Sugar Family

Sugar Family
New Episode SF 17


__ADS_3

Author pov


hari mulai beranjak sore Ansel sedang memberikan pakan untuk Rubby bahkan anak2 nya juga sudah besar , gagah dan cantik seperti Rubby dan Ramon kandang di buat menjadi lebih besar .


" ini kopi nya ayah . " ujar Alvin


" Terima kasih taruh saja di sana pergilah mandi ini sudah sore . "


" ck jangan sembarangan aku sudah mandi ! "


" wajah mu tidak ada perbedaan antara sudah mandi dan belum mandi . " Ansel tertawa mengejek s jagoan


" ibuuuu lihat ayah menyebalkan ! " adu Alvin pada Elina yang sedang menyiram bunga


" kamu sangat tampan sayang ayah hanya sedang bercanda . " Elina tersenyum kecil


" awas saja aku adukan pada Grany Kaira biar saja terkena omelan . "


Gavin sedang memeriksa berkas di ruang tengah semua sudah pulang setelah makan siang Kris duduk lalu tidur di atas paha si sulung .


" berat dad ! " protes Gavin


" jangan durhaka kamu ya diamlah pinggang daddy sakit . "


" maka dari itu jangan bertingkah sudah tau bangkotan . "


" katakan lagi ucapan mu itu sialan ingin di jait rupanya . " omel Kris


" daddy.." Alena pun datang sambil merengek


" ada apa sayang? kemari prinses " Kris pun duduk


Alena langsung berlari memeluk sang ayah dia mendusal pada dada bidang Kris .


" apa Arka membuat kesal? kemari dad penggal dia . "


" jangan nanti aku jadi single mommy ! "


" tidak papa pria kaya raya di luar sana masih banyak . " Kris mengecupi rambut halus bungsu Wu itu


" matre sekali . " cibir Gavin


" diamlah Gavin Wu ! "


Kanaya turun ke bawah dia sudah cantik dan terlihat segar lalu bergabung di sana .


" dimana suami mu? "


" kak Ares masih tidur dad . "


" apa dia mengadu pada mu jika dad memukuli nya? " Kris meneguk kopi milik Gavin


" itu milik ku ! "


" minta sedikit dasar pelit "


" momyyyyy Kean menyebalkan . " teriak Alana


telinga semua orang berdengung seketika suara gaduh mengisi sore yang begitu indah .


" itu earphon milik ku bodoh ! lepaskan " Alana menjambak rambut Kean


" aku hanya meminjam sebentar gadis hutan ! " Kean mengaduh kesakitan


" siapa yang kau panggil gadis hutan . " tangan Alana semakin mengguncangkan rambut Kean


" hey sudah hentikan . " lerai Ezra


Bugh


pipi Ezra terkena hantaman hingga pria itu oleng untung saja Aska menahan .


" biarkan saja jangan di pisah anggap sedang menonton MMA . " Sean mengambil wadah popcron


" Alana kamu bisa memakai earphon milik ku . " Ezra meringis tenaga dia tak main2


" hey kalian berdua berhenti . "


Ansel datang menyusul bersama Alvin untuk memisahkan keributan .


" princes hentikan sayang . " ujar Ansel


" dia yang mulai ayah ! "

__ADS_1


" haha ayo tarik yang kuat . " Alvin tertawa senang


Ansel dengan segera menggendong Alana untuk di bawa ke ruang tengah .


" turunkan akuu ayaah masih ingin memukul si bodoh Kean ! " ronta Alana


" ah pusing sekali kepala ku . " Kean pun duduk


" kau ini senang sekali mencari ribut dengan dia heran . " cibir Aska


" jangan berbuat ulah terus ! " Ezra menjewer telinga Kean


" aduuuhh sakit kaka ! "


Ansel pun mendudukan Alana di sofa mata cantik itu sudah berkaca .


" kenapa princes mommy menangis . " Kanaya langsung memeluk Alana


" Kean nakal huwaaaaaa.. " tangis pun pecah


" eh jangan menangis akan mommy hukum dia , apa yang Kean lakukan . "


" sudah jangan menangis nanti ayah pukul dia . " ucap Gavin


Alana langsung memeluk Gavin menangis dalam dekapan hangat itu .


" Kean hanya bercanda . " ujar Alena


" dia selalu merusak earphon ku mommy ! "


" sudah jangan menangis sayang nanti daddy belikan dengan pabrik nya . " ucap Kris


Yena dan Elina membawa berbagai kudapan untuk nikmati bersama .


" lihat bunda dan ibu membuat cemilan yang banyak sudah berhenti menangis . " Yena mengusap air mata Alana


" iya ayo kita makan . "


" anak-anak ayo makan bersama . " panggil Yena


" Grandma dimana? " tanya Alana


" di sini sayang . "


" cantik sekali istri ku . " Kris mengecup bibir Kalina


" dadddd ! " protes semua orang


tangan Gavin langsung menutupi mata Alana agar tidak melihat adegan kurang ahlak itu .


