
Author pov
hari pernikahan hanya tinggal 2 hari lagi semua persiapan hampir selesai aktivitas berjalan seperti biasa Viona masih bertugas , Leon tetap berkuliah sekarang mereka sedang makan siang di rumah Jaewu di sana baru selesai acara tunangan .
siapa? tentu saja Jaewu dan Jasmine mereka memutuskan untuk bertunangan dulu dan akan menikah setelah lulus kuliah , yang hadir tidak banyak nanti saja pas pernikahan jadi hanya ada Ansel cs gengs mereka sudah punya gandengan.
" Na kenapa tidak langsung saja? " tanya Vinson
" ya gak papa sih santai elah . " jawab Jaewu
" nunggu lulus kuliah kelamaan mening langsung halal enak tau . " timpal Ansel
" enak dalam hal apa? " Jeno tersenyum kecil
" dalam berbagai hal . " balas Ansel
" kau juga acara pernikahan tinggal 2 hari lagi masih sibuk dengan bahan kimia . " Jaewu menyenggol lengan Leon
" masih 2 hari lumayan untuk menyelesaikan tugas ku . " ujar Leon
lalu Jasmine dan Hana datang membawa berbagai hidangan .
" ayo anak2 makan yang banyak . " ucap Hana
" Terima kasih aunty . " jawab mereka serempak
" calon pengantin terlihat sibuk sekali . " ujar Vinson
" hehe biar jadi istri idaman gitu . " Jasmine tersenyum malu2
" uncle Na kemana? " tanya Ansel
" aku di sini kenapa merindukan ku ya . " Jaemin datang sambil mengusak rambut Ansel
" kenapa mereka tidak langsung menikah saja uncle . "
" mereka yang meminta Ansel kalau uncle sih bebas . "
lalu terdengar suara mobil masuk ternyata itu Alena dia datang sambil membawa buket bunga .
" kalian meninggalkan ku ! " omel Alena
" maka nya kalau dandan gak usah lama . " balas Ansel
" biar makin cantik tau ! dasar tidak sabaran sekali . "
" berikan salam dulu . " ucap Leon pada Alena
" ah iya aku lupa selamat siang uncle dan aunty . " sapa Alena
" selamat siang princes ayo duduk kamu di tinggalkan oleh para pria ini . " ujar Jaemin
" iya mereka menyebalkan . "
" sudah bumil tidak boleh marah2 sini duduk kita makan . " ajak Hana
" ini bunga untuk mu selamat atas pertunangan kalian . " Alena memberikan bunga pada Jasmine
" Terima kasih Alena . " ucap Jasmine
" makan yang bener mau jadi ayah ko masih pecicilan . " cibir Leon pada Ansel
" ck iya . "
prediksi Kris tentang Elina ternyata benar akan semakin ramai nanti di mansion makan siang di temani oleh berbagai obrolan .
...
__ADS_1
di mansion Kris sedang tiduran di karpet bulu hari ini panas sekali harusnya dia menghadari rapat si sulung sudah menelpon , tapi dia malas sekali untuk keluar di tambah sang istri tidak ada pergi bersama yang lain ke butik untuk melihat baju .
" love aku pulanggg.." teriak Mark
" apa kau lupa jika mereka pergi ! " omel Kris
" ya ampun aku lupa kak . "
" mau apa ke sini? mengganggu acara santai saja perkerjaan mu sudah selesai? "
" aku lapar pekerjaan sudah selesai . " Mark melepas jas nya
" istri ku tak memasak maid sedang libur di luar banyak restoran , kenapa malah kesini Mark Wuuuu ! "
" kalau begitu kaka yang masak . " pinta Mark
" aku tidak bisa nanti dapur kebakaran . "
terdengar derap langkah seseorang datang menghampiri mereka .
" Mine.." panggil Leo
" kalian ini kenapa mencari istri ku dia pergi ! " ujar si hot daddy dengan nge gas
" oh benar mereka pergi . "
" kaka aku lapar . " Mark duduk di samping Leo
" makan jangan curhat . " jawab si papa
" Kalina tak memasak maid juga libur kaka yang buat bagaimana? "
" ide bagus aku juga lapar anggap ini rasa Terima kasih mu , tagihan pernikahan Leon dari A sampai Z aku yang bayar ! jadi pergilah memasak . " Kris bangun dari rebahan nya
" iya baiklah tinggu sebentar aku akan memasak terlebih dulu . " Leo menepuk2 kepala Mark
" makanan sudah siap . " panggil Leo
" wah harum sekali . " Mark dengan semangat duduk dan mengambil piring
" Kanaya , Elina dan Yena juga ada di butik? " tanya Kris sambil mengambil nasi
" iya mereka ada di sana aku membuat Japche kesukaan mu . " Leo menaruh nya di piring Kris
tiga bersaudara itu pun makan bersama suasana hangat langsung tercipta mereka mendengar ocehan si bungsu Wu , setelah selesai makan kembali bersantai Mark melihat ke arah kolam seperti akan sangat menyenangkan jika berenang
" kak ayo bermain air . " bisik Mark pada Leo
Leo mengangguk dan melihat ke arah Kris senyum jail pun terlihat .
