Sugar Family

Sugar Family
New Episode SF 1


__ADS_3

Author pov


semua orang sudah berkumpul di caffe tentu terkejut dengan tamu yang di bawa Ansel mereka tidak tau jika dia sudah kembali , walaupun begitu obrolan berjalan seperti biasa menanyakan kabar untuk memulai berbincang .


" kamu sudah lama di Seoul? " tanya Vinson


" aku baru seminggu yang lalu . " jawab Winter


" kenapa kembali ke sini? di Paris pasti membosankan ya . " ujar Jaewu


" ya begitulah Na aku lebih betah di sini putra putri kalian pasti tampan dan cantik . "


" itu sudah pasti . " timpal Leon


" ku dengar kamu belum menikah? cepatlah menikah jangan terlalu lama sendiri . " Jeno meminum kopi


" ada kalian aku takan kesepian jadi ingin melihat anak2 lucu itu . " ujar Winter


" kalau begitu pergilah ke mansion setiap akhir pekan kami selalu berkumpul . " ucap Ansel


" ya aku akan berkunjung . "


mereka mengenang masa lalu walapun ada kisah yang sedikit menyakitkan tapi itu hanya memori lama .


...


In Mansion


Ares melepas helm dan masuk dia hanya setengah hari tentu senang dengan begitu bisa bermanja dengan Kanaya , rumah sepi karena semua orang sedang pergi tapi si manis pasti ada di rumah .


" sayang aku pulang.." ujar Ares


tapi tak jawaban dia pun menuju dapur karena ada suara di sana , Kanaya terkejut ketika sepasang lengan memeluk nya dari belakang .


" ish kalau untung saja gelas ini tidak jatuh . " ucap Kanaya


" kamu tidak menjawab ku cinta sedang apa hm? "


" membuat jus hari ini panas sekali kaka mau? "


" tentu saja buatkan aku juga kalau begitu aku ganti baju dulu . " Ares mengecup pundak sang istri


setelah selesai Kanaya membawa jus ke ruang tengah Ares juga sudah selesai berganti baju .


" anak-anak di jemput siapa? "


" kak Arka karena kak Gavin tidak bisa ada rapat penting . "


" mommy belum pulang? daddy pasti ikut . " Ares meneguk jus nya


" iya mom masih di rumah nenek kim di sana juga ada uncle Araga . "


" hari ini aku senang bisa pulang cepat agar bisa bermanja dengan mu . " si Lion menarik Kanaya mendekat


" setiap hari ketemu . "


" aku tidak bisa jauh dengan mu meski hanya satu detik saja cinta . "


" ih kaka gombal banget ! belajar dari siapa? " Kanaya tertawa geli


" aku memang romantis dari dulu hanya tidak pernah praktek saja . "


" benarkah? romantis apa dari dulu seperti es balok , maaf Tuan Wu tangan nya jangan nakal ! " protes Kanaya saat Ares memasukan tangan kedalam baju


tanpa banyak kata Ares membawa si pujaan hati dalam cumbuan mesra kebetulan suasana sedang sepi .


" aku ingin jatah sekarang . " ujar Ares


" ini masih siang anak-anak sebentar lagi pulang ! " Kanaya menahan sang suami yang akan menidurkan nya di sofa


" kita main cepat . "


" kaka ini masih siang ! ya ampuun nanti malam kan bisa . "

__ADS_1


Kanaya panik ketika Ares tak mendengar apalagi kini dua kancing baju sudah terbuka .


" kami pulanggg.." teriak suara yang bergema


secara repleks Kanaya mendorong si Lion hingga jatuh di karpet bulu dia berdesis marah karena acara terganggu , lalu Kanaya merapihkan baju dan pergi menemui anak-anak yang baru pulang .


" Welcome home kids . "


" mommy aku lapar . " ujar Alana


" iya sayang kita makan tapi kalian ganti baju dulu oke . " jawab Kanaya


" Alena belum pulang? " tanya Arka


" belum kak dia bilang akan mampir ke butik . "


" mommy tadi aku dapat bintang 5 dari miss Jessy . " Alvin berucap dengan semangat


" wah jagoan mommy memang terbaik . "


" daddy Arka dasi nya susah di buka . " keluh Ezra


" kamari daddy bukakan . "


si kembar pergi berganti baju dia melewati ruang tengah mereka melihat sang ayah yang sedang terlentang di karpet .


" aaawww.." teriak Ares ketika merasakan jari tangan nya di gigit


" oh daddy masih hidup Sean dia tidak tewas . " ucap Kean


" kenapa menggigit jari dad ! "


" Sean bilang daddy tak bergerak jadi aku memastikan masih hidup atau sudah jadi mayat . "


" apa guna nya mulut mu kenapa tidak panggil saja ! ini sakit bocaaaaah . " omel si Lion


" halah dasar cengeng ! " cibir Sean


setelah itu si kembar pergi begitu saja membuat emosi Ares meluap .


seketika mood hancur dari pada meruntuhkan mansion lebih baik Ares mengurus kolam ikan saja .


...


hari sudah mulai sore Leon sedang menikmati susana senja yang akan segera menyapa dia terlihat melamun di teras .


