Sugar Family

Sugar Family
Bagian 51


__ADS_3

Author pov


tak terasa waktu memang berjalan seperti biasanya sudah 1 bulan berlalu Gavin dan Yena sudah pulang dari Belanda bahkan kini anak2 sudah menyelesaikan ujian , Ares kini telah menghubungi ibunya wanita cantik itu sangat senang tapi hanya dia yang di berikan kabar si tampan masih di Italy .


tadinya Gavin akan membeli Mansion baru tapi Kalina meminta untuk tinggal bersama saja karena dia adalah bucin sang ibu maka permintaan itu di turuti , Yena juga setuju untuk tinggal bersama mertuanya dia tak keberatan sama sekali perempuan cantik itu bahkan senang .


" mom kalau tidak salah besok adalah hari perpisahan di sekolah yah? " tanya Yena


" iya besok kita harus ke sana para orang tua di undang datang . " jawab Kalina


" tapi dad pergi . " Yena sedang membantu merangkai bunga


" nanti malam juga dad pulang sayang , apa suami mu hari ini ada rapat? " tanya Kalina


" oh begitu ya tidak jadi mom rapat nya di undur 3 hari lagi , kak Gavin bilang ingin hadir di acara kelulusan Alena . "


" jika sibuk tidak papa . "


" justru dia mengosongkan jadwal untuk besok mom . "


ketika mereka asik mengobrol seorang pria tampan masuk ke dalam .


" halo para wanita cantik . " sapa Mark


" ayah dari mana? "


" mengantar bunda mu ke butik dan mampir ke sini untuk memberikan waffle ini . " ujar Mark


" waffle untuk siapa Mark? " Kalina yang bertanya


" tentu saja untuk mu love kamu menyukai ini dari semasa kuliah . " Mark pun duduk bergabung


" Terima kasih Mark.. Yena tolong buatkan ayah mu minum ya . "


" iya mom eum ayah ingin minum apa? "


" ayah ingin kopi . "


Yena pun mengangguk dan segera pergi ke dapur


" love apa besok akan datang ke sekolah? "


" tentu Mark besok hari kelulusan anak2 , kamu juga harus datang . "


" iya aku akan mengosongkan jadwal besok di mana kak Kris? "


" kaka mu sedang pergi ke Busan tapi nanti malam juga kembali . " ujar Kalina


" hati-hati nanti tangan mu terluka terkena duri nya . "


Kalina hanya hanya tersenyum melihat si manis yang terganggu dengan rambut panjang nya Mark berdiri dan mengikat rambut Kalina .


" Terima kasih Mark . "


" sama-sama love . "


lalu tak lama kemudian ada 2 orang yang kembali datang ke sana .


" selamat pagi Mine . " sapa Leo


" selamat pagi kak Leo ayo masuk . " ucap Kalina


" Hai sweet heart . " Araga pun mengecup kening Kalina


" kenapa kalian bisa datang bersama? " si mommy terlihat bingung


" kami bertemu di gerbang . " jawab Araga


Yena pun membawa minum ternyata di sini sudah ramai


" ada tamu lagi ternyata selamat pagi papa dan uncle . " sapa Yena


" selamat pagi . " jawab Araga dan Leo

__ADS_1


" ingin minum apa biar aku buatkan lagi . " tawar Yena


" tidak perlu papa membeli kopi . " ujar Leo


" aku juga tidak perlu cantik . " sambung Araga


Yena pun kembali duduk bergabung bersama pria tampan Leo akan mengantar berkas jika Araga memang rindu pada adiknya .


....


In Bandara


hari semakin siang seorang pria menarik koper nya dia baru sampai sungguh rindu udara Seoul setelah terkurung di Italy Ares kini kembali Araga memberi syarat , dia boleh pulang tapi harus menunggu 1 bulan pengobatan berjalan lancar bahkan tubuh tegap itu terlihat bugar sisanya akan menjadi tugas dokter Jung .


" aku merindukan mom dan Kanaya . " ujar Ares


dia segera keluar dari bandara tetapi tiba2 seseorang yang memeluk nya membuat Ares sangat terkejut .


" Ren.. " panggil Ares


" dasar bodoh kenapa kamu tidak bisa di hubungi sama sekali ! bahkan kita hanya sekedar tau kau di Italy , kita benar2 bingung memikirkan ketua tim yang hilang tanpa kejelasan sedikit pun dasar sialan ! " ujar Ren sambil memeluk Ares


" maaf aku sudah menghilang . " jawab Ares


" kamu hutang penjelasan pada ku ! " omel Ren


selain merindukan keluarga dia juga merindukan teman2 tim nya Ren mengantarkan saudaranya yang akan ke Jepang , tapi dia sangat terkejut ketika melihat sosok pria yang amat dia rindukan tanpa menunggu Ren berlari menghampirinya .


" aku merindukan mu juga Jinan besok kita akan bertemu di rumah sakit , hari ini aku akan menemui belahan jiwa ku . " ujar Ares


" besok kamu harus mengabiskan waktu dengan kita Ares Wu ! "


" iya aku janji dan berikan aku tumpangan. "


Ren pun membantu membawa koper nya mereka berjalan ke luar untuk segera pergi dia meminta untuk di antar ke rumah seseorang , tak lama kemudian mereka Ares turun dan berterima kasih pada Ren dia berjalan lalu mengetuk pintu .


