dan Ares juga pamit sebentar .
" kamu juga makan di sini ternyata . " sapa Ares
Winter tersentak mendengar suara maskulin itu dia tau siapa pemiliknya
" sela-mat sore kak Ares . " sapa Winter dengan gugup
" hm . "
" kaka dengan siapa kemari? " tanya Winter
" Kanaya . "
" oh begi-tu ya aku pamit duluan . "
lalu ada seorang pria yang menyusul ke sana .
" sayang kenapa lama sekali? "
" sayang? " ulang Ares
" ka-u tunggu di mobil saja Geovan nanti aku menyusul . "
demi apapun Winter gugup apalagi ketika melihat wajah dingin Ares rasanya dia ingin menghilang saja .
....
In Kedai
sedangkan Kris kini sedang tertawa bersama dokter Jung dia membawa nya ke kedai nyonya kim di sana juga berkenalan dengan ibu mertua serta istrinya , pantas Ares selalu memuji ibunya cantik ternyata Kalina memang sangat cantik bahkan Arka sempat terpesona si mommy bosan di rumah jadi ingin ke kedai .
" kamu benar2 menyenangkan kita harus sering bertemu Arka . " ujar Kris
" tentu aku senang mempunyai teman baru dad . " jawab Arka
Kris yang menyuruh Arka memanggil nya begitu karena agar terasa lebih dekat saja .
" ya ampun aku meninggalkan Rubby sendiri di rumah . "
" Rubby siapa dad? " tanya Arka
" si cantik ku pasti dia akan merajuk . "
" wah kau terlihat menyayangi nya , apa boleh aku berkenalan dengan dia? "
" tentu saja pasti dia akan menyukai mu , besok hari libur kan? datanglah ke rumah untuk makan siang bersama dan akan ku kenalkan pada Rubby . " ujar Kris
" tentu aku akan datang dad . "
Arka terlihat senang apa dia berikan lampu hijau? apa yang harus di bawa untuk besok , pasti Rubby sangat cantik ibunya saja sudah cantik karena Kris bilang mempunyai 3 putra dan 1 putri di rumah .
lagian si dokter tampan masih jomblo anak2 kedokteran terlalu kaku jadi hanya tugas yang di pikirkan , jadi besok dia akan membawa buket bunga dan parsel coklat untuk Rubby sekalian modus siapa tau saja Rubby adalah jodoh nya pikir Arka .
Hai love ketemu lagi di minggu malam nya
__ADS_1
selamat bersantai ria ya
sampai bertemu di next episod