Sugar Family

Sugar Family
Bagian 88


__ADS_3

Author pov


pagi pun mulai menyapa hari ini bertambah indah karena orang tua Jeno datang berkunjung mereka sudah luluh dan menerima apa yang terjadi , untuk pertama kali mereka menggendong cucu nya Jeno sangat senang karena telah di maafkan .


kesibukan di mulai dari mencetak undangan mungkin tempat percetakan sudah bosan karena nama Wu yang terus di tulis , semua keluarga sudah dapat tugas masing2 hotel , dekorasi , tema baju , gaun untuk pengantin dan lain2 .


" bisa gak sih kalau nikah gak rusuh? minggu kemarin Alena , minggu sekarang kamu terus minggu besok siapa lagi ! " protes Vinson


" biar cepet halah gak khilaf . " ucap Ansel


" bodo amat ah aku pusing . " timpal Jaewu


" iya Na terus aja bolak balik hotel sewa aja sampai setahun penuh biar gak ribet . " ujar Leon


" ini lagi cuman senyam senyum mulu sawan ya ! " Vinson menyenggol bahu Jeno


" aku seneng ibu sama ayah udah gak marah dan nerima Siena . " jawab Jeno


pagi-pagi Ansel cs sudah berbincang ria mereka akan pergi ke kampus bersama mereka pun pamit pada para orang tua .


...


In Hospital


Ares pergi ke ruang data untuk melihat identitas jenazah yang akan di bedah dia sudah berangkat dari tadi karena di rumah juga sedang sibuk .


" selamat pagi dokter Wu . " sapa Viona


" ini masih pagi jangan mengganggu ku ! "


" ish siapa yang mengganggu ! aku dengar adik mu minggu depan akan menikah ya? "


" iya . "


" wah pesta lagi aku harus beli baju baru setelah nya aku sama si tampan yang nyusul . " ujar Viona


" nyusul kemana? "


" ke pelaminan tentu saja ku bagikan kabar bahagia aku dengan Leon resmi jadian ! "


Ares menghentikan kegiatan nya dan memandang curiga pada Viona .


" kamu memaksa Leon berpacaran dengan mu? " tanya Ares


" sembarangan kami saling suka eum walaupun Leon masih ragu , tapi tidak papa pasti dia akan cinta pada ku . "


" jangan membuat dia tertekan dengan tingkah bar2 mu ! "


" kamu harus dukung kita sampai pelaminan . " Viona menggoyangkan tangan Ares


" iya semoga langgeng . "


" yang ikhlas kalau do'ain ! "


" sudah sana pergi jangan merusuh di sini , apa tidak tugas? " omel Ares


" tidak ada hari ini jadwal ku kosong aku temani kamu saja . "


" lalu kenapa masuk kalau tidak ada jadwal ! , tidak usah repot2 kepala ku pusing mendengar suara mu . "


" tidak asik di apartemen sendirian Lion . "


seorang pria pun menghampiri mereka yang sedang berdebat .


" selamat pagi dokter Viona . "


" selamat pagi kembali dokter Ren , saya pikir anda tidak masuk . "


" saya baru tiba agak sedikit terlambat jalanan macet sekali . " ujar Ren


" dimana Jinan? " tanya Ares


" dia belum datang sedang membujuk calon istrinya yang sedang pundung . "


" wah dokter Jinan akan segera menikah? " sela Viona


" iya dia gak mau kalah sama Ares . "


" lalu anda kapan dokter Ren? "


" saya nanti saja soalnya dari minggu ke minggu undangan pernikahan udah antri , belum lagi nanti Ansel . "


mereka asik membahas stok para pria mulai sold out tinggal mencetak penerus hot daddy untuk sekarang .


...


In Campus


di kelas Arsitektur pelajaran sedang di mulai Vinson dengan konsen melihat Profesor Kim yang sedang menerangkan berbagi desain .

__ADS_1


" Vinson.." panggil seseorang gadis


" ada apa Riyu? "


" eum aku itu duh bagaimana ya . " ucap Riyu malu2


Vinson pun bergeser mendekat pada Riyu .


" katakan saja apa yang bisa ku bantu? "


" hari ini aku sedang datang bulan sepertinya bocor , boleh pinjam jaket mu tidak? nanti aku cuci . " bisik Riyu


" kenapa tidak bilang dari tadi tentu saja . " Vinson dengan segera membuka jaket nya


" terima kasih . "


dia memberikan pada Riyu mereka cukup dekat di tambah satu kelas menjadi teman sekelompok ketika ada tugas .


