Sugar Family

Sugar Family
Bagian 38


__ADS_3

Author pov


kini pagi telah menyapa suara burung sudah terdengar berkicau Ansel mengerjap secara perlahan dia merasakan sakit di kepalanya , pria itu menatap ruangan sekeliling ternyata dia berada di kamar dan tubuhnya kembali menegang ketika mengingat hal semalam .


" kenapa aku ada di sini? lalu apa yang semalam itu nyata? " Ansel berbicara sendiri


dia pun berbegegas turun dan keluar dari kamar Ansel berjalan ke taman belakang langkah nya masih terlihat takut , secara perlahan dia membuka pintu dan kini tempat ini terlihat sangat bersih bahkan aroma Citrus begitu wangi dinding yang semalam penuh dengan darah kini sudah terlihat bersih apa semalam hanya mimpi?


" sedang apa di situ? "


Ansel terkejut dan melihat kebelakang ayah nya berdiri sambil memegang kopi


" dad sema-lam kalian sedang apa? apa dia mati? " tanya Ansel


" apa yang sedang kau bicarakan? dad tidak mengerti kamu mimpi buruk ya . " ujar Kris


" mimpi? tidak mungkin dengan jelas semalam aku melihat kalian bertiga seperti sikopat ! "


" semalam kamu demam jadi berhalusinasi sudah ayo kita sarapan , dad buat makanan kesukaan mu setelah itu kita ke rumah sakit dan jenguk mom . " Kris menarik lengan Ansel untuk pergi


di ruang tengah sudah ada uncle dan kakak nya mereka nampak tenang bahkan sangat tenang sehingga membuat Ansel ragu apa benar hanya mimpi?


" uncle.. " panggil Ansel


" ada apa jagoan? "


" semalam uncle di sini kan? "


" semalam uncle di rumah sakit menjaga mommy mu dan pulang dulu untuk saparapan bersama . " ujar Araga


" ini semua terlalu nyata ! " ucap Ansel dengan frustasi


" ada apa? " tanya Ares


" adik mu bermimpi buruk sudah minum susunya . " Kris memberikan segelas susu


" ck ada2 saja kau ini ! " omel si Lion


mereka bertiga memutuskan untuk membuat ini menjadi mimpi bagi Ansel semua sudah beres ketika si tampan bangun dan mengecek ke sana , semua begitu rapih Ares tak meninggalkan jejak apapun sungguh pintar .


lalu ada seorang perempuan yang masuk ke sana dan membuat Ares sangat senang bisa bertemu si pujaan hati pagi ini .


" selamat pagi semua nya . " sapa Kanaya


" selamat pagi sayang dengan siapa kemari? " tanya Kris


" bersama papa dan mama.. kata mama ingin mengambil baju untuk kak Alena , kak Ansel ternyata di sini padahal semua orang mencari mu kak Gavin juga khawatir . " ujar Kanaya


Ansel hanya bengong masih terkejut efek semalam .


" dia agak demam princes tapi sudah baikan jadi semalam tak kembali kerumah sakit , kita akan berangkat sebentar lagi . " jawab Kris


" hey sayang kemarilah aku rindu ! sampai membuat ku tak bisa bernapas . " ucap Ares


jangan sampai Araga melempar nya dengan piring !


" kaka kemana? aku mencari mu sejak kemarin apa semua baik2 saja? " Kanaya menghampiri kekasih nya


" aku baik dear maaf ya tak memberi kabar . " Ares mengecup punggung tangan Kanaya


lalu Leo dan Kaira masuk mereka sarapan terlebih dulu setelah selesai Kanaya membereskan piring kotor maid sedang libur , lalu Ares memeluk nya dari belakang dia sangat merindukan gadis ini sungguh .


" tunggulah di sana aku sedang mencuci ini kak " ucap Kanaya

__ADS_1


" tidak mau aku rindu . " jawab Ares


" aku juga rindu . " Kanaya mencuci tangan nya


" benarkah? berikan aku morning kiss . "


Ares membalik tubuh Kanaya dan langsung memberikan cumbuan panas menyalurkan kerinduan yang tertahan , Kanaya mengalungkan tangan nya di leher Ares dia sedikit kewalahan membalas serangan mendadak itu .


