
Author pov
kini Alena sedang berjalan menuju halte dia tidak ikut ke apartemen karena Arka memaksa untuk di temani di mansion , tentu saja pria itu berjanji tidak akan macam2 si cantik tidak bisa menolak dan mengiyakan lalu ada motor di yang berhenti di depan nya .
" sudah selesai berduaan nya ternyata . " ucap seorang pria
" Na.." panggil Alena
" kau tidak datang ke apartemen tentu saja karena kau sedang di sewa bukan? , cih wanita macam kamu? " ujar Jaewu
" apa maksud mu ! jangan bicara yang tidak2 ! " Alena berteriak marah
" Jeno bercerita kau lebih memilih menemani pria asing , apa namanya jika bukan di sewa? " Jaewu turun dari motor
" aku hanya sedang berterima kasih tidak lebih dari itu ! juga aku dan dia sudah saling mengenal Na , tidakah perkataan mu itu kasar? bagaimana mungkin mengatakan hal itu pada ku ! benar2 keterlaluan . "
" jangan banyak alasan ! apa selama ini kamu menolak kembali padaku karena sekarang kau sedang jadi jal*ng seseorang? " tanya Jaewu
" kena-pa berbicara seperti itu? " mata Alena berkaca
" berapa harga mu? akan ku bayar jika itu bisa membuat kamu kembali ! " Jaewu menatap tanpa rasa bersalah
" aku tidak serendah itu brengs*k ! " teriak Alena
" memang kenyataan nya begitu ! selama ini aku memohon pada mu untuk kembali kau abaikan , tetapi pada saat orang asing meminta kau menemani nya semudah itu dituruti? . "
" tidak begitu hikss.. " tangis Alena pecah perkataan Jaewu sangat melukai hatinya
" kamu tidak pernah tulus selama ini aku mecintai perempuan sewaan murahan sekali ! , kenapa tidak bilang jika ingin di bayar? aku juga mampu ! " ucap Jaewu
" ketika kita berpacaran aku benar2 tulus mencintai mu pada saat kamu mulai sibuk tak pernah lupa aku selalu mengingatkan untuk makann , bahkan kamu pernah bilang jangan terus mengirim pesan karena itu menganggu ! aku mencoba mengerti dan selalu menunggu kabar dari mu apa salahku Na? " sorot mata Alena benar2 sedih
" aku membenci mu Alena Wu ! "
Jaewu memakai helm nya kembali dan bergegas meninggalkan Alena begitu saja gadis itu berjongkok sambil terisak .
" aku tulus mencintai mu Na Jaewu kenapa balasan mu begini pada ku.." ucap Alena dengan lirih
lalu Alena mengambil ponsel dan menelpon seseorang
Calling dokter menyebalkan..
" halo manis apa sudah sampai? harusnya saya antar saja . " tanya Arka
" tadi kaka bilang ingin menikah dengan ku? "
" iya memang nya kenapa? "
" ayo menikah kak . " air mata Alena kembali menetes
" ha-h? " suara Arka terdengar blank
" aku mau menikah dengan mu ! aku tidak akan menolak lagi hiks.. "
Pip
dengan segera Alena mengakhiri panggilan nya dia berlari ntah kemana hari ini sangat menyakitkan !
sedangkan Ansel sedang mencari Alena dia minta di jemput di halte .
" gadis ini kemana? katanya minta di jemput tapi kenapa tidak ada . " Ansel menurunkan kaca mobil dan mencari adiknya
karena tidak bertemu dengan Ansel kembali melajukan mobil nya dia mengambil ponsel tapi tidak di angkat sama sekali .
....
In Italy
Araga menatap Ares yang sedang membaca majalah para dokter membantah jika salah dalam pemberian obat bahkan sakit nya berangsur pulih , kondisi Ares yang prima dan daya tahan tubuh kuat membuat nya mudah menerima terapi tapi kenapa dia tidak ingat sama sekali .
" prince.." panggil Araga
Ares hanya mendongkak dan memberikan ekspresi tembok nya
__ADS_1
" jangan bercanda lagi . " ujar si uncle dengan lirih
" bercanda apa tuan? sudah diberikan tumpangan jangan melunjak . "
" kenapa tidak mengingat ku? tak ada yang salah dengan pengobatan nya semua sesuai prosedur , pasti selama ini kamu menjalani masa sulit sendiri maaf prince apa rindu mommy? ingin mendengar suara nya tidak? " ujar Araga
hati Ares berdetak wanita yang begitu sangat dia rindukan Kalina masih tetap segalanya memang ini tujuan mengerjai sang paman , dengan begitu dia bisa menghubungi sang ibu dan mendengar suara nya ternyata misi sukses .
" mommy siapa? aku hanya punya kak Gerall . " ucap Ares
" ayo pulang ke Seoul . "
rasanya ingin sekali dia bersorak kalau benar Ares akan rajin berobat dengan Arka saja di sana , dengan segera Araga beranjak dan duduk di samping si kesayangan wajah dingin itu kini nampak menyedihkan .
" kenapa aku harus pulang? di sini rumah ku jangan bicara yang aneh2 tuan . "
" hiks . "
lihat sekarang Ares di buat gelagapan melihat Araga menangis di bahunya Gerall juga cengo melihat si tuan besar terisak , hey ini sungguhan? pria yang tak kenal takut bahkan tertembak peluru saja tidak pernah menangis .
