
Author pov
di caffe seorang pria tampan sedang diam hatinya hancur malam ini adalah yang terburuk kenapa begini , mata tajam itu berkaca Winter meminta untuk mengakhiri hubungan yang sudah terjalin cukup lama .
" apa salahku? aku sangat mencintai nya ! kenapa malah minta berakhir . " guman Ansel
dia meraih cincin yang tersimpan di meja Ansel memberikan itu waktu Winter berulang tahun , lalu ke luar dari caffe ntah kemana dia akan pergi ini sudah malam .
Tinnnn
suara klakson mobil membuat nya sadar untung saja seseorang menarik Ansel
" gunakan mata mu Ansel Wu ! bagaimana jika tadi tertabrak . "
" ayah.. " panggil Ansel
" apa yang sedang kau pikirkan? ayo pergi dari sini . " Mark menarik tangan Ansel
kebetulan Mark baru selesai bertemu klien yang tak jauh dari caffe yang Ansel kunjungi dan tak sengaja melihat keponakan nya , Mark di buat lari tunggang langgang ketika melihat mobil melaju ke arah Ansel beruntung tidak terlambat .
" ada apa jika ingin bercita dengan senang hati akan ayah dengarkan . " ucap Mark sambil menyetir
" aku putus dengan Winter . "
" kenapa bisa begitu? harusnya bicarakan baik2 pasti ada salah paham . "
" salah paham apanya? aku tak melakukan kesalahan , dia yang akhir2 ini sering menghindar dari ku ! " protes Ansel
" sudah jangan sedih prince kalian memang tidak berjodoh . " ujar Mark
" ayah tidak mengerti aku sangat mencintai nya ! apa kurang ku? . "
Mark menepikan mobil nya di dekat taman kota untuk mencari suasana tenang .
" ayah sangat mengerti bagaimana perasaan mu rasa kecewa memang ada tapi kalau dia bukan untuk kita , seberapa banyak kau mencitai nya percuma jika di tidak mencitai mu jangan membuat hati mu lelah nak . " Mark mengusap kepala Ansel
" aku selalu berusaha membuat nya bahagia tapi tetap saja pergi , harus dengan cara apalagi aku membutikan pada Winter jika aku sangat mencintai nya . " ujar Ansel
" lupakan adalah jalan yang harus kau tempuh bahagia Winter tidak bersama mu begitu juga sebaliknya , terkadang cinta yang begitu besar tak cukup untuk memiliki seseorang memang terdengar konyol tapi itulah fakta nya . "
" aku butuh waktu ayah ini tidak mudah . "
" tentu saja ayah mempunyai cerita tentang seorang pria yang tidak berhasil dengan cinta pertama nya , dari awal bertemu dia sudah sangat cinta dengan si gadis tapi semesta membuat permainan dia adalah wanita yang sama yang di cintai oleh kakak si pria . "
" hah? benarkah? lalu siapa yang dia pilih bisa perang Dunia ! ko bisa sih , lagian secantik apa wanita itu bisa sampai rebutan begitu . " Ansel antusias dengan cerita Mark
" dia cantik sangat cantik.. bahkan senyuman nya begitu mempesona , tentu saja yang jadi pemenang adalah kakak si pria karena mereka sudah lebih dulu saling mengenal . " jawab Mark
" haha jadi pria itu yang jadi sadboy oh menyedihkan sekali ! , jadi penasaran siapa nama pria itu untung saja ayah dan dad tidak rebutan mom soalnya mom juga cantik . " Ansel tertawa
Mark juga ikut tersenyum dan kembali berjalan begitulah hidup selalu penuh dengan kejutan .
...
In Mansion
Kris sedang tiduran di paha Kalina meraka sedang berkumpul setelah makan malam sambil menikmati puding buatan nenek kim .
" kamu sudah minum susu sayang? " tanya Kalina pada Yena
" aku sudah minum susu nya mom . " jawab Yena
" jangan terlalu lelah banyak istirahat dan jangan lupa minum vitamin . "
" siap cucu mommy akan tumbuh dengan baik . " ucap Yena
" kau juga jangan terlalu sibuk perhatikan istri muu ! " omel Kris
" aku kerja untuk anak ku dad ! " protes si sulung
" halah alasan saja . "
Ares dan Kanaya turun ikut bergabung di sana Alena juga menyusul si Lion menarik Kris hingga membuat nya terjatuh di karpet bulu .
