Sugar Family

Sugar Family
New Episode SF 11


__ADS_3

Author pov


Kean sedang bermain dengan mainan baru yang di belikan Kris tenpo hari lalu Ezra berkutat dengan tugas , Alvin bermain monopoli bersama Alana juga Livy sedangkan Sean menggambar bersama Lexsy mereka baru selesai makan malam.


" tugas mu sudah selesai? " tanya Ezra


" belum nanti saja . " jawab Kean


" mana boleh begitu nanti kalau lupa bagaimana ayo kerjakan bersama . "


" kaka ini tidak bosan belajar terus? apa bedanya dengan Lexsy . " sela Sean


" agar kita pintar memang harus belajar . " ujar Ezra


" ya ya baiklah . "


Kean pergi menuju kebelakang dan melihat kandang Rubby terbuka .


" pasti angsa itu belum makan ish merepotkan saja ! " omel Kean


dia mengambil tempat pakan karena jika si hot grandpa tau , maka besok akan terjadi kultum yang teramat panjang .


" sedang apa? " sapa seseorang


" ish daddy Arka membuat kaget saja ! "


" habis mencurigkan sekali tingkah mu , pergilah berlajar . "


" sebentar angsa2 centil ini belum di berikan Pakan . "


" daddy yang urus . " ujar Arka


" baiklah dad . "


Kean pun kembali masuk dan Arka memberi makan kesayangan sang mertua .


...


In Villa


Ansel sedang menatap Winter wanita itu masih terus saja bercerita bahwa saudara2 nya sangat jahat , si tampan mendengarkan semua ucapkan Winter dan menyimak dengan baik .


" jadi kamu harus percaya pada ku mereka semua itu jahat hiks.." Winter menangis tersedu


" mereka melukai mu . " ujar Ansel


" iya sayang mereka menyakiti ku ayo pergi dan kita bangun hidup yang baru . "


" tentu . "


mata Winter seketika berbinar ternyata Ansel masih begitu mencintai nya , tak sia2 dia kembali ke sini dan hidup bahagia merangkai cerita baru .


" kamu percaya pada ku dan akan pergi bersama kan? " tanya Winter dengan penuh harapan


" iya tentu aku percaya dengan semua ucapan.. "


" saudara ku.." jawab Ansel dengan yakin

__ADS_1


plakk


suara tamparan begitu bergema pipi putih langsung terhias warna merah , rasa perih dan sudut bibir yang robek membuat Winter meringis


Winter begitu syok ketika Ansel menampar nya dengan keras kenapa malah berujung seperti ini


" jangan ucapan mu brengs*k jangan berkata sembarangan tentang semua saudara ku ! , kau pikir siapa? tak lebih dari kilasan masa lalu yang sudah tak berguna ! " teriak Ansel


" kau menyakiti kuu Ansel ! " balas Winter tak kalah histeris


" jangan salah paham dengan sikap ku selama ini aku baik karena selalu ingat dengan perkataan mommy , hidup menyimpan rasa marah hanya akan membuat perasaan kita lelah dan kita harus selalu memaafkan orang yang sudah membuat kita kecewa . Tuhan siapkan hadiah untuk mengobati luka yang telah di ciptakan oleh dia ikhlas memang sulit tapi mencoba juga bukan suatu kesalahan , lalu kau menghancurkan kembali kepercayaan itu dengar sialan aku mencintai istri dan anak ku ! " Ansel mencengkram pipi Winter


sorot tajam mata Ansel yang sama dengan milik sang daddy membuat Winter takut .


" turunan jal*ng memang tidak ada yang benar . " ucap Winter


" coba katakan itu lebih keras lagi . "


" kalian keluarga brengs*k ! "


Srakkk


Ansel membuka ikatan tali dengan pisau sehingga membuat bahu Winter tersayat , rintihan pilu si tampan abaikan dan kemudian mencengkram rambut Winter lalu di seret .


rontaan dan tariakan Winter menjadi melodi indah di malam yang begitu sejuk , sedangkan di ruangan Ares , Alena dan Leon hanya tersenyum melihat layar ketika melihat Ansel mengambil samurai .


tidak bisa si pungkuri darah Kris mengalir dalam tubuh Ansel pria kalem justru lebih berbahaya , sisi lembut Ansel di dapat dari sang ibu malaikat pelindung dan wanita yang menjadi semesta nya.


