
Author pov
Livy masih menangis dalam dekapan Kean dia masih terkejut dengan kejadian barusan sedangkan pria itu terkapar , Sean memberikan hantaman terakhir hingga tumbang dia pun menghampiri saudara nya .
" sudah jangan menangis lagi . " ujar Kean
" aku takut . " ujar Livy
" pria itu sudah beres mau kemana malam2 begini? " tanya Sean
" aku akan meminjam buku pada Siena tapi ingin mampir ke mini market , lalu pria itu datang dan mengajak ku berkenalan tapi aku tidak mau . "
" sudah ayo pulang . " Sean menggenggam tangan Livy
" kalian tunggu sebentar di sana biar aku yang akan membeli bir. "
Kean pun pergi ke minimarket untuk membeli pesanan sang ayah , sedangkan Sean bersama Livy di depan toko gadis cantik itu akan menginap saja .
" ayo pulang . " ajak Sean
" gendong.." Livy merentangkan tangan nya
" jalan saja sendiri . " omel Kean
" kaki ku masih lemas gara2 kejadian tadi . "
Sean pun membungkukan badan Livy seneng dan segera naik ke punggung lebar itu .
...
Ezra membereskan buku dia baru selesai mengerjakan tugas dan berbaring di ranjang sambil melihat ponsel , lalu ada pesan masuk ke sana pria tampan itu tersenyum ketika membaca .
" kakak.."
si tampan terkejut sehingga membuat ponsel itu jatuh .
" astaga kamu mengejutkan ku . " ujar Ezra
" maaf kak aku hanya ingin mengantarkan buah dari bunda . " ujar Alana
" Terima kasih maaf tidak ikut bergabung , tugas hari ini sedikit banyak . "
" tidak papa kak . "
" kemari duduk . " Ezra menepuk2 sisi ranjang
Alana pun duduk di samping sang kaka menemani nya memakan buah .
" apa kaka punya kekasih? "
" hah? "
" cih jangan malu2 begitu mengaku saja , si Jenius sudah punya kekasih ternyata . " goda Alana
" ish tidak ada jangan mengatakan yang tidak2 yaaa . "
ponsel Alana pun berdering ada panggilan masuk
Na Calling...
" ada apa? " tanya Alana
" besok sepulang sekolah kita kumpul ya . "
" baiklah terserah mu saja Na Jaehyuk . "
" yang lain bagaimana? "
" akan ku tanyakan terlebih dulu . "
" oke ku tunggu bye . "
Pip
__ADS_1
panggilan pun berakhir Alana menaruh ponsel kembali
" ada apa? " tanya Ezra
" besok Jae mengajak kita kumpul . "
" boleh kebetulan aku tak ada jadwal Les . "
malam pun semakin larut Aska menginap di Mansion semua orang sudah pindah ke kamar masing2 , lalu pintu terbuka seorang pria tampan menyelinap dan masuk dan secara perlahan naik ke ranjang menyeret Kris yang sedang tidur .
mata tajam si hot Grandpa mulai terbuka karena terganggu dia melihat ke samping sudah ada Ares .
" kamu sedang apa bodoh ! " omel Kris dengan berbisik karena takut istrinya terbangun
" aku rindu dengan mommy ingin tidur bersama dad , cobalah bergeser sedikit jangan serakah kasur ini lebar . " protes Ares
" pergilah tidur di kamar mu sialan . "
" dad saja yang pergi . "
Kris bangun dan memberikan tatapan tajam pada putra nya jangan sampai mereka baku hantam di ranjang .
" putra mu sudah remaja tapi masih ingin tidur dengan ibu mu , sadar diri brengs*k sungguh menggelikan sekali . "
" tak peduli berapa umur ku ! aku akan tetap membutuhkan mommy , karena selamanya mom adalah hidup ku ! "
Kris langsung berbaring dan menghadap punggung lebar Ares sambil mengusap2 rambut legam itu .
" baiklah daddy menyerah sekarang jagoan daddy tidur . " bujuk Kris
mereka pun mulai terpejam Ares memeluk Kalina dengan erat , sedangkan Kris masih menepuk2 si singa agar cepat terlelap .
....
pagi pun mulai menyapa kicauan burung sudah terdengar saling menyahuti anak2 bersiap pergi ke sekolah , bahkan Ares sudah pergi ke rumah sakit pagi2 sekali karena ada kasus baru yang harus di tangani .
Kean sudah duduk di motor menunggu Alana turun gadis itu kenapa lama sekali , begitu juga dengan Sean yang menunggu Livy lalu ada Alvin yang sibuk memakai sepatu .
" di sekolah ada murid baru . " ujar Ezra
Aska memutuskan untuk pindah sekolah dan tinggal di sini dia ingin bersama saudara nya yang lain , si tampan bilang pada Araga tak mau terpisah dari mereka lalu di izinkan untuk pindah dari italy oleh sang daddy .
