
Author pov
di sebuah rumah sedang terlibat pembicaraan yang serius Kris tidak tau apa yang terjadi dia baru saja mengantar Alena ke bandara , tekanan darah nya terasa naik membuat pusing kepala wajah si hot daddy nampak syok setengah mati .
" aku ini masih ingin hidup tapi kenapa kalian membuat ku cepat mati ! , coba jelasakan apa yang terjadi Jung Jeno dad benar2 tak habis pikir . " ucap Kris
Kris menatap Jeno yang menunduk dengan stoller bayi di samping nya
" maaf dad aku tau ini adalah kesalahan besar tapi tidak berani bilang pada ayah , tapi tidak mungkin juga terus bersembunyi semua harus tau tentang Siena . " jawab Jeno
" kapan? dimana? bagaimana? semua serba mendadak tidak pulang selama 2 hari , berujung membawa cucu dad bisa serangan jantung . "
" nama ibunya Kim Siyeon kami berpacaran dari masa sekolah semua berjalan baik tetapi berujung kelewatan , waktu itu dia selalu mual dan aku membawa ke dokter ternyata positif bahkan usia si kecil sudah satu minggu . Siyeon sempat tertekan dan ingin menghilangkan dia dengan cara meminum obat2tan tapi aku memohon untuk tidak melakukan itu , bahkan mengajak dia menikah setelah lulus sekolah tapi Siyeon tak mau ntah kenapa dia bilang kehadiran si kecil akan merusak karir model nya . " Jeno menjeleskan panjang lebar
" sekarang di mana wanita itu? " tanya Kris
" dia sudah pergi ke Jerman karena di Terima di salah satu agensi modeling ternama di sana , bahkan Siyeon ingin mengirim anak ku ke panti jelas aku aku marah ! jadi aku harus bagaimana dad? " Jeno meremat rambut nya dengan frustasi
Kris pun bediri dan menggendong Siena lalu duduk di samping si ayah muda itu .
" kamu cantik sekali selamat datang sayang tumbuhlah menjadi gadis yang kuat , lihatlah dad tambah cucu lagi papa mu sialan sekali memberikan kejutan tak kira2 . " Kris mengecup kening Siena
" harusnya Granpa kenapa daddy? " tanya Jeno
" jangan memanggil ku begitu ! aku masih tampan untuk di panggil Granpa Jung . " ujar Kris dengan nge gas
" aku takut mereka tak menerima Siena dan ayah akan memisahkan kami belum lagi repson ibu jadi bingung , dia sudah di tinggal ibu nya aku tidak mau berpisah Siena harus tumbuh dengan bahagia . "
" jika kita salah harus berani mengakuinya merasakan apa itu pengorbanan sesulit apapun jalan nya harus tetap di lewati , berani bertanggung jawab atas kesalahan yang kamu perbuat jadilah pria sejati . mereka pasti marah tapi hanya untuk sementara obati secara perlahan luka di hati kedua orang tua mu , minta maaf dengan tulus tapi jika masih marah itu wajar semua butuh proses dan kesabaran . " Kris mengusap kepala Jeno
" aku mengecewakan mereka belum lagi bang Arka tak apa jika mereka membenci ku , asal jangan membenci Siena dia tak tau apapun . "
" tidak ada kebencian dalam ikatan keluarga Tuhan menciptakan keluarga untuk saling menyayangi bukan benci hanya kecewa , butuh kesabaran dalam mengobati kekecewaan jangan merasa sendiri dad dan mommy ada di sini bersama mu . pasti dia senang memiliki cucu perempuan yang begitu cantik seperti Siena sekarang baby Gray ada teman . " ujar Kris
" terima kasih untuk semua nya dad . " Jeno menangis dalam pelukan Kris
" semua sudah terjadi sekarang waktunya untuk berjuang boy ! jika kamu merasa langkah mu sudah terasa berat , larilah pada ku karena dad akan menyambut mu dengan memberikan lagi semangat yang baru . " Kris memberikan usapan lembut pada punggung tegap Jeno
saat ini Jeno sedang butuh dukungan semua sudah terjadi jadi biarkan saja .
...
Leon sedang berkutat dengan buku tebal untuk menyelesaikan jurnal kaca mata bertengger indah di hidung mancung itu , materi dari Viona di catat dengan baik sebentar lagi akan melakukan penelitian di Lab rumah sakit .
" tampan berhentilah sebentar apa kamu tidak lelah? . " Viona datang sambil mengambil 2 kaleng minuman dingin
" sebentar lagi selesai dokter Park . " ujar Leon
" kamu ini terlalu perkerja keras santai saja pantas bisa sejinus ini , apa sudah punya pacar? tidak mungkin masih sendiri . " tanya Viona
" aku masih sendiri tak ada waktu untuk mencari kekasih . "
" ohooo bernarkah kamu masih sendiri? kalau begitu mau tidak jadi pacar saya? . "
" hah? " wajah Leon langsung Blank
" kamu terlihat polos sayang dokter Wu bilang kehidupan mu hanya belajar dan belajar , saya akan memperkenalkan dunia yang jauh lebih menyenangkan . " Viona menyingkirkan meja kecil dan duduk di pangkuan Leon
tentu saja itu membuat Leon terkejut seluruh tubuhnya mendadak kaku ini yang membuat Viona suka , si tampan memang benar belum pernah mengenal wanita membuat Viona tertantang menaklukan salah satu pangeran Wu .
" dokter Park . " panggil Leon
__ADS_1
" yes darling? "
" nan-ti ada yang melihat bagaimana? bisa jadi salah paham . "
" tidak akan ada yang mengganggu ruangan sudah saya kunci , di tambah jam praktek saya masih 3 jam ke depan . " ucap Viona
Leon mengalihkan pandangan nya ke samping bahkan dia tak bisa bernapas dengan baik .
