
Author pov
Ares menatap bengis pada 2 putra beserta ayah nya wajah yang kini terhiasi beberapa lebam karena hantaman Kris , sedangkan Kean dan Sean hanya memasang ekspresi tak berdosa apalagi Kris yang malah asik berbincang dengan Mina .
gejolak emosi Ares semakin tinggi melihat kelakuan mereka dia berniat memasang bom di ruangan ini , tapi pasti akan meledakan satu rumah sakit setelah menghajar seolah tidak terjadi apa2 .
" berhenti menatap dad seperti itu apa mata mu ingin di keluarkan? " ujar Kris
" sebelum melakukan itu jantung dad yang ku jual ! " balas Ares
" salahkan saja 2 jagoan mu mereka tak benar memberikan informasi . "
" bukan kami Grandpa eh maksud nya daddy hanya dad Ares tidak lengkap saat berbicara . " protes si kembar
" hentikan kalian semua salah ! di tambah membuat Mina ketakutan . " Ares secara perlahan menyandarkan punggung yang terasa sakit
" siapa nama mu manis? " tanya Kris pada gadis yang sedang memainkan selimut menghilangkan gugup
" nama ku Jung Mina salam kenal paman . " ujar Mina dengan pelan
" Daddy panggil itu saja . "
" ck Grandpa yang benar . " sanggah Kean
" jangan dengarkan 2 iblis itu apa masih ada yang sakit? "
" tidak ada dokter Wu sudah obati semua . "
" jangan khawatirkan apapun ayah mu akan baik2 saja untuk saat ini memang butuh istirahat lebih , jangan berpikir kamu sendiri dunia masih rasa belas kasih untuk orang yang sabar dalam menghadapi ujian . " si hot Grandpa mengusap rambut Mina
" terima kasih daddy . "
Ares beranjak sambil sempoyongan dia harus mengobati luka dan hampir limbung untung dengan sigap ada yang menahan .
" astaga kaka kenapa? " Leon bertanya dengan panik
" tidak papa hanya luka kecil . "
" siapa yang melakukan ini ! dimana mereka ! "
" mereka di dalam . "
Leon masuk kedalam sedangkan Ares akan meminta Ren untuk mengobati luka nya .
...
In Mansion
semua orang telah selesai makan siang Kris dan si kembar tidak bisa hadir begitu juga dengan Ares tapi di sana tetap ramai , Kalina berkutat di dapur membuat jus untuk di nikmati bersama anak2 sedang menikmati cake .
" sedang apa? "
" astaga kamu mengejutkan ku saja ! " protes Kalina
" haha maaf Love kamu terlalu serius membuat Jus . " Mark mengecup punggung tangan Kalina
" apa butuh sesuatu? "
" tadinya ingin kopi tapi jus itu lebih segar . " Mark pun mendekat
" tentu saja jangan terus meminum kopi . "
__ADS_1
" aaa.. aku ingin buah kiwi itu . " pinta Mark
Kalina menyuapkan potongan kiwi pada Mark membuat pria yang masih terlihat tampan itu tersenyum , turunan Wu seperti memiliki mantra awet muda karena memang tidak berubah juga kehangatan yang tidak pernah hilang .
" apa kamu baik2 saja? kenapa senyum2 dari tadi aku jadi takut . " tanya Kalina
" aku merasa seperti akan berangkat kuliah astaga sudah lama berlalu ternyata . " Mark terkekeh kecil
" tapi sikap mu masih saja manja . "
" hey aku tidak begitu kamu juga masih sama ! "
" sama apa? "
" masih sama cantik seperti dulu . " Mark mencium kening Kalina
Kalina menatap pada Mark dulu mereka mempunyai kisah nya sendiri lalu seorang pria pun datang menyusul .
" Mine aku ingin Jus juga . " ucap Leo
" ah iya tunggu sebentar kak . " Kalina menoleh pada Leo
" kakak mengganggu saja ! " omel si bungsu Wu
" sedang apa di sini? bukan membantu malah merusuh . "
" ck jangan sembarangan bicara . "
" dari pada mengganggu lebih baik kita bermain catur di depan ayo . "
" ayoo tapi gendong ! " Mark langsung melompat pada punggung Leo
untung saja pria ini memiliki keseimbangan yang baik hingga mereka tidak berkahir jatuh .
