
Author pov
hari semakin sore semua orang sudah pamit pulang dari mansion Kris juga Gavin sudah menceritakan apa yang terjadi , si hot daddy bilang itu bukan masalah besar hanya kehilangan beberapa saham dia tak peduli sombong sekali memang .
Gavin juga meminta maaf pada Yena karena sempat bersikap seperti itu dan kini di rumah Leo dan Kaira sedang bersantai di kamar .
" papa.. " Kaira naik ke pangkuan sang suami
" ada apa? " Leo sibuk melihat surel di ponsel nya
" jangan mengabaikan aku ! " rajuk Kaira
" apa yang kamu inginkan sayang? " ucap Leo dia pun menyimpan ponsel nya
" aku ingin bermain . " bisik Kaira
" bermain apa hm? "
" apa itu sebuah pertanyaan? atau godaan? " Kaira mengecupi leher Leo
" ini masih sore dear anak2 pasti akan mendengar suara gaduh kita . "
" tidak akan mereka sedang ada di kamar ayolah papa . "
" kamu merindukan ku ya? " tangan Leo menelusuri paha mulus milik sang istri
" iya apalagi mainan ku yang begitu kokoh aku sangat merindukan nya ! " ucap Kaira
sial pipi Leo memerah mendengar nya Kaira memang tak pernah berubah selalu membuat nya salah tingkah , tanpa banyak kata Leo langsung memberikan cumbuan panas dan di balas dengan senang hati oleh Kaira mereka berusaha saling mendominasi .
lalu dengan segera Leo membalikan tubuh Kaira sehingga berada di bawah kukungan nya tangan lentik itu mengalung indah , dan dengan cekatan Leo membuka kancing baju si manis sehingga menampakan kulit seputih susu seolah menantang di berikan tanda .
Tok
Tok
" mama aku lapar . " ucap Leon
otomatis mereka berhenti melakukan nya
" pesan saja Leon mama sedang bermain . " ucap Kaira
" bermain apa? " tanya Leon
" bermaimmmpppp " mulutnya di bungkam oleh Leo
" tunggu sebentar prince mama akan segera memasak . " ujar Leo
" iya baiklah . "
Leon pun pergi dan Kaira terlihat kesal dia rindu suami tampan nya !
" sudah ku bilang nanti malam saja sayang selama anak2 ada kita takan aman . "
" ck iya baiklah tapi nanti malam aku ingin di atas ya . " bisik Kaira
Leo hanya berdehem menanggapi kalimat panas itu lalu Kaira pergi memasak untuk makan malam nanti .
...
In Mansion
Kris baru saja selesai menyuapi Kalina mereka sedang berkumpul di ruang keluarga sambil menonton TV terlihat santai sekali .
" apa ada yang kamu inginkan lagi sayang? " tanya Kris
" tidak ada dad Terima kasih dan maaf merepotkan ya . " ucap Kalina
" apapun untuk mu queen . " Kris mengecup bibir plum Kalina
Ansel dan Gavin fokus menonton dan terdengar ketukan pintu lalu si hot daddy pergi melihat nya
__ADS_1
" selamat sore Tuan Kris saya ingin mengantar pesanan . " ucap seorang pria
" apa itu pesanan ku? wah akhirnya hewan peliharaan tiba ! " Kris berucap senang
lalu pak kurir membawa kandang cukup besar coba tebak apa? anjing dan kucing sudah terlalu biasa , Kris membeli seekor angsa putih yang cantik katanya dia bosan jadi memutuskan memelihara sesuatu .
" halo Rubby come to daddy . " Kris melihat angsa nya
" kalau begitu saya permisi dulu Tuan Kris "
" iya Terima kasih . "
Kris membuka kandang nya kebetulan Alena datang ingin membawa ponsel di ruang tamu dan angsa itu menghampiri nya , membuat si bungsu berteriak kenapa di Mansion ada angsa ! Alena berlari ke luar dan Ares baru pulang langsung saja dia melompat ke pelukan kakanya .
" kakak aku takut itu ! " ucap Alena dia menyembunyikan wajah nya di leher Ares
untung saja Ares sigap menahan tubuh sang adik yang kini dalam gendongan nya
" apa yang kau takutkan Alena? " tanya Ares
" ada angsa kak ! "
lalu Ares melihat ayahnya sedang mencoba menangkap Angsa kenapa tiba2 ada itu? lalu Kris berhasil menangkap nya .
" maaf princes tapi Rubby menyukai mu . " ujar Kris sambil menggendong angsa nya
Rubby?
" kenapa bisa ada angsa dad? " tanya Ares
" dad membelinya cantik bukan? "
hampir saja si Lion kelepasan mengumpat pada ayahnya kenapa ada2 saja lalu Ansel menyusul begitu juga Gavin yang mendorong kursi roda , mereka dibuat melongo melihat sang kepala keluarga memangku sekor angsa putih .
" itu angsa siapa dad? " tanya Kalina
" milik ku honey aku membeli nya kemari lihat lucu sekali . " ucap Kris
Gavin , Ares , Ansel hanya menampilkan ekspresi datar Kalina hanya bisa terseyum memang pada dasarnya dia adalah istri yang penurut , Ares duduk di kursi dengan Alena duduk di pangkuan nya untung si Lion tidak meratakan Mansion .
