
Author pov
semua orang langsung sarapan di bawah kecuali Leon dan Viona yang masih terlelap biarkan saja dunia serasa milik berdua , setelah ini akan langsung pulang dan Kris mengantar ibu mertua nya ke bandara untuk segera berangkat ke Italy .
mereka pun sudah selesai Kaira mengirim pesan pada Leon bahwa akan pulang duluan rencana bulan madu si pengantin baru , mereka akan pergi ke Roma karena Viona ingin sekali pergi ke sana sebagai hadiah pernikahan dari Araga dia mengirim jet pribadi untuk berlibur ke sana .
" Bu jika sudah tiba di sana hubungi aku . " ucap Kalina
" iya nanti ibu langsung kasih kabar . " jawab nyonya Kim
" aku belum bisa ke sana karena harus membatu mengurus pernikahan Vinson , sampaikan maaf ku pada kaka dan Airin . "
" mereka pasti mengerti sayang kalau begitu ibu masuk dulu . "
" ayo aku bawakan koper ibu ke pintu masuk . " ujar Kris
mereka sudah berada di bandara dan mengantar nyonya kim masuk setelah beliau sudah di dalam pesawat mereka pulang .
" aku pengen jenguk baby juga di sana . " ucap Kalina
" iya nanti kita nyusul sayang tapi si tihang bilang akan pulang , dia juga ingin hadir di pernikahan Vinson . "
mereka pun masuk kedalam dan pergi tapi ini bukan jalan menuju Mansion .
" mau kemana dad? "
" kita akan bernostalgia di suatu tempat dear . "
laju mobil semakin di percepat dan mereka tiba di suatu tempat yang membuat Kalina terkejut .
" ayo turun sudah sampai . "
" dad ini? " Kalina tak bisa berkata-kata
mereka sampai di kosan sewaktu Kalina masih kuliah tak ada yang berubah semua kenangan tersimpan apik di sana , dia masuk dan membuka pintu bahkan suasana sama seperti dulu Kalina merasa kembali ke perjalanan masa lalu .
" aku membeli nya dan menyuruh orang merawat dan membersihkan tempat ini , aku ingin di sini terkenang betapa sulit nya perjuangan kita untuk bersatu dan betapa banyak luka yang ku berikan pada mu . " ujar Kris
" dulu memang terasa sulit tapi semua itu sudah terbayar sekarang aku mendapat banyak cinta dari mu , rasa sabar kini memberikan kebahagian yang tak berujung Tuhan tau kapan seseorang harus bahagia . " Kalina mengusap wajah tampan Kris
" lalu mendapat jagoan pertama kita disini bayi kecil yang sudah tumbuh menjadi pria gagah bahkan sudah punya bayi lagi , panjang sekali perjalanan kita jadi sayang tetaplah di samping ku sampai Tuhan yang mengatakan waktu nya pulang . " Kris menyatukan kening nya dengan Kalina sembari tersenyum
hidup tidak hanya tentang bahagia ujian yang membuat kita kuat jika terus senang tidak akan tau apa itu pengorbanan , kesabaran , bahkan air mata . tidak ada kehidupan yang sempurna karena kesedihan juga hadir maka jadikanlah sabar dan syukur sebagai penyempurna rasa yang ada .
semua ada waktunya jangan membandingkan hidup mu dengan hidup orang lain , tidak ada perbandingan antara bulan dan matahari mereka bersinar saat waktunya tiba . seperti takdir Tuhan sebagaimana yang telah tertakar tidak akan pernah tertukar .
...
In Mansion
mereka sudah sampai Ares merebahkan tubuh nya di karpet bulu si kembar di bawa Kaira dia memejamkam mata , tetapi seseorang memeluk dari samping menduselkan wajah nya pada curuk leher Ares .
" ada apa? ingin sesuatu? " Ares mengusap rambut Alena
" aku pikir kak Arka libur tapi ternyata masuk kerja padahal ingin jalan2 . " adu Alena
" tugas suami mu itu mempunyai tanggung jawab yang besar sayang . "
lalu seorang pria datang menghampiri mereka .
" kaka aku ingin menyampaikan pendapat . " ujar Vinson
Ares dan Alena pun bangun pendapat apa perasaan tidak ada rapat di sini .
__ADS_1
" pendapat apa Xavier? " tanya Ares
" pernikahan terakhir itu aku jadi ingin berbeda dengan kalian semua , aku ingin pesta resepsi ku itu di lakukan di pantai . " ucap Vinson
" bagaimana cara nya menghias pantai? kau ingin mengundang para duyung? , di hantam ombak tau rasa ! " omel Ares
" ish bukan pantai yang di hias aku ingin pernikahan terbuka dengan tema laut sebagai background , itu lhoo kaya di film2 bosen di dalam hotel terus ingin dengan suasana berbeda . "
" ada apa ini ribut sekali . " grandpa Wu ikut bergabung
" cucu mu ingin menikah di tengah laut . " jawab Ares
" hah? bagaimana caranya boy grandpa bingung ada2 saja . "
" ih bukan tengah laut tapi tema nya laut kak Aresss . " protes Vinson
lalu Diana Mark datang datang dan Yena membawa beberapa makanan manis , Gavin menggendong si mungil yang terlelap Kanaya ikut dengan Kaira tidak tau mampir kemana dulu .
