
Author pov
malam pun beranjak di mansion Wu makan malam sedang di laksanakan Leo ada di sana bersama Kaira karena ada yang ingin di bahas dengan sang papa , di tambah dia merindukan masakan mama Wu tentu membuat wanita paru baya itu senang karena jadi ramai .
" setelah ini kita bicara di ruang kerja papa . " ujar Tuan Wu
" iya pa ini tentang kontrak kerja sama di Busan . " ucap Leo
" Terima kasih untuk makan malam nya mama . " timpal Kaira
" sama-sama sayang seringlah berkunjung kemari mama rindu . " nyonya Wu tersenyum
" iya suasana ramai seperti ini sangat menyenangkan . " timpal Diana
" makan yang banyak boy . " Mark mengusap rambut Leon
" iya ayah . "
" Vinson belum pulang dia tak membalas pesan bunda , kalian mengabisakan waktu bersamakan? " tanya Diana
" mungkin dia memiliki urusan lain tadi kami hanya bermain di apartemen , nanti aku tanyakan pada yang lain bunda tidak usah khawatir . " jawab Leon
" anak itu sebenarnya kemana . " ujar Mark
setelah selesai mereka pindah keruang tengah untuk berbincang sedangkan Leo bersama Tuan Wu membahas pekerjaan , si tampan mengambil ponsel untuk menanyakan keberadaan saudaranya ada di mana tapi tak di angkat sama sekali .
Calling Jaewu..
" halo ada apa? "
" maaf mengganggu Na apa Vinson bersama mu? dia belum pulang . "
" tadi sih iya tapi kami berpisah setelah itu aku pulang . "
" dia bilang tidak mau kemana? "
" tidak dia hanya bilang masih mempunyai urusan dan menyuruh ku duluan . "
" aku menelpon nya tapi tidak di angkat Na . "
" bisa saja dia bersama Ansel dan Jeno coba tanyakan pada mereka . "
" sudah tapi tidak ada . "
" jangan khawatir nanti dia akan segera pulang mungkin Vinson memang memiliki urusan , jadi dia tak sempat mengangkat telpon karena sibuk . "
" baiklah Terima kasih ya Na . "
Pip
sambungan telepon pun terputus Leon menghampiri bunda nya dan mengatakan Vinson memiliki sedikit urusan , malam pun semakin larut Leo sudah pamit ternyata hujan turun dengan deras membuat hawa semakin dingin .
seorang pria masuk dengan buru2 ini sudah jam 12 malam rumah sudah sepi
" bagus jam segini baru pulang lain kali jangan pulang sekalian . " ucap seseorang
Vinson melihat ke arah tangga sang ayah sudah bediri di sana , lalu menghampirinya dengan wajah yang terlihat marah .
" maaf ayah aku terlambat . " ucap Vinson
__ADS_1
" dari mana saja kau ini? tidak mengangkat telpon membuat bunda khawatir , setidaknya kamu tau aturan Xavier ! " Mark menaikan nada bicara nya
" iya aku salah sudah jangan di perpanjang ! "
" mau jadi apa tengah malam begini masih keluyuran? harus nya belajar , coba lihat kakak mu bahkan lulus dengan S2 contoh dia ! " ujar Mark
" berhenti membandingkan aku dengan kak Yena selalu saja begitu ! , ayah tidak pernah melihat usaha ku saat ini aku juga sedang belajar . " jawab Vinson dengan jengkel
" mana buktinya kau belajar? ayah memeriksa desain mu masih banyak yang salah , memang kau saja yang pemalas . "
" sebanyak apapun aku berusaha ayah memang takan pernah melirik ku ! karena kak Yena yang selalu di banggakan , bahkan ayah hanya bisa protes tanpa mengajarkan sama sekali setidaknya ajaran aku harus bagaimanaaaaa ! "
mata Vinson memanas dia meluapkan semua emosi yang terpendam pada Mark dia selalu belajar , agar dapat membanggakan sang ayah seperti kakanya tapi kenapa selalu di salahkan begini .
