
Author pov
pagi pun mulai menyapa hari ini bertambah indah karena orang tua Jeno datang berkunjung mereka sudah luluh dan menerima apa yang terjadi , untuk pertama kali mereka menggendong cucu nya Jeno sangat senang karena telah di maafkan .
kesibukan di mulai dari mencetak undangan mungkin tempat percetakan sudah bosan karena nama Wu yang terus di tulis , semua keluarga sudah dapat tugas masing2 hotel , dekorasi , tema baju , gaun untuk pengantin dan lain2 .
" bisa gak sih kalau nikah gak rusuh? minggu kemarin Alena , minggu sekarang kamu terus minggu besok siapa lagi ! " protes Vinson
" biar cepet halah gak khilaf . " ucap Ansel
" bodo amat ah aku pusing . " timpal Jaewu
" iya Na terus aja bolak balik hotel sewa aja sampai setahun penuh biar gak ribet . " ujar Leon
" ini lagi cuman senyam senyum mulu sawan ya ! " Vinson menyenggol bahu Jeno
" aku seneng ibu sama ayah udah gak marah dan nerima Siena . " jawab Jeno
pagi-pagi Ansel cs sudah berbincang ria mereka akan pergi ke kampus bersama mereka pun pamit pada para orang tua .
...
In Hospital
Ares pergi ke ruang data untuk melihat identitas jenazah yang akan di bedah dia sudah berangkat dari tadi karena di rumah juga sedang sibuk .
" selamat pagi dokter Wu . " sapa Viona
" ini masih pagi jangan mengganggu ku ! "
" ish siapa yang mengganggu ! aku dengar adik mu minggu depan akan menikah ya? "
" iya . "
" wah pesta lagi aku harus beli baju baru setelah nya aku sama si tampan yang nyusul . " ujar Viona
" nyusul kemana? "
" ke pelaminan tentu saja ku bagikan kabar bahagia aku dengan Leon resmi jadian ! "
Ares menghentikan kegiatan nya dan memandang curiga pada Viona .
" kamu memaksa Leon berpacaran dengan mu? " tanya Ares
" sembarangan kami saling suka eum walaupun Leon masih ragu , tapi tidak papa pasti dia akan cinta pada ku . "
" jangan membuat dia tertekan dengan tingkah bar2 mu ! "
" kamu harus dukung kita sampai pelaminan . " Viona menggoyangkan tangan Ares
" iya semoga langgeng . "
" yang ikhlas kalau do'ain ! "
" sudah sana pergi jangan merusuh di sini , apa tidak tugas? " omel Ares
" tidak ada hari ini jadwal ku kosong aku temani kamu saja . "
" lalu kenapa masuk kalau tidak ada jadwal ! , tidak usah repot2 kepala ku pusing mendengar suara mu . "
" tidak asik di apartemen sendirian Lion . "
seorang pria pun menghampiri mereka yang sedang berdebat .
" selamat pagi dokter Viona . "
" selamat pagi kembali dokter Ren , saya pikir anda tidak masuk . "
" saya baru tiba agak sedikit terlambat jalanan macet sekali . " ujar Ren
" dimana Jinan? " tanya Ares
" dia belum datang sedang membujuk calon istrinya yang sedang pundung . "
" wah dokter Jinan akan segera menikah? " sela Viona
" iya dia gak mau kalah sama Ares . "
" lalu anda kapan dokter Ren? "
" saya nanti saja soalnya dari minggu ke minggu undangan pernikahan udah antri , belum lagi nanti Ansel . "
mereka asik membahas stok para pria mulai sold out tinggal mencetak penerus hot daddy untuk sekarang .
...
In Campus
di kelas Arsitektur pelajaran sedang di mulai Vinson dengan konsen melihat Profesor Kim yang sedang menerangkan berbagi desain .
__ADS_1
" Vinson.." panggil seseorang gadis
" ada apa Riyu? "
" eum aku itu duh bagaimana ya . " ucap Riyu malu2
Vinson pun bergeser mendekat pada Riyu .
" katakan saja apa yang bisa ku bantu? "
" hari ini aku sedang datang bulan sepertinya bocor , boleh pinjam jaket mu tidak? nanti aku cuci . " bisik Riyu
" kenapa tidak bilang dari tadi tentu saja . " Vinson dengan segera membuka jaket nya
" terima kasih . "
dia memberikan pada Riyu mereka cukup dekat di tambah satu kelas menjadi teman sekelompok ketika ada tugas .