" kenapa? "


" biasa sakit maklum hari pertama memang suka begini . " ucap Riyu


" apa sakit sekali? "


" lumayan hehe . "


pelajaran pun berakhir dan Vinson segera pergi keluar dia berlari ke depan dan menuju ke minimarket dekat kampus , setelah membeli sesuatu dia kembali menghampiri Riyu yang masih di kelas .


" ini aku belikan minuman pereda sakit dan makanan , kamu tidak mungkin ke kantin atau ingin ku antar pulang dulu? "


Riyu tersentuh tidak menyangka Vinson se perhatian ini , dia tidak banyak bicara ketika di kampus kecuali dengan para saudaranya .


" tidak perlu kita hanya satu perlajaran sebentar lagi pulang . "


" ah iya aku lupa kamu naik apa? "


" mungkin akan naik taxi agar cepat tak berdesakan . " ucap Riyu


" nanti aku tunggu di parkiran . "


Vinson langsung pergi ke luar membuat Riyu bingung .


...


di mansion Arka dan Alena sudah pulang mereka memajukan jadwal satu hari lebih cepat karena Alena sudah rindu rumah , banyak oleh2 yang dibawa tapi keadaan kembali rusuh saat Arka mendapat kabar tentang Jeno .


" lalu kenapa tak ada yang memberi tau kabar ini ! ayah dan ibu juga diam . " ujar Arka


" kaka sudah tenanglah . " Alena mengusap lengan sang suami


tuan dan nyonya Jung masih berada di sana ketika dia pulang mereka masih rindu dengan Siena , Arka datang dan otomatis bertanya bayi siapa yang sedang di gendong lalu si dokter pun marah .


" mom minta maaf tidak memberi tau semua lebih awal karena tak ingin mengganggu . " ujar Kalina


" iya Arka awalnya bukan hanya kamu yang tidak tau bahkan kami semua . " nyonya Jung


" saya ke atas dulu ingin istirahat . "


mereka menghela napas membiarkan Arka tenang malkum pulang bulan madu langsung di sambut dengan kabar mengejutkan .


" biarkan dulu nanti juga akan membaik . " Kris datang sambil membawa kopi


" Arka jika sudah marah lumayan sulit untuk membujuk nya . " ujar Tuan Jung


" tenang saja nanti saya yang akan mengurus putra sulung mu . "


hari pun mulai beranjak sore tuan dan nyonya Jung pamit besok mereka akan mengurus Siena jadi sekarang masih di titip pada Kalina , maid menyiapkan untuk makan malam semua sudah pulang hanya Arka yang belum turun .


" bang Arka marah sama aku gimana dong? " Jeno berucap sedih


" hanya sebentar nanti juga biasa . " hibur Ansel


" sudah jangan di pikirkan . " Gavin menepuk pundak Jeno


Ares datang dan ikut bergabung di sana .


" wajah mu jelek kalau sedang sedih . " ucap Ares


" dih bukan nya di hibur malah di bully . " protes Jeno


makan malam pun tiba Arka benar2 tidak turun si dokter masih merajuk jadi Alena yang mengantar makan malam ke sana , semua beristirahat di kamar masing2 Jeno pun masuk ke kamar sambil menggendong Siena disana juga ada box bayi .


" sekarang giliran bang Arka yang marah . " gunam Jeno


setelah menimang Siena dan tertidur bayi mungil itu di tidurkan di box tadinya Kalina ingin Siena tidur bersama nya saja , tapi Jeno merasa tak enak karena terus merepotkan jadi si mommy menyediakan tempat tidur bayi .


lalu Jeno pergi ke kamar mandi tiba2 Siena terbangun tangisan nya mulai mengencang karena tak ada yang datang , lalu seorang pria masuk dan menggendong untuk menenangkan nya .


" maaf sayang papa pergi se.."

__ADS_1


ucapan Jeno terhenti ketika melihat Arka yang sedang meminang Siena


" maaf bang pasti tangisan Siena ganggu tadi aku ke toilet dulu . "


kamar mereka memang bersebelahan Arka masih diam tak mejawab dia sibuk melihat wajah mungil yang begitu cantik .


" abang tidur lagi aja sini dedenya . "


" berapa usia dia? " tanya Arka


" baru 4 bulan . "


lalu suasa mendadak hening senyuman Arka tercipta ketika melihat mata Siena terbuka .


" maafin adek udah kecewain abang . " ucap Jeno


" iya aku kecewa pada mu . "


" maaf tapi adek mohon jangan membenci Siena bang . "


Arka berdiri dengan Siena di gendongan nya lalu mengambil botol susu .


