
Author pov
setelah acara yang begitu melelahkan semua keluarga Wu menginap di hotel cahaya matahari sudah terlihat tetapi semua masih tidur maklum banyak tamu yang di sambut , jangan di tanya dengan pengantin baru jika kalian ingin tau Gavin bermain hingga jam 5 subuh Kris Wu sekali maaf ya dia tidak ingin bagi2 adegan malam pertama nya .
" hahh.. jam berapa ini? " mata Kris terbuka dia mencari ponsel nya
ini sudah jam 9 pagi dia melihat ke samping istrinya masih tertidur
" sayang ini sudah siang . " Kris memeluk Kalina dan mendusal manja
" aku sudah bangun dad . " jawab Kalina
" honey ada yang ingin aku katakan pada mu . "
" apa? " Kalina berbalik menatap suaminya
" Ares pergi ke Italy tadi malam dia ada panggilan dadakan ke sana , aku ingin menyampaikan permintaan maaf nya pada mu jangan sedih ya . " ujar Kris
Kalina langsung terbangun dan menatap syok kenapa dadakan sekali? bahkan tidak ada kata pamit sedikit pun .
" kena-pa tidak bilang padaku? setidaknya pamit walau hanya sebentar , aku ingin melihat wajah nya sebelum pergi hiks.." tangis Kalina langusng pecah
" dia tidak sempat sayang ini terlalu dadakan kita sedang sibuk . " Kris menangkup wajah sang istri
" tapi aku ibunya sesulit itukah hanya untuk pamit kenapa langusng pergi ! , aku ingin memastikan dia berangkat dengan baik2 saja . " ucap Kalina sambil menangis
" iya aku mengerti tapi kau sendiri putra kita adalah orang yang sangat bertanggung jawab tidak papa nanti kita hubungi , sudah jangan menangis honey ini masih pagi papa bisa menembak ku jika tau kamu menangis . " Kris mengecup mata sembab itu
tentu saja Kalina sedih dia tidak melihat wajah tampan putra nya sebelum pergi dia hanya ingin mengatakan untuk selalu baik2 di sana , memberikan pelukan hangat juga menitip pesan untuk segera pulang tapi kini Ares sudah pergi jauh ke sana .
...
semua orang sudah berkumpul di bawah untuk sarapan walaupun sudah siang terkecuali Gavin dan Yena mereka masih tidur cape sudah berkerja keras .
srakk
Tuan Wu mmenjambak rambut Kris ketika melihat mata sembab Kalina .
" sakit papa ! " protes Kris
" kau apakan menantu ku sialan? kenapa mata nya sembab begitu? " tanya Tuan Wu
" aku tidak melakukan apa2 sungguh ! " jawab Kris
" papa aku baik2 saja ini bukan karena nya . " Kalina menatap pada sang mertua
" brengs*k kepala ku sakit ! " keluh si hot daddy
" lalu kenapa sayang? " tanya nyonya Wu
" apa dia semalam bermain dan terlalu kasar love? " timpal Mark
" ish jangan bicara sembarangan ! " Diana mencubit lengan suaminya
" jika iya akan ku hajar dia sekarang mine . " bela Leo
" tidak bukan itu tapi Ares pergi . " ucap Kalina dengan lirih
" pergi kemana kak? " tanya Kaira
" dia pergi ke Italy semalam . " mata Kalina kembali berkaca
" apa? kena-pa dia tidak izin? " nyonya kim juga terlihat syok
" mungkin ini dadakan . " ujar Araga
" anak kurang ajar kenapa dia tidak izin terlebih dulu ! " Tuan Wu di buat marah
semua orang di sana terdiam bahkan mereka tidak di berikan kesempatan untuk berpamitan Araga dan Kris hanya terdiam , bahkan Ares saja tidak tau akan di terbangkan malam itu juga ke Italy .
sedangkan anak2 yang di meja sebelah mendengar obrolan itu dan tak kalah terkejut pasti akan ada yang menangis , Kanaya pun duduk dia baru dari toilet dan melihat semua orang tiba2 diam .
