Sugar Family

Sugar Family
Bagian 24


__ADS_3

selamat menikmati dan maaf kalau typo


Author pov


suasana yang tadinya riuh kini menjadi senyap dan di tambah dengan wajah-wajah yang nampak syok Gavin secara tegas mengatakan bahwa kini di pacaran dengan Yena , sedangkan gadis itu hanya tertunduk gugup melihat respon keluarga nya tak terkecuali Ares yang hanya memasang ekspresi datar dengan drama dadakan .


" jadi bolehkan grandpa? " Gavin menatap pada sang kakek


" bagaimana cerita nya sampai begini? " tanya tuan Wu


" aku juga tidak tau semua ini tumbuh begitu saja awalnya ku menganggap perasaan ini hanya sesaat , ditambah si singa dengan sengaja membuat ku kesal hingga aku sadar aku mencintai Yena . " jawab Gavin


" jadi kau sudah tau mereka pacaran Lion? " nyonya Wu menatap pada Ares


" iya grandma aku hebat bukan? " tanya Ares


" tentu kaka hebat bisa mempersatukan cinta kak Gavin tapi gak peka sama perasaan sendiri . " sela Ansel


Ares mengerinyit mendengar ucapan sang adik


" jadi bagaimana? jangan marah sama kak Gavin . " Yena memberanikan diri berbicara


" yasudah . " jawab tuan Wu


" sudah bagaimana papa? bicara yang jelas . " ujar Kris


" jika memang itu membuat kalian bahagia maka lakukan saja pria tua seperti ku bisa apa? , mungkin Tuhan sudah takdirkan kalian bersama semoga bahagia sampai nanti . " si tuan besar memberikan restu


" tapi papa bagaimana dengan tanggapan orang lain di luar sana? kak Kris dan Mark adalah adik kandung apa tidak aneh? , aku hanya takut tentang pembicaraan orang-orang tentang keluarga kita nantinya . " ujar Diana


" aunty jangan khawatir suatu saat nanti aku akan melamar Yena dengan marga kim jadinya nanti aku akan menjadi Gavin Kim , sudah tak ada hubungan apapun bukan? jadi ku mohon restui kami sungguh aku mencintai nya . " jawab Gavin


" biarkan anak-anak bahagia dengan pilihan nya sayang selama mereka bertanggung jawab dengan itu maka ya sudah , jaga Yena jangan sakiti dia uncle akan marah jika kau melakukan nya bahkan kau akan berhadapan langsung dengan ku Gavin wu . " Mark menatap tajam pada si sulung


" Terima kasih uncle aku janji akan menjaga nya . "


" kalau begitu sekarang saja . " sela tuan Wu


" sekarang mau kemana papa? calon menantu mu sangat cantik mine . " Leo menoel lengan Kalina


" jangan kau pegang-pegang istri ku ! " omel Kris


" apa boleh mom? " tanya Gavin pada perempuan cantik yang telah membesarkan nya


" mommy merestui mu sayang bahagia untuk kalian jaga Yena jangan sakiti dia boy . " Kalina tersenyum hangat


" Terima kasih mom . " Gavin pun menghampiri nya lalu memeluk sang ibu menyingkirkan Ares yang sedang tiduran


" selamat ya prinses . " Kaira memeluk Yena yang duduk di sofa


" Terima kasih mama . " ucap Yena


" sudah mendapat restu? ayo pergi melakukan pemberkataan pernikahan , kalian menikah saja di sini sekarang " ucap tuan Wu


" hah? seben-tar grandpa jangan sekarang . " si tampan di buat gelagapan


" main nikah saja papa ini aku belum ingin jadi kakek pokonya jangan dulu ! " protes si hot daddy

__ADS_1


" memang nya apa masalah mu? kau itu memang sudah tua berikan grandpa cicit yang tampan dan cantik oke boy? "


pipi Yena bersemu merah mendengar nya dia sangat bahagia ternyata mereka di restui gadis itu sudah siap berjuang jika memang akan di tolak .


" aku akan memikirkan nya nanti grandpa tenang saja . "


mereka pun kembali mengobrol dan Ares naik ke atas untuk mandi terlebih dulu dia masuk kedalam kamar lalu membuka jendela , suara deburan ombak terdengar menyapa dia terdiam sejenak mengusir rasa tak suka ketika melihat interaksi seseorang .


clekk


terdengar suara pintu terbuka


" kakak.. " panggil Ansel


" hm? " Ares tak berbalik dan masih melihat ke arah jendela


" aku hanya ingin bertanya kenapa kak Yena dan kak Gavin bisa pacaran? " Ansel duduk di pinggir ranjang


" kalau mereka saling mencintai harus bagaimana? memiliki rasa suka bukan kesalahan . " ucap Ares


" kalau begitu aku juga bisakan? " tanya Ansel


" bisa apa? " Ares pun berbalik menatap adiknya


" berpacaran dengan Kanaya aku menyukai nya . " ujar Ansel dengan tegas


Ares terdiam mendengar itu dia memejamkan mata mengatur luapan emosi yang bergejolak kenapa rasanya begini .


