
Author pov
pesta akhirnya berkahir karena hari mulai menjelang malam mereka beristirahat sebentar di kamar hotel yang sudah di sewa , para remaja masih asik berada di bawah menikmati kumpul2 Alena juga istirahat .
" hah melelahkan tapi asik juga . " ucap Jaewu
" di mana Leon? " tanya Ansel
" dia pergi berganti baju sebentar . " jawab Vinson
" Jeno beresi botol wine nya ! jangan berantakan begini ! " omel Ansel
" iya sebentar . " ucap Jeno
mereka memutuskan untuk menginap saja di hotel tadinya akan tidur di apartemen , Ansel pun keluar untuk mencari udara segar .
" ternyata malam ini cukup dingin . " gumam Ansel
dia terus berjalan dan pergi menuju mini market depan hotel , bahkan belum berganti baju masih mengenakan setelan jas .
Duk
sebuah bola menggelinding ke arah kakinya .
" maaf kak . " ucap seorang anak berusia 6 tahun
" kamu dengan siapa ke sini? dimana orang tua mu? " Ansel menghampiri nya sambil memberikan bola
" bersama kak Elina . "
" lalu sekarang di mana dia? jangan berjalan sendirian kalau ada orang jahat bagaimana . "
lalu seorang perempuan lari dengan tergesa wajah itu terlihat sangat khawatir .
" kenapa kamu pergi tanpa izin Hajun apa kamu terluka sayang ? "
" aku hanya ingin mengambil bola , aku baik2 saja tidak papa . " jawab Hajun
" Terima kasih sudah menolong Tuan . " ujar Elina
" tidak masalah . "
" Hajun ayo kita pulang untuk makan malam yang lain pasti sudah menunggu , pamit dulu sama kakanya . "
" kenapa tidak mengajak kaka tampan? siapa tau kaka ini belum makan . " ucap Hajun
" apa Tuan ingin bergabung bersama kami? " tanya Elina
" apa tidak merepotkan? " Ansel balik bertanya
" tentu saja tidak tapi maaf jika nanti di sana terlihat sederhana , begitu ramai dan pasti sangat berisik . " Elina tersenyum hangat
Ansel terdiam senyuman itu kenapa terlihat sama dengan sang ibu .
" ayo kaka kita pergi . " ajak Hajun
jemari kecil Hajun meraih tangan Ansel mereka pergi ke sebrang jalan .
" jika ku boleh tau kita akan kemana? " tanya Ansel
" ke panti asuhan Sunjin . "
Ansel terkejut ntah kenapa dia juga malah ikut padahal mereka baru saja bertemu .
" pasti tuan terkejut kita akan makan di panti asuhan ya? " ucap Elina
__ADS_1
" tidak begitu apa kamu berkerja di sana? nama ku Ansel . "
" kebetulan pemilik nya adalah ibu ku dan aku hanya membantu menjaga anak2 yang kurang beruntung , nama ku Elena..Hajun sudah bersama kami sejak bayi dia sengaja di simpan di depan pintu ntah siapa yang tega melakukan itu . "
mereka pun sampai di panti banyak anak lucu di sana tawa memenuhi ruangan Elena mengajak Ansel masuk , lalu wanita paru baya yang masih terlihat cantik menghampiri mereka .
" ada tamu rupanya silahkan masuk nak maaf di sini berantakan . " sapa nyonya Jeon
" Terima kasih nyonya salam kenal saya Ansel . "
" panggil aku mama saja..wah mama tidak tau jika kamu mempunyai teman setampan ini . "
" kami baru bertemu dia menolong Hajun . " ucap Elena
" oh begitu saja kalau begitu bagimana jika kita makan malam bersama? " tawar nyonya Jeon
" tentu aku mau ma . "
" kamu tunggu di sana bersama anak2 aku akan memasak . " Elena membawa bahan masakan
" boleh aku membantu? " tanya Ansel
" baiklah Terima kasih Ansel . "
si hiperaktif Ansel mendadak menjadi pria berwibawa dia suka ketika melihat senyum Elina karena begitu mirip dengan Kalina .
...
In Room
Arka sedang memberikan cumbuan panas pada Alena hari ini benar2 sudah resmi tidak perlu takut untuk di pukul oleh Kris .