__ADS_1
" kenapa jadi sunyi begini? " tanya Kanaya
" jangan menangis masih ada kita . " ucap Ansel
" siapa yang menangis? " Kanaya bertanya bingung
" Kak Ares pergi . " jawab Leon
" ke rumah sakit? apa ada tugas dadakan? "
" iya ke rumah sakit tapi di Italy . " ujar Vinson
" hah? " wajah Kanaya langsung blank
" kak Ares ada tugas dadakan Kanaya dia semalam pergi ke Italy bahkan pada mommy saja tidak pamit , jangan sedih nanti juga dia kembali ke sini masih ada kita jangan merasa kesepian ya semangat buat LDR. " Alena memegang pundak Kanaya
" kak Ares per-gi? hikss huweeeeee.. " tangisan langsung bergema di ruangan itu
semua terkejut Leo langsung berdiri dan menenangkan putrinya yang sedang menangis keras karena di tinggal si kekasih hati .
....
In Italy
di ranjang terdapat seorang pria yang masih terlelap obat tidur nya belum habis setelah penolakan keras Ares di buat mengamuk , Kris meminta Arka untuk menyuntikan obat tidur dan pada saat itu juga dia di terbangkan ke Italy berangkat dari jam 2 sore hingga tiba jam 8 pagi perjalanan yang panjang .
mata tajam nya mulai bergerak secara perlahan karena sedikit terusik dengan cahaya matahari yang masuk memelalui celah gorden , Ares menatap ke sekeliling semua terasa asing dimana ini? kamar yang di begitu luas dengan dengan ukiran khas Eropa klasik .
" sial kepala ku sakit . " ucap Ares dia bangun dan bersandar di kepala ranjang
si Lion masih mengamati keadaan sekitar lalu turun melihat ke arah jendela hamparan lapangan golf yang begitu hijau terlihat , seketika Ares mengumpat dimana ini? atau jangan2 sekarang dia di Italy .
pintu kamar terbuka
" buongiorno giovane maestro è ora di colazione( selamat pagi tuan muda waktunya sarapan) " seorang wanita cantik bak model masuk kedalam
Ares di buat tak bisa berkata2 dia tau wanita itu sedang berbicara basa Italy
" Maestro? " panggil wanita itu
" a casa del grande maestro kim Italia , Sono Bianca piacere di conoscerti ( ini mansion tuan besar kim di Italy , saya Bianca senang bertemu dengan mu di sini ) " ucap Bianca
" baj*ngannnnnn sudah ku bilang tidak mau ! obati di Seoul saja bisa , kenapa malah di kirim ke sini ! aku ingin pulang biarkan kak Arka yang merawat kuuu ! " teriak Ares
Prangg
pecahan guci berserakan Ares melempar guci mahal yang terpajang apik di meja kecil Bianca tersentak kaget , lalu dengan segera ada yang membuka pintu seorang pria tinggi masuk kedalam .
" Calmati giovane maestro , la tua malattia può ricadere ( tenanglah tuan muda , nanti sakit mu kambuh ) " lelaki itu memeluk menenangkan Ares
" lepaskan brengs*k aku ingin pulang ! " ujar Ares sambil memberontak
" iya nanti kita pulang kalau sudah sembuh . " ternyata dia mengerti ucapan Ares
" katakan pada uncle jemput aku sekarang ! "
" tenanglah semua akan baik2 saja . " di usap nya punggung tegap itu
" aku ingin mommy . "
pertahan Ares runtuh dia menangis di pelukan pria asing yang memeluknya .
" maka dari itu sembuhlah dengan cepat aku Gerall Park tangan kanan Tuan Araga dan penanggung jawab semua di sini , di tambah aku yang akan menjaga mu jangan takut Lion semua akan baik2 saja .