...


" kenapa masih di sini pergilah tidur . " ujar Gavin


" kaka sendiri kenapa malah ikut bergabung . " jawab Vinson


" belum mengantuk saja . "


" sama dengan ku . "


lalu seorang pria tampan datang menyusul ke teras depan dengan wajah khawatir .


" kenapa kak Arka belum tidur? " tanya Vinson


" saya menunggu Alena pulang istri saya kemana ya.." ujar Arka dengan gelisah


" tenanglah dia pergi bersama dengan Ares dan Leon , apa yang kamu takutkan mungkin sebentar lagi pulang . " ucap Gavin


" iya kak Alena pergi dengan kak Lion pasti baik2 saja . "


" kemari duduk dan tunggu saja di sini . " ajak si sulung


lalu tak lama kemudian satu mobil telihat memasuki halaman utama .


" ya ampunn padahal tidak usah menunggu dan menyambut ku boy . " Kris pun turun sambil tersenyum


" tolong jangan terlalu percaya diri Grandpa . " ujar Gavin


" ohoooo siapa yang sedang kau panggil begitu hm? panggil dengan benar ! "

__ADS_1


" memang kenyatan nya pria tua harus bagaimana? , coba lihat ke kamar cucu mu itu segudang . "


" aku tidak tua baj*ngan lihat bahkan tubuh ku masih tegap ! dan masih bisa melempar mu dari lantai 2 , jadi jangan memanggil daddy begitu sudah lama mulut mu tidak di lakban ! atau ingin di jait sekalian Gavin Wu . " omel Kris


" berisik nanti anak-anak bangun ! " ucap Gavin


" kau yang mulai bodoh ! "


Vinson dan Arka hanya menonton debat di tengah malam anggap saja sedang menonton bioskop .


tapi Arka terkejut ketika Kris membuka jas karena lengan kemeja yang penuh dengan darah .


" daddy baik-baik saja? tanya Arka


" ya ampuunn kenapa bisa begini . " dengan heboh Vinson menghampiri Kris


" hey tenanglah daddy baik-baik saja . " Kris mengusap kepala Vinson


" katakan di mana yang terluka nanti kak Arka obati , daddy jatuh? tadi kecelakan? atau di rampok , aku harus memberi tau ayah dan papa tentang ini . " wajah tampan Vinson berubah cemas


" daddy tidak terluka jangan panik tadi berburu sebentar dengan Araga . "


" lalu mana? "


" apanya yang mana? "


" tentu saja buruan nya ! "


" sudah mati untuk apa di bawa ke sini . " ucap Kris


" ku mohon jangan terluka dan teruslah baik2 saja seperti ini , melihat anak2 tumbuh dan menjadi tempat bagi kami mengadu . " ujar Vinson


" daddy akan berusaha untuk itu boy . "


Kris memeluk Vinson malam yang terasa hangat cinta dan kasih sayang menjadi cahaya yang begitu cantik , bahkan mengalahkan indah nya kerlipan bintang yang menghiasi langit malam .


" daddy sayang aku? " tanya Vinson


" tentu pertanyaan konyol macam apa itu? "


" kalau begitu besok bayar tagihan mobil baru ku kata ayah minta saja pada daddy . " Vinson tersenyum lebar


" hey kenapa malah di suruh bayar tagihan ! " omel Kris


" tadi daddy bilang sayang aku ! besok harus sudah bayar . " lalu Vinson pun pergi masuk ke dalam


" bocah sialan . "


Kris hanya menghela napas sipat tengil Vinson sama persis dengan Mark si bungsu Wu tentu dia adalah ayah kandung nya .


Hai ketemu lagi sama akuu


makasih yang udah nunggu terharu banget


sehat selalu Love


sampai bertemu di next episod

__ADS_1


__ADS_2