
Author pov
seorang wanita cantik sedang melihat berbagai jas yang tertata rapih di butik Kalina menemani Yena mencoba gaun untuk pertunangan nanti , dia juga melihat setelan jas untuk suami berserta anak2 nya mereka pasti terlihat gagah .
" apa sudah menemukan jas yang cocok love? " Mark datang menghampiri
" semua terlihat bagus aku bingung . " ucap Kalina
" kita gunakan warna monokrom saja bagaimana? "
" ya boleh saja Mark kalau jas untuk Gavin apa sudah siap? "
" kalau untuk calon pengantin semua sudah beres . "
" syukurlah ayo kita lihat yena pasti dia sangat cantik memakai gaun nya . "
Kalina pergi bersama Mark ke dalam di sana sudah ada Diana yang menunggu lalu tirai pun terbuka menampilkan Yena dalam balutan Gaun , semua terpesona dia sangat cantik sayang Gavin tak ada di sini untuk melihat dia .
" ya ampun cantik sekali anak siapa ini? " ucap Mark
" pantas Gavin cinta mati . " timpal Kalina
" ayah dan mommy berlebihan . " jawab Yena malu2
" haha apa aku boleh sombong jika dia adalah putri kuu? " Diana merapihkan baju Yena
" tentu saja kak kecantikan ini di dapatkan dari mu . " Kalina tersenyum
" lalu baju untuk yang lain bagaimana love? " tanya Mark
" semua sudah siap tinggal di coba saja , oh iya kedua kakak mu kemana kenapa belum sampai . " Kalina mengambil ponsel nya
baru saja Kalina akan menelpon dua orang pria tampan masuk
" halo mine.. " sapa Leo
" baru saja aku akan menghubungi kalian . " ucap Kalina
" di jalan sedikit macet sayang . " Kris mengecup bibir sang istri
" wah lihatlah gadis cantik ini . " Leo menghampiri Yena
" apa mama ikut? " tanya Yena
" mama mengantar grandma sebentar nanti akan menyusul . "
Kris duduk di sofa lalu Kalina membawa 2 setelan jas untuk di coba
" dad cobalah ini sepertinya akan cocok . "
" ini akan di pakai nanti? " Kris pun bangun dan mengambil jas nya
" iya dad kak Leo juga coba . "
" baiklah mine . " Leo mengambil jas nya dan pergi mengganti baju
lalu mereka keluar bahkan para ayah tetap tampan tak berubah malah terlihat semakin hot saja .
" bagaimana sayang? tanya Kris
" bagus aku suka jas ini cocok untuk kalian . " jawab Kalina
" aku tampankan? " sela Leo
" tentu saja kaka tampan . " Kalina tertawa mendengar pertanyaan itu
" percaya diri sekali kau sialan ! " omel Kris
" kalau sudah fakta mau bagaimana lagi ! gak usah sirik Kris Wu . " jawab Leo
" aku tidak sudi sirik pada mu . " timpal si hot daddy
Kalina dan Mark hanya menggeleng mendengar perdebatan itu .
...
Kanaya sedang pergi bersama Alena dia menemani gadis cantik itu mampir sebentar ke toko komestik sebelum menyusul ke butik , dia sedang melihat berbagai lipstik yang cantik haruskah dia membelinya satu .
" ambil saja jika mau aku yang bayar . " ucap seorang pria
Kanaya terkejut dan berbalik melihat siapa yang berbicara
" kak Darel? sedang apa di sini? " tanya Kanaya
" aku sedang mencari kado untuk sepupu ku tapi bingung , bisakah kau merekomendasikan sesuatu? " ujar Darel
" oh begitu ya baiklah apa ya.. " Kanaya terlihat melihat2 barang
Darel tersenyum melihat tingkah laku si adik kelas yang hobby nya masuk ruang guru dia seangkatan dengan Ansel , sekaligus Ketua OSIS dan jajaran murid jenius pria itu terlihat betah memperhatikan wajah cantik Kanaya .
" ini saja satu set alat make up bagaimana? " tanya Kanaya
" eum boleh makasih yah . " Darel membawa nya untuk di bungkus dan di bayar
lalu dia mengambil 5 liptiks dengan berbagai warna kalem lalu sekalian membayar nya .
" ini untuk mu aku ingin besok kau pakai , sampai jumpa Kanaya . " Darel menyerahkan paper bag dan pergi begitu saja
" lhoo padahal gak usah kak Darel ada2 aja . "
__ADS_1
" ayo pulang kita ke butik sekarang kamu beli lipstik juga? " tanya Alena
" dari kak Darel . "
" ngapain si ketua OSIS ngasih kamu? "
" nanti aku jelasin ayo kita pergi nanti kita kena omel kak . "
Kanaya menyeret Alena untuk segera pergi agar tidak terlambat mencoba baju .
...
In Jepang
Ares dan Gavin sedang jalan2 di salah mall ternama di Jepang sepasang kakak adik itu menghabiskan waktu bersama mereka berkeliling .
