Sugar Family

Sugar Family
Bagian 57


__ADS_3

Author pov


di mansion isak tangis Kalina terdengar Kris benar-benar mengusir Ares kali ini si kepala keluarga marah besar lebih tepat nya kecewa , Gavin mencoba membujuk sang ayah untuk membicarakan ini dengan kepala dingin .


" pergi . " usir Kris


" dad bagaimana mungkin kau melakukan ini pada putra mu sendiri hiks.." ujar Kalina


" biarkan dia bertanggung jawab atas semua yang sudah terjadi . "


" jangan menginjakan kaki mu lagi di sini Ares kau boleh kemari jika aku yang memanggil , tak ada yang kau bawa selain baju dan buku2 kuliah mu sekarang pergi ! " ucap Kris


" jangan tinggalkan mommy sayang . " pinta Kalina


baru saja Kalina ingin memeluk Ares tapi Kris mencekal tangan istrinya perempuan cantik itu memberontak .


" lepaskan aku ! putra ku tidak boleh pergi hiks "


Ares sedih bukan karena dia di usir tapi melihat wanita yang begitu dicintai nya menangis karena dia , Alena dan Yena juga terlihat sedih suasana sedang panas di tambah wajah Kris yang terlihat sangat dingin .


" ku mohon dad kita bicarakan ini baik2 . " si sulung angkat bicara


" keputusan dad sudah bulat Gavin ! ingat jangan membantu dia sama sekali , jika sampai dad tau kau membantu nya lihat saja nanti . " ancam Kris


" jangan begitu kak Ares hanya ingin bahagia ! " bela Ansel


" benar dad apa yang salah? " timpal Alena


" tenanglah dad . " tambah Yena


" diam kalian semua ! pergi sebelum ku suruh kemananan menyeret mu keluar , ayo kita ke kamar Kalina . "


Kris menyeret paksa sang istri yang sudah menangis hebat Ares tak bisa melakukan apapun dia tersenyum pada saudara2 nya .


" kak titip mommy maaf membuat mu repot . " ucap Ares


" jangan pergi kemana pun aku akan membicarakan ini dengan dad , pergilah ke rumah grandpa biarkan suasana tenang terlebih dulu . " Gavin memegang bahu Ares


" tidak kak kini aku mempunyai tanggung jawab sekarang harus menjemput Kanaya . "


" kalian akan pergi kemana? " tanya Yena


" nanti ku beri tau sekarang aku pamit . "


" jangan pergi hiks . " tangis Alena pecah


" kita akan tetap bertemu sayang di kampus masih bisa , jangan menangis dan Ansel jaga adik mu . " Ares memeluk Alena


" iya kak " Ansel berucap sedih


" jagoan tidak boleh cengeng . " ucap Ares


...


setelah berpamitan Ares pergi dengan ransel berisi buku-buku bahkan dia hanya membawa baju yang sedang di pakai , dompet berisi jajaran kartu kredit dia tinggalkan termasuk motor sport karena itu Kris yang belikan jika ponsel hasil tabungan Ares .


" tolong bantu aku tetap kuat tuhan semoga Kanaya mau berjuang bersama , maaf mom aku tak bermaksud membuat mu sedih tolong jangan marah " Ares duduk di halte menunggu bus


bus pun datang dia segara naik untuk menjemput istrinya perasaan yang begitu bahagia Ares tidak akan menyesal .


Tok


Tok


pintu pun terbuka Ares pun masuk kedalam suasana di sini tak jauh berbeda .


" selamat malam papa . " sapa Ares

__ADS_1


" duduk . "


" aku ingin menjemput istri ku maaf untuk hari ini pasti sangat terkejut ya . "


" aku benar2 tak habis pikir dengan jalan pikiran mu ! sekarang bagaimana , kau di usir kan? aku juga tidak mau membantu . " ujar Leo


" tak perlu khawatir aku akan bertanggung jawab papa . " jawab Ares


" jangan terlalu kejam pada mereka ! " bela Kaira


" diam Kaira panggil Kanaya . " titah Leo


Kaira menghela napas suami nya yang biasa kalem kini mendadak bengis lalu mereka pun turun .


" kakak . " panggil Kanaya


" Hai sayang ayo kamari . " ucap Ares


Kanaya pun duduk di samping suaminya oh bahkan terdengar bagai mimpi .


" papa menyerahkan semua pada mu terserah ingin tinggal di mana , ikut bersama suami mu atau di sini dengan papa ! maaf tidak bisa membantu lebih banyak . " ujar Leo dengan tegas


" Terima kasih untuk semua nya papa membesarkan ku dengan penuh kasih sayang kini status ku sudah berbeda , aku akan tetap menjadi putri yang mu tapi sekarang ada tambahan yaitu seorang istri yang taat pada suaminya . " ucap Kanaya


" jadi? "


" aku akan ikut dengan suami ku selalu ada dalam keadaan susah dan senang seperti janji yang kita ucapkan , aku memilih berjuang dengan dia karena karena demi apapun aku sangat mencintai nya papa . " mata Kanaya berkaca


" baiklah kalau begitu jangan salah paham ini adalah uang yang ku siapkan untuk Kanaya , jadi ini bukan bantuan untuk mu ambil sayang ini hadiah pernikahan dari papa . " Leo memberikan kertas cek


" tap-i papa ini terlalu banyak . " tolak Kanaya


" ambil dan jangan menolak ! "


" kalian sekarang akan kemana? untuk malam ini tinggalah di sini . " ucap Kaira


" mama percaya pada mu titip Kanaya jaga dia dengan baik . "


" percayakan pada ku . "


Leon mengambil koper Kanaya karena meraka akan segera pergi


" maaf ya adik mu aku ambil . " Ares mengusak rambut Leon


" aku senang Kanaya menemukan kebahagia nya selamat menempuh hidup baru . " ucap Leon


Ares pun memeluk Leon dan berpamitan pada meraka Kaira menangis melepas si bungsu tak ada lagi kerusuhan di rumah .


