
selamat menikmati dan maaf kalau typo
Author pov
jam sekolah pun sudah bubar si kembar memilih untuk naik bis sambil jalan-jalan sebentar karena kebetulan Leon akan ke rumah nenek Jung kalau Vinson ntah kemana dia pergi dengan Jaewu .
" kak mampir ke mini meni market yu? " ajak Alena
" mau beli apa? " Ansel menggandeng tangan adik nya dan menyebrang jalan
" pengen susu pisang sama kimbap . "
mereka pun pergi setelah sampai si kembar masuk dan membeli makanan yang di inginkan lalu duduk di bangku depan mini market , Alena dengan semangat memakan kimbab nya sedangkan Ansel menikmati sekaleng soda dingin suasana jalan sangat ramai .
" hai boleh aku duduk di sini? " seorang pria datang menghampiri
keduanya mendongkak dan melihat seorang pria tampan bahkan Alena sampai terpesona
" silahkan saja uncle . " jawab Ansel
" terima kasih apa kalian baru pulang sekolah? sedang menunggu jemputan? "
" iya kami baru pulang sekolah , tidak kebetulan mampir ke sini membeli beberapa makanan ringan . " Alena terseyum tipis
wajah cantik ini mirip sekali dengan Kalina sama2 manis
" kalau begitu ayo makan donat ini bersama terlalu banyak jika di habiskan sendiri , tenang aku bukan orang jahat tidak ada racun di dalam nya . " ,
" wahh donaat terima kasih , siapa nama uncle? " mata cantik Alena berbinar ketika melihat donat kesuakaan nya
" nama ku Araga . "
" wajah uncle terlihat tidak asing . " timpal Ansel
" benarkah? ayo makan nanti uncle belikan lagi jika masih belum kenyang . " ucap Araga
si kembar pun memakan donat bersama sedangkan Araga tersenyum memperhatikan mereka lalu mengobrol beberapa hal , jika boleh jujur si kembar merasa nyaman dekat dengan pria yang baru di temuinya padahal itu termasuk orang asing .
In Campus
Gavin sudah menunggu di kampus untuk menjemput si kekasih hati dia memandangi orang-orang yang sibuk berlalu lalang dan akhirnya seorang gadis cantik datang menghampiri .
" maaf di buat menunggu kak . " ucap Yena
" tidak papa darling ayo masuk kita makan siang . "
Yena pun masuk dan mereka menuju ke salah satu restoran setelah mendapat meja kosong sepasang kekasih itu pun memesan .
" makan yang banyak sayang . " Gavin mengecup punggung tangan Yena
" nanti aku gemuk lhoo . "
" aku tidak peduli karena aku akan tetap cinta . "
mereka pun menunggu pesanan lalu terdengar langkah yang mendekati meja nya dan wajah Gavin menjadi datar seketika .
" selamat siang presedir . "
" selamat siang . "
" ah harusnya aku tidak memanggil begitu karena sekarang kau bukan atasan ku , kamu sedang apa di sini tampan? " Krystal duduk bergabung
" sedang kencan dan kau datang mengganggu . " ujar Gavin
" aku hanya menyapa apanya yang mengganggu? kamu terlalu jahat , bagaimana rasanya berpacaran dengan saudara sendiri? " lalu Krystal menatap pada Yena sambil tersenyum
Yena menunduk mendengar pertanyaan itu sedangkan si tampan menggeram kesal di buatnya .
" Krystal ! " panggil Gavin
" aku tidak bicara dengan mu sayang jadi diamlah ayo jawab kenapa diam saja? , atau kau merasa malu ya? ohh maaf aku tidak sopan bertanya begitu . " ucap Krystal
" jangan sampai aku melakukan tindakan kasar lagi pada mu ! " sela Gavin
" lakukan saja jika berani ini tempat umum dear , kalau begitu aku pergi dulu sampai jumpa nanti sayang . " Krystal berdiri dan mengecup pipi Gavin
si presedir terkejut begitu pun dengan Yena lalu Krystal pergi begitu saja dan kata-kata mutiara sontak terdengar .