" kak kita ke sana sebentar . " Ares menarik Gavin ke toko kosmetik
" kenapa kemari Ares Wu? apa yang ingin kau beli? " tanya Gavin
" membeli beberapa lipstik dan parfum untuk kekasih manis ku . "
" ck nanti saja aku lapar ayo pergi . "
" ish hanya sebentar saja kak ! "
Ares langsung berkeliling si presedir terpaksa mengikuti keinginan sang adik setelah selesai mereka menuju salah satu stan makanan , niatnya yang akan makan di rumah tidak jadi karena keburu lapar .
" pekerjaan ku sudah selesai jadi besok akan pulang , jika ingin tidur di apartemen aku akan bilang pada tuan Hiroto untuk mengizinkan mu di sana . " ucap Gavin
" kenapa cepat sekali? tidak perlu aku akan tinggal di asrama . " ujar Ares
" itulah hebatnya kaka mu ini juga aku sudah merindukan Yena . "
" cih dasar bucin ! " cibir si Lion
" haruskah ku belikan cermin? kau juga sama singa jadi jangan sembarangan bicara . " timpal Gavin
mereka saling mengejek dan Ares besok akan mengantar kakanya ke bandara dia juga harus cepat pulang agar bertemu Kanaya .
...
In Seoul
hari mulai beranjak malam Araga di buat mengamuk ketika melihat Ansel di jadikan OB dia memecat orang yang melakukan itu , bahkan menyuruh keamanan menyeret orang2 yang tega pada jagoan nya belum lagi dia meradang melihat wajah Ansel yang memerah .
" panggil dokter dan obati Ansel . " suruh Araga pada sekertaris nya
" baik presdir . "
" aku tidak papa uncle.. aku ingin pulang saja sekarang . " sela Ansel
" aku tidak tau uncle . "
Araga menghela napas dia tidak ingin meninggalkan Ansel tapi ada tamu yang menunggu nya .
" aku harus menemui tamu ku terlebih dulu tetap di sini , nanti kita akan membeli ps nya ambil yang kamu mau di sana . " ujar Araga
" benarkah? aku akan menunggu . " Ansel berucap semangat
setelah itu Araga meninggalkan Ansel di ruangan pribadinya dan naik ke atas untuk menemui tamu nya .
Clekk
pintu terbuka Krystal terpesona tak menyangka jika presedir kim setampan ini bahkan terlihat sangat gagah .
" maaf menunggu lama ada beberapa urusan yang harus saya urus . " ujar Araga
" tidak papa presedir suatu kehormatan bisa bertemu dengan anda , perkenalkan saya Krystal Jung dan ini sekertaris saya Zion . "
" tentu saya mengenal mu siapa yang tak mengenal putri tunggal menteri keuangan . " Araga tersenyum
Krystal adalah putri seorang Menteri Keuangan di Seoul jadi wajar jika dia terkenal
" jadi apa anda ada waktu tuan? " tanya Krystal
" tentu mari silahkan duduk , jadi ada apa yang bisa saya bantu? "
" saya tidak akan basa basi..saat ini saya sedang butuh dukungan untuk menghancurkan seseorang tetapi mereka dari kalangan keluarga yang berpengaruh , jadi saya berharap tuan bisa membantu dengan kekuasaan yang anda punya untuk melewan mereka saya bisa menggunakan itu tapi tidak ingin membuat nama baik ayah saya tercoreng. "
" siapa yang ingin kau hancurkan nona Jung? " tanya Araga
" keluaraga Wu bukankah anda tidak menyukai mereka? kita bisa bekerja sama saya menyukai Gavin putra sulung dari tuan Kris , tapi saya takan mendapatkan nya selama si iblis kecil itu masih ada bantu aku melenyapkan dia tuan Araga . " Krystal menatap pada pria itu
Araga terhenyak mendengar itu dia memang tidak menyukai si Alien !
" si iblis kecil? "
" Ares Wu aku ingin melenyapkan nya dia adalah penghalang ! "
tubuhnya membeku dan darah nya berdesir ketika mendengar si kesayangan di sebut Araga ingin berlari dan membawa pistol , lalu melubangi kepala wanita gila ini apa dia tidak tau dengan siapa dia sedang berbicara .
" kenapa begitu? anak itu tidak salah apapun kau bisa memikirkan cara lain . " Araga mencoba bersikap tenang
" tidak bisa tuan melenyapkan nya adalah jalan yang harus di pilih , anda juga tidak menyukai mereka jadi ini kesempatan bagus jadi bisakah kita bekerja sama? "
Araga memejamkan mata perasaan nya sudah campur aduk baiklah sudah lama dia tidak bermain ini akan menyenangkan .
" baiklah kau beri tau semua rencana mu pada ku semua akan selesai . " ucap Araga
__ADS_1
Krystal tersenyum puas kini semua rencana berjalan mulus .
