
selamat menikmati dan maaf kalau typo
Author pov
suasana yang tadinya riuh kini menjadi senyap dan di tambah dengan wajah-wajah yang nampak syok Gavin secara tegas mengatakan bahwa kini di pacaran dengan Yena , sedangkan gadis itu hanya tertunduk gugup melihat respon keluarga nya tak terkecuali Ares yang hanya memasang ekspresi datar dengan drama dadakan .
" jadi bolehkan grandpa? " Gavin menatap pada sang kakek
" bagaimana cerita nya sampai begini? " tanya tuan Wu
" aku juga tidak tau semua ini tumbuh begitu saja awalnya ku menganggap perasaan ini hanya sesaat , ditambah si singa dengan sengaja membuat ku kesal hingga aku sadar aku mencintai Yena . " jawab Gavin
" jadi kau sudah tau mereka pacaran Lion? " nyonya Wu menatap pada Ares
" iya grandma aku hebat bukan? " tanya Ares
" tentu kaka hebat bisa mempersatukan cinta kak Gavin tapi gak peka sama perasaan sendiri . " sela Ansel
Ares mengerinyit mendengar ucapan sang adik
" jadi bagaimana? jangan marah sama kak Gavin . " Yena memberanikan diri berbicara
" yasudah . " jawab tuan Wu
" sudah bagaimana papa? bicara yang jelas . " ujar Kris
" jika memang itu membuat kalian bahagia maka lakukan saja pria tua seperti ku bisa apa? , mungkin Tuhan sudah takdirkan kalian bersama semoga bahagia sampai nanti . " si tuan besar memberikan restu
" tapi papa bagaimana dengan tanggapan orang lain di luar sana? kak Kris dan Mark adalah adik kandung apa tidak aneh? , aku hanya takut tentang pembicaraan orang-orang tentang keluarga kita nantinya . " ujar Diana
" aunty jangan khawatir suatu saat nanti aku akan melamar Yena dengan marga kim jadinya nanti aku akan menjadi Gavin Kim , sudah tak ada hubungan apapun bukan? jadi ku mohon restui kami sungguh aku mencintai nya . " jawab Gavin
" biarkan anak-anak bahagia dengan pilihan nya sayang selama mereka bertanggung jawab dengan itu maka ya sudah , jaga Yena jangan sakiti dia uncle akan marah jika kau melakukan nya bahkan kau akan berhadapan langsung dengan ku Gavin wu . " Mark menatap tajam pada si sulung
" Terima kasih uncle aku janji akan menjaga nya . "
" kalau begitu sekarang saja . " sela tuan Wu
" sekarang mau kemana papa? calon menantu mu sangat cantik mine . " Leo menoel lengan Kalina
" jangan kau pegang-pegang istri ku ! " omel Kris
" apa boleh mom? " tanya Gavin pada perempuan cantik yang telah membesarkan nya
" mommy merestui mu sayang bahagia untuk kalian jaga Yena jangan sakiti dia boy . " Kalina tersenyum hangat
" Terima kasih mom . " Gavin pun menghampiri nya lalu memeluk sang ibu menyingkirkan Ares yang sedang tiduran
" selamat ya prinses . " Kaira memeluk Yena yang duduk di sofa
" Terima kasih mama . " ucap Yena
" sudah mendapat restu? ayo pergi melakukan pemberkataan pernikahan , kalian menikah saja di sini sekarang " ucap tuan Wu
" hah? seben-tar grandpa jangan sekarang . " si tampan di buat gelagapan
" main nikah saja papa ini aku belum ingin jadi kakek pokonya jangan dulu ! " protes si hot daddy
__ADS_1
" memang nya apa masalah mu? kau itu memang sudah tua berikan grandpa cicit yang tampan dan cantik oke boy? "
pipi Yena bersemu merah mendengar nya dia sangat bahagia ternyata mereka di restui gadis itu sudah siap berjuang jika memang akan di tolak .
" aku akan memikirkan nya nanti grandpa tenang saja . "
mereka pun kembali mengobrol dan Ares naik ke atas untuk mandi terlebih dulu dia masuk kedalam kamar lalu membuka jendela , suara deburan ombak terdengar menyapa dia terdiam sejenak mengusir rasa tak suka ketika melihat interaksi seseorang .
clekk
terdengar suara pintu terbuka
" kakak.. " panggil Ansel
" hm? " Ares tak berbalik dan masih melihat ke arah jendela
" aku hanya ingin bertanya kenapa kak Yena dan kak Gavin bisa pacaran? " Ansel duduk di pinggir ranjang
" kalau mereka saling mencintai harus bagaimana? memiliki rasa suka bukan kesalahan . " ucap Ares
" kalau begitu aku juga bisakan? " tanya Ansel
" bisa apa? " Ares pun berbalik menatap adiknya
" berpacaran dengan Kanaya aku menyukai nya . " ujar Ansel dengan tegas
Ares terdiam mendengar itu dia memejamkan mata mengatur luapan emosi yang bergejolak kenapa rasanya begini .