" maaf dad tapi aku rindu mom . " kini Ares yang berbaring di pangkuan Kalina
" bocah sialan kening dad sakit ! " Kris mengusap kepala nya yang mencium lantai
" jangan mengumpat dad ! " omel Alena
" iya maaf princes kaka mu menyebalkan sekali daddy tidak suka . " Kris memeluk putri bungsu nya
" ih jangan peluk-peluk ! "
" sayang mulai besok kamu di antar supir maaf ya Ares sudah mulai sibuk . " Kalina menatap pada Kanaya
__ADS_1
" iya mom padahal naik bus juga tidak papa . " jawab Kanaya
" No dad tidak setuju kamu naik bus biar mobil yang ada sini berguna . " sela Kris
" nanti wisuda kak Ares kita harus berphoto bersama . " ucap Alena
" tentu saja tapi di mana Ansel? " tanya Gavin
" tidak tau dia belum pulang sedari tadi mom juga menunggu nya . "
" awas dad juga mau tiduran . " Kris menarik2 baju Ares
" di bawah bisa . "
" ingin dengan istri ku ! kamu pergi tiduran dengan Kanaya saja , jangan mengambil jatah ku serakah sekali . " omel si hot daddy
" tapi dia ibu ku jadi sama2 punya hak . " Ares tidak mau kalah
mereka mengabaikan adu mulut ayah dan anak itu lalu pintu terbuka dan Ansel pun masuk dia tidak tertarik untuk bergabung .
" jagoan mom sudah pulang..ayo kemari atau ingin makan dulu? " sapa Kalina
" aku tidak lapar mom . " jawab Ansel
" ada apa boy? " Kalina menyuruh Ares bangun dan menghampiri putranya
Ansel hanya diam dia masih sangat sedih .
" hey kenapa? ceritakan pada mom . "
" jawab ketika mommy mu bertanya Ansel . " ujar Kris
" aku hanya lelah dan ingin mandi . " jawab Ansel
" baiklah setelah itu istirahat . " Kalina mengecup kening Ansel
" kenapa dia? muka nya kusut sekali . " timpal Gavin
mereka pun berlanjut mengobrol kini malam semakin larut Kris membuka kamar dan naik ke atas ranjang .
" ada apa hm? ini sudah malam kenapa belum tidur? " Kris mengusap rambut Ansel yang tidur membelakangi nya
" aku tidak papa . "
" jangan berbohong katakan saja . "
" ohh ada sedang patah hati ternyata . " Kris bersandar di kepala ranjang
" sekarang bagaimana? aku harus apa? " Ansel pun berbalik dan menatap sang ayah
" wanita bukan hanya dia tinggal cari yang baru gampang saja boy . "
" enteng banget kalau bicara ! "
" kalau tak suka yasudah jangan hanya bertumpu pada satu cinta , masih banyak cinta baru yang harus kau coba . " Kris tertawa kecil
" ih terserah aku pusing . " Ansel menutup seluruh tubuh nya dengan selimut
" dad serius untuk apa memperjuangkan seseorang yang sudah tak sejalan , lupakan dia dan rangkaialah cerita baru jangan bersedih semua akan baik-baik saja . "
" aku mengerti Terima kasih dad . "
Kris pun ikut berbaring dan memeluk Ansel malam ini dia akan tidur dengan nya , sebagai seorang ayah dia harus menghibur dan selalu ada untuk para jagoan nya .
....
waktu memang cepat berlalu kini matahari mulai menyapa Alena sudah cantik dia akan berangkat ke kampus , tapi dia sangat gugup Arka mengajak untuk bertemu dengan kedua orang tua nya terlebih dulu bagaimana jika mereka tidak setuju .
" panik banget wajah nya . " Arka mencubit pipi Alena
" bagaimana kalau mereka tidak suka sama aku kak . " jawab Alena
" jangan khawatir mereka pasti suka sama kamu percaya sama saya . "
" kaka tidak memberitau sebelum nya jadi aku tidak ada persiapan . "
" saya pengen kasih kejutan . " ucap Arka sambil mengecup punggung tangan Alena
mobil mewah itupun menuju ke salah satu restoran ternama ini baru pukul delapan pagi sekalian sarapan bersama , karena nanti siang tuan dan nyonya Jung akan ada rapat bersama kolega nya .
" selamat pagi maaf kami sedikit terlambat . " sapa Arka
" tidak papa ayah dan ibu juga baru tiba . " ucap Tuan Jung
" ayo duduk sayang . " ujar Arka
__ADS_1
" selamat pagi Tuan dan nyonya perkenalkan saya Alena Wu . " Alena membungkuk memberi salam
" senang bertemu dengan mu . " nyonya Jung tersenyum
mereka terpesona dengan kecantikan putri dari keluarga Wu ternyata Arka tak salah memilih pendamping .