" sayang ku tidak boleh terluka lihat saja jal*ang sebelum kau menyentuh nya akan ku buat kau lenyap terlebih dulu , persetan kau anak menteri bahkan anak presiden aku tak peduli akan ku hancurkan jika menyentuh keluarga ku . " Araga bergumam dalam hati sambil memandang Krystal
" kalau begitu obrolan kita sampai di sini nanti kita bisa bertemu di luar presedir . "
" iya baiklah saya tunggu rencana mu . "
" tentu tuan . "
mereka pun pamit dan segera pergi dari sana
Pranggg
Araga melemparkan vas bunga ke kaca jendela hingga berserakan emosi nya memuncak wajah tampan itu terlihat mengerikan .
" brengs*kkkkkk akan ku lenyapkan kau jal*ng ! tidak boleh ada yang menyakiti kesayangan ku , baiklah mainan baru sudah tiba sudah lama tidak bersenang2 . " Araga menyeringai
dia mengmbil ponsel dan menghubungi orang kepercayaan nya yang berada di Jepang untuk menjaga Ares , wanita licik itu bisa melakukan apa saja sekarang dia ingin sekali pergi ke sana dan menjemput si Lion pulang .
lalu Araga memakai jasnya dan menemui Ansel dia harus bertemu dengan Kris untuk membahas ini , Ansel sudah selsai di obati kini dia sedang memainkan ponsel nya .
" uncle sudah selesai? ayo pergi . " ajak Ansel
" boy beli ps nya besok saja ya? uncle ada urusan dengan daddy mu . "
" kenapa begitu? uncle sudah janji padaku tadi . "
" aku menyesal prince tapi urusan ini sangat penting , besok kau bisa membeli nya bahkan kamu bisa membeli tokonya sekalian . " bujuk Araga
" iya baiklah . "
" good boy ayo sekarang pergi ke rumah mu . "
mereka berdua pun pergi jalanan lumayan padat hati si uncle benar2 tak tenang lalu tak lama kemudian sampai di mansion .
" aku pulanggggg.. " ucap Ansel
" welcome home sayang . " Kalina menghampiri nya
" mommy aku kangen . " Ansel langsung memeluk nya
" dari mana saja hm? mommy menunggu mu di butik tapi tidak ada , kenapa dia bersama kaka? kalian dari mana? "
" ya ampunnnn aku lupa mom ! "
" dia bermain ke kantor sayang di mana Alena? " tanya Araga
" dia menginap di rumah papa kak apa kalian sudah makan malam? , tunggu ada apa dengan wajah mu? " Kalina menangkup wajah Ansel
" eum ini tidak papa mom aku lapar yee makan " Ansel segera berlari
" dimana suami mu? "
" dia di belakang apa kaka ingin makan sekarang? " Kalina membantu melepas jas Araga
" aku belum lapar dear kalau begitu aku harus menemui suami mu dulu , ada yang ingin aku katakan padanya . " Araga mengecup kening Kalina
Kalina pun mengangguk lalu dia berjalan ke belakang pria itu menyusuri taman belakang yang terlihat luas , terlihat beberapa bangunan tempat apa ini? lalu ada sebuah rumah kecil di sana apa si alien di sana .
clekk
pintu terbuka bau amis langsung menyambut penciuman Araga dia melihat Kris sedang mencincang ayam mentah , baju nya sudah penuh darah si hot daddy tampak asik dengan kegiatan nya si sint*ng ini sedang apa !
" Kris.. " panggil Araga
" ada apa tihang? mau apa kemari? ini tempat rahasia ! " ujar Kris
" sedang apa kau? "
" aku bosan jadi sedang bermain masak2 apa kau mau beli? ini enak lhoo " si hot daddy mengangkat ayam yang sudah tak terbentuk
" dasar tidak waras ! ada yang ingin ku bahas ini tentang Ares dan Gavin . " Araga pun duduk
" ada apa dengan pangeran ku? "
" ada yang ingin mencelaki mereka ! bahkan orang itu datang pada ku meminta tolong bodoh sekali , dia mengira aku membenci keluarga Wu padahal aku hanya tidak suka pada mu ! jadi bagimana? "
Kris menaruh pisau nya kemudian meneguk wine ekspresi dia terlihat datar
" baj*ngan mana yang akan melakukan itu? " tanya Kris
" putri seorang Menteri . "
" wah benarkah? serahkan pada ku asik mainan baruu . " Kris berucap senang
" tidak bisa dia mainkan ku ! " tolak Araga
" ish kau harus berbagi tihang ayo bermain bersama ! jangan pelit , kita berdamai jangan membenci ku lagi oke lebih baik berburu bersama . " Kris menuangkan wine untuk Araga
" haha baiklah aku setuju . "
Kris dan Araga tertawa bersama kini hubungan itu terlihat membaik sesama orang Sint*ng harus akur !
Hai love aku datang takut gak bisa nemenin minggu malam nya
jadi sekarang aja
sehat selalu mine
__ADS_1
sampai jumpa di next episod