" dasar wanita sint*ng ! sungguh sialan sekali . " Gavin menyusut pipinya dengan tisu
" menyebalkan ! " ucap Yena
" jangan marah darl si otan yang mencium ku duluan . " ujar Gavin
" kenapa ada wanita model dia sih . "
" mana ku tau mungkin ahlaknya di lelang kali , setelah ini kita kerumah sakit . "
__ADS_1
" hah ngapain? kaka kenapa? " Yena berucap Khawatir
" mau suntik virus kan tadi di cium bekantan . " ucap Gavin
Yena langsung tertawa mendengar itu pesanan mereka pun sampai suasana yang tadinya gelap menjadi cerah kembali .
....
Ares sedang dirumah Airin dia datang karena tempo hari dia tak bisa menempati janji nya kini perempuan cantik itu sudah baikan , dia membuatkan minuman dingin untuk Ares sambil berbincang ringan hari ini jadwal kuliah tak terlalu sibuk .
" padahal aku sudah baik2 saja tak perlu datang . " Airin duduk di samping nya
" aku hanya menempati janji . " ucap Ares
" terima kasih untuk buket bunga dan buah segar nya prince , apa terjadi sesuatu? wajah mu terlihat lelah aku mau mendengarkan jika ingin bercerita . " Airin merapihkan rambut Ares yang menghalangi mata nya
" aku lelah dan rasanya ingin tidur . "
" haha kalau begitu tidur saja . " lalu Airin menarik Ares untuk bersandar di dadanya
" apa kekasih mu takan marah? kita sangat mesra saat ini , bagiamana jika salah paham nanti nya . "
" aku masih sendiri . "
" sungguh? aku bingung dengan status kita pertemanan tidak seintim ini , apa ini wajar? " tanya Ares
" kalau begitu apa kau ingin mencoba status baru dengan ku? " Airin mengusap pipi si tampan
" status apa? " mata tajam Ares sudah hampir menutup karena menahan kantuk .
" pacaran . "
" aku tidak tau karena perasaan ini tak tentu bahkan tak ada debaran pada mu , aku tak merasakan apapun tapi jujur berada dekat mu sangat nyaman seperti berada dekat mommy apa itu termasuk jatuh cinta? "
" bisa jadi iya bukankah jika sudah nyaman akan ada cinta yang hadir? jadi apa kita pacaran? " tanya Airin
" iya akan ku coba walaupun perasaan terlalu asing ." setelah menjawab pertanyaan itu mata Ares langsung terpejam dia lelah sekali hari ini
In Mansion
Kalina baru beres menata bunga untuk di jadikan hiasan di ruang tamu setelah itu dia mengecek ponsel tak ada pesan apapun yang masuk , jika merasa kecewa iya itu benar tapi mau bagaimana lagi Kris sampai saat ini tidak ada kabar .
" loveee.." panggil seseorang
si mommy tersenyum melihat tamu yang datang
lalu Mark datang sambil membawa paper bag dia ikut duduk di ruang tamu .
" dari mana? apa kamu tidak berkeja? "
" habis mengantarkan istri ku ke butik , sengaja libur pusing kerja terus aku bawakan waffle untuk mu . " Mark mengeluarkan dus kecil
" terima kasih sudah lama sekali aku tak makan ini , boleh ku habiskan semua nya? " si mommy berucap semangat
" haha tentu saja aku membeli nya untuk mu love , kemana kak Kris? " ujar Mark
" eum dia sedang keluar . " Kalina bingung harus menjawab apa
" hari ini panas sekali anak-anak juga belum pulang..jadi aku akan bersantai sebentar . " Mark pun langsung tiduran
" mungkin sebentar lagi mama dan papa bagimana kabarnya? "
" mereka baik-baik saja love . "
lalu suara mobil kembali terdengar dan seorang pria masuk
" halo mine.."