" kau adalah orang pertama yang akan ku beritau besok kita akan pergi bermain ke taman bunga terbesar di jeju , dan akan ku ungkapan perasaan ini padanya kaka harus memberikan dukungan setelah aku dan Kanaya berpacaran takan ada yang bisa mengambil nya lagi dia milik ku . " Ansel bediri dan berhadapan dengan sang kaka


" bukan nya aku sombong bahkan aku sudah pintar sedari dulu ! kaka bilang menyukai seseorang bukan suatu kesalahan , tapi aku yakin dia adalah milik ku bahkan tak peduli seberat apapun akan aku perjuangankan mengahadapi para pria yang menyukai Kanaya bahkan aku takan mengalah untuk keluarga ku sendiri . " ucap Ansel


si hot Lion terhenyak mendengar nya seserius ini ternyata Ansel


" pergi aku ingin mandi . "


" dukung aku ya kak jika memang kau menyayangi ku bantu adik mu ini mendapatkan Kanaya , Terima kasih sudah mendengar cerita ku semangati untuk besok agar aku tak gugup poko nya harus seperti dad yang akhirnya bisa memiliki mom . " Ansel memeluk kakanya


Ares tak membalas pelukan Ansel pikiran nya sekarang berkecamuk lalu dia pergi keluar kamar dia meraih bathrobe dan berjalan kamar mandi .


Brak


pintu di tutup dengan keras sampai membuat orang yang sedang mengobrol di bawah terkejut mendengar debuman pintu .


....


In Busan


Araga sedang berjalan-jalan dengan sang ibu tangan kekarnya menggenggam erat jemari lentik nyonya kim mereka menikmati waktu berdua mengenang memori indah di sana .


" suasana di sini tak berubah masih sama seperti dulu bahkan ayunan itu masih ada . " ucap Araga


" iya kau benar bahkan ibu juga masih bisa merasakan kebersamaan dengan ayah mu . " nyonya kim tersenyum tipis


" benar-benar sangat menyenangkan dimana ayah mendorong ayunan untuk ku sambil bercerita banyak hal , sedangkan ibu duduk di sini karena waktu itu sedang mengandung Kalina di mana hanya kebahagian yang ku rasakan . "


" maaf ya sayang ibu tak ada di samping mu di sana kamu harus berjuang sendiri . " ujar nyonya kim

__ADS_1


" jangan meminta maaf bu semua ini gara2 kakek tua itu pasti kita akan hidup bahagia jika tak di usik , aku jadi kehilangan momen bersama kalian bahkan hingga ayah meninggal aku tak ada . " Araga menunduk sedih


" jangan menyimpan rasa marah terlalu lama nak itu akan membuat hati mu lelah ikhlas adalah kata sederhana tapi kadang sulit untuk di lakukan , tapi kita tidak boleh selalu memiliki kebencian saling memaafkan adalah kunci kebahagian lupakan semua yang telah lalu . "


" terima kasih aku sangat bersyukur bisa kembali bersama dengan ibu dan Kalina juga anak-anak , aku jadi merindukan mereka apa kita susul saja mereka ke jeju kita bisa berangkat di sini . " usul Araga


" bahkan ibu tak membawa apapun tunggu mereka pulang saja . "


" di sana banyak toko baju bu akan ku beli untuk mu kita susul mereka ya? " pinta Araga


" baiklah terserah kamu saja . "


Araga memeluk nyonya kim dia akan menyuruh orang untuk membeli tiket pesawat pria tampan itu merindukan para keponakan nya , keluarga Wu juga belum tau bahwa besan mereka memiliki seorang jagoan biarlah ini menjadi kejutan nanti .


...


malam semakin larut tapi seorang pria sedang duduk di pasir angin laut bertiup dengan kencang tapi dia tak peduli mood nya sedang hancur sekarang , tapi dering ponsel mengalihkan perhatian nya dia mengambil lalu mengangkat nya .


Airin Calling..


" halo.." suara lembut tedengar menyapa


" kenapa belum tidur? "


" bagaimana aku tak tidur jika kekasih ku tak memberi kabar membuat khawatir saja . "


" maaf aku lupa . " ucap Ares


" iya tidak papa kamu sampai dengan selamat? "


" tentu aku baik-baik saja jangan tidur terlalu malam . "


" baiklah Lion aku lega jika kamu baik-baik saja , jangan minum terlalu banyak poko nya jangan nakal Ares Wu "


" iya sayang aku mengerti . "


" baiklah kalau begitu aku tidur duluan cepat pulang aku merindukan mu . "


" aku juga . "


Pip


sambungan terputus kemudian Ares tidur terlentang di pasir memandang ke atas langit yang berwarna hitam tapi terlihat cantik karena ada beberapa bintang , tak peduli jika baju nya akan kotor terkena pasir pantai dia merasa sedih tapi ntah karena apa dan ada seorang wanita mengintip memastikan jika si hot Lion baik2 saja.


" aku ingin marah tapi pada siapa kenapa begini ! sangat menyebalkan . " Ares memejamkan matanya


setelah itu dia menikmati malam dengan di temani deburan ombak tidak mungkin pria itu akan tidur di sana bukan Ares hanya sedang mendinginkan pikiran nya .


hai ketemu lagi sama aku


selamat hari raya idul fitri bagi kalian yang merayakan


ciee pada dapat THR


sehat selalu ya lovee


sampai bertemu next episod

__ADS_1


__ADS_2