Tok


Tok


" Hai . " sapa Ares


gadis cantik itu terpaku seketika mata nya berkaca dia tak bisa mengatakan apapun , lalu pelukan Ares rasakan sangat erat dan isakan mulai terdengar .


" kakak hiks.. "


" aku di sini sayang . " ujar Ares


" aku merindukan mu ! kenapa tak pernah menghubungi ku , apa kaka sudah lupa dasar jahaaat ! " Kanaya memukuli bahu tegap itu


" maaf berhenti jangan menangis . " Ares mengecup kening Kanaya


" jahat hiks "


Ares terus menenangkan si kekasih hati bahkan dia jauh lebih rindu dari Kanaya bertahan tanpa melihatnya itu sangat sulit , tapi sekarang dia pulang dan akan menjaga Kanaya dengan baik membuat dia tersenyum setiap waktu .


" sudah nanti cantik nya hilang . " Ares mengecup mata sembab Kanaya


" rindu aku rindu . "


" iya sayang aku tau . "


mereka saling menatap dan Ares menarik tengkuk Kanaya memberikan cumbuan yang sarat akan kerinduan , tanpa di minta tangan lentik nya mengalung tak dipungkiri Kanaya senang melihat si hot Lion pulang tapi tolong mereka melakukan aktivitas panas itu di depan pintu .


....


di taman seorang pria tampan dengan setia mengikuti langkah perempuan cantik Arka kadang ikut tersenyum ketika melihat tingkah Alena , mereka sedang berjalan2 dokter muda itu kebetulan libur tidak ada jadwal .


" apa tidak cape? ayo duduk dulu saya belikan minum ya . " ucap Arka


" aku ingin es krim . " pinta Alena


" baiklah tunggu sebentar jangan kemana2 saya pergi dulu . "

__ADS_1


Arka pun pergi mini market yang ada di sebrang jalan jika ditanya apa hubungan mereka? Alena juga tidak tau , memang Arka sudah melamar nya tapi Alena masih bingung dia masih membutuhkan waktu untuk memikirkan semua ini .


" ini es krim nya . " Arka pun duduk


" Terima kasih Kak . "


" setelah ini ingin kemana lagi? saya antar . " ucap Arka sambil merapihkan rambut si cantik


" aku akan pergi ke butik dengan Jeno . " ujar Alena


" Jeno? kenapa kalian akan ke butik? "


" kami akan mencoba baju untuk acara kelulusan besok , apa dia tidak bercerita pada kaka? "


" hampir saja saya lupa jika besok acara nya kalau begitu kita ke butik sekarang . "


" boleh aku akan memberitahu Jeno sekalian . "


mereka pun pergi dan Alena menghubungi Jeno untuk bertemu di butik setelah menempuh 1 jam perjalanan akhirnya sampai , di sana terlihat seorang pria yang baru turun dari motor ternyata Jeno juga baru sampai .


" Jenong . " panggil Alena


" ku pikir kamu sudah sampai duluan . " ucap Jeno


" jalan cukup macet tadi . "


" kenapa kamu bisa bersama dia? " Jeno melihat ke arah kakanya


" apa ada masalah jika dia berangkat dengan ku? " tanya Arka


" tidak ada hanya saja abang seperti om2 penculik anak . " ucap Jeno


" mulut nya minta di jait ! " omel Arka


" sudah hentikan kenapa malah ribut ayo masuk . " Alena menghentikan pertengkaran itu


mereka pun masuk staf menyambut mereka dan segera untuk mencoba baju Arka duduk sedangkan Alena dan Jeno pergi mengganti baju , tirai pun terbuka Alena menggunakan gaun putih panjang yang mengekspos bahu indah nya lalu Jeno memakai setelan jas hitam .


Arka terpesona dengan kecantikan si princes Wu tapi tunggu tapi kenapa Jeno dan Alena seperti sepasang pengantin ! , mereka tampak serasi apalagi ketika Jeno menggenggam tangan si cantik keduanya tersenyum .


" gak usah pegang2 ! " Arka menghampirinya


" dih sewot amat ! gak usah baperan . " ujar Jeno


" sini kamunya jangan sama dia saya gak suka . " ucap Arka sambil menarik Alena


" masa adik sendiri gak suka . " jawab Alena


" dia bukan adik saya . "


Jeno berdecih lalu pergi melihat baju yang lain sedangkan Alena merapihkan penampilan nya


" gimana cantik gak baju nya? "


" apapun yang kamu pakai selalu cantik dan buat saya makin sayang . " ucap Arka


" ih apaan malah ngerayu . " pipi Alena bersemu merah


" saya gak bohong kamu emang cantik . " Arka memeluknya dari belakang


" nanti Jeno liat kak . "


" gak papa memang nya kenapa kalau liat? saya masih menunggu , tapi jangan terlalu lama ya soalnya pengen cepet jadiin kamu milik saya . " ucap Arka dia mengecup bahu putih itu


Alena terseyum dia beruntung di sukai oleh pria setampan dan sesabar Arka tunggu sebentar lagi dokter si princes masih membutuhkan waktu .


Hai love ketemu lagi sama aku


sehat selalu buat semua nya


makasih yang masih baca dan nungguin cerita ini


Jeno sama Alena serasi juga ya jadi kalian tim kakak? atau tim adik? hehe

__ADS_1


pemandangan yang bikin dokter Jung cemburu



__ADS_2