
Author pov
di ruang otopsi suasana terlihat hening tak ada obrolan seperti biasa di karenakan Ren dan Jinan sedang marah perihal pernikahan Ares , si Lion lupa yang pundung bukan hanya sang ayah tapi kedua sahabat nya juga .
" sampai kapan kalian akan mendiami ku seperti ini? " Ares menutup kembali jenazah yang akan di otopsi .
" kita sedang berkerja jadi diamlah . " ujar Jinan
" sungguh aku tidak bermaksud menyembunyikan hal ini dari kalian , dengarkan sebentar penjelasan ku . " pinta Ares
" tidak perlu di jelaskan memang nya kami siapa? penting saja tidak . " jawab Ren
" tidak begitu Ren ini serba dadakan bahkan kedua orang tua ku saja tidak tau . "
Jinan menghela napas dan menyimpan pisau bedah nya .
" aku terkejut tiba-tiba mendengar kamu sudah menikah bahkan ketika orang bertanya pada ku apa benar kabar itu? aku tak bisa menjawab , ternyata memang begitu bahkan kita tidak ada di sana ketika momen bahagia itu terjadi Ares Wu ! " omel Jinan
" iya aku salah maaf..jangan marah nanti ketika resepsi kalian orang pertama yang akan ku undang . " bujuk Ares
" aku masih kesal dengan mu singa ! " ujar Ren
" sekali lagi aku minta maaf . "
" lupakan saja ini sudah terlanjur mau bagaimana selamat untuk pernikahan mu semoga selalu bahagia . " Jinan memeluk Ares memberikan selamat
" Terima kasih Jinan apa kau tak ingin memberikan selamat juga? " Ares melihat ke arah Ren
" dasar singa sialan ! baru ketemu sudah jadi suami orang . " akhirnya Ren pun memeluk nya
mereka sudah pulang dari Italy pihak rumah sakit langsung menghubungi nya semua fasilitas sudah Kris kembalikan , tetapi itu tidak membuat Ares berleha-leha dia akan tetap bekerja keras dan si hot daddy kembali menyuruh pulang ke mansion .
awalnya Ares akan tetap di apartemen tapi Kris mengancam akan meruntuhkan nya karena tidak ingin membuat sang ayah kembali marah , dia menurut saja ditambah 1 bulan lagi Ares menuntaskan pendidikan nya maka dia akan semakin sibuk bila di mansion Kanaya tidak sendirian .
...
In Apartemen
Vinson dan Leon sedang berada di apartemen bersama Jeno dia belum pulang ke mansion tapi sudah menghubungi kakanya jadi Arka tak perlu khawatir .
" sebenarnya ada apa Jung? " tanya Leon
" ceritakan saja pada kami . " timpal Vinson
" aku tidak ingin.. " ucapan Jeno terpotong karena kedatangan tamu
seorang pria tampan masuk dan melepas sepatu nya dia membawa 2 kresek besar berisi makanan dan bahan masakan .
" pasti repot ya Na . " ujar Vinson
" bertanya lagi ku lempar ke bawah Xavier ! sudah tau repot kenapa tidak membantu . " omel Jaewu
" gak usah ngomel tadikan pergi bareng sama Ansel . " jawab Vinson
" si bodoh itu menyebalkan meninggalkan ku begitu saja di supermarket ! "
" memang dia kemana Na? " tanya Jeno
" ntahlah dia pergi menghampiri Winter yang sama sedang belanja , eh malah tidak kembali dan meninggalkan ku ! " Jaewu duduk dan meneguk jus milik Leon
" mungkin ada yang ingin mereka bicarakan biar aku saja yang masak . " Leon mengambil bahan nya
Jeno jadi teringat dengan tawaran Winter haruskan dia memberitau Ansel? Jaewu baru pulang dari Busan , nenek dari pihak ibu sakit sudah 1 minggu keluarga Jaemin menginap di sana Jaewu harus pulang terlebih dulu karena akan kuliah .
" ayo lanjutkan cerita mu . " ucap Vinson
" nanti kita bantu Leon dulu biar cepat . " Jeno pergi ke dapur
" kau tidak akan membantu Na? "
" aku sudah belanja jadi giliran mu Xavier ! "
mereka pun sibuk membuat makanan hari ini tidak ada jadwal kampus .
...
Arka sedang memberi makan Rubby hari ini Kris menyuruh datang ke rumah untuk membahas masalah yang terjadi , Alena datang dengan membawa gelas jus dia membuat sendiri khusus untuk si kekasih hati .
