Sugar Family

Sugar Family
Bagian 13


__ADS_3

selamat menikmati dan maaf kalau typo


Author pov


jika di tanya ares memilih pergi dengan siapa? maka jawaban nya pria itu memilih keduanya dia meminta izin pada kanaya untuk mengajak teman dan si manis setuju saja , kini mereka sedang berada di rumah airin ares memperkenalkan pada airin sifat kanaya yang frendly membuat dia cepat akrab .


" jadi kak airin membuat kue ini untuk di kirim ke panti? " kanaya membantu memasukan cookies


" iya aku mengirim nya ke sana..ayo makan kue nya jangan diliatin aja . " ucap airin


" hehe iya nanti aku juga mau belajar masak biar kaya kak airin , udah cantik sama pinter masak lagi cewe idaman . "


" kamu terlau memuji nona , bahkan kamu juga terlihat cantik dan manis . " airin tersenyum manis


setelah membantu memasukan kue airin segera berganti baju untuk segera pergi dan mereka siap untuk menonton , kanaya duduk di kursi belakang biar airin yang di depan tapi ternyata airin malah ikut duduk di belakang .


" lho kenapa kaka duduk di sini? kaka di depan dengan kak ares . " ujar kanaya


" tidak mau mening di sini temenin kamu . "


" jadi tak ada yang mau duduk bersama ku di depan? " ares melihat ke belakang


" tidak aku ingin dengan kanaya . "


" kenapa aku berasa supir ! " protes ares


" udah jalan aja kak gak usah protes , ayo segera pergi ingin cepat nonton film . " timpal kanaya


ares pun menurut dan segera pergi ke mall di mobil kedua perempuan itu berbincang membicarakan banyak hal , dan tak lama kemudian mereka sampai dan naik ke lantai atas untuk membeli tiket lalu genre yang di pilih adalah horor .


" kau mau popcron tidak? " ares bertanya pada kanaya


" iya , iya aku mau sama minum juga . " ujar kanaya


" baiklah..airin kamu ingin popcron? " kini si tampan berucap pada airin


" boleh maaf ya merepotkan . " ucap airin


ares pun pergi membeli nya dan setelah dapat mereka masuk untuk segera menonton ares duduk di tengah airin di kiri dan kanaya di kanan , lalu film mulai di putar suara gema langsung terdengar dan musik yang sangat seram .


" duh tau gini mening pilih film romantis deh ! mana muka hantu nya gak nyelow . " kanaya mengcengkram tangan ares dengan erat


" ko bisa sih kaya gitu ! " airin pun sama dia meremat tangan si tampan


sedangkan ares meringis kedua tangan nya jadi korban pelampiasan kenapa memilih genre ini kalau takut !


" mamaaaaa.." airin dan kanaya berteriak bersama ketika scene hantu muncul dan berbarengan memeluk ares


" ice film nya menakutkan . " ucap airin


" kenapa memilih horor hm? tidak papa itu hanya film hantu nya takan keluar . "jawab ares


" kak muka hantu nya gak santuy ! " ujar kanaya


" yaudah gak usah di liat . "


pada akhirnya dia tak fokus menonton film nya karena sibuk menenangkan dua perempuan cantik sedangkan di gavin dan yena berada di restoran .


" kamu ingin makan apa sayang? " gavin membuka buku menu


yena tak menjawab dia terus menatap seolah tak percaya kini pria di depan nya adalah sang kekasih


" dear kamu dengar aku? "


" ah itu aku ingin pasta saja lalu minum nya lemon tea dingin ." ujar yena


" baiklah aku samakan saja . "


setelah itu gavin memberikan pesananan nya pada staff


" kak.."


