Sugar Family

Sugar Family
Bagian 62


__ADS_3

Author pov


di ruang otopsi suasana terlihat hening tak ada obrolan seperti biasa di karenakan Ren dan Jinan sedang marah perihal pernikahan Ares , si Lion lupa yang pundung bukan hanya sang ayah tapi kedua sahabat nya juga .


" sampai kapan kalian akan mendiami ku seperti ini? " Ares menutup kembali jenazah yang akan di otopsi .


" kita sedang berkerja jadi diamlah . " ujar Jinan


" sungguh aku tidak bermaksud menyembunyikan hal ini dari kalian , dengarkan sebentar penjelasan ku . " pinta Ares


" tidak perlu di jelaskan memang nya kami siapa? penting saja tidak . " jawab Ren


" tidak begitu Ren ini serba dadakan bahkan kedua orang tua ku saja tidak tau . "


Jinan menghela napas dan menyimpan pisau bedah nya .


" aku terkejut tiba-tiba mendengar kamu sudah menikah bahkan ketika orang bertanya pada ku apa benar kabar itu? aku tak bisa menjawab , ternyata memang begitu bahkan kita tidak ada di sana ketika momen bahagia itu terjadi Ares Wu ! " omel Jinan


" iya aku salah maaf..jangan marah nanti ketika resepsi kalian orang pertama yang akan ku undang . " bujuk Ares


" aku masih kesal dengan mu singa ! " ujar Ren


" sekali lagi aku minta maaf . "


" lupakan saja ini sudah terlanjur mau bagaimana selamat untuk pernikahan mu semoga selalu bahagia . " Jinan memeluk Ares memberikan selamat


" Terima kasih Jinan apa kau tak ingin memberikan selamat juga? " Ares melihat ke arah Ren


" dasar singa sialan ! baru ketemu sudah jadi suami orang . " akhirnya Ren pun memeluk nya


mereka sudah pulang dari Italy pihak rumah sakit langsung menghubungi nya semua fasilitas sudah Kris kembalikan , tetapi itu tidak membuat Ares berleha-leha dia akan tetap bekerja keras dan si hot daddy kembali menyuruh pulang ke mansion .


awalnya Ares akan tetap di apartemen tapi Kris mengancam akan meruntuhkan nya karena tidak ingin membuat sang ayah kembali marah , dia menurut saja ditambah 1 bulan lagi Ares menuntaskan pendidikan nya maka dia akan semakin sibuk bila di mansion Kanaya tidak sendirian .


...


In Apartemen


Vinson dan Leon sedang berada di apartemen bersama Jeno dia belum pulang ke mansion tapi sudah menghubungi kakanya jadi Arka tak perlu khawatir .


" sebenarnya ada apa Jung? " tanya Leon


" ceritakan saja pada kami . " timpal Vinson


" aku tidak ingin.. " ucapan Jeno terpotong karena kedatangan tamu


seorang pria tampan masuk dan melepas sepatu nya dia membawa 2 kresek besar berisi makanan dan bahan masakan .


" pasti repot ya Na . " ujar Vinson


" bertanya lagi ku lempar ke bawah Xavier ! sudah tau repot kenapa tidak membantu . " omel Jaewu


" gak usah ngomel tadikan pergi bareng sama Ansel . " jawab Vinson


" si bodoh itu menyebalkan meninggalkan ku begitu saja di supermarket ! "


" memang dia kemana Na? " tanya Jeno


" ntahlah dia pergi menghampiri Winter yang sama sedang belanja , eh malah tidak kembali dan meninggalkan ku ! " Jaewu duduk dan meneguk jus milik Leon


" mungkin ada yang ingin mereka bicarakan biar aku saja yang masak . " Leon mengambil bahan nya


Jeno jadi teringat dengan tawaran Winter haruskan dia memberitau Ansel? Jaewu baru pulang dari Busan , nenek dari pihak ibu sakit sudah 1 minggu keluarga Jaemin menginap di sana Jaewu harus pulang terlebih dulu karena akan kuliah .


" ayo lanjutkan cerita mu . " ucap Vinson


" nanti kita bantu Leon dulu biar cepat . " Jeno pergi ke dapur


" kau tidak akan membantu Na? "


" aku sudah belanja jadi giliran mu Xavier ! "


mereka pun sibuk membuat makanan hari ini tidak ada jadwal kampus .


...


Arka sedang memberi makan Rubby hari ini Kris menyuruh datang ke rumah untuk membahas masalah yang terjadi , Alena datang dengan membawa gelas jus dia membuat sendiri khusus untuk si kekasih hati .