" sudah ayo jalan..."
Kalina hanya tertawa melihat mereka dia pun kembali melanjutkan membuat jus .
sedangkan di ruang tengah begitu berisik anak2 sibuk dengan berbagai aktivitas Lexsy membaca buku , Ezra mengerjakan tugas , Alana mengecat kuku nya , Livy tutorial merias diri , dan Alvin bermain game lalu Aska merangkai sesuatu .
" kami pulanggg..." teriak si kembar
" welcome home sayang . " sambut Yena
Kean dan Sean mengecup pipi Yena yang datang menyambut .
" bunda aku lapar . " ujar Kean
" aku juga . "
" ayo makan dulu kalian dari mana kenapa baru pulang? " tanya Yena
" menjemput daddy di RS . "
Kris dan Ares masuk ke rumah wajah Yena langsung terkejut melihat wajah Ares yang babak belur .
" astaga apa yang terjadi? kenapa wajah mu begini? " Yena menghampiri dengan segera
" aku baik-baik saja kak tidak papa . " jawab Ares
" tidak perlu khawatir dear dia baru selesai bermain film action , oh iya dimana cinta ku kenapa tidak ada . " Kris melempar Jas ke sofa
__ADS_1
Leo dan Mark yang sedang bermain catur juga datang menghampiri sebelum menjelaskan Ares akan pergi berganti baju .
Clekk
Kanaya yang sedang membereskan baju menoleh dan terkejut melihat keadaan suami nya , wajah cantik itu berubah khawatir berlari menghampiri Ares .
" kenapa bisa begini? apa yang terjadi? " mata Kanaya langsung berkaca
" aku tidak papa sayang.. " Ares menenangkan sang istri
" tidak papa bagaimana kaka terluka ! "
" daddy dan anak2 salah paham hingga berkahir begini . "
" salah paham bagaimana? jadi.. "
sebelum selesai bicara ucapan Kanaya sudah terhenti ketika lambium Ares membungkam nya dengan cumbuan panas , hingga punggung sempit si cantik terbaring di ranjang Ares melepas semua baju nya juga baju Kanaya .
bahkan Kanaya tidak di berikan kesempatan untuk menolak Ares begitu merindukan wanita cantik ini kegiatan panas berjalan begitu saja , jemari lentik Kanaya mencengkram bahu tegap menyalurkan rasa yang kini bercampur aduk .
keringat bercampur dengan farfum Ares geraman buas terdengar deritan melodi ranjang menjadi peringiring .
" kaka pelan.."
" aku rinduuu.. aku mencintaimu.. " ucapan yang serima dengan hentakan terdengar lebih panas
" kakaaa.. "
" sebentar lagi sayang . "
Ares mendongkak ketika rasa puncak akan segera tiba suara merdu dari Kanaya menambah pacuan gelora yang di rasa .
tubuh tegap itu ambruk ketika sudah selesai mata Kanaya terpejam rapat ketika perut nya terasa begitu hangat .
" Terima kasih sayang aku mencintai mu . " Ares mengecup kening sang istri
" kaka tidak gunakan pengaman aku sedang masa subur ish ! " Kanaya memukul dada bidang Ares
" lalu apa hm? "
" tidak lupakan saja ! "
" tidak masalah jika Kean dan Sean memiliki adik lagi . "
" mereka sudah kelas 1 SMA jarak yang terlalu jauh ! "
" tidak masalah sayang ayo jika ada yang akan tumbuh daddy menunggu . " Ares memeluk Kanaya dari belakang sambil mengusap2 perut rata itu
" ihh kakaaa.. "
Ares hanya tersenyum dia senang berhasil menyalurkan rasa rindu di siang hari yang cerah dan begitu panas .
ponsel yang berada dalam saku celana Ares menyala dan satu pesan terkirim .
" malam ini aku menunggu mu Lion , aku merindukan mu.. "
setelah kegitan panas Ares malah terlelap melupakan bahwa semua orang menunggu di bawah untuk menanyakan tentang luka dia .
Hai ketemu lagi sama aku Love
sehat selalu ya
__ADS_1
sampai bertemu di next episode