" aku selalu meminta di ajarkan tapi ayah selalu sibuk dan menuntut ku untuk jadi sempurna tanpa pengarahan , pada siapa aku harus bertanya ayah? sedikit saja luangkan waktu untuk mengajarkan ku tidak pernah . " ucap Vinson lirih
Mark terdiam kini rasa bersalah menjalar di hatinya Vinson berbalik ke arah pintu dan pergi dari sana , Mark terkejut mau kemana lagi bahkan ini sudah tengah malam dia pun mengejar anak nya .
" mau kemana lagi? ayah minta maaf Vinson berhennnnti ! " teriak Mark
mobil tetap melaju meninggalkan rumah sekarang Mark takut putra bungsu nya kenapa2 bukan maksud dia begitu .
...
di mansion Kris masih menikmati wine di barengi dengan kepulan asap pria itu masih menonton TV karena ada pertandingan bola , tadinya dia bareng dengan Gavin tapi si sulung tidak bisa menahan kantuk jadi pergi tidur duluan .
Ting
Ting
suara bel terdengar di tekan Kris heran manusia macam apa yang bertamu tengah malam begini dia pun berjalan ke pintu .
Kris terkejut melihat Vinson baju dan rambut nya sedikit basah karena terkena air hujan dengan segera dia membawa nya masuk .
" lihat kamu kehujanan kalau sakit bagaimana? duduk dad ambil handuk dulu . " ucap Kris
dengan segara si hot daddy mengambil handuk dan pergi ke kamar Ansel membawa baju ganti .
" ini ganti baju tapi dad keringkan dulu rambut mu biar tidak sakit . " Kris mengusak rambut Vinson agar kering
" maaf merepotkan dad . "
" pasti ada sesuatu kalau begitu dad akan menjadi teman cerita mu malam ini . "
Vinson mengangguk ingin rasanya menangis tapi dad Kris selalu tau jika dia sedang butuh seseorang , setelah mengeringkan rambut mereka pergi ke kamar dan Vinson segera berganti baju .
" sebelum tidur ayo ceritakan ada apa hm? dad dengarkan prince . " Kris bersandar di kepala ranjang
" aku bertengkar dengan ayah salah ku karena pulang larut malam , tapi setidaknya tanya apa alasan aku pulang terlambat . " ucap Vinson
" jadi ini masalah nya memang kamu dari mana? "
" tadi sore aku ke rumah rumah Profesor Kim untuk meminta saran agar desain lebih baik kami membahas banyak hal , hingga larut malam kebetulan beliau juga sedang butuh teman ngobrol karena istrinya sedang pergi , aku tidak mengangkat panggilan karena sedang memperhatikan setiap teknik agar bisa membuat ayah bangga tapi apa aku malah kena marah . "
" si bodoh Mark Wu hanya khawatir karena jagoan nya belum pulang dad bangga karena kamu belajar dengan keras , hanya saja cara memperlihatkan rasa itu salah tapi tak di pungkuri dia sangat menyayangi mu . " ujar Kris
" aku selalu menjadi bahan perbandingan dengan kak Yena dad . "
" jika di lihat secara kasar memang seperti dibandingkan coba kau pahami secara perlahan di sana ada makna tersembunyi , ayah mu ingin kau lebih baik dan kuat agar bisa menghadapi dunia yang jauh lebih keras..dengan begitu maka kau siap dengan gelombang ujian yang akan mengiringi perjalanan mu , karena orang yang sudah pernah di terjang badai takan mundur hanya karena di terpa gerimis . " Kris mengusap kepala Vinson
__ADS_1
Vinson merenung dia sekarang juga merasa bersalah karena terlalu terbawa emosi sudah membentak sang ayah , padahal dia tau jika Mark kadang pulang larut dan pastinya lelah tapi selalu menyempatkan mengecek tugas .
si tampan Vinson lupa jika itu juga sebagai bentuk perhatian Mark bukan tak ingin mengajarkan tapi belum mempunyai waktu luang .
