
Author pov
semua orang sudah pulang Ares masih berdiam diri di ruangan kesukaan nya sambil memainkan pisau dia mengukir kayu , si kembar kembali membuat ulah sehingga membuat kepala pusing sehari saja diam apa tidak bisa .
tok
tok
suara ketukan pintu terdengar .
" berhenti merajuk ayo keluar . " panggil Kris
" pergi . "
" berani sekali kau mengusir ku buka pintu atau dad dobrak . "
dengan kesal Ares membuka pintu dengan tak santai ekpresi jengkel masih terlihat .
" mereka masih anak2 Ares . "
" tapi semua saudara nya tidak ada yang bertingkah seperti itu . "
" ayolah jangan melupakan fakta jika dulu kau juga seperti itu , hukum karma masih berlaku sampai sekarang . " Kris pun duduk di kursi
" terserah . "
Ares mengabaikan sang ayah yang sedang duduk dan kembali mengukir kayu .
...
sedangkan di ruang tamu mereka berkumpul makan malam sudah di laksanakan hanya Ares yang tak ikut .
" kalian membuat daddy Ares marah lagi ya? sudah minta maaf belum? " tanya Kalina
" sudah tapi dad mengabaikan kami Grandma . " jawab Kean
" nanti coba minta maaf lagi mommy sudah bilang kalian jangan bikin ulah . " ujar Kanaya
" maaf mommy padahal kami hanya ingin menangkap ikan . " ucap Sean
" iya tapi kalian tau tidak sudah 10 ikan hias mati bagaimana dad Ares tidak marah . " Gavin mengusap rambut si kembar
" jadi kami harus apa ayah? "
" membujuk dad Ares sampai tidak marah lagi . " jawab Gavin
" apa akan di maafkan? " tanya Sean dengan ragu
" tentu bujuk sampai dapat semangat ! " Arka meyakinkan si kembar
" lain kali jangan di ulangi . " tambah Ansel
" iya papa . "
" sudah ini makan dulu cookies . " Elina memberikan toples kue
" Terima kasih mama . "
" ck dikit2 marah heran . " gumam Kean
" tingkah mu itu ajaib bagaimana daddy mu tak marah tampan . " Alena mencubit pipi Kean
yang lain asik menonton TV sambil menikmati banyak cemilan .
" kak Ezra kita perlu minta maaf juga pada daddy Lion . " ujar Alvin
" kita? aku tidak ikut2tan pergi saja bergabung dengan Kean dan Sean . " protes Ezra
" ih lagian aku juga terpaksa . "
" iya sana pergi minta maaf . " timpal Alana
Alvin mengangguk dan melihat Kris keluar tapi Ares tidak ikut tanpa banyak kata si kembar pergi .
" daddy.. " panggil Kean
" pergi dan jangan menganggu ku . " ucap Ares dengan nada dingin
" maaf kami salah . " tambah Sean
" dad bosan mendengar kata maaf dari kalian . "
mereka diam sang ayah benar2 marah sekarang bagaimana .
" permintaan maaf kami di tolak? " tanya Kean
" ya "
" aku akan beli ikan baru tapi daddy janji jangan marah lagi . " bujuk Sean
Sean berlari lalu tak lama kemudian membawa celengan ke dalam .
" Grandpa selalu memberi uang dan sebagian aku sisihkan jadi ini untuk beli ikan baru , maaf tingkah kami memang nakal semoga uang ini cukup untuk mengganti nya . " Sean menyodorkan celengan pada Ares
Kean juga mengambil sesuatu dari saku sama itu juga uang .
" ini juga tabungan ku semoga bisa menambah kekurangan untuk membeli ikan baru , kami minta maaf daddy . " manik hitam itu menatap Ares dengan tulus
kalau sudah begini Ares selalu kalah dia tidak kuat jika sifat manis si kembar keluar .