" ughhh.. jangan di sana kak nanti terlihat . " Kanaya meremas rambut Ares ketika pria itu asik memberikan tanda di leher jenjang nya


" biar semua orang tau kau milik ku . "


kemudian Ares kembali menikmati lambium manis itu


" bocah sialan ini masih pagi ! " umpat Araga


si uncle berbalik dia ingin kembali membuat kopi malah di suguhkan adegan dewasa si titisan Kris Wu memang tidak ada duanya .


....


In Hospital


Gavin sedang membersihkan kaki Kalina dengan kain basah wajah tampan itu masih terlihat sedih karena sang ibu tak kunjung bangun , Alena menginap di rumah grandpa dia membujuk adik bungsu nya untuk pulang karena tak ingin dia sakit .


" mom seindah apa mimpi mu hingga sampai saat ini masih terlelap? sebentar lagi aku menikah cepatlah bangun , aku takan menikah jika mom masih seperti ini maaf tak bisa menjaga mu bangunlah pada siapa aku akan bercerita dan menceritakan semua keresahan ku selain pada mu ayo bangun.. " Gavin menunduk sedih


dia kembali berdoa pada Tuhan meminta untuk membuat ibu nya bangun


" lahir batin aku menjadikan mu sepenuhnya ibu yang harus ku hormati dan kau adalah hidup ku sekali lagi maaf , ampuni aku yang belum bisa membahagiakan dan membalas kebaikan mommy walaupun itu takan terganti dengan apapun senyum mu yang menawan..wanita yang tak pernah memperlihatkan kesedihan nya , tidak pernah berkata lelah ketika mengurusku dan adik2 dimana aku mencari ganti yang seperti mu? tidak ada mom kau satu2nya jadi ku mohon bangun . " ucap Gavin sambil menahan tangis


tak terasa air mata yang sedari dia tahan kini menetes ini adalah patah hati terburuk yang Gavin alami , lalu pintu terbuka Kris masuk dan melihat putra sulung nya menangis sambil memegang kaki sang istri .


" mom tidak suka melihat jagoan nya menangis . " Kris mengusap rambut Gavin


" berhenti menangis mom akan bangun sebentar lagi . " ucap Kris


lalu yang lain ikut masuk dan Ansel mencium kening Kalina


" selamat pagi wanita cantik ku . " sapa Ansel


Leo menaruh barang2 yang dia bawa sekaligus baju ganti untuk Gavin .


" selamat pagi mine cepatlah bangun kami semua merindukan mu . " ujar Leo


" dimana mama? " tanya Gavin


" dia mampir ke rumah grandma dan akan ke sini bersama yang lain , pergilah mandi lalu makan jangan sampai sakit ada yang ingin papa bahas dengan mu . " Leo mengusak rambut Gavin


" iya papa . "


Gavin pun pergi mandi dan setelah selesai dia menemui Leo di luar Kris ikut keluar dia mengerti Ares ingin mengucapkan sesuatu .


" Hai mom.. " sapa Ares dia pertama kali berbicara ibunya


dia menggenggam tangan lentik Kalina


" dari kemarin aku belum melihat senyuman mu dan itu membuat ku tak semangat..bagaimana ingin semangat jika kebahagian ku masih belum bangun, ayo bangun mom aku merindukan semua nya jangan begini . jika bisa di tukar lebih baik aku saja yang terbaring di sini tak apa asalkan mommy baik2 saja karena mom adalah alasan ku bertahan , bahkan aku belum bisa membuat mu tersenyum dan bahagia jangan pergi tetaplah di di sini lalu biarkan aku menjaga mu hingga sampai waktu ku habis dan Tuhan menyuruh ku pulang . " ucap Ares


dia menunduk dan terus memohon agar ibunya membuka mata Kalina akan sangat bahagia mempunyai anak2 yang begitu sangat menyayangi nya .