" kak ayo minum dulu . " ucap Alena
" ini siapa yang bikin jus nya? " Arka pun meminum nya
" aku yang buat kenapa? "
" pantes manis banget kaya yang bikin . " ucap Arka
" ish kebiasaan kalau udah ngerayu ! " pipi Alena bersemu merah
" saya tidak merayu kamu memang manis . " Arka memeluk Alena dari belakang
" kaka tidak kerumah sakit? "
__ADS_1
" nanti malam saya ke rumah sakit jadi hari ini bisa bermanja dengan mu . "
Alena pun berbalik dan menatap wajah tampan yang tidak manusiawi itu
" aku tidak tau ini hanya perasaan ku atau bagaimana , apa sedang masalah? wajah kaka terlihat sedih . " tanya Alena
" saya baik-baik saja karena memiliki mu tidak peduli seberat apa kedepan nya akan tetap berjuang . "
" aku mencintai mu dokter Jung . " ucap Alena malu-malu
" apa? coba katakan lagi saya gak denger . " goda Arka
" gak ada reka ulang ! " rajuk Alena
Arka pun tertawa gemas dan mengecup bibir si cantik tetapi langsung meringis ketika ada yang menggeplak kepala nya .
" aku memanggil mu ke sini bukan untuk bermesraan dengan putri ku ! " ucap Kris
" sakit dad ! " protes Arka
" masih untung tidak ku hantam dengan cangkul Jung ! princes mom memanggil mu pergilah . " Kris tersenyum manis pada Alena
" iya dad..kak aku pergi dulu ya . "
" iya sayang pergilah . " ujar Arka
" gak usah so ganteng kamu ! " omel Kris
" dih aku memang tampan gak usah iri gitu dong . "
Kris dan Arka pergi ke ruang kerja agar terlihat lebih nyaman .
" jadi ada apa? " tanya Kris
" eum ini rencana orang tua ku . " si tampan mendadak gugup
" bicara yang jelas ! rencana apa berlibur? "
" bukan berlibur aku akan di jodohkan . " ujar Arka dengan lirih
Brakkk
Arka tersentak rasanya ingin kabur saja ketika melihat wajah Kris yang berubah menjadi menyeramkan .
" di jodohkan? lalu bagaimana dengan putri ku? kau mempermainkan nya sialan ! " bentak Kris
" buk-an begitu dad demi Tuhan aku sangat mencintai Alena , bahkan rencana ini dibuat tanpa sepengetahuan ku . "
" apa orang tua mu tidak tau kamu sudah pacar? katakan pada mereka Jung ! "
" apa hanya kamu yang akan di jodohkan? bagaimana dengan Jeno . " Kris menyalakan rokonya
" dia juga sama akan di jodohkan . " jawab Arka
" ck zaman apa sekarang ! dulu dad pernah memaksa Ansel untuk di jodohkan , tapi berakhir di pukuli oleh si singa dan dad kapok . "
" haha pasti lucu sekali adegan itu . " Arka tertawa kecil
" apanya yang lucu bodoh ! ingat jangan sampai kau melukai Alena , berani melakukan nya ku pastikan kulit mu terkelupas . " ancam Kris
" ish sudah ku bilang tidak akan ! sudah jangan pasang wajah seperti itu , wajah dad lebih serem melebihi dukun . " omel Arka
lihat saja nanti berani sekali keluarga jung menolak putri nya !
...
hari sudah sore Ares melepas sarung tangan nya dan keluar dari ruang visum dia akan pulang Kanaya ingin di belikan cake , setelah berganti baju dia berjalan banyak yang menyapa terkadang mendapat senyuman genit .
Srakk
kertas berjatuhan Ares membantu mengambil nya
" terima kasih dokter . " ucap seorang wanita cantik
" sama-sama . "
" eum maaf saya ingin bertanya ruang penyimpan data di mana? "
" lurus lalu belok kanan . " ujar Ares
" oh baiklah maaf saya baru bergabung di sini , nama saya Viona Park di bagian spesialis dokter bagian apa? "
" saya Ares di Fisiologi Forensik . "
" senang bertemu dengan mu kalau saya duluan ya . "
Ares pun mengangguk dan segera pergi dia memakai helm nya dan mampir ke toko kue tak lama kemudian dia sampai .
" mom aku pulangg.. " teriak Ares
" welcome home My Lion . " sang istri yang menyambut kepulangan nya
__ADS_1
" kenapa di rumah sepi sayang? kemana mereka? padahal hari sudah sore . " Ares mengecup bibir Kanaya
" mom sama kak Alena pergi ke rumah nenek kim sedangkan dad tidak tau kemana , kak Ansel juga belum pulang kalau kak Gavin dan kak Yena pergi ke rumah grandpa . " ujar Kanaya
" lalu kenapa kamu tidak ikut mom? dari pada sendirian di rumah . "
" eum aku ingin menunggu kaka . "
" kamu merindukan ku ya? ayo kemari cinta . "
Ares menarik Kanaya duduk di pangkuan nya ketika pulang dari rumah sakit kini ada yang menyambut , dia juga kadang masih tak percaya jika sudah menikah dan mempunyai keluarga sendiri .