" maaf pagi sekali sudah mengajak bertemu pasti merepotkan ya . " ucap Tuan Jung
" tidak papa Tuan . " jawab Alena
" panggilan nya formal sekali panggil aku ibu dan dia ayah . "
" baiklah ibu bagaimana kabar kalian? "
" kabar kami baik jika boleh bertanya berapa usia nya? " nyonya Jung menatap dengan penasaran
Arka di buat gelagapan sedangkan kening Alena berkerut maksud nya usia dia?
" baru 1 minggu bu . " sela Arka
" masih sangat rentan ternyata..kita akan melamar mu bagaimana kamu mau? " ujar nyonya Jung
" ah itu ten-tu jika ayah dan ibu memberi kami restu . " Alena berucap gugup
" kami restui dan akan bicarakan ini dengan kedua orang tua mu . " timpal Tuan Jung
" Terima kasih kalian sudah merestui kami . " Arka tersenyum senang
mereka pun memulai sarapan nya karena Alena harus segera berangkat ke kampus tapi dia bingung tentang usia yang 1 minggu .
" aku harus mengantar nya ke kampus setelah itu langsung berangkat ke rumah sakit . " ucap Arka
" baiklah kalau begitu ayah juga akan segera berangkat . "
" Terima kasih atas sarapan nya . " Alena berdiri memberi salam
" kita harus sering bertemu ini adalah vitamin dan susu yang di buat khusus , ibu meminta beberapa dokter ahli gizi untuk membuatnya jangan lupa minum . " nyonya Jung menyerahkan beberapa paper bag
" Terima kasih bu maaf kami harus segera pergi . " ujar Arka
dengan segera Arka mengambilnya dan membawa Alena keluar .
" dia cantik masalah Arka sudah selesai tinggal Jeno . " ucap Tuan Jung
" kakak nya sudah cantik apalagi adiknya pasti sama2 cantik , siapa namanya Rubby? kita juga harus segera. menikahkan Jeno dengan nya . " jawab nyonya Jung
" iya nanti kita suruh Jeno untuk membawa Rubby ke rumah dan mengadakan acara makan malam bersama . "
mereka pun beranjak dan segera pergi untuk pergi rapat .
...
Arka menyetir dengan wajah yang bahagia akhirnya mereka bisa bersama walaupun jalan yang di ambil cukup ekstrim , apalagi di tambah dengan tamparan dari sang ayah anggap saja sebuah pengorbanan .
" kak tadi yang satu minggu itu apanya? " tanya Alena
" ah it-u waktu pernikahan kita . " Arka berucap bingung
" hah? mendadak sekali jangan bercanda ! nanti dad ngamuk . " protes si cantik
" iya saya cuma bercanda nanti kita akan datang kerumah mengadakan lamaran , jadi gak sabar pengen cepet2 jadiin kamu milik saya . " ujar Arka
" kenapa ibu memberikan vitamin dan susu hamil kak? " Alena melihat isi paper bag
" aku bercerita tentang kakak2 mu pada ibu dan mengatakan istri dari kak Gavin sedang mengandung , jadi ibu membuatkan itu untuk Yena sebagai hadiah perkenalan saya rasa begitu . "
Alena mengangguk sedangkan Arka mendumel dalam hatinya gara2 calon ayah mertua nya dia harus berbohong , kenapa harus dengan alasan yang tak lazim menyentuh saja tidak kecuali untuk servis dengan begini Arka harus membuat si manis benar2 mengandung .
...
In Mansion
seorang pria tampan sedang mengomel dia datang ke sini bukan untuk mengurus angsa tapi pergi ke kampus bareng , Ansel dan Jeno memiliki kelas siang walaupun berbeda jurusan karena Ansel sendiri yang meminta di jemput .
" dad dia tidak ingin turun ! " omel Jeno karena sedari tadi Rubby duduk di pangkuan nya
" sudah dad bilang dia merindukan mu ! " jawab Kris
" ish angsa buluk menyebalkan . "
" apa kau bilang? buluk apanya Jung Jeno dia begitu putih dan cantik ! , berani sekali kau menghina kesayangan dad . "
Jeno hanya berdecak dan berjalan menuju kandang dia baru selesai memberi makan Rubby si bungsu Jung begitu telaten mengurus nya , sedangkan Kris sibuk bermain kelereng dia melupakan bahwa harus menghadiri rapat grandpa Wu yang menyuruh nya .
Hai ketemu lagi dengan aku
__ADS_1
sehat selalu sayang kuh
sampai bertemu di next episod