" kenapa? "
" biasa sakit maklum hari pertama memang suka begini . " ucap Riyu
" apa sakit sekali? "
" lumayan hehe . "
pelajaran pun berakhir dan Vinson segera pergi keluar dia berlari ke depan dan menuju ke minimarket dekat kampus , setelah membeli sesuatu dia kembali menghampiri Riyu yang masih di kelas .
" ini aku belikan minuman pereda sakit dan makanan , kamu tidak mungkin ke kantin atau ingin ku antar pulang dulu? "
Riyu tersentuh tidak menyangka Vinson se perhatian ini , dia tidak banyak bicara ketika di kampus kecuali dengan para saudaranya .
" tidak perlu kita hanya satu perlajaran sebentar lagi pulang . "
" ah iya aku lupa kamu naik apa? "
" mungkin akan naik taxi agar cepat tak berdesakan . " ucap Riyu
" nanti aku tunggu di parkiran . "
Vinson langsung pergi ke luar membuat Riyu bingung .
...
di mansion Arka dan Alena sudah pulang mereka memajukan jadwal satu hari lebih cepat karena Alena sudah rindu rumah , banyak oleh2 yang dibawa tapi keadaan kembali rusuh saat Arka mendapat kabar tentang Jeno .
" lalu kenapa tak ada yang memberi tau kabar ini ! ayah dan ibu juga diam . " ujar Arka
" kaka sudah tenanglah . " Alena mengusap lengan sang suami
tuan dan nyonya Jung masih berada di sana ketika dia pulang mereka masih rindu dengan Siena , Arka datang dan otomatis bertanya bayi siapa yang sedang di gendong lalu si dokter pun marah .
" mom minta maaf tidak memberi tau semua lebih awal karena tak ingin mengganggu . " ujar Kalina
" iya Arka awalnya bukan hanya kamu yang tidak tau bahkan kami semua . " nyonya Jung
" saya ke atas dulu ingin istirahat . "
mereka menghela napas membiarkan Arka tenang malkum pulang bulan madu langsung di sambut dengan kabar mengejutkan .
" biarkan dulu nanti juga akan membaik . " Kris datang sambil membawa kopi
" Arka jika sudah marah lumayan sulit untuk membujuk nya . " ujar Tuan Jung
" tenang saja nanti saya yang akan mengurus putra sulung mu . "
hari pun mulai beranjak sore tuan dan nyonya Jung pamit besok mereka akan mengurus Siena jadi sekarang masih di titip pada Kalina , maid menyiapkan untuk makan malam semua sudah pulang hanya Arka yang belum turun .
" bang Arka marah sama aku gimana dong? " Jeno berucap sedih
" hanya sebentar nanti juga biasa . " hibur Ansel
" sudah jangan di pikirkan . " Gavin menepuk pundak Jeno
Ares datang dan ikut bergabung di sana .
" wajah mu jelek kalau sedang sedih . " ucap Ares
" dih bukan nya di hibur malah di bully . " protes Jeno
makan malam pun tiba Arka benar2 tidak turun si dokter masih merajuk jadi Alena yang mengantar makan malam ke sana , semua beristirahat di kamar masing2 Jeno pun masuk ke kamar sambil menggendong Siena disana juga ada box bayi .
" sekarang giliran bang Arka yang marah . " gunam Jeno
setelah menimang Siena dan tertidur bayi mungil itu di tidurkan di box tadinya Kalina ingin Siena tidur bersama nya saja , tapi Jeno merasa tak enak karena terus merepotkan jadi si mommy menyediakan tempat tidur bayi .
lalu Jeno pergi ke kamar mandi tiba2 Siena terbangun tangisan nya mulai mengencang karena tak ada yang datang , lalu seorang pria masuk dan menggendong untuk menenangkan nya .
" maaf sayang papa pergi se.."
__ADS_1
ucapan Jeno terhenti ketika melihat Arka yang sedang meminang Siena
" maaf bang pasti tangisan Siena ganggu tadi aku ke toilet dulu . "
kamar mereka memang bersebelahan Arka masih diam tak mejawab dia sibuk melihat wajah mungil yang begitu cantik .
" abang tidur lagi aja sini dedenya . "
" berapa usia dia? " tanya Arka
" baru 4 bulan . "
lalu suasa mendadak hening senyuman Arka tercipta ketika melihat mata Siena terbuka .
" maafin adek udah kecewain abang . " ucap Jeno
" iya aku kecewa pada mu . "
" maaf tapi adek mohon jangan membenci Siena bang . "
Arka berdiri dengan Siena di gendongan nya lalu mengambil botol susu .