" hari ini kamu benar2 cantik sayang . " Arka mengecupi leher jenjang sang istri
" begitu juga dengan mu tampan sekali . " tatapan Alena terlihat begitu menggoda
" tentu . "
Arka kembali menikmati cumbuan panas nya lalu segera membuka ikatan tali baju Alena tapi dering ponsel terdengar.
Lisa Calling..
" ada apa? " suara Arka terdengar tidak santai
" saya benar2 minta maaf dokter Jung terjadi kebocoran gas di salah satu proyek , sekarang banyak sekali pasien terutama mereka mengalami gangguan pernapasan tapi di sini kekurangan staf . "
" saya segera ke sana . "
Pip
wajah Arka terlihat tertekan jika tidak datang banyak nyawa yang harus di selamatkan , tapi dia harus meninggalkan Alena di malam pernikahan nya .
" ada apa kak? " Alena
" rumah sakit sedang kacau banyak pasien yang harus di tangani . "
" lalu kenapa masih bengong ! pergi cepat ke rumah sakit . "
" tapi bagaimana dengan mu? ini malam pernikahan kita . " ucap Arka
" kita bisa melakukan kapan saja toh sudah sah ! aku tidak mau kita bersenang2 sedangkan di sana orang sedang meregang nyawa , aku tidak papa kak ini adalah tanggung jawab mu pergilah sekarang . " Alena mengusap wajah suaminya
" terima kasih untuk pengertian mu sayang . " Arka mengecup bibir Alena
lalu pria itu segera pergi berganti baju dengan buru2 , setelah pamit dia turun ke loby kebetulan bertemu Ares si Lion juga terlihat rusuh .
__ADS_1
" mau kemana kak? " tanya Ares
" rumah sakit ada banyak pasien . "
" kenapa kita sama ! aku di panggil untuk menyelediki sesuatu . "
lalu kedua pria itu segera berlari untuk turun ke bawah para ayah sedang bersantai setelah beristirahat sebentar , perhatian mereka teralih ketika mendengar langkah kaki yang begitu rusuh ternyata itu Ares dan Arka .
" si pengantin baru kenapa malah berlarian? bukan nya olahraga di kamar . " ucap Mark
" tunggu kalian mau kemana? " Kris mencegat mereka
" kami ada tugas . " ucap Ares dan Arka secara barengan
" tugas? oh malang sekali . " timpal Araga
" aku sudah mendapat izin dari Alena sudah dulu ya dad . "
" Hati-hati di jalan boy . " teriak Leo
" menantu kaka luar biasa di malam pertama malah harus mendapat tugas . " puji Mark
lalu mereka pun melanjutkan lagi acara bersantai nya .
...
Vinson sudah tepar dikasur sedangkan Jaewu baru selesai mandi dan Leon masih berkutat dengan ponsel nya , Jeno tiduran di sofa sambil menonton TV mereka menunggu Ansel yang belum pulang mereka memilih satu kamar .
" Ansel kemana kenapa belum pulang? " tanya Jaewu
" tadi dia bilang ingin mencari udara segar . " jawab Leon
ponsel Jeno berdering mata nya membulat ketika melihat siapa yang menelpon , dia pun keluar dan memastikan tidak ada yang mendengar .
Nona Choi Calling..
" ada apa? " tanya Jeno dengan pelan
" maaf menganggu Tuan Jeno , baby Jung rewel dan terus menangis . "
" apa masih demam? "
" demam nya sudah turun mungkin merindukan Tuan . "
" bagaimana dengan susu masih atau tidak? "
" susu masih ada..Tuan membeli kebanyakan . "
" baiklah tunggu sebentar aku akan segera ke sana . "
Pip
setelah mendengar itu Jeno segera bergegas masuk dan memakai jaket .
" kamu mau kemana? " tanya Leon
" aku ada urusan sebentar jadi tidak bisa menginap dengan kalian . " jawab Jeno
" baikalah hati2 di jalan ya . "
lalu dengan segera Jeno pergi ke bawah untuk menemui seseorang walaupun hari sudah malam karena rasa khawatir .
Hai ketemu lagi sama aku
sehat selalu ya
__ADS_1
sampai bertemu di next episod