" sebentar lagi aku wisuda jadi sebulan kedepan pasti akan sangat sibuk , maaf bila nanti aku jarang meluangkan waktu untuk mu . " ucap Ares
" tidak papa aku mengerti kak fokus saja untuk kelulusan nanti . " jawab Kanaya
" Terima kasih sudah mengerti sayang aku akan menyuruh supir untuk mengantar dan menjemput mu sekolah , nanti setelah selesai wisuda ingin berangkat bulan madu kemana? bahkan aku tak bisa mengajak mu untuk pergi honeymoon . " Ares mengecup tangan lentik itu
" sebenarnya aku tak masalah tentang bulan madu tetap di samping mu saja sudah bahagia jangan memikirkan itu kak . " Kanaya menyembunyikan wajah nya di leher sang suami
" istri ku adalah yang terbaik . "
Ares menggendong Kanaya ke atas dia senang mempunyai istri yang begitu pengertian .
...
In Mansion Jung
Arka dan Jeno sedang duduk di ruang tamu mereka terpaksa berkumpul karena ancama sang ayah , bahkan Jeno di seret oleh bodyguard suruhan tuan Jung jadi wajah si bungsu sama sekali tak bersahabat .
" kali ini apalagi . " ujar Jeno
" besok calon istri kalian akan datang jadi jangan kemana-mana . " ucap tuan Jung
" calon istri apanya aku tidak mau ! " tolak Jeno
" berhenti membantah dan turuti apa kata ayah mu Jeno . " sela nyonya Jung
" aku memiliki kekasih ayah . " Arka angkat bicara
" ayah tidak peduli putuskan kekasih tak jelas mu itu Arka ! "
tidak jelas katanya? pasti tuan Jung akan pingsan jika tau siapa kekasih si sulung terdengar suara mobil masuk , tak lama kemudian seorang pria dengan santai nya masuk kedalam Arka terkejut melihat siapa yang datang .
" selamat malam Tuan dan nyonya Jung maaf mengganggu . " sapa Kris
" Tuan Wu? sua-tu kehormatan anda berkunjung kemari , ayo silahkan duduk . " ucap Tuan Jung dengan gugup
mereka sangat terkejut karena mendapat kunjungan mendadak dari keluarga berpengaruh di Seoul .
" apa yang bisa kami bantu Tuan Wu ? " ujar nyonya Jung
" sebenarnya saya ingin menuntut tanggung jawab saja . "
" tanggung jawab apa? " sela si kepala keluarga
" putra sulung mu yang brengs*k tapi tampan itu membuat putri ku mengandung , jadi bagaimana? bukankah harus bertanggung jawab . " Kris berucap datar
Arka merasa darah nya berhenti begitu juga dengan Tuan Jung yang merasakan jantung nya sakit , bahkan Jeno sampai tersedak dan si nyonya hanya diam mematung .
" apa maks-ud anda Tuan Wu? " tanya Tuan Jung
" dia adalah ayah dari anak yang sedang di kandung putri ku ! lalu seenaknya akan melakukan perjodohan dengan orang lain , lalu bagaimana dengan nasib Alena ! kalian berdua ingin bermain rupanya . " ucap Kris
" maaf Tuan kami tidak tau apa-apa bahkan Arka tak pernah becerita , saya sudah gagal menjadi seorang ibu . "
Plakk
bunyi tamparan begitu bergema Arka mengiris merasakan panas di pipinya di tambah luka robek di bibir , sedangkan Kris hanya tersenyum tipis melihat si dokter muda di aniyaya anda berdosa sekali daddy Wu .
" baj*ngan kau Arka Jung ! ayah tidak pernah mendidik mu untuk jadi seperti ini . " teriak Tuan Jung
" aya-h aku.. "
" diam anak bodoh ! sekarang tanggung jawab apa yang kamu perbuat , tidak sadarkah dengan siapa kita berurusan? jangan sampai dia membuat kita hancur ayah tidak mau bangkrut . " bisik Tuan Jung pada Arka
" saya menyerahkan semua nya pada Arka . " timpal nyonya Jung
" lalu kau Jung Jeno berani sekali memberi harapan palsu pada Rubby ! dia menolak makan hanya karena ingin bertemu dengan mu , dia menolak di sentuh karena terbiasa di sentuh oleh mu ! saya tidak mau tau kau juga harus ikut bertanggung jawab . " ujar Kris
Jeno hanya bisa melongo mendengar itu Tuan Jung memijat kepalanya yang terasa pusing, sungguh tak menyangka putra2 nya bermain dengan para prinses Wu.
" kalau begitu saya permisi dan saya tunggu untuk lamaran di rumah . " Kris pun berdiri
" kami akan biacarkan ini Tuan . "
" dad hebatkan? acara perjodohan mu sudah di batalkan belikan pakan Rubby untuk sebulan kedepan , sebagai ucapan terima kasih obati luka mu dad senang melihat mu ditampar lumayan hiburan . " Kris berbiskik pada Arka
rasanya Arka ingin menangis ternyata memang benar jika ingin menjadi menantu keluarga Wu harus tahan mental , belum lagi mempunyai ayah mertua yang kadang memiliki kelakukan di luar nalar semoga saja Arka tahan banting .
Hai love maaf waktu minggu malam gak bisa nemenin
__ADS_1
jadi di ganti sekarang ya
sampai bertemu di next episod