" hai kak leo dengan siapa ke sini? " Kalina berdiri menghampiri nya
" Kaira masih di luar . "
" haloooooo mom.." suara cetar pun terdengar
si bungsu terkejut dibuatnya Kaira langsung memeluk Kalina dia sangat merindunkan wanita cantik ini .
" kenapa tidak kabar akan kemari? jadinya aku tak menyiapkan apapun . " ucap Kalina
" apasih kak gak usah repot-repot , aku membawa salad buah . " Kaira tersenyum manis
kedua perempuan cantik itu pergi ke ruang keluarga sedangkan Leo menghampiri adiknya .
" ish kaka berat ! jangan ganggu sana pergi . " Mark mendorong Leo yang sedang menindih tubuh nya untung sofa itu besar
" aku rindu baby Mark . " Leo menduselkan kepalanya pada dada bidang sang adik
" ih amit-amit kesambet setan mana ! sana pergi aku tak bisa bernapas kak ! " omel Mark
__ADS_1
" dihh aku kangen tau ! kemana si malaikat maut? " tanya Leo
" lagi keluar katanya , kaka mau ngapain ke sini? "
" aku mau bicariin rencana liburan..kita semua udah lama gak liburan kan? , jadi gimana kamu setuju kalau kita pergi? "
" wahh bener tuh udah lama gak liburan tapi kita mau liburan kemana? " Mark pun duduk menghadap kakanya
" ke villa papa yang di jeju bagimana? kalau setuju kita berangkat hari sabtu . "
" ya aku setuju akan ku beritau semuanya , pasti sangat menyenangkan . "
" baiklah kalau begitu . "
Leo pun berdiri untuk pergi membuat kopi lumayan menghilangkan kantuk
" mau kemana? " tanya Mark
" membuat kopi . "
" aku ikut tapi gendong udah lama juga , di tambah kaki ku pegal . " Mark merentangkan tangan nya
" manja gak sadar umur . " si papa pun berjongkok
Mark langsung naik ke punggung tegap milik Leo dan mereka berjalan untuk membuat kopi bersama mereka tetap hangat walaupun sudah menjadi kepala keluarga.
....
di sebuah panti asuhan seorang pria sedang membantu menyiapkan makanan untuk anak-anak dia begitu sabar dalam mengambil makanan , sesekali senyuman nya nampak ketika melihat tingkah laku mereka sungguh sangat menggemaskan .
" nak Kris kamu juga harus makan . " seorang wanita paru baya datang menghampiri
" iya nanti saya makan . "
" kalau begitu mari nikmati segelas minuman dingin ini bersama . " ucap nyonya choi
kenapa pria itu ada di sana waktu malam kejadian dia berniat akan ke bar dan menyetir dalam keadaan kalut dan hampir menabrak nyonya choi , masih ada tersisa kewarasaan dalam diri Kris dia turun dan meminta maaf lalu memberikan beberapa uang tapi di tolak beliau malah bertanya akan pergi kemana karena melihat wajah Kris yang nampak frustasi .
