
selamat menikmati dan maaf kalau typo
Author pov
hari pun berganti gavin sudah berada di kantor karena sedang menangani project baru wajah tampan itu terlihat serius memeriksa beberapa lembar laporan , bahkan tadi pagi dia tak sempat mengantarkan si kembar jadi ayah nya yang mengambil alih tugas itu .
Tok
Tok
terdengar seseorang mengetuk pintu
" masuk . " ucap gavin
lalu seorang perempuan manis masuk kedalam ruangan gavin mendongkak kenapa wajah ini tak asing .
" halo kak apa kabar? " gadis itu membungkuk memberi salam
gavin masih memperhatikan mencoba mengingat siapa gadis di depan nya
" kaka lupa pada ku? ish jahat sekali . "
" winter? ini kamu kan? " tanya gavin
" iya ini aku masa lupa . " protes winter
" maafkan aku sungguh kau terlihat sangat berbeda , dengan siapa kemari ayo duduk . "
" dengan papi tapi dia pergi membeli kopi , sekalian akan memberikan proposal pada mu lalu aku ikut saja bosan di rumah . " winter pun duduk
" bagimana kabar mu? bahkan aku belum sempat bertemu dengan aunty yerin , kalian ikut ke sini bagaimana dengan sekolah mu? " tanya gavin
" kabar ku baik kalau begitu mainlah kerumah jika ada waktu kak , kemungkinan aku akan pindah sekolah . "
mereka pun lanjut mengobrol dan ares baru saja tiba di kampus hari ini dia masuk kelas siang pria itu berjalan menuju ke kelasnya , tapi melihat seseorang yang sedang melamun sambil duduk di bangku taman sendirian .
" jangan melamun nanti ke sambet . " ucap ares
kedatangan ares yang tiba-tiba membuat yena terkejut
" ish ku pikir siapa ! " yena memukul bahu saudara nya
" sedang apa di sin? melamun seperti orang tak punya kerjaan , kaka tidak ada kelas? atau sengaja ingin bolos ya . " ares pun duduk di samping yena
" ya diam saja memang nya tidak boleh? aku baru selesai jam pertama , sembarangan membolos apanya kamu kenapa tidak masuk? " tanya yena
" kaka sedang ada masalah? aku masih mempunyai waktu jika memang ingin bercerita , biasa kelas siang karena hari ini hanya ada satu 1 kelas saja . "
si tampan membuka tas nya dan mengeluarkan 2 kotak susu dan memberikan satu untuk yena .
" aku sedang bingung karena meyukai seseorang . " ujar yena
" aku jadi penasaran siapa siapa sih yang kak yena sukai? " ares pun meminum susu nya
" kak gavin aku menyukai kaka mu . "
" uhuk.." seketika ares langsung tersedak mendengar itu
yena menepuk punggung kokoh itu dan kini mereka saling menatap ares benar2 sangat terkejut banyak sekali pertanyaan yang berputar di kepalanya .
" kaka tid-ak bercanda kan? " tanya ares
" aku serius ares..lalu sekarang aku harus bagaimana? berikan pendapat mu . " yena menangkup pipi ares
ares masih terdiam mencerna semua nya
" haha konyol sekali ya . " yena tertawa miris
" terobos saja pepet sampai dapat ! " ares berucap semangat
" hah? maksu-d mu? " gadis cantik itu terlihat bingung
" kalau suka ya sudah terus nunggu apa? lagian kalian tak ada ikatan darah . "
" kau setuju? lalu bagaimana dengan dad juga mom akan hal ini , juga apa tanggapan orang lain dan yang lebih penting aku tidak tau bagaimana perasaan kak gavin untuk ku . " yena berucap pelan
" tentu aku setuju urusan dad dan mom itu gampang jalani saja dulu..apa guna nya mendengar ucapan tak penting mereka , akan ku bantu kita akan tau perasaan nya tanpa memberi tau terlebih dahulu bagaimana perasaan mu percayakan pada ku . " ares memegang bahu yena
" bagaimana cara nya ares? "
" tenang kaka hanya tinggal menurut kalau begitu kita bertemu setelah makan siang ya , sekarang aku harus pergi ke kelas sampai bertemu nanti kak yenaaa . "
sedangkan mark turun dari mobil dia kini sudah sampai di studio musik yang besar di sana kita bisa menyewa tempat untuk latihan band , ada juga tempat untuk kursus berbagai alat musik bahkan bisa untuk mengadakan acara sekalipun dia pun masuk dan melihat pemilik tempat ini ada di sana .