" ayo pulang kita berobat di sana saja aku senang sakit mu sembuh , tapi kenapa sekarang malah otak mu yang hilang . " ujar Araga harga dirinya sebagai si kejam kini hilang
" pulang? ke Seoul? "
" iya ayo pulang . " rengek Araga
" my uncle memang menggemaskan tentu saja ayo pulang , kini tujuan telah tercapai ingat laki2 sejati harus menempati ucapan . " Ares membawa Araga kedalam pelukan nya
si uncle mendongkak menatap pada Ares
" siapa aku? kau ingat aku? " tanya Araga
" Araga kim my ice uncle tentu saja ingat durhaka sekali jika tidak , lagian aku tidak ingin di kutuk jadi kapan kita bisa pulang? " tanya Ares
Araga mengusap air mata nya dan ekspresi itu benar2 tidak terbaca
" jadi kamu? ini.. " Araga tidak bisa melanjutkan kata2 nya
" hehe aku hanya bercanda maaf ya . " si Lion tesenyum manis
orang-orang di mansion terlonjak mendengar teriakan sang tuan besar siapa lagi yang berani melakukan itu .
....
sedangkan di Seoul kini malam sudah menyapa Kris dan Kalina baru selesai makan Alena tidak turun beralasan masih kenyang , Ansel sedang menonton TV ternyata adik nya sudah pulang dia malah berkeliling mencari .
" kenapa Alena tidak ikut makan sayang? " tanya Kris
" katanya masih kenyang dad . " jawab Kalina
" apa terjadi sesuatu hari ini? tadi sekilas wajah nya terlihat sangat sedih . "
" aku sudah menanyakan itu tapi Alena bilang baik2 saja . "
" hey bocah apa terjadi sesuatu dengan adik mu? " tanya Kris pada Ansel
" mungkin . "
Tak
Ansel meringis ketika kepala nya di jitak oleh si hot daddy
" jawab yang benar Ansel Wu ! "
" aku tidak tau ! memang kenyataan nya begitu ! kenapa tidak pergi dan tanyakan sendiri . " ucap Ansel dengan nge gas
" eum maaf dad hanya bertanya . " Kris memainkan jemari lentik Kalina
" menyebalkan sekali sih ! diam dan jangan menggangguku . " ancam Ansel
" ish dia menakutkan sayang . " adu Kris pada sang istri
" turunan siapa? " goda Kalina
__ADS_1
" ya aku . " Kris pun mengecup bibir Kalina
setelah berbincang sebentar Kris naik ke atas untuk bertemu dengan Alena memastikan jika putrinya baik2 saja .
Tok
Tok
" princes apa sudah tidur? " tanya Kris
" masuk saja dad . "
lalu dia pun masuk kedalam ternyata Alena sedang maskeran .
" kenapa tidak ikut makan malam sayang? nanti kamu sakit . " Kris mengecup kening Alena
" aku masih kenyang dad . "
" oh begitu daddy hanya ingin memastikan kamu baik2 saja , apa hari ini terjadi sesuatu? jika ingin bercerita ayo . "
" semua baik-baik saja hari ini sangat menyenangkan . " Alena mencoba tersenyum
" syukurlah jika begitu princes . "
lalu di bawah terdengar suara mobil yang masuk kehalaman maid memberi tau ada tamu pada Kalina .
" selamat malam mom . " sapa Arka
" selamat malam dokter Jung mari duduk . " Kalina tersenyum hangat
" maar mengganggu istirahat nya apa Alena ada? saya ingin bertemu sebentar . "
" tentu akan mom panggilankan . "
baru saja Kalina akan beranjak kini gadis itu turun sambil di gendong Kris ke bawah .
" ada yang ingin bertemu dengan mu princes . " ucap Kalina
" kak Arka . " ucap Alena
" Hai kak Arka . " sapa Ansel dia juga bergabung di sana
" halo Ansel..selamat malam dad . " Arka berdiri memberikan salam
Arka di buat tidak bisa tidur dengan kata2 Alena waktu siang tadi dan ingin sekali menanyakan nya sekarang .
....
sedangkan di kediaman keluarga Na seorang pria tengah mengamuk dia melempar seluruh barang ke dinding , kaca jendela kamar sudah hancur dan berserakan suara bising benda jatuh sangat terdengar .
" apa yang sedang kau lakukan Na Jeawu ! buka pintunya ! " teriak Jaemin sambil menggendor pintu
" pergi jangan pedulikan aku ! " ucap Jaewu
" kerasukan dedemit mana kau ini ! ayo keluar ayah mandikan dengan kembang tujuh rupa . " ujar Jaemin
" apa yang terjadi sayang? keluar dan bercitalah dengan ibu . " bujuk Hana
" aku bodohhhhh ! " teriak Jaewu
" bukankah dari dulu? syukurlah kau sadar nak maka nya jangan minum minyak jelantah . " jawab sang ayah
" kau ini kenapa malah bercanda Na Jaemin ! " omel Hana
" buka pintu nya jagoan jangan membuat ibu mu khawatir , ceritakan pada ayah apa yang terjadi ayo jangan seperti ini . "
clekk
pintu pun terbuka mata Jaemin membulat ketika melihat kamar putranya yang seperti terkena bencana , belum lagi pipi Jaewu terluka karena serpihan kaca wajah tampan itu terlihat tertekan apa yang sedang terjadi .
Hai love ketemu lagi happy minggu malam
selamat bersenang-senang sehat selalu mine
__ADS_1
sampai bertemu di next episod