" jadi kamu mau pergi kemana nak? apa sedang ada masalah , ibu mau mendengar nya jika ingin becerita . " ucap nyonya choi
" malam itu aku telah melukai istri ku untuk kesekian kalinya rasa cinta dan kecemburuan ini membuat dia terluka , mungkin dia akan lelah mendengar ku meminta maaf dan aku sudah siap jika nanti perempuan cantik itu meminta berpisah walaupun fakta nya aku tak bisa hidup tanpa nya . " Kris tersenyum getir
" cobalah untuk berbicara secara perlahan pasti dia mengerti memang semua yang berasal dari emosi akan berujung penyeselan , tapi mencoba memperbaiki kesalahan akan lebih baik dari menghindar semua ini takan selesai dengan diam mu . "
" aku tak yakin bu ini bukan hanya satu atau dua kali bahkan orang akan bosan mendengar kata maaf ku , rasanya sulit untuk menjelaskan ini dengan logika ntah bagimana untuk merubah semua nya di tambah semua anak2 ku kini membenci ku . " Kris berucap frustasi
" benar tindakan mu memang salah walaupun kemarahan itu di landasi atas nama cinta..tetap akan terlihat salah , tapi ada dimana tidak semua nya bisa dijelaskan oleh logika hanya hati yang mengerti bisakah kau tanamkan dalam hati jika ini adalah terakhir kali kamu akan menyakiti nya . " nyonya choi mengusap bahu Kris
" aku takut akan gagal bagaimana jika dia tak percaya lagi dengan ku? bahkan dari dulu aku sering menguji kesabaran nya , kini ku takut kesabaran nya sudah habis dan tak mau kembali bersama tapi tak masalah orang seperti ku memang tak pantas mendapat maaf . "
" sebenarnya kesabaran itu tak pernah habis hanya hati yang sedang ingin berbicara melampiaskan semua emosi terpedam dan setelah itu selesai , tak peduli betapa keras nya ujian yang menimpa mu semua akan tetap menemukan jalan nya ketika kita tak lagi mampu mengubah sesuatu itulah dimana kita sedang di tantang untuk mengubah diri kita sendiri . "
" terima kasih bu atas semua penjelasan mu rasanya beban ku sangat berat bagaimana cara aku minta maaf pada mereka , belum lagi rasa kecewa yang ku berikan itu mustahil untuk di maafkan padahal kehidupan yang ku bayangkan adalah selalu harmonis . " Kris menggenggam tangan nyonya choi
" jika kamu merasa beban mu lebih berat dari yang lain itu karena tuhan melihat mu lebih kuat dari mereka..sesuatu yang dapat di bayangkan pasti bisa diraih , juga sesuatu yang bisa di impikan pasti dapat terwujud kamu hanya perlu berkerja sama dengan niat . selama kita masih mempunyai tekad yang terpelihara dalam semangat maka tidak ada kata terlambat untuk memulai sebuah awal yang baru . "
" iya bu aku mengerti maka dari itu aku ingin meminta izin untuk tinggal di sini selama beberapa hari merenungi semua nya , membuang rasa pemarah sialan ini yang selalu membuat istri ku terluka aku akan belajar dari awal . "
" tidak ada yang di gariskan menjadi seorang pemarah ataupun penyabar itu adalah sesuatu yang harus kau pilih , meminta maaf bukan karena dia yang benar dan kamu yang salah tapi karena hati mu bernilai lebih tinggi dari ego mu . "
kemudian nyonya choi memeluk Kris meyakinkan bahwa dia bisa berubah sepenuhnya mungkin ada yang bosan mendengar semua itu , tapi ingatlah proses jauh lebih sulit di banding hanya mengamati dan menilai saja .
....
hari pun semakin sore bahkan menuju malam Kalina semakin di buat tidak tenang karena suaminya tak kujung pulang , tetap saja dia khawatir bahkan sekarang ponsel nya tak aktif Alena mencoba menenangkan sang ibu .
" ada apa mom? " tanya Gavin
" daddy mu belum pulang dari kemarin malam . " jawab Kalina
" nanti juga pulang sudah mom jangan khawatir . " Gavin duduk di samping Kalina dan mengusap tangan lentik itu
" si beruang kutub pasti baik2 saja . " Ansel datang bergabung mereka sedang berada di ruang tamu
" ish jangan menyebut daddy mu begitu prince . " ujar Kalina
sedangkan Ares terdiam mencoba memproses kejadian tadi siang sekarang dia resmi pacaran dengan Airin? dia mengacak rambutnya , ini gila kenapa dia melakukan hal konyol seperti itu ! lalu ada nyonya kim datang bersama seorang pria tampan membuat semua terjekut itu adalah si uncle ice .
hai love aku datang tadinya di suruh ngerjain data eh di tunda atasan aku emang suka labil .
tapi gak papa jadi bisa nemenin minggu malam nya
sampai bertemu di next episod
prince Leon
__ADS_1