" ada apa manis? " gavin menatap pada yena


" apa kita akan memberitaukan hubungan ini? atau bagaimana? " tanya yena


" seseorang sudah tentang kita . "


" benarkah? siapa? "


" si tembok berjalan siapa lagi , aku bilang padanya akan mengungkapkan ini . "


" lalu bagimana dengan mommy dan daddy? juga ayah dan bunda? . " yena berucap ragu


" katakan saja pada mereka untuk mom dan dad itu akan jadi urusan ku , semua akan baik2 saja sayang . " gavin mengusap tangan yena

__ADS_1


yena mengangguk dan pesanan pun datang kini mereka bersiap makan tapi dering ponsel gavin berdering


Krystal Calling..


" halo..ada apa? " tanya gavin


" bisakah nanti malam kau datang ke apartemen? "


" untuk apa? "


" ada hal yang ingin ku bahas dan ini penting . "


" besok saja di kantor . "


" tidak bisa gavin wu ini tentang kerja sama dengan tuan jung . "


" iya , iya baiklah . "


Pip


sambungan pun terputus gavin menaruh ponselnya segera menyantap hidangan yang sudah tersaji


" ada apa kak? "


" hanya masalah pekerjaan dear , ayo kita makan . "


ke empat pria sedang beristirahat mereka baru selesai bermain futsal itulah kegiatan minggu mereka


" vinson pergilah beli minuman dingin . " ansel memberikan beberapa lembar uang


" Na kau yang beli . " ucap vinson


" kenapa aku? yang disuruh itu kau xavier ! " protes jaewu


" halah kalian sama saja ! " leon mengambil uang nya dan pergi membeli minuman


" setelah ini kita akan kemana? " tanya ansel


" pergi ke game zone sudah lama kita tak ke sana " usul jaewu


" kalau begitu kita mandi sekarang . " vinson meraih tas nya


tak lama leon datang dengan 4 kaleng minuman dingin


" kita ke game zone ayo bersiap . " ansel merangkul pundak saudaranya


" aku belum izin sama mama . "


" gampang nanti aku telpon mama . "


mereka pun bergegas membersihkan diri ansel sudah selesai dan pergi menunggu di depan dia bersandar di mobil kini dia sudah mempunyai surat izin .


" sendirian saja . " ucap seseorang di belakang


ansel terperanjat karena terkejut dan memandangi wanita cantik di depan nya


" kau winter? sedang apa di sini? " tanya ansel


" iya memang nya siapa lagi jangan bilang kau melupakan aku , semakin tampan saja aku merindukan mu . " winter memeluk ansel


" tidak bukan begitu..aku pikir hanya aunty yerin yang ikut . " ujar ansel


" mulai besok aku ikut dengan mu kesekolah ya? " pinta winter


" kau pindah? "


" iya dan kita satu sekolah , kamu mau kemana? " winter menggenggam tangan ansel


" aku akan ke game zone bersama dengan yang lain , kenapa kamu ada di sini? "


" boleh aku ikut? aku dari caffe depan dan lewat ke sini , lalu melihat mu ya ku turun saja di sini . "


" ya terserah jika ingin ikut..oh begitu ya . "


winter dan ansel berbincang lalu yang lain menyusul dan terlihat bingung ketika melihat ada seorang wanita di sana .


" kau winter? " tanya leon


" hai leon lama tak jumpa , kenapa ekspresi mu begitu xavier? kau melupakan aku? " winter tersenyum lalu menatap pada vinson


" tidak ku pikir salah lihat ternyata kau . " ucap vinson


" dia siapa? " jaewu berbisik pada leon


" masih suadara ku . " jawab leon

__ADS_1


mereka pun segera masuk mobil dan berangkat ke game zone winter ikut bersama dia sangat senang bertemu dengan pria pujaan nya .


hari semakin sore setelah mengantarkan airin pulang kini ares sedang menyetir bersama kanaya mereka baru pulang berjalan2 .