" kemari . " panggil Ares
" maafkan kami . " ujar Sean
" berikan daddy pelukan sebagai bayaran maka akan aku maafkan . "
__ADS_1
tanpa banyak kata mereka memeluk Ares secara bersamaan dan terus bergunam kata maaf .
" kami sayang daddy . "
" wah aku ketinggalan minta maaf . " Alvin datang menyusul
" kemarilah . "
" aku juga minta maaf ya dad udah ikutan nakal hehe . " ucap Alvin sambil tertawa kecil
" okey permintaan maaf kalian di Terima . "
Ares tersenyum pada 3 bocah menggemaskan itu lalu dering ponsel terdengar .
Ren Calling..
" apa? "
" ada kasus baru cepatlah ke rumah sakit jenazah sudah tiba . "
" Jeno tidak masuk? "
" dia masuk hanya saja ada 2 jenazah Lion . "
" baiklah . "
Pip
sambungan pun terputus Ares mengajak mereka keluar .
" mau kemana? " tanya Kean
" daddy harus kerja ada kasus baru . "
" boleh aku ikut? " si kecil menatap pada Ares
" nanti jika sudah besar kamu boleh ikut tambah tinggi badan dulu . "
" apa papa Jeno ada di sana? " Alvin juga bertanya penasaran
" tentu dia sudah ada di rumah sakit . "
mereka pun berjalan ke ruang tengah Kalina tersenyum ternyata mereka berhasil .
" aku pergi dulu sayang . " Ares mengecup kening Kanaya
" mau kemana? "
" aku ada pekerjaan baru jangan menunggu ku . "
" apa tidak makan dulu? " ujar Yena
" aku masih kenyang kak . "
" hati-hati di jalan Prince . " ucap Kalina
" siap kapten . " jawab si kembar
" dad antar . " tawar Kris
" aku masih bisa membawa mobil nanti kalau dad yang bawa bisa nabrak pohon , sudah rabun juga jadi diam saja . "
" mata ku masih bagus brengs*k jangan sembarangan bicara ! " omel Kris
" ini kenapa malah ribut sudah hentikan . " lerai Kalina
Ares pun pergi dia masih suka ribut dengan Kris semua masih terlihat sama .
...
In Hospital
Leon sedang duduk di bangku depan Lab dia juga masuk kerja ada bahan obat yang harus di teliti , dia berjalan untuk pergi ke kantin dan melihat Ares masuk sambil mengenakan jas putih nya .
" aku pikir kaka libur . " sapa Leon
" ada panggilan dadakan kamu ada jadwal malam ini? "
" iya ada obat yang harus ku teliti nanti aku mampir ke sana kak . "
Ares pun menuju gedung forensik untuk melakukan proses identifikasi .
" sudah di mulai? " tanya Ares
" sudah kak aku akan membawa beberapa alat bedah dulu . " jawab Jeno
" setelah selesai lanjut dengan visum . "
" iya baiklah . "
Jeno pergi ke ruang bawah membawa beberapa alat di sana juga ada Jinan dan Ren .
...
pagi sudah menjelang anak2 sudah berangkat ke sekolah mereka berlajar dengan semangat semua ada di sekolah yang sama , agar tidak repot dalam menjemput mereka bergilir menjemput mereka .
" Siena pinjam pensil warna aku lupa membawa . " ujar Alana
" ini ambil aku sudah selesai . " jawab Siena
" wah kenapa cepat sekali aku saja baru sebagian . " ucap Livy
" itu kerjakan tugas mu kenapa malah diam ! " omel Alvin pada Kean
" kamu sekalian kerjakan aku malas . " Kean meberikan lembaran pada saudara nya
__ADS_1
" enak saja kerjakan sendiri ! "
" Kean ayo sebentar lagi di kumpulkan . " peringat Ezra
" ya ya baiklah . "
" kamu buat apa? " Jaehyuk melihat kertas milik Lexsy
" robot . "
" Na lihat gambar ku bagus tidak? " tanya Sean
" bagus ayo kita selesaikan ini agar cepat istirahat . "
...