" besok pergilah minta maaf pada ayah mu bicaralah secara perlahan katakan apa alasan mu pulang terlambat , tak ada orang tua yang tidak menyayangi anak nya tidak peduli seberapa nakal dia cinta kasih orang tua sepanjang masa . "
lalu dia memeluk Kris dengan erat air mata nya secara perlahan tumpah .
" ayah mu tak ingin putra yang sudah dia rawat dengan penuh kasih sayang di lukai dunia maka dari itu jadilah jagoan , ketika kelak kau dewasa sudah siap untuk berjuang tapi berapa pun umur mu kau akan tetap membutuhkan ayah mu . " ucap Kris
Vinson kini mengerti tentang semuanya Kris mengusap punggung tegap itu sampai dia terlelap , menyalurkan afeksi kasih sayang bahwa Vinson tak sendiri memberitau bahwa ada sosok ayah yang siap merangkulnya di kala terjatuh .
...
pagi hari mulai menyapa Kalina tidak tau jika Vinson menginap tapi Kris menjelaskan semuanya pada sang istri , dia semalam mengrim pesan pada Mark untuk tidak khawatir setelah sarapan anak2 berangkat ke kampus dan Ares sebelum ke rumah sakit mengantarkan Kanaya .
" Terima kasih Kak hati2 di jalan . " Kanaya mengecup bibir Ares
" ingat jangan sampai kelelahan sayang . " ujar Ares
" iya aku mengerti . "
" lalu untuk kalian jangan rewel kasian mom nya harus sekolah , kecebong dad gak boleh nakal okee . " Ares mengusap perut Kanaya
Kanaya tertawa kecil lalu Ares mengecup kening sang istri dia berhenti sejenak memastikan si cantik masuk ke gerbang .
...
In Campus
pelajaran sedang berlangsung semua orang fokus mendengarkan materi yang sedang di jelaskan oleh Profesor Byun , Alena mencoba fokus dia masih bertengkar denga Arka dan menghindar darinya .
Tes
Tes
terdengar suara dari ruang informasi .
" maaf mengganggu belajarnya Prof tapi ini sangat genting salah satu murid mu membuat saya tidak bisa tidur . " ucap seorang pria
Profesor Byun mengenal suara ini tubuh Alena membeku apa yang sedang dia lakukan !
" untuk wanita cantik yang bernama Alena Wu tolong jangan marah saya minta maaf , sungguh saya tidak sanggup hidup tanpa mu dan jangan menghindar lagi . " ucap Arka di mic pengumuman
sorak teman sekelas nya langsung terdengar riuh sial pipi Alena sudah semerah tomat .
" setelah istirahat temui saya di ruang maket karena saya tidak akan pergi sebelum bertemu dengan mu , Terima kasih untuk perhatian nya silahkan belajar kembali dan untuk Profesor Byun maaf mengganggu..Love you Alena Wu . "
Profesor Byun menggeleng dengan kelakuan mantan murid nya untung saja Arka adalah mahasiswa yang mengharumkan nama kampus , jika tidak dia sudah kena hantam buku tebal milik sang dosen kini Alena sedang salah tingkah karena godaan semua orang .
sungguh tak menyangka Arka menggunakan ruang informasi kampus agar bertemu dengan Alena karena pria itu sangat rindu , sekarang si sulung Jung ketularan Kris yang selalu melakukan hal nyeleneh demi mendapatkan sesuatu jadi seantero kampus tau Alena sudah ada yang punya .
Hai ketemu lagi sama aku love
sehat selalu
bagi kalian yang belum tau author bikin karya baru judul nya slave , mampir ke sana jika mempunyai waktu luang tinggal klik profil ku .
bagi yang udah mampir makasih kalian selalu dukung karya2 author , di kasih like sama komen aja udah bahagia banget jadi Terima kasih untuk segala nya mine .
__ADS_1
sampai bertemu di next episod