
Author pov
In Italy
semua orang sedang menikmati pesta mewah suasana begitu meriah di tambah dengan iringan musik Airin begitu cantik dengan gaunya hari ini resepsi di gelar , begitu banyak tamu yang hadir para kolega memberi ucapan selamat atas pernikahan si presedir Kim .
" keren banget hotel nya . " ujar Jeno
" iya gaya Eropa klasik gitu bagus nih buat sesi photo . " jawab Vinson
" selain itu aku hampir tidak bisa bernapas ketika mendengar Kanaya sudah menikah . " Jeno menyenggol tangan Leon
" ketinggalan berita sih kamu . " timpal Ansel
" iya waktu kamu ke pulang ke London dia menikah , bersamaan dengan uncle Araga di hari yang sama juga . " jawab Leon
" semoga mereka bahagia selalu Kak Lion keren pokonya . " ucap Jeno
" keren banget malahan sampai buat dad pundung . " Ansel tertawa kecil
Alena dan Kanaya sedang berphoto dengan Airin sedangkan Yena mendampingi suaminya bertemu dengan tamu , Ares menjadikan kesempatan ini untuk bersama ibunya bahkan pria itu tak beranjak sedari tadi .
" kamu sudah makan? " Kalina mengusap rambut Ares yang sedang bersandar di bahunya
" sudah mom aku rindu sekali . " adu Ares
" mommy juga rindu dad masih marah cobalah minta maaf kembali . "
" aku sudah berusaha tapi dad tak melihat ku sama sekali , bahkan saapan pun tidak di jawab bagaimana sekarang? "
" bersabarlah sayang dad pasti akan memaafkan mu . "
" apa kamu tidak akan berphoto sedari tadi menempel dengan ibu mu ! " Mark duduk bergabung
" ayah jangan ganggu aku sama mom ! " omel Ares
" aku hanya duduk di sini menganggu dari mana nya? love anak mu menyebalkan . " protes Mark
" Mine tolong pakaiankan dasi ku , Kaira sedang ke toilet . " ujar Leo
Ares menatap kesal kenapa para pria ini menganggu momen dengan sang ibu tercinta, Kalina berdiri memasangkan dasi Araga pun menghampiri adiknya .
" sweet heart kamu ingin tidur di sini? apa pulang ke mansion? " tanya Araga
" sepertinya pulang saja di mansion lebih nyaman lagi pula tidak terlalu jauh . " jawab Kalina
" baiklah ibu akan menginap di sini akan ku suruh Gerall menyiapkan kamar , lalu kalian bagaimana pulang atau di hotel? "
" kami di sini saja Kaira suka dengan suasana hotel nya . " ujar Leo
" aku juga di sini . " tambah Mark
...
Kris sedang menikmati segelas wine dia hanya berdiam diri di tengah pesta wajah tampan itu hanya menatap datar , seperti tak ada semangat hidup bahkan dia mengabaikan sapaan orang2 sedari tadi .
" boleh aku duduk di sini? " tanya seseorang
" duduk saja kursi itu bukan milik ku Jung . " jawab Kris
__ADS_1
" judes banget sih dad jangan marah2 nanti darah tinggi . " ucap Arka
" sudah diam jangan berisik ! "
" bukan nya ingin ikut campur atau apa hanya saja aku rindu sifat absrud dad lhoo , udahan dong marah nya gak bosen apa pasang ekspresi lempeng terus? sekali2 belok biar gak nabrak . " Arka meneguk wine nya
" aku tidak melakukan apa2 biasa saja jangan ngelawak gak lucu ada yang ingin ku tanyakan , apa status mu dengan Alena? jangan berani mempermainkan nya atau ku kirim ke alam baka . " ancam Kris
Arka mendadak gugup mata tajam Kris telihat sangat mengerikan .
" ak-u serius dad malah Alena sudah aku lamar tapi belum ada jawaban nya , jadi gimana aku di restui tidak? " tanya Arka
" hm . "
" jangan cuma ham hm doang jawab yang bener dad . " protes Arka
" iya bodoh aku restui jika sampai kau berani membuatnya menangis , ku kirim parsel bom ke rumah mu . " ucap Kris
...
malam semakin larut pesta sudah berakhir keluarga Kris pulang ke mansion sesuai rencana di tambah Arka dan Jeno , karena Ansel meminta Jeno ikut dengan dia agar bisa bertanding game sampai puas mumpung libur Ares dan Kanaya juga pulang ke mansion kalau Gavin ingin di hotel saja .
" bang nanti aku tidur bareng sama Ansel . " ucap Jeno
" iya boleh . "
" makasih buat tumpangan nya kak Arka . " ujar Kanaya
" Sama-sama cantik apa suami mu tidak ingin berterima kasih juga? " sindir Arka
" udah di wakili sama istri ku tercinta. " jawab Ares
Arka berdecih sipat menyebalkan Ares tetap tidak berubah mereka pun sampai di mansion Kris dan Kalina di lantai bawah di tambah Arka , sedangkan anak-anak di lantai di 2 terserah mereka mau di mana toh masih banyak kamar .
" ingin mandi bersama juga tidak masalah sayang. " Ares memeluk Kanaya dari belakang
" ish jangan macam2 . "
" tidak akan ada yang melarang cinta . "
Ares mengecupi leher Kanaya wangi parfum yang istri membuat nya canda .
