Sugar Family

Sugar Family
New episode SF 3


__ADS_3

Author pov


di panti sedang mengadakan pesta kecil Elina bahagia ternyata suami nya ingat dengan hari jadi mereka , dia panik ketika Jeremy menelpon terjadi sesuatu di panti ternyata ada kejutan yang menanti .


" kamu nakal sekali membuat ku panik . " Elina mencubit lengan Jeremy


" ini semua ide kak Ansel tau . " ujar Jeremy


" jadi dia terlambat pulang karena menyiapkan ini semua . " ucap Elina


" iya suami mu itu romantis sekali . " timpal nyonya Jeon


" ya ampun dia ada2 saja . "


sekarang di panti terlihat indah semua sudah di dekorasi pesta sederhana tapi tetap terlihat meriah , semua anak2 senang merayakan ini Elina juga terlihat bahagia .


" ibu kangen Alvin . "


" iya nanti sepulang sekolah akan ku suruh kemari bu . "


" apa daddy akan kemari? " tanya Jeremy


" tapi daddy tidak tau tentang perayaan ini kamu rindu ya? " ujar Elina


" iya . "


Jeremy kadang merindukan Kris padahal pintu mansion selalu terbuka lebar untuk nya .


...


In Mansion


Kris sedang memberikan pakan untuk Rubby Kalina menyiram bunga mereka menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa .


" Mine.." panggil seseorang


" aku di belakang kak . " ucap Kalina


lalu Leo datang sambil membawa beberapa paper bag


" mau apa kemari menganggu saja ! " omel Kris


" aku ingin bertemu dengan istri mu bukan dengan mu ! , kau teruskan saja perkerjaan mu mengurus angsa buluk itu . " jawab Leo


" siapa yang kau bilang buluk sialan ! Rubby ku cantik , putih , sexy . "


" ya ampun hentikan kenapa malah berdebat . " lerai Kalina


" suami mu yang mulai Mine ! aku bawakan beberapa makanan , ini dari ibu Kaira untuk kamu kemarin kami berkunjung ke sana . "


" wah Terima kasih ya kak . " Kalina dengan senang hati menerima itu


mereka pergi keruang tamu membiarkan Kris sendiri di sana .


" nyonya ada paket . " salah satu maid mengantarkan dus


" Terima kasih . "


Kalina bepikir apa ada yang memesan barang atau mungkin ini pesanan anak2 nya tapi setelah itu si hot grandma berteriak , Leo yang sedang duduk terkejut dan Kalina berlari memeluk Leo dengan erat .


" ada apa mine? "


" itu kak aku takut . "


Kris berlari masuk kedalam melihat apa yang terjadi kenapa istri nya ketakutan .


" kenapa sayang? " tanya Kris


" ada paket aneh daddy aku takut . " adu Kalina


" akan aku lihat . "


Kris memeluk sang istri untuk memenangkan dan Leo membulat ketika melihat boneka yang di penuhi darah , paket dari mana ini sungguh tidak ada kerjaan sekali dia membawa paket itu pada Kris .


" siapa yang mengirim? " tanya Kris dengan datar


" tidak tertera . "


" brengs*k bosan hidup dia panggil maid yang membawa paket ini ! "

__ADS_1


lalu maid datang dan menceritakan bahwa paket hanya di taruh di depan gerbang tidak ada siapa2 di luar .


" ada orang jahat aku takut anak2 terluka . " adu Kalina


" aku jamin kalian aman dear jangan khawatir . " Kris mengecup kening Kalina


" Love aku pulangggg.. " teriak seseorang


" aku juga datang . " di susul kembali oleh seorang pria


Mark dan Araga yang berkunjung tapi mereka terkejut melihat Kalina menangis .


" kau apakan adik ku sialan ! " Araga berucap marah


" tidak aku apa-apakan tihang ! ada orang kurang kerjaan . "


" hah? ada apa sih? " Mark jadi bingung


" ada yang mengirim ini . " Leo memberikan kardus


" siapa yang mengirim ! " tanya Araga


" tidak tau hanya di simpan di depan gerbang saja . " jawab Leo


" pencundang . " cibir Mark


mereka duduk untuk membahas kejadian teror berani nya cuma mengirim ancaman .


...


In Caffe


suasana kini senyap belum ada yang berbicara Leon dan Jeno sudah sampai di Caffe ternyata benar mereka sedang beradu argumen .


" jadi kenapa? " tanya Jeno


" kau tanyakan saja pada dia ! " ujar Vinson


" aku hanya ingin sedikit perubahan dalam desain tapi dia malah berbicara omong kosong . " ucap Ansel


" cih lihatlah dia lebih mendengar apa yang mantan nya katakan , di banding aku yang sudah mengerjakan desain sebulan penuh ! "


" sudah ku bilang jangan menyangkut pautkan semua itu brengs*k ! "


" dia yang salah terlalu membela Winter ! " protes Vinson


" jangan menyalahkan ku . "


" kalian berdua sama saja jadi cukup jangan saling menyalahkan . " Leon menghela napas


Jaewu dan Jeno hanya menyimak biarkan Leon yang menyelesaikan .