" kau adalah orang pertama yang akan ku beritau besok kita akan pergi bermain ke taman bunga terbesar di jeju , dan akan ku ungkapan perasaan ini padanya kaka harus memberikan dukungan setelah aku dan Kanaya berpacaran takan ada yang bisa mengambil nya lagi dia milik ku . " Ansel bediri dan berhadapan dengan sang kaka
" bukan nya aku sombong bahkan aku sudah pintar sedari dulu ! kaka bilang menyukai seseorang bukan suatu kesalahan , tapi aku yakin dia adalah milik ku bahkan tak peduli seberat apapun akan aku perjuangankan mengahadapi para pria yang menyukai Kanaya bahkan aku takan mengalah untuk keluarga ku sendiri . " ucap Ansel
si hot Lion terhenyak mendengar nya seserius ini ternyata Ansel
" pergi aku ingin mandi . "
" dukung aku ya kak jika memang kau menyayangi ku bantu adik mu ini mendapatkan Kanaya , Terima kasih sudah mendengar cerita ku semangati untuk besok agar aku tak gugup poko nya harus seperti dad yang akhirnya bisa memiliki mom . " Ansel memeluk kakanya
Ares tak membalas pelukan Ansel pikiran nya sekarang berkecamuk lalu dia pergi keluar kamar dia meraih bathrobe dan berjalan kamar mandi .
Brak
pintu di tutup dengan keras sampai membuat orang yang sedang mengobrol di bawah terkejut mendengar debuman pintu .
....
In Busan
Araga sedang berjalan-jalan dengan sang ibu tangan kekarnya menggenggam erat jemari lentik nyonya kim mereka menikmati waktu berdua mengenang memori indah di sana .
" suasana di sini tak berubah masih sama seperti dulu bahkan ayunan itu masih ada . " ucap Araga
" iya kau benar bahkan ibu juga masih bisa merasakan kebersamaan dengan ayah mu . " nyonya kim tersenyum tipis
" benar-benar sangat menyenangkan dimana ayah mendorong ayunan untuk ku sambil bercerita banyak hal , sedangkan ibu duduk di sini karena waktu itu sedang mengandung Kalina di mana hanya kebahagian yang ku rasakan . "
" maaf ya sayang ibu tak ada di samping mu di sana kamu harus berjuang sendiri . " ujar nyonya kim
__ADS_1
" jangan meminta maaf bu semua ini gara2 kakek tua itu pasti kita akan hidup bahagia jika tak di usik , aku jadi kehilangan momen bersama kalian bahkan hingga ayah meninggal aku tak ada . " Araga menunduk sedih
" jangan menyimpan rasa marah terlalu lama nak itu akan membuat hati mu lelah ikhlas adalah kata sederhana tapi kadang sulit untuk di lakukan , tapi kita tidak boleh selalu memiliki kebencian saling memaafkan adalah kunci kebahagian lupakan semua yang telah lalu . "
" terima kasih aku sangat bersyukur bisa kembali bersama dengan ibu dan Kalina juga anak-anak , aku jadi merindukan mereka apa kita susul saja mereka ke jeju kita bisa berangkat di sini . " usul Araga
" bahkan ibu tak membawa apapun tunggu mereka pulang saja . "
" di sana banyak toko baju bu akan ku beli untuk mu kita susul mereka ya? " pinta Araga
" baiklah terserah kamu saja . "
Araga memeluk nyonya kim dia akan menyuruh orang untuk membeli tiket pesawat pria tampan itu merindukan para keponakan nya , keluarga Wu juga belum tau bahwa besan mereka memiliki seorang jagoan biarlah ini menjadi kejutan nanti .
...
malam semakin larut tapi seorang pria sedang duduk di pasir angin laut bertiup dengan kencang tapi dia tak peduli mood nya sedang hancur sekarang , tapi dering ponsel mengalihkan perhatian nya dia mengambil lalu mengangkat nya .
Airin Calling..
" halo.." suara lembut tedengar menyapa
" kenapa belum tidur? "
" bagaimana aku tak tidur jika kekasih ku tak memberi kabar membuat khawatir saja . "
" maaf aku lupa . " ucap Ares
" iya tidak papa kamu sampai dengan selamat? "
" tentu aku baik-baik saja jangan tidur terlalu malam . "
" baiklah Lion aku lega jika kamu baik-baik saja , jangan minum terlalu banyak poko nya jangan nakal Ares Wu "
" iya sayang aku mengerti . "
" baiklah kalau begitu aku tidur duluan cepat pulang aku merindukan mu . "
" aku juga . "
Pip
sambungan terputus kemudian Ares tidur terlentang di pasir memandang ke atas langit yang berwarna hitam tapi terlihat cantik karena ada beberapa bintang , tak peduli jika baju nya akan kotor terkena pasir pantai dia merasa sedih tapi ntah karena apa dan ada seorang wanita mengintip memastikan jika si hot Lion baik2 saja.
" aku ingin marah tapi pada siapa kenapa begini ! sangat menyebalkan . " Ares memejamkan matanya
setelah itu dia menikmati malam dengan di temani deburan ombak tidak mungkin pria itu akan tidur di sana bukan Ares hanya sedang mendinginkan pikiran nya .
hai ketemu lagi sama aku
selamat hari raya idul fitri bagi kalian yang merayakan
ciee pada dapat THR
sehat selalu ya lovee
sampai bertemu next episod
__ADS_1