" kaka dekat dengan kak airin? " tanya kanaya


" ya kami teman . "


" kalian terlihat serasi yang satu tampan yang satu cantik . "


" benarkah? menurut mu bagaimana jika kami bersama? " tanya ares


" kaka menyukai nya? " kanaya menatap pada ares


" aku rasa begitu tapi ntahlah..sifat nya yang dewasa juga anggun sedikit membuat ku terpesona , tak kekanak2kan bahkan tak suka merepotkan orang lain aku suka wanita mandiri . " jawab ares


kenapa rasa nya sakit sekali? terserah pria itu mau suka pada siapa saja .


" oh begitu ya . " kanaya menunduk rasanya ingin menangis


mereka pun melanjutkan perjalanan nya kanaya langsung diam dan tak bicara lagi tak lama kemudian mereka sampai , ares keluar dan membukakan pintu di sini terihat sepi apa orang rumah sedang pergi .


" apa mama dan papa ada? " tanya ares


" mereka pergi ke acara undangan . "


" apa dad dan mom pergi bersama mereka ya.. " ares bergunam sendirian


" kalau begitu aku masuk dulu ya kak , terima kasih untuk hari ini dan maaf jika aku merepotkan . " ucap kanaya


" ck apa2an kau ini kenapa berbicara begitu aneh sekali . "


" sepertinya aku selalu salah ya . "


" hey kenapa? jangan childis aku tidak suka . " ares menatap kanaya


" iya aku tau memang kenapa kalau aku begitu? kaka tidak suka? terserah aku saja , memang apa masalahnya untuk mu? "


tunggu ada apa dengan gadis ini? jangan2 dia kerasukan gara-gara film horor tadi


" kenapa jadi marah? kamu sedang siklus bulanan? "


" aku masuk dulu . "


kanaya pun pergi tangan nya di tahan


" apa aku melakukan kesalahan? " tanya ares


" tidak pergilah . "


kanaya menghempaskan tangan ares dan segera masuk kedalam dia akan menyusul tapi ada panggilan telpon


Jinan Calling..


" kau dimana? " tanya jinan


" aku sedang di jalan ada apa? "


" cepatlah kerumah sakit ada jenazah tanpa identitass , profesor lee menyuruh kita membantu di rumah sakit ada beberapa anggota forensik yang datang . "


" baiklah aku akan ke sana . "


Pip


ares menatap pintu yang tertutup rapat dan menghela napas dia harus segera ke rumah sakit dan menelpon kaka sulung nya , semoga kencan nya sudah selesai karena tak ada yang menemani alena kris dan kalina akan pulang nanti malam .


dia pun melajukan mobil nya kerumah sakit beginilah ares harus selalu siap jika ada panggilan mendadak setelah sampai dia bergegas masuk , sebelum berganti baju ares pergi ke lorong rumah sakit dan masuk ke salah satu ruangan untuk mengambil beberapa pisau bedah .


Bughh


secara tiba2 ada yang mendorong nya sehingga membuat ares jatuh tersungkur hingga pisau yang berada di genggaman pria itu melukai perutnya .


" akhhh..brengs*k jangan lari kau sialannnn ! " dengan susah ares berdiri sambil menahan sakit


orang yang berpakaian dokter langsung berlari ke pintu belakang ares berusaha mengajar tapi lukanya semakin sakit belum lagi darah yang keluar , pisau kecil itu menancap dan merobek kulit perut ares ketika di cabut dia bersandar di tembok dan menutup luka dengan tangan nya menahan darah yang semakin banyak .


" baj*ngan pencundang berani nya main bekalang ! aku ku cari kau nanti ! , apa masalah si sialan itu dengan ku . " ares mengumpat napas nya terengah menahan sakit


dia melihat sekeliling di sini sepi sekali karena tempat identifikasi jenazah tanpa identitas mempunyai privasinya sendiri , jadi hanya orang-orang tertentu yang bisa masuk baju ares sudah basah oleh nada darah dia mengeluarkan ponsel dan menghubungi jinan meminta bantuan .


hai love jumpa lagi dengan aku


semangat untuk hari ini ya mine


sampai bertemu di next episod

__ADS_1


__ADS_2