" Ansel kamu tau sendiri jika Vinson membuat desain ini tidak mudah dia gunakan banyak waktu untuk membuat yang terbaik , jika memang ada sedikit perubahan maka bicarakan secara perlahan berikan alasan jelas kenapa ingin di rubah . aku tau kita harus mendengar pendapat orang lain tapi apa dia ahli dalam bidang ini? , jika hanya untuk berkomentar maka jangan di dengar kita serahkan saja pada ahlinya . " Leon memberikan sedikit pengertian


Ansel hanya diam mendengar ucapan Leon dia juga tak bermaksud ribut .


" lalu Vinson dengarkan dulu apa yang akan Ansel katakan jika api di lawan api tidak akan selesai cobalah sedikit santai , aku tau kamu lelah mengerjakan ini semua kalian saudara jangan sampai renggang karena hal sepele . "


Ansel yang keras kepala dan Vinson yang jengkelan mereka memang sering berdebat .


" maaf karena egois . " ucap Ansel


" kenapa tidak seperti ini dari tadi . " cibir Jaewu


" aku juga minta maaf karena sudah terbawa emosi . " ujar Vinson


" ayo baikan salam2man dulu . " Jeno tersenyum manis


" ck apaan sih ! aku tidak jadi merubah desain tetap akan seperti itu . " Ansel meminum kopi nya


" ya baiklah . "


lalu ada seorang perempuan masuk ke Caffe .


" Ansel kenapa tak mengajak ku . " Winter menghampiri ke 5 pria tampan


" tadi kamu tidak ada . "


" mau apa menyusul? " Vinson melihat sinis ke arah si cantik

__ADS_1


" terserah aku saja apa tidak boleh? nanti sepulang kerja antar aku belajar ya . " rengek Winter sambil bersandar di bahu Ansel


" aku rasa tidak bisa karena harus segera bertemu istri ku . "


" nanti saja antar aku dulu kamu setiap hari bersama nya , kali-kali mencari hiburan jangan terlalu memanjakan istri mu . "


para pria tampan yang ada di sana sedang berpikir keras aneh sekali wanita satu ini .


" ucapan mu aneh . " ujar Jeno


" aneh apa sih Jung . "


" wajar jika Ansel memanjakan Elina dia istri nya . " timpal Jaewu


" jangan terlalu manja jadi perempuan serba mengandalkan suami ! sudah enak diam di rumah hanya tinggal menghabiskan uang , aku saja sebagai wanita berkerja tidak berleha-leha cih tidak mandiri . " ejek Winter


" apa aku harus membelikan mu kaca? kau juga minta di antar Ansel pergi belanja ! bahkan tidak tau diri dia itu atasan mu , sadarlah mau bagaimana pun kamu hanya pesuruh jangan seenaknya begini ! " Vinson mulai emosi


" berani sekali berbicara begitu kau tidak sopan pada wanita ! dari dulu kamu memang tak pernah suka pada ku . "


" ya karena kamu hanya penganggu ! " jawab Vinson


" Ansel lihat saudara mu menghina ku . " mata Winter berkaca


" susah jangan banyak drama . " Jeno menatap malas adegan di depan nya


" kalian hentikan . " ujar Ansel


" kenapa kau tidak terima mantan mu kami cecar? mantan bucin . " Vinson tertawa mengejek


" jangan mulai lagi ! "


" kamu pulang duluan Winter..Ansel masih ada urusan . " ucap Leon


" ingin di antar . " Winter menatap pada si tampan


" pergilah temui Elina sekarang . " perintah Leon


Ansel mengangguk dan memakai jas nya tapi di tahan Winter .


" jangan pergi Ansel . "


" dia biar kami yang urus cepatlah ! " usir Jaewu


lalu Ansel pun pergi mengabaikan Winter yang berteriak memanggil .


" aku tidak mau di antar kalian ! "


" percaya diri sekali aku tidak sudi mengantarkan mu , kalau begitu aku pergi duluan tak penting sekali . " Vinson pun pergi


" Na ayo kita pulang saja . " Jeno menarik lengan si sahabat karib


jadi di Caffe hanya tinggal Leon dan Winter .


" pergi sana ! " usir Winter


" katanya tidak mau pulang sendiri . "


" lalu kau mau mengantar? kenapa tertarik dengan ku ya . "


" haha kamu lucu sekali tidak sama sekali memang benar perempuan cantik harus ada yang mengantar , sebentar aku telpon seseorang untuk mengantar pulang pasti dia senang bertemu dengan mu . "


" siapa? "


" Alena akan mengantar mu . "


Winter terkejut dia tidak mau di antar wanita gila itu .


" tidak perlu aku bisa pulang ke rumah sendiri untuk apa memanggil Alena ! "


" Alena takan mengantar mu kerumah . " Leon tersenyum


" lalu kemana? " tanya Winter


" bertemu Tuhan . "


Winter berdiri dengan terburu2 wajah Leon terlihat mengerikan tak ada lagi wajah hangat yang penuh kelembutan .


Hai ketemu lagi sama aku hehe

__ADS_1


sehat selalu ya love


sampai bertemu next episode


__ADS_2