" kak ayo minum dulu . " ucap Alena


" ini siapa yang bikin jus nya? " Arka pun meminum nya


" aku yang buat kenapa? "


" pantes manis banget kaya yang bikin . " ucap Arka


" ish kebiasaan kalau udah ngerayu ! " pipi Alena bersemu merah


" saya tidak merayu kamu memang manis . " Arka memeluk Alena dari belakang


" kaka tidak kerumah sakit? "

__ADS_1


" nanti malam saya ke rumah sakit jadi hari ini bisa bermanja dengan mu . "


Alena pun berbalik dan menatap wajah tampan yang tidak manusiawi itu


" aku tidak tau ini hanya perasaan ku atau bagaimana , apa sedang masalah? wajah kaka terlihat sedih . " tanya Alena


" saya baik-baik saja karena memiliki mu tidak peduli seberat apa kedepan nya akan tetap berjuang . "


" aku mencintai mu dokter Jung . " ucap Alena malu-malu


" apa? coba katakan lagi saya gak denger . " goda Arka


" gak ada reka ulang ! " rajuk Alena


Arka pun tertawa gemas dan mengecup bibir si cantik tetapi langsung meringis ketika ada yang menggeplak kepala nya .


" aku memanggil mu ke sini bukan untuk bermesraan dengan putri ku ! " ucap Kris


" sakit dad ! " protes Arka


" masih untung tidak ku hantam dengan cangkul Jung ! princes mom memanggil mu pergilah . " Kris tersenyum manis pada Alena


" iya dad..kak aku pergi dulu ya . "


" iya sayang pergilah . " ujar Arka


" gak usah so ganteng kamu ! " omel Kris


" dih aku memang tampan gak usah iri gitu dong . "


Kris dan Arka pergi ke ruang kerja agar terlihat lebih nyaman .


" jadi ada apa? " tanya Kris


" eum ini rencana orang tua ku . " si tampan mendadak gugup


" bicara yang jelas ! rencana apa berlibur? "


" bukan berlibur aku akan di jodohkan . " ujar Arka dengan lirih


Brakkk


Arka tersentak rasanya ingin kabur saja ketika melihat wajah Kris yang berubah menjadi menyeramkan .


" di jodohkan? lalu bagaimana dengan putri ku? kau mempermainkan nya sialan ! " bentak Kris


" buk-an begitu dad demi Tuhan aku sangat mencintai Alena , bahkan rencana ini dibuat tanpa sepengetahuan ku . "


" apa orang tua mu tidak tau kamu sudah pacar? katakan pada mereka Jung ! "


" apa hanya kamu yang akan di jodohkan? bagaimana dengan Jeno . " Kris menyalakan rokonya


" dia juga sama akan di jodohkan . " jawab Arka


" ck zaman apa sekarang ! dulu dad pernah memaksa Ansel untuk di jodohkan , tapi berakhir di pukuli oleh si singa dan dad kapok . "


" haha pasti lucu sekali adegan itu . " Arka tertawa kecil


" apanya yang lucu bodoh ! ingat jangan sampai kau melukai Alena , berani melakukan nya ku pastikan kulit mu terkelupas . " ancam Kris


" ish sudah ku bilang tidak akan ! sudah jangan pasang wajah seperti itu , wajah dad lebih serem melebihi dukun . " omel Arka


lihat saja nanti berani sekali keluarga jung menolak putri nya !


...


hari sudah sore Ares melepas sarung tangan nya dan keluar dari ruang visum dia akan pulang Kanaya ingin di belikan cake , setelah berganti baju dia berjalan banyak yang menyapa terkadang mendapat senyuman genit .


Srakk


kertas berjatuhan Ares membantu mengambil nya


" terima kasih dokter . " ucap seorang wanita cantik


" sama-sama . "


" eum maaf saya ingin bertanya ruang penyimpan data di mana? "


" lurus lalu belok kanan . " ujar Ares


" oh baiklah maaf saya baru bergabung di sini , nama saya Viona Park di bagian spesialis dokter bagian apa? "


" saya Ares di Fisiologi Forensik . "


" senang bertemu dengan mu kalau saya duluan ya . "


Ares pun mengangguk dan segera pergi dia memakai helm nya dan mampir ke toko kue tak lama kemudian dia sampai .


" mom aku pulangg.. " teriak Ares


" welcome home My Lion . " sang istri yang menyambut kepulangan nya

__ADS_1


" kenapa di rumah sepi sayang? kemana mereka? padahal hari sudah sore . " Ares mengecup bibir Kanaya


" mom sama kak Alena pergi ke rumah nenek kim sedangkan dad tidak tau kemana , kak Ansel juga belum pulang kalau kak Gavin dan kak Yena pergi ke rumah grandpa . " ujar Kanaya


" lalu kenapa kamu tidak ikut mom? dari pada sendirian di rumah . "


" eum aku ingin menunggu kaka . "


" kamu merindukan ku ya? ayo kemari cinta . "


Ares menarik Kanaya duduk di pangkuan nya ketika pulang dari rumah sakit kini ada yang menyambut , dia juga kadang masih tak percaya jika sudah menikah dan mempunyai keluarga sendiri .