In Hospital
Viona sedang berusaha membujuk Leon yang marah karena tadi dia makan siang bersama dengan dokter Choi , Leon kini suka cemburu tak suka jika melihat sang istri dekat dengan pria lain si tidak peka ini baru rasa cemburu bagaimana .
" aku minta maaf kita hanya makan siang saja darling . " ujar Viona
Leon diam tak menjawab fokus membaca laporan
" jangan diemin aku kaya gini . "
" aku pulang duluan sekalian jemput anak2 . " Leon pun berdiri
" terus aku gimana? sekarang jadwal Ansel buat jemput anak2 , kamu tungguin dulu jadwal aku juga sebentar lagi . "
" naik taxi . "
" sayang kamu serius mau ninggalin aku? " rengek Viona
" hm "
" kamu nyebelin banget ! nanti malem tidak jatah Leon Wu ! "
langkah Leon terhenti dan menatap pada Viona dia kembali melempar jas putih lalu kembali duduk di sofa , ancaman mama binal ternyata berhasil membuat si dingin menurut cih sekarang dia sama saja dengan si hot grandpa .
...
Kris sedang memandikan anak2 Rubby di taman belakang Ares menikmati cemilan yang Kalina bikin , dia kebagian dinas malam di rumah sakit Kanaya menemani Yena dan Alena belanja sedangkan Kalina pergi ke rumah nyonya kim .
" cantik ayo mandi bersama Grandpa . " ujar Kris pada si angsa kecil
dia mau di sebut grandpa hanya oleh anak2 Rubby .
" daddy ini kopi nya . " ujar Elina
" Terima kasih sayang taruh saja di meja . "
" suami mu sudah berangkat menjemput anak2? " tanya Ares
" sudah kak mereka dalam perjalanan pulang , kaka ingin kopi juga? "
" tidak usah aku sudah membuat jus . "
lalu tak lama terdengar mobil masuk ke dalam
" kami pulangggg.." teriak Alvin
" welcome anak-anak mama . " Elina datang menyambut
" sayang aku harus kembali lagi ke kantor ada rapat dengan kak Gavin . " Ansel mencium kening sang istri
" papa mau kemana? " tanya Alana
" papa harus berangkat bekerja lagi baik2 di rumah princes . "
Ansel pun pergi Elina menyuruh mereka berganti baju lalu akan makan siang yang lain menurut tapi Kean pergi ke arah gudang .
" mau kemana? " Ares menghalangi langkah putranya
" gak usah kepo . " jawab Kean
" kamu ingin ku lempar dari balkon rupanya ! " omel Ares
" Kean jangan sekarang ! " Sean berlari menyusul
" apalagi yang kalian rencanakan jangan sampai dad benar2 melelang kalian , pasar gelap sedangkan membutuhkan organ . " bisik Ares
" coba saja kalau bisa sebelum mereka membedahkan ku , akan ku bedah mereka duluan dad . " jawab Kean
" mulai lagi kalian ribut . " sela Kris
" daddy yang mulai . "
" jangan menyalahkan ku setan kecil ! "
" sudahlah ayo ganti baju telinga ku sakit mendengar kamu dan daddy berdebat . " Sean menarik lengan saudaranya
" sialan . " umpat Ares
Tak
Kris menjitak kening Ares dan meringis sakit .
" jangan mengumpat pada cucu ku brengs*k . "
setelah itu Kris pergi dengan mengendong anak2 Rubby untuk di mandikan rasanya Ares ingin menghancurkan Mansion .
ketemu lagi di ekstra part aku ketawa baca komen kalian , maaf belum sempat bls ini hanya bonus bukan berarti lanjut sayang .
author juga sebenarnya gak keberatan buat lanjut hanya saja emang seriusan kalian gak bosen gitu?
__ADS_1
sehat selalu dan semoga di berikan kebahagiaan Mine .