__ADS_1
" Na.." panggil mark pada seseorang
seorang pria tampan menoleh ke arah belakang
" ada tamu rupanya . " jaemin berjalan mengahampiri nya
studio itu milik jaemin dia berhasil membangun tempat ini dari nol sampai bisa sebesar ini dan adalah hasil dari jeripayah nya tidak sia-sia .
" apa aku mengganggu waktu mu? " tanya mark
" tentu saja tidak aku merindukan muuuuuuu.."
jaemin langsung menerjang mark mereka benar2 tak berubah mereka pun langsung pergi keruangan milik jaemin , mark tersenyum ketika melihat photo2 di sana kenangan selama kuliah terpajang apik bahkan momen wisuda mereka juga ada .
" ayo duduk akan ku buatkan kopi untuk mu . " ucap jaemin
" iya bagiamana kabar istri mu? " mark pun duduk
" dia baik-baik saja dan semakin cantik tentu nya , kalau bisa tolong jangan tanyakan kabar si pembuat onar pada ku . "
" haha ulah apalagi yang jaewu lakukan? "
" bahkan kepala ku sakit jika mengingat kelakuan nya di rumah selalu berisik , bahkan aku tak mengerti kenapa dia hoby berteriak . " jaemin membawa 2 cangkir kopi
" hey tolong berkaca jika berbicara bagaimana dengan ku? dari masa kuliah harus mendengar teriakan mu , nikmati saja itu adalah balasan untuk mu kau sama saja dengan jaewu tak ada bedanya ! " ujar mark
" kekacauan itu semakin sempurna ketika dia bertemu dengan seorang bocah bernama vinson xavier wu ! kau pikir dia bibit siapa? , jadi titisan mu ikut berkontribusi membuat kepala ku sakit rasanya jika mereka sedang main kerumah suara bising bertambah menjadi 100 kali lipat ! " omel jaemin
" sudahlah Na mereka hanya anak-anak usia itu sedang aktif2 nya kau harus mengerti . " mark meneguk kopinya
" iya mau bagaimana lagi..ada apa? pasti ada hal yang ingin kau katakan . "
" aku sedang bingung dan tidak tau harus bagaimana sekarang . "
" apa yang membuat mu bingung? ada masalah dengan kerjaan? " tanya jaemin
" bukan itu yena sedang jatuh cinta sekarang . " mark menatap pada sahabat nya
" yena jatuh cinta itu wajar dan kenapa kau yang bingung? kamu tak setuju apa kekasih putri mu itu orang yang jahat? "
" di jatuh cinta pada gavin . "
seketika mata jaemin membulat dan sangat terkejut mendengar penuturan dari mark
" yena belum mengatakan apapun padanya..aku takut hanya dia yang memiliki rasa itu lalu berakhir terluka , aku tau bagaimana sakit nya jika itu sampai terjadi bahkan dulu hampir membuat ku gila mengetahui orang yang sangat ku cintai tidak pernah memiliki perasaan yang sama . " ujar mark
" lalu apa yang kau katakan pada yena? "
" aku memberitau padanya itu hanya perasaan sesaat karena memang dari dulu gavin yang selalu ada untuk nya , dan aku menyuruh melupakan rasa itu bukan apa-apa aku tak ingin dia tersakiti orang tua mana yang tega melihat putri nya terluka? aku sangat menyayangi nya.. "
" kau sudah menjalakan tugas mu sebagai seorang ayah mark tetapi semua keputusan ada pada yena kita tidak bisa memaksa , teruslah dukung apa yang menjadi pilihan putri mu tetapi aku mempunyai feeling yena akan berhasil dan tidak akan menjadi sad boy seperti mu . " jaemin mengusap punggung mark
" sialan kau Na kenapa malah mengejek ku ! " protes mark
" memang kenyataan mau bagaimana? sudah jangan galau lihat hari semakin siang , kita makan siang bersama ayo berangkat aku yang traktir. " jaemin berdiri dan menarik tangan mark
kedua sahabat itu pun pergi ke caffe yang ada di dekat studio jaemin mereka masih sering bertemu dan tempat saling berbagai cerita .