" aku marah pada ayah nya bukan pada Siena malam ini dia tidur dengan ku . " ucap Arka


lalu Arka keluar tadinya akan pergi mengambil air tapi mendengar tangisan bayi ntah kenapa dia malah pergi ke sana , memang tidak di pungkiri kasih sayang seorang kakak akan tetap ada Arka tidak mungkin membenci Siena walaupun marah pada Jeno .


...


Kanaya juga sedang berada di kamar dia meringis ketika si kembar sedang aktif bergerak dia mengusap perut nya secara perlahan .


" mereka rusuh lagi? " Ares naik ke ranjang


" iya tapi aku senang mereka begitu sehat . " ucap Kanaya


Ares memeluk Kanaya dari belakang jadi kini si cantik bersandar di dadang bidang suami nya lalu tangan Ares juga ikut mengusap .


" ini udah malem kasian mom kalau kalian rusuh terus , waktunya bobo kalian tidak boleh nakal nanti dad hukum . " Ares mengusap2 perut Kanaya


" wah mereka menurut kak . " Kanaya berucap heboh ketika tak merasakan gerakan rusuh si kembar


" tentu saja mereka takut aku hukum sayang . "


" nanti kalau mereka sudah lahir jangan galak2 . " ucap Kanaya


" tentu tidak tapi jika nanti mereka membuat hati mu sedih aku takan segan menghukum nya mereka harus tau , perjuangan mu ketika sedang mengandung membawa beban berat selamat 9 bulan itu tidak mudah . belum lagi nanti proses kelahiran yang mempertaruhkan segalanya meskipun melewati rasa sakit seorang ibu tidak marah justru bahagia ketika si buah hati lahir , jadi si kembar harus menghormati mu bahkan aku tak masalah jika nanti mereka lebih mengutamakan mu karena kamu yang telah berjuang membawa anak kita melihat dunia . " Ares mengecup kening sang istri


mata cantik Kanaya berkaca kata2 membuat dia terharu


" aku sangat bahagia karena aku begitu di cintai oleh mu kak , Terima kasih untuk semua nya walupun kadang kaka lelah tapi selalu memenuhi keinginan ku . " ucap Kanaya


" kamu berhak mendapatkan semua itu sayang . "


mereka berbaring Ares memeluk Kanaya dengan erat dia menumpahkan semua rasa cinta nya pada wanita cantik pilihan hati , Kalina dan Kanaya adalah pemegang tahta tertinggi di hati Ares mereka adalah semesta nya .


...


In apartemen


Leon sedang duduk dia berada di kediaman dokter Park karena tadi sore perempuan cantik itu meminta di jemput di rumah sakit , mereka menghabiskan waktu menemani Viona mencari baju untuk ke pernikahan Ansel .


Brangg


terdengar suara ribut dari arah dapur lalu Leon pergi ke sana dan terkejut melihat dapur yang sudah ancur .


" maaf pasti berisik sebenarnya saya tidak bisa memasak , kita pesan saja ya atau makan di luar bagaimana? " ucap Viona


" kenapa tidak bilang dari tadi . " Leon dengan sabar membereskan bahan masakan yang berantakan


setelah selesai Leon langsung memotong semua bahan dan mulai memasak aroma wangi memenuhi ruangan , tak lama hidangan selesai Leon mencuci semua perlaratan memasak agar dapur tetap rapih lalu menyajikan nya .


" maaf saya jadi merepotkan . " ucap Viona


" tidak papa ayo makan selagi masih panas . "


mereka pun makan bersama Viona di buat tidak percaya diri ketika merasakan enak nya masakan Leon , kenapa pria ini sempurna dalam berbagai aspek tak pernah Viona lihat raut kesal dari wajah Leon ketika sedang menghadapi sesuatu limit kesabaran yang melimpah .


" saya malu tidak bisa memasak kalah sama kamu . " ucap Viona


" tidak perlu malu semua orang bisa belajar . "


" maka dari itu tolong ajarkan saya agar bisa telihat pantas dengan mu , mungkin kamu belum cinta sama saya tapi jujur saya sudah mencintai mu . "


" aku juga sedang berusaha untuk mecintai mu sayang . " Leon terseyum manis


rasanya Viona ingin pingsan ketika mendengar Leon memanggilnya begitu tedengar sangat romantis .


Hai selamat beraktivitas Mine


sehat selalu ya

__ADS_1


sampai bertemu di next episod


__ADS_2