Sugar Family

Sugar Family
Bagian 77


__ADS_3

Author pov


hari pernikahan putri bungsu keluarga Wu hanya tinggal 2 hari lagi kini semua persiapan sudah selesai tinggal menunggu saja , sesuai rencana setelah melakukan pemberkatan akan langsung menuju hotel untuk resepsi .


semua kolega sudah di undang termasuk semua teman kampus Alena tentu saja ini menjadi tranding utama , lalu di rumah sakit Ares sedang bersantai hari ini tidak penyelidikan Ren dan Jinan membantu dokter Choi .


Clek


pintu terbuka dan seseorang masuk ke dalam .


" maaf mengganggu mu dokter Wu . " ucap seorang wanita


" tolong jangan suruh aku untuk merangkai bunga lagi ! " omel Ares


" haha tentu saja tidak aku kemari untuk memberitau , sekarang akan ada makan siang bersama dengan para dokter . " ujar Viona


" aku malas . "


" pantas semua orang mengatakan dokter forensik itu judes ! , sekali2 bergabunglah dengan kami Ares . "


" di sana pasti berisik . "


" beginilah jika sudah terbiasa berteman dengan jenazah ! bahkan calon adik ipar ada di sana , uh


lucu sekali aku tidak menyangka dokter Jung akan menikah dengan adik mu . " Viona berucap heboh


bahkan Kris mengundang seluruh dokter dan staf rumah sakit di tambah rekan kerja Arka , di hotel nanti akan di penuhi para dokter dan para pengusaha .


" sudah sana pergi jangan merusuh ! dokter anak malah nyasar ke ruang otopsi . " ujar Ares


" memang nya tidak boleh? . "


" tentu saja tidak boleh yang bisa masuk kesini hanya orang mati . "


Ares dan Viona menjadi sahabat karib tidak lebih dari itu ternyata dia tertipu wanita di depan nya waktu pertama kali terlihat elegan , ternyata dia perempuan sengklek setiap hari selalu membuat Ares darah tinggi .


" aku ingin curhat kemarin aku membeli krim pembesar ini . " mata Viona turun ke bawah


" lalu? "


" tapi kenapa tidak besar2 masih bisa ku tangkup dengan tangan ! " protes Viona sambil memegang kedua aset kembar miliknya


Ares hanya menunjukan ekspresi datar dia sudah biasa dengan kelakuan Viona yang selalu curhat hal2 ekstrim .


" tangan seseorang lebih efektif dari pada krim pembesar . " jawab Ares


" ayo praktekan pada ku . " ujar Viona


" kau ingin ku buat jadi jenazah ya? tangan ini hanya untuk istri ku ! "


" aku hanya bercanda lagian maaf saja aku tidak tertarik dengan pria yang sudah beristri , cih menjadi pelakor begitu? aku ini anti sama yang gatel2 macam ulat . " sanggah Viona


ketika mereka sedang asik berbincang seseorang kembali masuk .


" kenapa kalian masih di sini? ayo kita makan siang . " ucap Arka


" selamat siang dokter Jung..saya sedang mengajak si singa buluk ini tapi dia tidak mau . " jawab Viona

__ADS_1


" ayolah Ares sebentar saja . "


" aku tidak mau kak pergi sana . " tolak Ares


" hanya sebentar bahkan Profesor Lee hadir , di tambah Ren dan Jinan sudah bergabung " bujuk Arka


" ya ya baiklah . "


Arka kini sudah sembuh dia masih berkerja walaupun 2 hari lagi menikah karena tuntutan sebagai seorang dokter , Ares memakai jas putih nya dan turun ke bawah untuk makan siang bersama .


...


Alena dan Kanaya sedang berada di supermarket si calon pengantin ikut membeli barang2 yang di butuhkan adik ipranya dia bosan di rumah , sekalian agar Kanaya ada teman apalagi kehamilan nya sudah masuk bulan ke 5 harus lebih hati-hati si kembar makin aktif .


" kak Alena harusnya gak boleh keluar . " ujar Kanaya


" aku bisa mati bosan di kamar lagian tidak masalah . " jawab Alena


" ciee yang jadi pengantin baru . "


" iya dong aku nyusul kamu bahkan ini masih terasa seperti mimpi . "


mereka pun berlanjut belanja Alena pergi sebentar ke stan cemilan sedangkan Kanaya memilih buah segar .


" kau masih hidup ternyata . " ujar seseorang


Kanaya pun berbalik ternyata itu Jesica teman di sekolah tidak bisa di katakan teman sih karena mereka tak akur .