" papa kata mama ingin masak apa untuk nanti malam? " Lexsy menghampiri sang ayah


" kaya yang betul saja bertanya seperti itu kalau nanti kita ujung2 nya makan mie instan . " Leon tertawa


" suuut jangan keras-keras nanti mama merajuk tapi jika boleh jujur , masakan papa adalah favorit ku . " bisik Leon


" haha masakan mama juga enak hanya saja mama mu terlalu cinta dengan garam , tapi nanti pasti akan enak sama dengan masak papa . " Leon mengusap pipi Lexsy


" kalau begitu papa saja yang memasak . "


" ayo kita masak sama-sama . "


mereka masuk ke rumah tapi ada suara mobil yang datang .


" Grandpa sama Grandma datang . " ujar Lexsy dengan senang


" cucuuu tampan kuu ya ampuun rindu sekali . " teriak Kaira


" aku juga rindu Grandma . "


" sayang sini peluk dulu lihat Grandma bawakan cake coklat kesukaan mu . "


" sedang apa jagoan? dimana istri mu? " Leo mengusak rambut Leon


" hanya sedang bersantai dia di dapur sekalian makan malam di sini saja . " ujar Leon


" Grandpa gendong.. " pinta Lexsy

__ADS_1


dengan segera Leo menggendong sang cucu mereka masuk Viona heboh melihat mertuanya datang .


" mamaaa aku rindu . " Viona memeluk Kaira


" ya ampun menantu ku tambah semok pantas Leon betah di rumah . " puji Kaira


" tentu apalagi dengan gaya baru putra mu tidak mau berhenti olahraga ma . " ujar Viona


" persis sekali seperti suami ku jangan salah walau sudah punya cucu , pria ku tetap gagah bibit Wu memang terbaik . " Kaira tertawa renyah


sedangkan sepasang ayah anak itu kini wajah nya sudah memerah mereka menuju dapur , Lexsy bermain mobil Leon memotong sayur sedangkan Leo mencuci daging .


biarkan saja para wanita bar-bar itu berbincang dan dapur di ambil alih oleh para pria tampan yang kalem .


...


hari pun mulai malam matahari di ganti oleh cahaya bulan yang begitu indah makan malam di mansion Kris sudah selesai , semua orang sedang bersantai menikmati kudapan buatan nenek kim .


" apa tadi kalian jadi ke butik? " tanya Kalina


" jadi bahkan tadi Alena menyusul mom . " jawab Yena


" oh mommy kira tidak jadi lalu tadi kamu juga pergi ke sekolah? " Kalina menatap pada Elina


" iya kebetulan tadi ada data yang harus di periksa . " Elina menuangkan teh untuk Kalina


" mom kue yang di simpan di lemari kenapa tidak ada? " Alena datang dengan wajah yang kesal


" kue itu habis di cemil 3 kakak mu sayang . " ujar Kalina


" ih mereka nyebelin awas saja ! "


" tenang aku punya stok cemilan . " Kanaya membawa banyak makanan


" Ansel kenapa belum pulang ya? " tanya Yena


" aku juga tidak tau bahkan sedari tadi aku telpon tidak di angkat . " ucap Elina


Elina juga khawatir ini sudah jam 7 malam tapi Ansel tak kunjung pulang .


...


di ruang tamu Kris sedang tengkurap dan di pijit oleh Arka pinggang nya sakit karena membantu mengangkat bahan masakan , tidak sedikit bahkan sayuran hingga berkarung2 di kedai nyonya kim karena banyak pesanan .


" aw aw pelan saja kau ini ikhlas atau tidak Jung ! " omel Kris


" daddy jangan banyak protes nikmati saja . " ucap Arka


bagaimana tidak protes ini sakit bodoh . "


" sudah tua bangka so2an bantuin lihat encok sekarang . " cibir Ares


" dad hanya ingin menjadi menantu berbakti brengs*k ! anak durhaka seperti mu tau apa . " sanggah Kris


" untung tidak patah tulang tapi kalau patah nanti ku ganti dengan tulang kuda nil . " ujar Ares


" mulut mu minta ku jait singa sialan ! " amuk si hot Grandpa


" ish hentikan kalian kenapa malah ribut . " lerai Gavin


" Ansel kenapa belum pulang . " tanya Arka


" mungkin dia masih banyak pekerjaan . " Gavin mengambil satu mandu


diluar ada mobil yang mengawasi mansion Wu sosok pria bertubuh tegap sedang mengintai .


" kalian hidup dengan bahagia sedangkan salah satu dari kalian membuat ibu ku terkena gangguan jiwa , lihat saja akan ku ubah kebahagian ini menjadi penderitaan menolak ibu ku mentah2 lihat saja balasan nanti . " gumam si pria asing


setelah mengintai dia pergi meninggalkan kediaman keluarga Wu di sana telihat ramai dan hangat dengan makian Kris pada pada Ares .


ketemu lagi minggu malam Love


selamat beristirahat dan selalu bahagia ya Mine

__ADS_1


sampai bertemu nanti


__ADS_2