sedangkan di kampus ares sudah selesai melakukan kelas dia membereskan bukunya dan bersiap bertemu yena sesuai janji , ares setuju saja dengan hubungan mereka kalau memang berjodoh ya sudah lanjutkan saja .
" kita ada rapat dengan kating hari ini . " ujar jinan
" aku tidak bisa tuliskan izin di buku absen . "
" mau kemana? kamu tau sendiri para kating jurusan kita tidak suka jika para anggota tidak ada yang hadir , apa yang harus ku katakan pada mereka jika menayakan mu? " jinan menatap pada ares
" katakan pada mereka aku sedang mencari korban untuk di bedah lalu ku ambil organ nya untuk bahan praktek , aku pergi dulu ya titip absen di rapat nanti maaf merepotkan . "
" ish si tembok berjalan itu kenapa mengerikan sekali ngidam apa dulu mommy kalina . " jinan bergunam sendirian
ares pun menuju tempat tadi pagi dan melihat yena sudah berada di sana buru2 pria itu mengahampiri nya .
" maaf membuat kaka menunggu . "
" tidak papa kita mau kemana? " tanya yena
" kita akan membeli lunch box terlebih dulu , ayo kita pergi ini pakai helm nya . "
yena pun memakai helm nya dan segera naik ke motor sport milik ares lalu keluar dari area kampus untuk membeli lunch box , setelah membeli 3 box makanan ares pergi ke kantor milik seseorang dan kini mereka sudah sampai di sana .
" kenapa malah ke sini? " tanya yena
" kita akan makan siang bersama kak gavin . " ares membantu nya turun
__ADS_1
" apa yang kamu rencanakan? aku tid-ak mau masuk , jangan aneh-aneh ares aku belum siap untuk megatakan hal itu pada kaka mu . " yena bersiap pergi tetapi tangan ares menahan nya
" kita hanya akan makan siang aneh apanya? untuk masalah itu aku takan ikut campur kak , ayo masuk tanggung sudah sampai sini masa pulang lagi . "
ares pun menarik tangan yena semua orang menyapa nya siapa yang tak kenal dengan adik dari pimpinan mereka .
Brakk
pintu di buka dengan tak santai membuat si pemilik ruangan terlonjak kaget
" pintu nya bisa roboh nak.." ujar gavin
" maaf tidak sengaja kaka sibuk? kita ingin makan siang bersama iya kan kak yena . " ares melihat pada perempuan yang sedang menunduk
" iy-a jika memang tak sibuk . "
" tentu saja ayo duduk tumben sekali kalian kemari . " gavin berdiri dan sedikit melonggarkan dasinya
mereka pun duduk yena mengeluarkan lunch box untuk segera di makan mumpung masih hangat
" ini untuk mu kak . " ujar yena
" terima kasih princes . "
" sama-sama dan ini untuk mu ares . "
" uuhh terima kasih ka yenaa perhatian sekali..sudah cantik juga sangat baik sampai membelikan lunch box segala . " ares memeluk yena dari samping sambil berucap manja
shit !
gavin melotot melihat sikap ares ada apa dengan si singa ini? yena juga terkejut bahkan ares sendiri yang membeli lunch box nya kenapa berterima kasih pada nya .
