
Author pov
Ares melepaskan jas putih nya dan menaruh di dekat sofa dia menuju ke kamar sedangkan si cantik mencuci piring bekas cemilan tadi , lalu setelah itu segera naik ke ranjang terlihat dia sedang berpikir keras setelah selesai dengan piring pergi menyusul ke kamar .
" sayang apa ingin berganti baju dulu? "
" tidak . "
" Selina.. " panggil Ares
" iya ada apa? "
" aku tidak bermaksud memaksa hanya kamu harus mulai mengingat apa yang hilang , yang terjadi sekarang bukan situasi sebenarnya . "
" apa tidak bosan membahas ini? sekeras apapun berpikir tidak menemukan apapun , tapi satu hal pasti tersimpan rapih aku seorang gadis yatim piatu . lalu seseorang menikahi ku dia bilang akan memberikan kebahagiaan walapun dengan cara sederhana itu kamu kan? " Selina duduk berhadapan dengan Ares
Min Selina adalah gadis cantik yang menjadi istri Ares selain Kanaya obsidian dia mulai berkaca-kaca .
" aku tidak ingin isi dunia aku hanya inginkan sesorang di samping menemani ku hingga waktu yang menyuruh ku pulang . " ucap Selina
" sudah malam tidurlah . "
" aku hanya mempunyai mu Alan jangan pergi sebelum jantung ku yang berhenti terlebih dulu . "
" semua akan baik2 saja jangan berbicara seperti itu . "
Selina menyembunyikan wajah nya di dada bidang Ares sedangkan tangan kekar Ares mendekap wanita cantik itu .
...
pagi pun mulai menyapa hari ini begitu cerah tampak di suatu kampus sudah terlihat ramai dengan mahasiswa dan mahasiswi , sebentar lagi jam pelajaran akan di mulai seorang dosen tampan masuk ke kelas .
" selamat pagi Profesor Na . " sapa semua orang
" selamat pagi apa tugas yang saya minta sudah di kerjakan? . "
" sudaaahhhh . " jawab mereka serempak
" baiklah akan saya absen satu persatu . "
Jaewu melihat ke depan mata nya nyaris keluar ketika melihat 4 orang di bangku belakang yang sedang tersenyum ke arah dia , sedang apa mereka ada di sini Ansel , Leon , Jeno juga Vinson .
bahkan ke 4 pria ini mengenakan jas kebanggan kampus masih cocok sekali penampilan yang terlihat seperti anak kampus sungguhan , seolah tidak ada yang berubah padahal kini sudah menjadi ayah dari para remaja .
" Profesor Na ada mahasiswa kiriman yang akan mengikuti kelas anda . " ucap ketua Kelas
" ah iya pantas wajah mereka asing sekali seperti bukan penghuni bumi . " jawab Jaewu
" senang bertemu dengan anda Profesor mohon bimbingan nya . " 4 serangkai itu berdiri membungkuk pada sang dosen
Jaewu menunduk untuk menahan tawa melihat kelakuan teman2 nya .
" ish sial kenapa tingkah mereka ada2 saja . " umpat Jaewu dengan pelan
" hey kalian harus memperkenalkan diri ! " ucap salah satu mahasiswa
" baiklah halo teman2 perkenalkan saya Ansel Wu mahasiswa pindahan salam kenal . "
" saya Leon Wu . "
" saya Vinson Wu . "
" lalu saya adalah Jung Jeno . "
senyuman ke 4 pria ini memikat para wanita di kelas tubuh yang gagah serta otot yang kekar tercetak jelas dalam balutan jas itu , Jaewu hanya menggeleng lalu kelas pun dimulai mereka kagum melihat bagaimana melihat Jaewu mengajar si tukang bolos kini menjadi Profesor jenius .
tak lama kemudian jam pelajaran pun berakhir kini sudah menujukan pukul 10 pelajaran di mulai jam 8 kelas yang cukup lama , jam mengajar Profesor Na sudah berkahir lantas kini bersiap di gantikan oleh pelajaran lain .
" tugas dari anda banyak sekali pak . " protes Jeno
Plakk
__ADS_1
Jaewu memukul punggung Vinson dengan buku paket super tebal .
" ish sakit bodoh ! " omel Vinson
" untuk apa kalian di sini? kenapa tidak bilang pada ku ! "
" tentu untuk bertemu dengan Profesor Na yang begitu hebat ketika mengajar . " jawab Leon
" kata2 mu adalah sebuah pujian tetapi kenapa wajah mu tidak menujukan itu ! " ujar Jaewu dengan nada nge gas
" ck sudah ayo pergi keruangan mu Na . " Ansel segera merangkul si sahabat karib
sikap konyol mereka mengundang seluruh perhatian orang2 kampus kenapa ke 4 mahasiswa pindahan itu begitu akrab dengan sang dosen , bahkan terlihat seperti seorang sahabat para wanita akan meminta nomor ponsel mereka pada Profesor Na .
...
In Caffe
Kris terlihat baru sampai di sana dia akan bertemu dengan Araga hari ini seorang staf memghampri si Tuan besar , lalu di ajak menuju ke ruang privat yang sudah di pesan oleh Araga mereka pun sampai disana .