" papa ini list persiapan pernikahan Vinson karena dia yang terakhir yang bayar papa . " Mark tersenyum manis
" kenapa malah papa yang bayar kamu ini ayah nya ! " omel Diana
" ayah bangkrut ya? " tanya Vinso
" bukan nak anggap saja ini hadiah pernikahan dari grandpa . " sanggah Mark
" ayah bisa saja ngeles nya . " ujar Gavin
" apa konsep sudah jadi bunda? " tanya Yena
" belum semua masih ada beberapa persiapan yang harus di ubah . " jawab Diana
lalu terdengar suara mobil masuk nyonya Wu bersama Ansel dan Elina baru tiba mereka mampir ke butik sebentar .
" ayo duduk grandma . " ucap Yena
" jangan lupa minum susu mu . " Diana menatap ke arah Elina
" iya bunda nanti aku bikin . " jawab Elina
" mom sama dad kemana? " tanya Ansel
" mereka mengantar nenek kim ke bandara tapi belum kembali . " ujar Mark
Ares pergi ke taman belakang dia menikmati waktu santai lalu Rubby mendatangi nya .
" apa? " tanya Ares pada angsa putih itu
Rubby hanya menggosokan kepalanya pada kaki Ares .
" sana pergi jangan mengganggu ku ! lihat pasangan mu ada di sana . " tunjuk Ares pada Remon yang sedang berlarian
tapi mata Ares fokus pada kalung yang berada di leher Rubby yang berinisial RJ , banyak gaya sekali sampai di pakaikan begini padahal kalung itu pemberian seseorang .
...
malam pun tiba mereka baru saja selesai makan malam Kris sedang berada di ruang kerja sambil memijat pelipis nya , gulungan kertas yang begitu panjang tersimpan di sana itu adalah semua biaya pernikahan Vinson .
Tuan Wu bilang ini adalah pernikahan terakhir jadi Kris saja yang bertanggung jawab si hot daddy hanya mengiyakan saja , Mark juga bilang Leo saja di tanggung masa dia tidak jangan pilih kasih itu yang di katakan si bungsu Wu .
Brak
pintu di buka dengan tak santai membuat dia terlonjak
__ADS_1
" bisakah pelan saja pintu itu bisa roboh ! " omel Kris
" hehe maaf dad ini kopi sudah jadi . " ujar Arka
" kenapa kamu yang membuat? di mana mom? "
" mom sedang membantu Ansel tidak tau sedang apa . "
lalu Arka pun duduk bergabung di sana karena ada kegiatan .
" apa tagihan pernikahan sudah di bayar? " tanya Arka
" besok akan dad lunasi sekalian menyewa kapal pesiar . " ujar Kris
wajah Arka langsung bingung mendengar ucapan sang mertua .
" untuk apa? "
" Vinson ingin menikah di lautankan? maka dad menyewa kapal pesiar yang mampu menampung banyak orang , di kapal terdiri dari 3 lantai dengan berbagai tempat pesta jika tidak bisa di sewa dad akan beli saja . "
" dad akan membeli nya? sekalian saja belikan pulau , biar berlayar di pulau milik sendiri . "
" ide bagus boleh juga . "
Arka hanya melongo sungguh mertuanya akan membeli itu semua si dokter Jung tidak bisa berkata2 .
...
In Aprtemen
Viona sedang berjalan dengan memegang dinding dasar menyebalkan sekali main langsung begini mereka pulang tadi sore dari hotel , dia harus membereskan barang2 untuk besok pergi ke Roma dan akan pulang ketika pernikahan Vinson .
" sayang kenapa jalan mu seperti itu? " tanya Leon
jangan sampai Viona melempar Leon dengan vas bunga pertanyaan macam apa itu .
" kamu sungguh bertanya? " ujar Viona
" iya jalan kamu itu aneh sekali di tambah lambat seperti siput . "
" jangan sampai aku hantam kamu dengan tongkat darling , semua gara2 kamu yang tadi minta tambah siapa ! "
" tapi kamu juga menolak bahkan berteriak * oh Leon lagi aku sukaa ahh.. * berisik sekali " ucap si tampan dengan polos
wajah Viona semakin memerah dia ingin terjun saja ke bawah baru satu hari menikah kehidupan mereka sudah berwarna .
" sudah sini aku gendong . " Leon mengangkat tubuh sang istri ke kamar
" kamu membuat ku ingin terjun ke bawah . "
" jangan masa baru satu hari nikah udah jadi duda gak lucu , di awal aja binal pas di serang teriak minta udahan . " cibir Leon
" jangan salahkan aku punya mu tidak manusiawi . " jawab Viona dengan pelan
" udah turunan dari sana nya masa rikues minta di ganti , gak papa biar kenyang dan gak bikin bosen . "
sebenarnya mereka sedang membicarakan apa sungguh pasangan yang berbeda Viona yang kadang jengkelan , di tambah Leon yang memberikan tanggapan seenaknya semua menjadi kombinasi yang menggemaskan .
Hai maaf minggu malam nya gak ada
di ganti sekarang aja
selamat bersantai
__ADS_1
sampai bertemu di next episod .