" sebentar lagi aku wisuda jadi sebulan kedepan pasti akan sangat sibuk , maaf bila nanti aku jarang meluangkan waktu untuk mu . " ucap Ares


" tidak papa aku mengerti kak fokus saja untuk kelulusan nanti . " jawab Kanaya


" Terima kasih sudah mengerti sayang aku akan menyuruh supir untuk mengantar dan menjemput mu sekolah , nanti setelah selesai wisuda ingin berangkat bulan madu kemana? bahkan aku tak bisa mengajak mu untuk pergi honeymoon . " Ares mengecup tangan lentik itu


" sebenarnya aku tak masalah tentang bulan madu tetap di samping mu saja sudah bahagia jangan memikirkan itu kak . " Kanaya menyembunyikan wajah nya di leher sang suami


" istri ku adalah yang terbaik . "


Ares menggendong Kanaya ke atas dia senang mempunyai istri yang begitu pengertian .


...


In Mansion Jung


Arka dan Jeno sedang duduk di ruang tamu mereka terpaksa berkumpul karena ancama sang ayah , bahkan Jeno di seret oleh bodyguard suruhan tuan Jung jadi wajah si bungsu sama sekali tak bersahabat .


" kali ini apalagi . " ujar Jeno


" besok calon istri kalian akan datang jadi jangan kemana-mana . " ucap tuan Jung


" calon istri apanya aku tidak mau ! " tolak Jeno


" berhenti membantah dan turuti apa kata ayah mu Jeno . " sela nyonya Jung


" aku memiliki kekasih ayah . " Arka angkat bicara


" ayah tidak peduli putuskan kekasih tak jelas mu itu Arka ! "


tidak jelas katanya? pasti tuan Jung akan pingsan jika tau siapa kekasih si sulung terdengar suara mobil masuk , tak lama kemudian seorang pria dengan santai nya masuk kedalam Arka terkejut melihat siapa yang datang .


" selamat malam Tuan dan nyonya Jung maaf mengganggu . " sapa Kris


" Tuan Wu? sua-tu kehormatan anda berkunjung kemari , ayo silahkan duduk . " ucap Tuan Jung dengan gugup


mereka sangat terkejut karena mendapat kunjungan mendadak dari keluarga berpengaruh di Seoul .


" apa yang bisa kami bantu Tuan Wu ? " ujar nyonya Jung


" sebenarnya saya ingin menuntut tanggung jawab saja . "


" tanggung jawab apa? " sela si kepala keluarga


" putra sulung mu yang brengs*k tapi tampan itu membuat putri ku mengandung , jadi bagaimana? bukankah harus bertanggung jawab . " Kris berucap datar


Arka merasa darah nya berhenti begitu juga dengan Tuan Jung yang merasakan jantung nya sakit , bahkan Jeno sampai tersedak dan si nyonya hanya diam mematung .


" apa maks-ud anda Tuan Wu? " tanya Tuan Jung


" dia adalah ayah dari anak yang sedang di kandung putri ku ! lalu seenaknya akan melakukan perjodohan dengan orang lain , lalu bagaimana dengan nasib Alena ! kalian berdua ingin bermain rupanya . " ucap Kris


" maaf Tuan kami tidak tau apa-apa bahkan Arka tak pernah becerita , saya sudah gagal menjadi seorang ibu . "


Plakk


bunyi tamparan begitu bergema Arka mengiris merasakan panas di pipinya di tambah luka robek di bibir , sedangkan Kris hanya tersenyum tipis melihat si dokter muda di aniyaya anda berdosa sekali daddy Wu .


" baj*ngan kau Arka Jung ! ayah tidak pernah mendidik mu untuk jadi seperti ini . " teriak Tuan Jung


" aya-h aku.. "


" diam anak bodoh ! sekarang tanggung jawab apa yang kamu perbuat , tidak sadarkah dengan siapa kita berurusan? jangan sampai dia membuat kita hancur ayah tidak mau bangkrut . " bisik Tuan Jung pada Arka


" saya menyerahkan semua nya pada Arka . " timpal nyonya Jung


" lalu kau Jung Jeno berani sekali memberi harapan palsu pada Rubby ! dia menolak makan hanya karena ingin bertemu dengan mu , dia menolak di sentuh karena terbiasa di sentuh oleh mu ! saya tidak mau tau kau juga harus ikut bertanggung jawab . " ujar Kris


Jeno hanya bisa melongo mendengar itu Tuan Jung memijat kepalanya yang terasa pusing, sungguh tak menyangka putra2 nya bermain dengan para prinses Wu.


" kalau begitu saya permisi dan saya tunggu untuk lamaran di rumah . " Kris pun berdiri


" kami akan biacarkan ini Tuan . "


" dad hebatkan? acara perjodohan mu sudah di batalkan belikan pakan Rubby untuk sebulan kedepan , sebagai ucapan terima kasih obati luka mu dad senang melihat mu ditampar lumayan hiburan . " Kris berbiskik pada Arka


rasanya Arka ingin menangis ternyata memang benar jika ingin menjadi menantu keluarga Wu harus tahan mental , belum lagi mempunyai ayah mertua yang kadang memiliki kelakukan di luar nalar semoga saja Arka tahan banting .


Hai love maaf waktu minggu malam gak bisa nemenin

__ADS_1


jadi di ganti sekarang ya


sampai bertemu di next episod


__ADS_2