Kris yang melihat dari jendela merasakan sesak mata tajam nya terlihat memerah menahan tangis jika ditanya siapa yang paling hancur? , tentu saja Kris ! melihat wanita yang begitu dia cintai bahkan poros kehidupan nya terluka pria dingin itu takut Kalina akan pergi dia akan kehilangan kewarasan nya seumur hidup .


" mom pasti baik2 saja dad . " ucap Kanaya

__ADS_1


" tentu princes berikan dad pelukan . " Kris merentangkan tangan nya


" kuatlah daddy . "


" menantu dad memang terbaik Terima kasih untuk semangat nya sayang . "


Kris memeluk Kanaya dengan erat masih banyak orang2 yang memberikan semangat


" ekhemm apa sudah selesai? " tanya Ares dengan ekspresi tembok nya


" ish dasar penghancur suasana . " omel Kris


" kemari jangan dekat2 dengan kantong hormon itu ! " ujar Ares


" berkaca sebelum bicara anak sialan ! "


" harusnya aku yang protes kenapa aku mempunyai ayah seperti mu ! "


" jadi kau menyesal? harusnya kau bersyukur mempunyai ayah yang begitu tampan , wajah mu itu di dapatkan dari gen ku ! dan sekarang kau malah protes dasar baj*ngan . " umpat si hot daddy


Ansel hanya menatap malas pertengkaran di depan nya baru saja suasana haru tercipta sekarang sudah rusuh lagi ! , Kanaya juga terlihat bingung apa yang harus di lakukan ketika melihat sepasang ayah anak ini adu mulut .


Ares memakai jas dokter nya dan pamit pada Kanaya untuk berkerja pria itu sedikit tenang karena banyak yang menjaga ibu nya , dia berjalan kebagian belakang rumah sakit dan masuk ke ruangan akan ada jenazah baru yang di kirim .


" kenapa mereka belum sampai . " Ares tidur di brankar menunggu kedua teman nya


mata itu secara perlahan tertutup dia semalaman tak tertidur lalu ada kedua petugas membawa jenazah nya masuk , mereka melihat Ares yang tertidur dan meletakan jenazah itu bersebelahan dengan si Lion karena tak ingin mengganggu .


....


malam pun kini kembali datang di ruangan hanya ada Kris si kembar dan Gavin mereka akan menginap menghabiskan waktu bersama jadi yang lain pulang , si hot daddy memijat pelan tangan Kalina agar nanti jika bagun takan merasa pegal dan mata nya membulat ketika melihat jemari lentik itu bergerak .


" saya-ng kamu bangun? syukurlah Terima kasih Tuhan . " ucap Kris


Kalina mengerjap dan melihat ternyata suaminya ada di sini bahkan Gavin melempar laptop ketika melihat sang ibu bangun .


" mom akhirnya bangun . " Alena berucap senang


Kris sangat bahagia dan akan mencium kening Kalina


brug


tetapi si hot daddy malam mencium tihang influsan karena Ansel tak sengaja mendorong nya dia ingin melihat ibunya bangun .


" brengs*k bibir ku sakit . " umpat Kris dengan pelan


ntah berapa kali kata makian terucap akibat kelakuan anak2nya


" maaf abis dad ngapain berdiri di situ ! " omel Ansel


" kenapa jadi dad yang salah ! "


" sudah diam mom baru sadar dad ! " ucap Gavin dengan nge gas


dia memencet tombol agar dokter datang sedangkan Kris menggerutu kenapa dia malah di marahi? pria itu duduk sambil memakainkan ujung baju nya , ingin sekali memeluk sang istri tapi kini lihat malah di kuasi anak2 nya tak ada celah untuk bergabung ke sana .


yang minta double up udah ya lunas hehe


selamat bersantai ria


tetap jaga kesehatan lovee


sampai bertemu di next episod

__ADS_1


__ADS_2