" tentu maka gadis2 akan mengantri untuk menjadi kekasih ku . " ucap Aska
" jangan terlalu percaya diri Kim ! " protes Kean
" sudah hentikan jangan berdebat ayo berangkat sekarang . " lerai Ezra
" tapi dimana Lexsy? " tanya Sean
" dia sudah di sekolah bersama Siena . " jawab Alvin
mereka pun bersiap pergi Alana dan Livy segera berlari ke luar setelah selesai dandan , karena sebentar lagi jam sekolah akan di mulai .
....
In Hospital
Ares sedang memeriksa kasus yang akan di tangani bahkan dokter forensik itu terlihat tampan pagi ini , walapun sudah menjadi ayah tapi paras rupawan itu tidak berubah persis seseorang di rumah , meskipun sudah punya banyak cucu ketampanan nya tak luntur dan kini menurun pada Ares .
" selamat pagi dokter Wu . " sapa seseorang
" selamat pagi dokter Byun bukankah jadwal anda nanti sore? kenapa sudah masuk? " tanya Ares
" saya ada pergantian jadwal jadi harus masuk pagi ini , dokter Lee ada urusan keluarga jadi tidak bisa masuk . "
" anda memang baik sekali . "
" haha anda bisa saja dokter Wu . "
mereka sedang asik berbincang di lobby tetapi suara ribut dari arah pintu masuk mengalihkan perhatian 2 dokter itu , seorang gadis dengan seragam penuh darah menangis histeris ketika melihat brankar yang membawa ayah nya , seorang pria parubaya yang yang sudah bersimbah darah di bawa masuk .
" selamat ayah ku.. aku mohon hikss..." pinta nya dengan pilu
__ADS_1
" tenanglah nak kami akan berusaha mari obati luka mu dulu . " ujar suster
" tidak aku ingin ayah ku selamat ! obati dia cepatlah ! " gadis itu berteriak histeris
brankar itu melewati Ares dan gadis itu masih saja menangis hingga dia limbung tak sadarkan diri , tapi sebelum menghantam lantai Ares sudah meraih tubuh nya hingga dia jatuh dalam pelukan si Lion .
" selamatkan ayah kuu dokter.." pinta nya sebelum mata cantik itu ikut terpejam
dengan sigap Ares langsung membawa anak itu pergi ke UGD untuk di tangani apalagi lengan si manis terluka .
" Terima kasih dokter Wu . " ucap suster
" apa mereka kecelakaan? "
" sepertinya begitu dokter mobil mereka sudah di temukan terbalik di jalan yang sepi , dan tidak ada siapapun di sana untung dia masih dalam keadaan sadar sehingga bisa menelpon meminta bantuan . "
Ares pun mengangguk dan ada seseorang yang menyusul nya ke sana .
" kak jenazah sudah tiba . " ucap Jeno
" iya ayo kita ke sana . "
" ada apa? kenapa kaka di sini? apa ada yang terluka? " wajah tampan Jeno langsung berubah
" ada kecelakaan Jung korban nya histeris tadi dia sempat tak sadarkan diri . "
" semoga mereka baik2 saja . "
Ares dan Jeno pun segera menuju gedung Forensik untuk memulai pemeriksaan semoga anak itu baik2 saja , karena dia seusia dengan anak2 nya bahkan dia langsung teringat dengan si para pembuat onar .
...
Kris sedang berjalan ke sebuah perusahaan semua orang menyapa ada Tuan besar datang berkunjung , setelah sampai dia segera naik lift menuju ke ruangan seseorang tak lama kemudian dia sampai di sana .
Brakk
pintu di buka dengan tak santai membuat si pemilik ruangan hampir menjatuhkan gelas kopi .
" pintu nya bisa roboh sialan ! "
" nanti aku ganti sudah jangan berisik . " Kris membuka jas dan melempar ke sofa
" untuk apa kemari? apa aku tidak salah lihat? kenapa rambut jadi abu2 ! , astaga kau seperti preman pasar ! " ejek Leo
" dasar bodoh ini adalah gaya terbaru brengs*k tidak tau gaya ! "
Kris datang dengan tampilan baru dia mengecat rambut nya menjadi abu belum lagi dia menggunakan piercing , di tambahkan dengan tato di lehernya membuat dia si hot grandpa semakin tampan .
" terserah saja aku tidak peduli ada apa? " tanya Leo
" ingin bermain tidak? " Kris mengeluarkan shotgun dari balik kemeja
" jangan berulah ini masih pagi ! "
" ada beberapa hama yang mengganggu ku pagi ini , di tambah aku ingin berburu ayo ikut bergabung . "
" tidak . "
" dasar payah sia2 aku datang kemari ! " Kris memakai kembali jas
" mau kemana? "
" bermain . "
Kris pun melangkah keluar Leo panik apa yang akan pria Sint*ng itu lalukan .
" jangan macam2 aku bilang ! kau dengar tidak bodoh ! " teriak Leo
tapi Kris hanya membalas dengan seringai nya dan tetap pergi kenapa masih saja tidak berubah walaupun sudah berumur .
Hai Love gimana keadaanya sehat2 ya
semangat puasanya bagi kalian yang menjalankan
__ADS_1
ketemu lagi sama aku
sampai bertemu di next episod