" daddy kurang kerjaan kak . " omel Alena
" kenapa ayah ku berbeda Tuhan . " Ansel duduk dan menggelengkan kepalanya
" kau takut ya? " Gavin mengecup pipi Alena
" tentu saja siapa yang tidak terkejut ! "
Alena turun pun dan bergelayut manja pada si sulung lalu Ares berdiri lalu menghampiri ibunya
" apa sudah merasa lebih baik mom? " tanya Ares
" sudah mommy baik2 saja , jangan terlalu cape boy . " Kalina menangkup wajah Ares
" aku juga baik mom nanti selepas makan malam boleh izin keluar tidak? "
" mau kemana? "
" eum berkecan boleh ya? " pinta Ares
" tentu saja pergilah prince . "
" terima kasih mommy . " Ares mengecup kening Kalina
lalu dia pun pergi ke kamar untuk segera mandi keluarga Kris memang sangat berwarna setiap karakter ada di sana , juga di tambah kelakuan abrusd Kris yang membuat semakin heboh sekeluarga .
malam pun tiba mereka sudah melaksanakan makan sesuai janji Ares dan Ansel pergi keluar sedangkan Alena pergi ke kamar , Kris menemani Kalina lalu Gavin berkutat di ruang kerja mencoba menyelesaikan masalah kantor .
...
In Caffe
__ADS_1
seorang wanita cantik duduk menunggu kekasih nya tiba dia memandangi jendela tatapan nya terlihat campur aduk , lalu tak lama kemudian seseorang tiba di sana dan duduk bergabung bersama .
" maaf dear tadi ada sedikit masalah dengan mobilnya . " Ansel mengecup pipi Winter
" tidak papa aku juga baru sampai . " ucap Winter
" kenapa belum memesan? "
" aku menunggu mu tidak asik makan sendiri , kamu ingin pesan apa? " Winter membuka buku menu
" karena aku sudah makan jadi kopi saja . " ujar Ansel
Winter pun memanggil staf Caffe memesan makanan dan minuman nya setelah itu Ansel menyandar di bahu Winter .
" Ansel . " panggil nya dengan lembut
" apa sayang? " jawab Ansel
" apa kamu mencintai ku? "
lalu Ansel pun menatap gadis cantik di depan nya
" tentu saja aku sangat mencintai mu , jangan meragukan ku . "
" jadi apa kamu akan selalu percaya pada ku? " Winter mengusap wajah tampan itu
" tentu saja aku selalu percaya pada mu . "
" jika kamu nanti mendengar kabar buruk tentang ku jangan percaya , karena yang harus kamu tau aku juga sangat mencintai mu kau adalah satu2nya Ansel Wu . " ucap Winter
" apa ada masalah? " tanya Ansel
" tidak semua baik2 saja . "
Ansel memeluk Winter pria itu tidak berbohong memang dia sangat mencintai nya bahkan nanti ingin membangun rumah tangga yang bahagia , seperti kedua orang tuanya yang saling mencintai satu sama lain .
....
sedangkan di pusat kota sedang di adakan festival Ares menggenggam tangan Kanaya karena dia tau kekasih nya ini aktif sekali , dia menyempatkan waktu untuk berkencan karena selalu sibuk dengan tugas wajar Ares sebentar lagi lulus .
" kak ayo beli jajanan . " ajak Kanaya
" tentu apapun yang kamu mau cinta . "
lalu mereka berkeliling wajah Kanaya tersenyum senang , tidak di pungkuri Ares lelah bahkan sangat lelah tapi melihat wajah bahagia itu dia rela melakukan nya .
" Terima kasih kak sudah membawa ku jalan2 ini sangat menyenangkan . " ucap Kanaya
" iya maaf aku hanya bisa mengajak mu ke sini waktu ku terbatas sayang , tapi aku melakukan ini supaya bisa membahagiakanmu di masa depan dengan usaha ku sendiri . " ujar Ares
mata Kanaya berkaca mendengar nya di bawah kerlipan lampu yang menghiasi festival sepasang kekasih itu duduk saling menatap .
" aku tidak peduli kaka mengajak kemana itu sudah membuat ku senang , tidak papa aku mengerti tugas mu pasti banyak bahkan masih sempat meluangkan waktu untuk ku . " ucap Kanaya
" Terima kasih atas pengertian nya aku tidak akan berjanji tapi akan berusaha untuk membuat mu bahagia , aku adalah pria yang memiliki banyak kekurangan tapi Tuhan mengirim mu untuk menutupinya semoga kita saling melengkapi di masa depan..aku mencintai mu sangat mecintai mu Kanaya . " Ares menangkup wajah cantik yang begitu dia kagumi
" aku juga mencintai mu Lion . " jawab Kanaya
lalu dengan segera Ares memeluk Kanaya dengan erat menyalurkan seluruh Afeksi rasa sayang nya .
Duar
Duar
kilatan cahaya kembang api yang begitu cantik menghiasi langit malam sehingga nampak indah seolah berbahagia melihat mereka , Ares mengernyit saat merasakan sakit di dada kirinya tidak jangan sakit sekarang ! dia sedang berbahagia .
halo love karena lagi ada waktu luang aku mau nemenin lagi nanti sampai minggu malam
tidak pernah bosan ku ucapkan sehat selalu ya sayang ku
sampai bertemu di next episod
__ADS_1
dad nya lagi main sama rubby di taman belakang