Brakk
Araga dan Gerall terlonjak ketika pintu di buka
" apa tidak bisa membuka pintu secara perlahan tua bangka ! " omel Araga
" katakan berapa harga pintu ini saya ganti . " Kris menatap pada staf
" ah ti-dak usah Tuan . " ujar staf itu dengan gugup
" selamat datang Tuan Kris . " sambut Gerall
" Terima kasih semakin tampan saja kau . " Kris menepuk bahu kokoh itu
" cepatlah duduk ! "
" sebentar tihang tidak sabaran sekali hidup mu ! "
" kopi saja . "
pria itu pun memesankan kopi Kris hari ini memiliki rencana akan berduan full dengan Kalina tapi seseorang mengahancurkan itu .
" Rubby akhir2 ini tidak mau bermanja dengan ku selalu saja dengan Ramon ! , aku jadi cemburu karena si cantik menjauh . " keluh Kris
Araga mengerenyit dia datang jauh2 bukan untuk mendengar tentang keluhan angsa .
" lantas apa peduli ku? kita tidak akan membahas angsa ! "
" maka dari itu katakan dengan cepat sialan ! menggangu waktu ku dengan Kalina . "
" soal Alan.. "
" ada apa dengan si dokter gadungan itu? dia bangkit dari kuburan? "
" jangan menyela ucapan ku brengs*k dengarkan sampai selesai ! "
Kris mendengus kasar darting sekali si tihang ini mereka pun membahas tentang buruan mereka yang berhasil di ledakan .
...
Kanaya baru selesai membantu Kalina memberskan perlaratan dapur sekalian menyiapkan bahan untuk makan siang , semua orang sudah melakukan aktivitas jadi hanya Kanaya yang ada di rumah .
" apa sudah selesai sayang? " tanya Kalina
" semua sudah selesai mommy . "
" nanti kita akan membuat makan siang untuk anak2 juga yang lain . "
" mommy istirahat saja biar aku yang memasak untuk nanti . "
" kita kerjakan bersama saja mom juga akan bosan bila diam saja . " Kalina merapihkan rambut Kanaya
__ADS_1
" aku akan membuat bekal makan siang untuk kak Ares dan menitip pada Kak Leon , kebetulan dia masuk siang sama dengan kak Ares . " ujar Kanaya
" tentu sayang ku perhatian sekali menantu mommy ini , apa semalam dia tidak pulang? jika dinas malam pagi ini akan pulang terlebih dulu . "
" semalam kak Ares bilang ada banyak perkerjaan jadi pagi pun dia tidak bisa pulang terlebih dulu mom . "
" sibuk sekali anak itu . "
2 wanita cantik pun kembali melanjutkan kembali mempersiapkan bahan makanan .
....
hari pun mulai menjelang siang Selina baru beres memasak makan siang dia membuatkan bekal untuk Ares , lalu dari kamar Ares keluar sudah siap untuk berangkat kerja dia melihat Selina menepuk2 dadanya .
" apa baik2 saja? " Ares datang menghampiri
" tidak papa hanya sedikit sesak kamu selalu lupa mengkancingkan baju . " Selina tersenyum hangat
hati Ares mendadakan rindu pada Kanaya karena di rumah juga sang istri yang selalu merapihkan baju , dia merasa bersalah ketika malam harus berbohong mengatakan ada tugas tambahan di rumah sakit .
" nah sudah selesai tampan sekali suami ku , ini bekal makan siang mu habiskan ya . " Selina memberikan tas kecil
" Terima kasih jangan lupa minum obat dan jangan melakukan aktivitas yang membuat lelah . "
" iya sayang aku tau . "
Ares pun bersiap akan pergi tapi tangan Selina menahan
" ada apa? "
" kamu selalu melupakan runitas kita . " Selina cemberut
" ah maaf aku lupa . "
Ares pun berbalik dan mengecup kening Selina membuat wanita cantik itu senang , dia segera pergi memakai helm untuk pergi ke rumah sakit .
selama perjalanan dia sedikit tidak fokus apa yang harus di lakukan sekarang? dia tidak bisa diam saja , jika begitu pasti akan menjadi masalah besar tapi dari mana harus memulai menceritakan ini semua .
....
tak lama kemudian Ares sampai di rumah sakit dia segera masuk ke ruangan nya sebelum itu akan makan terlebih dulu karena lapar , dia pun membawa bekal dan segera memakan masakan itu dengan lahap .
" masakan yang enak . " Gunam Ares
tok
tok
ada yang mengetuk pintu .
" masuk . "
" halo kak maaf mengganggu waktu mu aku ingin memberikan bekal dari Kanaya . " ujar Leon
" astaga ku pikir siapa yang datang . "
" kakak sedang makan dari siapa? "
" eum ada staf yang membagi bekal taruh saja di meja . "
" baiklah kalau aku pergi dulu ada banyak perkerjaan . "
" hm "
" jangan lupa makan bekal nya . "
Leon segera pergi Ares hanya menatap bekal dari Kanaya dan memilih menghabiskan bekal dari Selina karena sudah terlanjur , dia akan memakan bekal dari Kanaya nanti saja karena tidak mungkin menghabiskan 2 wadah sekaligus .
halo ketemu lagi sama aku
selamat beraktivitas dan sehat selalu ya love
__ADS_1
sampai bertemu di next episode