" Kris hari panas sekali ayo bermain . " Leo dan Mark memegang kedua tangan Kris
" hey hey aku tidak mau basah lepaskan aku sialan ! " umpat Kris
tapi mereka tetap menyeret Kris ke arah kolam renang
Byurrr
si hot daddy di lempar ke sana Mark tertawa dengan keras .
" kalian berdua rupanya ingin ku kirim ke alam baka brengs*kkkkk ! " teriak Kris
gema tawa mengiringi hari ini Kris naik dan mengajar saudara2nya mereka kembali mengingat masa lalu ketika belum hadir para jagoan , sudah di bilang orang yang mencintai mu tanpa syarat adalah keluarga mu tak meminta balasan dalam bentuk apapun .
tak peduli seberapa berat masalah mu katakan pada mereka dengan begitu beban akan hilang dengan sendiri nya , lalu di ganti dengan tawa kebahagiaan saling mengerti..saling menyanyangi adalah salah satu hal yang tercipta dari ikatan yang bernama keluarga .
....
__ADS_1
In Hospital
Ares sedang duduk pasrah di sofa Viona mengadu bahwa saudaranya sangat menyebalkan dia ingin berusaha kuat tapi tidak bisa , mungkin Viona harus sarapan semen agar terlihat kokoh saat berhadapan dengan Leon .
" sudah berhenti menangis kita makan siang ! " ujar Ares
" aku masih kesal ! " Viona menyusut air mata dengan jas putih Ares
" sudah tau calon suami itu bukan mahluk bumi masih saja berharap ingin romantis . "
" siapa tau sudah berubah Lion . "
" kita ke kantin saja aku lapar . "
" dimana dokter Jung? " tanya Viona
" dia ada jadwal operasi salah satu pasien butuh penangan ada apa? "
" tidak hanya sedari tadi aku juga tidak bertemu dengan nya , karena aku sedang sedih belikan semua yang aku mau . "
" Leon adalah pelaku kenapa aku yang harus bertanggung jawab . " protes Ares
" tapi dia saudara mu hari ini semua kau yang bayar ! "
Ares hanya menghela napas dia sudah tidak punya tenaga untuk berdebat tidak di rumah tidak di sini , semua orang membuat si Lion setres apalagi dengan adanya angsa baru nanti kalau Rubby bertelur dia dadar sekalian .
...
mereka sampai di kantin dan segera memesan makanan tidak papa hari Ares merelakan telinga nya mendengar omelan Viona , makanan pun di sajikan seorang pria menghampiri mereka itu Leon bukankah dia sedang di rumah Jaewu .
" pantas tidak di angkat sedang makan bersama dengan kak Ares . " ucap Leon
" mau apa ke sini? " tanya Viona dengan agak sinis
" mama meminta untuk datang ke butik . "
" semua orang sudah sana? " sela Ares
" iya kak . "
" saya sedang makan pergi saja duluan nanti saya menyusul . " ucap Viona
" gak papa aku tungguin . " Leon pun duduk
Viona melanjutkan makan dia memesan ramen pedas agar suasana hati membaik .
" lain kali rambut nya ikat dulu kalau makan . " Leon berdiri dan mengikat rambut Viona dengan ikatan rambut milik Alena yang ada di sakunya
payah sekali Park begini saja baper !
" lihat wajah cantik calon istri ku semakin terlihat bahkan lebih cerah dari pada matahari . " Leon mencubit pelan pipi Viona
sudah selesai Viona ingin pingsan saja sekarang sedangkan Ares hanya menatap datar ke arah pasangan itu , sudah di bikin pusing korban omelan sekarang di jadikan nyamuk kenapa tega sekali pada si daddy Lion ini .
" kamu sudah selesai makan? kalian berdua pergilah . " usir Ares
" iya ini juga akan pergi singa . "
" kalau begitu aku pergi dulu ya kak , ayo sayang kita ke butik . "
Leon menggenggam tangan Viona si dokter takut jika calon suaminya terbentur sesuatu kenapa jadi manis begini .
Hai ketemu lagi deh
sehat selalu dan Terima kasih banyak atas semua dukungan kalian semua ya
sampai bertemu di next episod
__ADS_1