" ah iya kala-u begitu makan ya . " yena di buat gelagapan
" ares ingin di suapi kak yena.." pria itu menatap pada yena
" hah? di suapi? "
" apa kau waras ares wu? atau tadi di kelas kau terbentur sesuatu? " kening gavin mengerinyit melihat kelakuan sang adik fenomena langka macam apa ini
" tentu saja aku waras poko nya ingin disuapi kak yena ! kalau tidak aku tak mau makan . " ares mencebikan bibir nya
hati gavin berdebar melihat tingkah laku adiknya apa yang terjadi? kenapa si tembok berjalan jadi begini haruskah dia menghubungi ibunya , lalu bilang jika ares sedang sakit jangankan bersikap begini bahkan merengek saja tidak pernah hidupnya flet seperti sayur tanpa garam .
mereka melanjutkan makan dengan ares yang di suapi oleh yena setelah selesai gavin kembali berkeja , dan membiarkan kedua adiknya mengobrol lagi pula rapat sudah selesai si presedir membuka kembali berkas nya .
" apa kaka sudah punya pacar? tidak mungkin wanita secantik ini masih sendiri . " ares memainkan jemari lentik yena
" aku belum memiliki pacar . " ucap yena
" benarkah? pasti pria yang di sekitar mu itu bodoh sekali ya mengabaikan gadis secantik ini . " ares mengecup punggung tangan yena
gavin melihat ke arah mereka dan konsentrasi nya sedikit terganggu sejak kapan ares seakrab itu dengan yena , apalagi mereka tak ragu untuk melakukan skin ship itu sangat aneh untuk gavin tapi aneh dari mana nya !
" kau sungguh baik-baik saja ares? " tanya gavin
" iya memang nya kenapa? " ares balik menatap sang kaka
" sejak kapan kalian sedekat ini? "
" bukankah dari dulu kami memang dekat? bersama sejak kecil jadi wajar saja . " lalu ares menarik pinggang yena sambil tersenyum tipis
yena mencoba menebak tatapan ares apa maksud dari semua ini gavin memandang lurus ke depan agak sedikit terganggu , melihat tangan ares yang melingkar di pinggang ramping yena karena dia tau diantara semua saudaranya gadis itu hanya dekat dengan nya .
" apa kaka tidak senang melihat kami dekat? " ares bertanya kembali pada gavin
" apa maksud mu? tentu saja senang jangan berbicara yang aneh-aneh . " jawab gavin
" siapa tau saja lagian jika itu benar apa hak kaka melarang? lagian kak gavin bukan siapa2 kak yena . " ujar ares
ekspresi gavin berubah sepertinya ucapan sang adik sedikit menyinggung perasaan nya wajah yang penuh kehangatan itu , kini terlihat agak dingin yena tertegun pertama kali melihat ekspresi itu dan merasa takut tapi apa penyebab gavin marah? .
" jika memang kalian masih betah disini silahkan saja aku pergi dulu sebentar lagi ada pertemuan , setelah ini langsung pulang jangan kemana-mana . " gavin pun memakai jas nya
" kami pun akan segera pulang karena akan menghabiskan waktu dengan berjalan2 bersama , kalau begitu kita pamit ya kak . "' ares menggenggam tangan yena
" terserah . " gavin berucap datar
ares dan yena pun keluar hari ini gavin di buat jengkel oleh si singa tapi kenapa bisa? apa penyebab hatinya merasa tak nyaman , pria itu bersandar di kursi sambil memijat kening nya mood gavin langsung turun sedangkan ares berjalan ke parkiran seringai licik terlihat di wajah tampan itu .
hai siapa yang minta lanjut? siap laksanakan bos kuhh
selamat beraktivitas dan jangan lupa bahagia love
__ADS_1
sampai bertemu di next episod