" pantas saja homeschooling sedang mengandung anak pria mana? , pria yang kau temui di bar atau di jalanan? " ucap Jesica dengan senyum remeh


" jaga ucapan mu ! " bentak Kanaya


" percuma kau sekolah jika mulut mu tetap tidak terjaga ! , kenapa jika aku mengandung? kami sudah berada dalam ikatan sah . "


" kau menggoda suami mu agar tidur bersama dasar wanita haus sentuhan ! pasti dia terpaksa menikahi mu , atau bisa saja anak itu bukan darah daging dari suami mu yang sekarang memalukan sekali . " cibir Jesica


tubuh Kanaya bergetar karena menahan emosi di tambah perasaan nya sedang sensitif dia tidak rela si ada yang menghina mereka , lalu mengusap pelan perut nya karena terasa sakit bahkan si kecil tau sang ibu tidak baik2 saja .


" cepat beritau aku siapa ayah yang sebenarnya? atau bahkan lupa? "


" cukup tutup mulut muuuu ! " teriak Kanaya


pertengkaran itu menyita perhatian orang di supermarket sakit di perut Kanaya semakin menjadi , dia mengcengkram troli belanjaan Jesica pergi begitu saja Alena berlari karena mendengar teriakan itu .


" ada apa Kanaya? " tanya Alena dengan khawatir


" perut ku sakit kak.." Kanaya mulai terisak di tambah hatinya juga terluka


" kenapa bisa sakit? tahan sebentar . "


Alena semakin di buat panik dia harus menelpon siapa sekarang tapi dia senang ketika melihat seseorang , keberuntungan sedang memihak pada mereka lalu Alena pun berteriak memanggil orang itu .


" Na tolong akuuuuu.." panggil Alena


Jaewu yang sedang membayar di kasir tersentak ketika ada yang memanggil , dengan segera dia berlari menghampiri mereka .


" apa yang terjadi? " tanya Jaewu

__ADS_1


" aku juga tidak perasaan tadi Kanaya baik2 saja tapi sekarang perut nya sakit . " ucap Alena


" kita ke rumah sakit sekarang . " Jaewu langsung mengangkat tubuh Kanaya


mereka tidak peduli dengan belanjaan dan berlari ke parkiran .


" ka Jae sakit hiks . "


" tenang semua akan baik2 saja . "


setelah membantu Kanaya duduk Alena menemaninya sedangkan Jaewu yang menyetir wajah si manis sudah pucat , dia terus mengusap perutnya menenangkan si kembar yang dan terus berdoa agar semua baik2 saja .


jika sampai terjadi sesuatu Kanaya takan memaafkan dirinya di tambah takut Ares marah karena tak becus menjadi seorang ibu , tak lama kemudian sampai di rumah sakit Jaewu memanggil beberapa perawat .


" kenapa bisa begini? apa yang telah aku lewatkan tadi ! " Alena menyesal meninggalkan Kanaya sendiri


" hah semoga tidak ada kabar buruk . " ucap Jaewu


lalu seorang pria berlari dengan terburu2 menghampiri Alena .


" sedang apa di sini sayang? kamu terluka? " tanya Arka dengan khawatir


" tadi aku dan Kanaya pergi ke supermarket tapi mendadak perut dia sakit kak . " jawab Alena


" kenapa tiba2 begitu? "


" aku juga tidak bagaimana ini? " mata Alena sudah berkaca


" apa yang kamu takutkan hm? semua akan baik2 saja percaya sama saya . " Arka menenangkan calon istrinya


" aku tidak menjaga Kanaya dengan baik . "


" bukan salah mu sayang kalau begitu tunggu sebentar , saya akan memanggil Ares dulu tenanglah . " ujar Arka dia mengecup kening Alena


Arka langsung berlari ke gedung forensik untuk memberi tau Ares sedangkan Alena terus berdoa , dia akan menyelediki apa yang terjadi awas saja jika ini ternyata ulah seseorang .


...


di ruang visum Ares sedang membereskan satu set pisau bedah nya agar selalu steril dia baru selesai makan siang , Ren dan Jinan masih berbincang tapi si Lion memilih untuk pergi duluan .


Brak


pintu di buka dengan tak santai .


" cepat keluar istri mu ada di sini . " ucap Arka


" Kanaya ada di sini? " tanya Ares


" cerita nya panjang ayo cepat turun . "


dengan segera Ares bergegas pergi perasaan pria itu berdebar apa yang terjadi sesuatu? semoga saja tidak .


Hai ketemu lagi minggu malam


yang nungguin slave tunggu sebentar ya love


sampai bertemu di next episod

__ADS_1


selamat malming kata daddy Lion



__ADS_2