" satu lagi yang perlu kamu tau saya bertindak begini hanya pada mu , siapa yang mengambil frist kiss mu? "
" tak ada . "
" kalau begitu saya saja ya . "
tanpa sempat menjawab Viona menarik tengkuk Leon dan memberikan cumbuan pertama untuk si tampan , karena serangan tiba2 Leon hanya bisa diam jadi biarkan Viona saja yang mendominasi memiringkan kepala mencari spot terbaik .
lalu Viona menjauh keduanya terengah betapa sexy nya wajah dokter Park saat ini , Leon menatap lekat tak bisa berkata-kata tak pernah menyangka akan mendapatkan kejutan .
" anggap saja ini praktek langsung . " ucap Viona
Tok
Tok
suara pintu terdengar Viona berdiri dari pangkuan Leon dan membuka pintu .
" maaf mengganggu dokter Park tapi anda di panggil oleh dokter Choi . " ucap salah satu perawat
" baiklah saya segera ke sana . "
perawat itu pun pergi Viona memakai jas putih dan mengecup kening Leon .
" saya pergi dulu sekarang lanjut lagi menulisnya sayang . "
Dugh
tak sengaja menabrak seseorang dan hampir limbung jika tak di tahan , hanya karena sebuah ciuman si tampan di buat tak bertenaga .
" ada apa dengan mu? kamu sakit? " tanya Ares
ternyata itu si Lion yang baru selesai mengambil pisau bedah baru .
" tidak papa kak . " jawab Leon
" tidak papa apanya tubuh mu bergetar begini ! ikut aku kita istirahat sebentar . "
Ares membawa Leon naik ke atas beristirahat di ruangan nya sambil bertanya apa yang terjadi .
...
In Campus
Ansel sedang bersantai di bangku kampus dekat pohon rindang cuaca yang cerah hingga biru langit terlihat indah , dia baru selesai mengerjakan tugas hari ini hanya ada 2 kelas dan jam terakhir akan di mulai nanti .
" aku lapar tapi malas sekali ke kantin . " gumam Ansel
tapi mata nya melihat seorang perempuan yang dia kenal .
" Elinaaaa.." panggil Ansel
si cantik pun menoleh dan tersenyum manis lalu menghampirnya .
__ADS_1
" kamu sedang apa di sini? " tanya Elina
" justru aku yang harus bertanya kamu kuliah di sini? "
" iya aku di bagian pendidikan dunia memang sesempit ini ya , kamu sendiri mengambil kelas apa? "
" aku di kelas bisnis kemari duduk dengan ku , apa yang kau bawa? " tanya Ansel
" ini aku bawa bekal untuk makan siang tadinya ingin makan di kelas , karena ada kamu mau tidak makan bersama kebetulan bekal ini cukup untuk kita berdua . " ajak Elina
" benarkah? eum boleh . " ujar Ansel kebetulan dia itu lapar
" tentu Ansel aku senang tidak akan makan sendiri . "
Elina menata bekal dan mengambil nasi berserta beberapa lauk lalu di berikan pada Ansel .
" selamat makan . " ucap Elina
" kamu yang memasak? " Ansel makan dengan semangat
" iya maaf kalau tidak enak . "
" apapun yang kamu masuk selalu enak bahkan sama enak nya dengan masakan mommy . "
" masakan para ibu akan selalu menjadi yang terbaik . " ujar Elina
mereka pun fokus makan dan setelah selesai Elina kembali membereskan wadah .
" aku sebenarnya sedang bingung . " curhat Ansel
" jika ingin bercerita aku mau mendengarkan . " Elina memberikan puding sebagai hidangan penutup
" dad menjodohkan ku dengan seorang gadis tapi kami belum bertemu dan aku juga tidak menolak , daddy bilang dia cantik bahkan kepribadian nya sama dengan ibu ku menurut mu bagaimana? "
" tidak masalah sih selama hati mu sejalan lakukan saja saling mengenal dalam sebuah hubungan juga patut di coba , siapa tau itu memang sudah jodoh mu kita sama lhoo kompak sekali ya . " Elina tersenyum kecil
" sama bagimana maksud mu? "
" seseorang meminta ku untuk di jadikan istri dari putranya beliau pria yang baik dan menjadi donatur tetap di panti , tempo lalu kami bertemu menghabiskan waktu di kedai aku sudah membicarakan perjodohan ini dengan ibu . "
" kamu menolak nya? anak dari pria tua itu jelek ya? " tanya Ansel
" bahkan aku juga belum bertemu dengan pria yang akan di jodohkan , ish kamu tidak tau saja walaupun beliau tua tapi tampan nya tidak manusiawi . " sanggah Elina
" halah tetap saja tua bangka ! . "
" tidak Ansel beliau masih terlihat gagah apalagi mata tajam milik nya begitu mempesona . "
" jadi penasaran dengan pak tua itu setampan apa dia . "
" haha kamu akan menyesal karena telah mencibir 3 hari lagi beliau meminta untuk bertemu , sekalian memperkenalkan seluruh keluarga dan mengundang makan malam di rumah nya . "
" semoga sukses dan calon suami mu juga tampan tidak memiliki perut buncit . " Ansel tertawa
mereka asik berbincang karena memiliki nasib yang sama yaitu di jodohkan terdengar kuno tapi mau bagaimana lagi .
ketemu lagi sama aku hehe
sengaja mau ngebut biar semua tokoh bisa mendapatkan happy ending .
lalu nanti bisa fokus buat di slave aja
__ADS_1
jadi buat slave di tunda dulu maaf ya mine .
sampai bertemu di next episod