...


malam pun menyapa Ares turun dari motor sebelum pergi dinas di rumah sakit dia mampir ke suatu tempat , setelah sampai dia membuka helm si tampan kini sudah berada di sebuah apartemen sambil membawa pesanan .


tok


tok


pintu pun di ketuk lalu seorang wanita cantik keluar mata sehitam jelaga bibir pink secantik persik , kulit seputih susu dan rambut panjang membuat tampilan nya begitu sempurna memberikan senyuman manis .


" kenapa lama sekali aku merindukan mu . " wanita itu dengan segera memeluk Ares


" kita masih di depan pintu ayo masuk . "


mereka pun masuk kedalam Ares menyimpan beberapa kantong makanan .


" apa sudah mengingat sesuatu? " tanya Ares


" sebenarnya apa yang harus ku ingat sayang? tidak ada . "


" sungguh tidak seperti ini ayolah ingat kejadian lalu ! " wajah si Lion tampak menahan marah


" cukup aku tidak ingin membahas apapun ! kepala ku selalu sakit jika harus di paksa berpikir , bahkan aku tidak pernah mendapat perhatian layak nya seorang istri ! untuk apa kamu menikahi ku jika begini . " isak tangis mulai terdengar


Ares berdiri membuka jendela agar udara masuk karena di sini terasa begitu pengap semua rasa hadir , ntah bingung , marah , kecewa lantas harus bagaimana .


" aku mohon jangan tinggalkan aku . " wanita itu memeluk Ares dari belakang


si tampan hanya terdiam memandang langit yang begitu gelap bahkan tak satupun bintang hadir malam ini , dia harus menjelaskan apa pada keluarga terlebih pada Kanaya dia pikir takan serumit sekarang .


" sudah berhenti menangis nanti dada mu sesak lagi . " Ares menggenggam tangan lentik itu


" malam ini bisa tidak menginap? tidak perlu masuk kerja . "

__ADS_1


" aku tidak bisa . "


" ku mohon rasa sesak akhir2 ini sering kambuh bahkan tengah malam , tak seorang pun di samping ku . "


" hah ya baiklah . " Ares hanya bisa menghela napas


" suami ku memang terbaik . " senyum nampak tercetak pada bibir itu


si cantik ternyata mempunyai riwayat yang sama dengan Ares jantung nya memiliki masalah hingga tidak boleh terlalu Lelah .


...


In Mansion Kim


Araga mengernyit saaat Gerall memberikan sebuah laporan buruan tempo Lalu ternyata membawa seseorang dalam mobil yang telah di ledakan .


" lalu bagaimana dengan orang ini? " tanya Araga


" saya belum mendapat kabar apa2 Tuan . "


" bukankah kita sudah memastikan jika di mobil tidak ada siapa pun selain si brengs*k itu ! "


" maaf atas kelalaian saya yang tidak memeriksa ulang . "


" dokter gadungan itu membawa siapa . " Araga menyandar lelah pada sofa


" akan segera saya cari tau Tuan . "


" baiklah tolong buatkan saya Kopi . "


" tentu . "


Araga memijat kening 1 bulan lalu dia Ares bahkan Kris sedang berburu penjahat yang berkedok dokter , hampir membawa salah satu anak panti yang akan menjadi korban penjualan organ tentu mereka tidak akan tinggal diam .


lalu si uncle ice mengeluarkan ponsel menghubungi seseorang .


Calling si Sint*ng Kris Wu..


" ada apa? kau mengganggu ku Tihang ! " omel Kris


" ada hal yang penting . "


" katakan . "


" tapi lebih baik di bicarakan besok saja . " ucap Araga


" lantas untuk apa kau menghubungi sekarang jika ingin bicara besok ! "


" hanya ingin melihat mu repot mengangkat telpon saja . "


" bangs*t Araga Kimmmmmm ! " teriak si hot Grandpa


" jangan berteriak ini sudah malam . " jawab Araga dengan santai


" besok aku akan datang mencekik mu tihang sialan . "


" ya datang saja tua bangka . "


" jangan memanggil ku seperti brengs..


Pip


Araga langsung mematikan ponsel bahkan Kris belum selesai berbicara kopi pun datang Gerall segera pamit untuk mencari lebih rinci , pintu kembali terbuka Airin datang keruang sang suami untuk menyusul .


" kenapa belum tertidur sayang . " Araga menarik pinggang Airin hingga jatuh di pangkuan


" suami ku lebih betah di sini di banding menemani di kamar . " jemari lentik Airin mengusap wajah rupawan itu


" tidak begitu.. "


Araga mengecupi leher putih milik Airin dan memberikan warna ungu sebagai karya menyingkap baju tidur hingga sebatas paha .


" di kamar saja . "


" melakukan di kamar sudah biasa ayo coba di ruang kerja saja ya . "


tanpa banyak kata Araga mengangkat Airin ke arah sofa pria itu membuka seluruh pakaian hingga tak tersisa waktu nya bermain , mereka merasakan malam ini hanya milik berdua dan hanya ada suara keindahan di ruangan itu .


haloo ketemu lagi sama akuu


maaf ya kalau sering typo maklum suka rusuh emang


makasih masih baca cerita gaje ini

__ADS_1


semoga hari nya menyenangkan Love


__ADS_2