" aku marah pada ayah nya bukan pada Siena malam ini dia tidur dengan ku . " ucap Arka
lalu Arka keluar tadinya akan pergi mengambil air tapi mendengar tangisan bayi ntah kenapa dia malah pergi ke sana , memang tidak di pungkiri kasih sayang seorang kakak akan tetap ada Arka tidak mungkin membenci Siena walaupun marah pada Jeno .
...
Kanaya juga sedang berada di kamar dia meringis ketika si kembar sedang aktif bergerak dia mengusap perut nya secara perlahan .
" mereka rusuh lagi? " Ares naik ke ranjang
" iya tapi aku senang mereka begitu sehat . " ucap Kanaya
Ares memeluk Kanaya dari belakang jadi kini si cantik bersandar di dadang bidang suami nya lalu tangan Ares juga ikut mengusap .
" ini udah malem kasian mom kalau kalian rusuh terus , waktunya bobo kalian tidak boleh nakal nanti dad hukum . " Ares mengusap2 perut Kanaya
" wah mereka menurut kak . " Kanaya berucap heboh ketika tak merasakan gerakan rusuh si kembar
" tentu saja mereka takut aku hukum sayang . "
" nanti kalau mereka sudah lahir jangan galak2 . " ucap Kanaya
" tentu tidak tapi jika nanti mereka membuat hati mu sedih aku takan segan menghukum nya mereka harus tau , perjuangan mu ketika sedang mengandung membawa beban berat selamat 9 bulan itu tidak mudah . belum lagi nanti proses kelahiran yang mempertaruhkan segalanya meskipun melewati rasa sakit seorang ibu tidak marah justru bahagia ketika si buah hati lahir , jadi si kembar harus menghormati mu bahkan aku tak masalah jika nanti mereka lebih mengutamakan mu karena kamu yang telah berjuang membawa anak kita melihat dunia . " Ares mengecup kening sang istri
mata cantik Kanaya berkaca kata2 membuat dia terharu
" aku sangat bahagia karena aku begitu di cintai oleh mu kak , Terima kasih untuk semua nya walupun kadang kaka lelah tapi selalu memenuhi keinginan ku . " ucap Kanaya
" kamu berhak mendapatkan semua itu sayang . "
mereka berbaring Ares memeluk Kanaya dengan erat dia menumpahkan semua rasa cinta nya pada wanita cantik pilihan hati , Kalina dan Kanaya adalah pemegang tahta tertinggi di hati Ares mereka adalah semesta nya .
...
In apartemen
Leon sedang duduk dia berada di kediaman dokter Park karena tadi sore perempuan cantik itu meminta di jemput di rumah sakit , mereka menghabiskan waktu menemani Viona mencari baju untuk ke pernikahan Ansel .
Brangg
terdengar suara ribut dari arah dapur lalu Leon pergi ke sana dan terkejut melihat dapur yang sudah ancur .
" maaf pasti berisik sebenarnya saya tidak bisa memasak , kita pesan saja ya atau makan di luar bagaimana? " ucap Viona
" kenapa tidak bilang dari tadi . " Leon dengan sabar membereskan bahan masakan yang berantakan
setelah selesai Leon langsung memotong semua bahan dan mulai memasak aroma wangi memenuhi ruangan , tak lama hidangan selesai Leon mencuci semua perlaratan memasak agar dapur tetap rapih lalu menyajikan nya .
" maaf saya jadi merepotkan . " ucap Viona
" tidak papa ayo makan selagi masih panas . "
mereka pun makan bersama Viona di buat tidak percaya diri ketika merasakan enak nya masakan Leon , kenapa pria ini sempurna dalam berbagai aspek tak pernah Viona lihat raut kesal dari wajah Leon ketika sedang menghadapi sesuatu limit kesabaran yang melimpah .
" saya malu tidak bisa memasak kalah sama kamu . " ucap Viona
" tidak perlu malu semua orang bisa belajar . "
" maka dari itu tolong ajarkan saya agar bisa telihat pantas dengan mu , mungkin kamu belum cinta sama saya tapi jujur saya sudah mencintai mu . "
" aku juga sedang berusaha untuk mecintai mu sayang . " Leon terseyum manis
rasanya Viona ingin pingsan ketika mendengar Leon memanggilnya begitu tedengar sangat romantis .
Hai selamat beraktivitas Mine
sehat selalu ya
__ADS_1
sampai bertemu di next episod