" udah dulu aku mandi . " Kanaya sedikit mendorong Ares dan kabur ke kamar mandi
" awas saja hukuman nya sampi pagi . " teriak Ares
dia pun mengambil baju ganti dan akan mandi di bawah saja sedangkan di dapur Arka membuat teh dia sudah selesai mandi , kebetulan belum mengantuk Arka menikmati lukisan2 di mansion yang terlihat estetik .
" kaka belum tidur? " suara lembut terdengar menyapa
" belum saya sedang membuat teh , kamu sendiri kenapa belum tidur? "
" aku haus pengen minum . " jawab Alena
" sini duduk sama saya . " Arka menepuk2 kursi kosong di sebelah nya
Alena pun mengisi gelas minum dan duduk di pantry .
" kirain kaka udah tidur . "
__ADS_1
" tidak mengantuk sama sekali kamu jangan tidur malem2 nanti sakit . " Arka merapihkan rambut si princes
" sebentar lagi aku juga tidur kak . "
" seperti nya saya bakal mimpi indah karena ngobrol dulu sama kamu . "
" kebiasaan banget kalau udah ngerayu . " cibir Alena
" haha yasudah selamat malam sayang . " Arka pun mengecup kening Alena
Alena pun tersipu malu tetapi langkah yang rusuh mengalihkan perhatian mereka Ansel berlari ke arah ruang tamu , Kris yang sedang duduk menoleh kenapa ribut sekali ini bahkan sudah malam .
" ribut nya tunda dulu Ansel Wu ! " ujar Kris
" dad gawat kak Ares kesakitan di ruang penyimpanan cepatlah ! " ucap Ansel dengan heboh
hati Kris berdetak kencang seketika ekspresi khawatir langsung terlihat dia lupa jika Ares belum sepenuhnya sembuh , dengan segera dia berlari tunggang langgang dalam hati nya terus berdoa semoga semua baik2 saja .
Brak
si hot daddy masuk kedalam dan pintu langsung tertutup Ares sangat terkejut melihat sang ayah
" katakan pada ku apa yang sakit? apa kamu sudah minum obat nya? " Kris memegang bahu Ares
" sakit? aku baik2 saja . " jawab Ares degan bingung
" Ansel bilang kamu kesakitan ! ayo pergi ke rumah sakit atau dad panggil Arka . " Kris sangat khawatir
" i'm okay dad aku tidak sakit tapi aku merindukan mu.." ucap Ares
tubuh Kris berubah kaku ketika Ares memeluknya dengan erat bahkan tangan nya bergetar ada gejolak yang tumpah , tak terasa air mata ikut menetes bohong jika Kris tidak rindu bahkan dia sangat ingin memeluk putranya ini .
" aku pikir semua baik2 saja ternyata tidak bukan sulit nya hidup yang membuat ku menyerah , tapi tidak bertemu dengan dad dan mommy itu lebih sulit dari apapun..jadi ku mohon jangan marah maaf dad aku janji takan nakal lagi . " ucap Ares dengan lirih
" Ares lepa-s ! " sentak Kris
" aku mohon maaf setelah mendapat maaf dari mu aku janji akan pergi dad , aku iklhas jika ini akan menjadi pelukan yang terakhir tapi tolong maafkan dulu aku takut Tuhan akan menghukum ku karena telah menyakiti mu . "
tangisan pun pecah suara yang terdengar pilu
" izinkan aku berterima kasih karena sudah susah payah mengurus ku memberikan semua hal tapi aku balas dengan begini , demi tuhan tidak ada niat sedikit pun untuk melukai mu dad sungguh kau akan tetap ku hormati sampai kapan pun . " Ares meluruh dan berlutut di depan Kris
" dad maafkan..satu lagi maaf telah menyuruh pergi pasti kamu kesulitan di luar sana , bahkan memisahkan mu dengan mommy . " Kris pun berjongkok dan menangkup wajah Ares
di sana di penuhi tangisan kedua pria tampan momen haru sangat terasa
" aku layak mendapat itu semua dad..aku menyakiti mu bahkan tak pantas untuk akui sebagai anak . "
" tidak begitu prince dad memang merasa marah tapi rasa maaf terbentang luas bahkan mengalahkan luasnya lautan , takan surut rasa kasih sayang pada mu tak peduli seberapa sering nya seorang anak membuat kecewa hati orang tua selalu ada kata maaf untuk nya..begitu juga dengan dad maaf waktu itu dad hanya butuh waktu . " Kris memeluk Ares dengan erat
" aku sangat menyayangi mu dad . "
" dad lebih menyayangi mu My Litte Hero . " Kris mengecup kening Ares
mereka berpelukan menyalurkan rasa yang terpisah oleh segores luka tetapi semua itu akan hilang dengan rasa saling memaafkan , karena kita semua tau jika kasih sayang orang tua itu sepanjang masa jika membuat nya marah maka mintalah maaf .
sedangkan Kalina , Alena , Arka , Ansel dan Jeno juga ikut terharu mereka melihat di CCTV ini adalah ide Ansel , dia juga juga bekerja sama dengan Jeno yang bertugas menutup pintu karena sudah gemas dengan pertengkaran ini , salah satu harus ada yang mencair lihat buktinya si hot daddy langsung kocar kacir si gengsian tapi sayang .
Hai love ketemu lagi sama aku
__ADS_1
ciee yang udah baikan gak usah perang lagi .
sampai bertemu di next episod