" kamu mengenal ku? " tanya Ares
" tentu siapa yang tak mengenal kesayangan King Araga sekaligus calon penerus nya . " jawab Gerall
" aku belum terbiasa dengan semua ini tidak ada mommy itulah yang tersulit . " Ares menunduk sedih
" iya saya tau tuan muda semua butuh adaptasi , mari makan semua sudah siap . "
__ADS_1
Gerall membantu Ares bangun dan mengajak keluar sontak semua orang yang ada di luar membungkuk pada Ares , dia menggeram kesal ketika melihat 20 orang berbadan kekar di depan kamar kenapa harus di jaga segala persis narapidana !
dia turun dari lantai dua belum lagi belasan cctv di setiap sudut Araga tidak main2 dengan ucapan nya , para maid menunduk menyambut si tuan muda sedangkan Ares memasang ekspresi super dingin .
" Questo è il pane con la carne della migliore qualità giovane maestro ( ini roti dengan daging kualitas terbaik tuan muda ) " ucap kepala maid
Brak
Ares mendorong kasar piring berisi makanan itu
" aku ingin nasi buatkan sekarang juga ! " bentak Ares
mungkin karena rasa kesal di hatinya sifat dia agak berubah dari dingin menjadi lebih dingin dan sedikit tempramental , Gerall yang mengerti langsung menyuruh kepala maid mengganti nya dengan nasi .
....
In Seoul
hari semakin sore semua sudah pulang dari hotel tapi sekarang Kris menggenggam tangan putri bungsu nya dia akan mampir sebentar ke rumah sakit , si prinses ingin ikut dia sedang manja pada sang ayah yang membuat nya ingin selalu berada di sisi Kris .
" sayang tunggu sebentar di sini ya dad masuk dulu kedalam . " ucap Kris
" iya dad . "
Kris membuat janji dengan Profesor Lee untuk membicarakan masalah Ares dan Arka mengatur pertemuan itu , dia pun masuk kedalam sedangkan Alena duduk menunggu di luar dan seseorang duduk bersama nya .
" kirain dad cuman sendiri . " ucap seseorang
Alena menengok ke samping sudah ada si dokter tampan ternyata
" pengen ikut dad aja . " jawab Alena demi apapun dia masih malu !
" oh begitu ya . " ucap Arka ntah apa yang terjadi dokter muda ini tak bersemangat
" apa kaka datang ke pernikahan kak Gavin? aku hanya melihat Jeno . " Alena membuka obrolan
" tentu datang kamu nya aja yang terlalu asik orang yang gak penting kaya saya mana bisa terlihat . " jawab Arka
tunggu kenapa terdengar miris? memang Alena hanya bersama Jaewu pria itu enggan beranjak dari sisi nya .
" eum kantin rumah sakit di mana? aku ingin membeli minuman . " ucap Alena
" ayo saya antar sambil nunggu daddy kamu lagi bicara sama seseorang . "
Alena pun berdiri tapi Arka kembali mendudukan nya di kursi .
" lho kenapa kak? "
" tunggu sebentar . " Arka pun berjongkok di depan Alena
dia meraih tali sepatu Alena yang terlepas dan mengikatnya kembali
" tali sepatu nya terlepas nanti kamu bisa jatuh saya gak suka liat kamu terluka . " ucap Arka sambil menatap Alena
" ah iya Terima kasih . " Alena berucap gugup
lalu setelah itu Arka menggenggam tangan Alena dan menuju ke kantin rumah sakit pemandangan itu membuat para perawat heboh , siapa yang bersama si dokter tampan itu? apa pria kaku kini mempunyai pacar sekarang .
" apa nanti kaka hari rabu ada waktu? " tanya Alena
" memang nya kenapa? "
" bisa tidak datang kerumah? aku ada tugas tentang anatomi tubuh , atau tidak aku yang datang ke rumah sakit saja . "
" kirain rindu sama Litte Jung pengen ketemu lagi gak usah biar nanti saya yang kerumah . " jawab Arka
" ish jangan membahas itu ! " omel Alena
Arka hanya tertawa mendengar dia cukup senang karena gadis cantik itu membutuhkan bantuan nya walaupun hanya untuk mengerjakan tugas .
siapa yang minta up lagi aku kasih love
__ADS_1
bahagia selalu buat kalian semua
sampai bertemu di next episod