....


malam semakin larut isak tangis masih terdengar walaupun pelan Kris yang diam di tepi ranjang mengabaikan tangisan pilu sang istri .


" Ares tak sepenuhnya salah aku juga kecewa tapi kita juga harus mengerti . " Kalina berucap lirih


" apa yang harus ku mengerti? " tanya Kris


" sipat seenaknya dan harus segera terpenuhi dia dapatkan dari siapa? termasuk untuk memperjuangkan seseorang yang dia cintai , bukankah dulu kamu melakukan itu padaku? bahkan hubungan kita menyakiti 2 orang sekaligus aku melukai Mark dan kau menyakiti kak Yerin . " ucap Kalina


" jangan membahas masa lalu aku tidak suka Kalina ! "


" suka atau tidak suka memang itu kenyataan nya tidak peduli jalan yang kita ambil itu salah kau tetap menjadikan aku milik mu ! , lalu apa bedanya sekarang dengan Ares? dia mencontoh sikap mu di masa lalu walaupun harus membuat semua orang kecewa . " Kalina bangun dan menatap pada Kris


" apa sekarang kau sedang menyalahkan ku? wajar jika marah ! dia tak menganggap aku sebagai ayah . "


" aku tak menyalahkan siapapun dad tapi kita jadikan ini sebagai cermin dan intropeksi diri atas apa yang telah terjadi , masa lalu bukan untuk di lupakan tapi di jadikan pelajaran saat ini hati mu hanya sedang kecewa tenanglah . " Kalina memeluk Kris dari belakang


" aku butuh waktu sayang . " Kris memegang tangan lentik itu

__ADS_1


" iya aku tau . "


Kalina menyandarkan wajah nya di punggung tegap sang suami menyalurkan ketenangan mengurangi rasa marah Kris , semua orang berhak kecewa kata sabar hal yang mudah di katakan tapi sulit untuk di lakukan .


...


Kanaya sedang berada di apartemen sejauh ini Ares mempersiapkan semua nya dia membeli sebuah apartemen sederhana tapi nyaman , selama praktek di rumah sakit Ares di bayar dan dia menabung sehingga bisa mempunyai tempat tinggal sendiri .


" maaf mungkin di sini tidak sebesar rumah mu . " ucap Ares


" tidak masalah selama dengan mu aku selalu bahagia . " jawab Kanaya


" istri ku memang terbaik Terima kasih sudah mau berjuang bersama , aku sangat mencintai mu. " Ares menyatukan kening nya dengan Kanaya


" aku juga mencinta mu Ares Wu . "


Ares dengan Kanaya masuk kedalam kamar di barengi dengan cumbuan panas tubuh mereka saling menempel , Ares dengan susah payah menuntun si cantik ke arah ranjang hingga mereka terjatuh di atas kasur empuk secara perlahan tangan Ares membuka baju Kanaya .


" apa boleh aku melakukan nya sekarang? "


" lakukan saja itu sudah kewajiban ku kak . " pipi Kanaya sudah sangat memerah


" tapi besok kamu sekolah . "


" izin sehari tak masalah . "


kegiatan panas mulai kembali karena sudah mendapat izin dengan tidak sabar Ares mengeksplor tubuh mulus Kanaya memberikan kecupan di setiap inchi , meninggalkan jejak ungu yang begitu tercetak jelas lalu dia membuka ikatan bra renda berwarna putih membuat Kanaya memalingkan wajah nya demi apapun dia malu .


" besar aku suka jangan malu cinta . "


Ares kembali memberikan cumbuan dengan tangan yang bermain di bulatan favorit nya dan memberikan sensasi tersetrum untuk Kanaya merasakan getaran geli di perutnya , Pria itu menjauh dan membuka seluruh kain yang menempel bahkan keringat sudah mengucur bercampur dengan aroma farpum .


dia menarik sang istri semakin mendekat padanya tangan Kanaya meremas surai gelap milik Ares cengkraman nya semakin mengencang ketika merasakan sesuatu di bawah , Ares mengusap paha putih itu dengan lembut memberikan ketenangan mencoba mengendalikan diri agar tidak terburu-buru .


" sayang sakit nya hanya sebentar lakukan apa saja untuk melampiaskan nya . " bisik Ares


si Lion mundur sedikit lalu maju dengan perlahan gigi nya bergemelatuk merasakan begitu sempit di bawah hingga noda merah mulai mengalir ,jantung Kanaya berdetak dengan kencang mata nya terpejam remasan pada seprai semakin kuat


air mata mulai turun .


" kak-a.. "


" sebentar cinta . "


Ares bergerak secara teratur memastikan Kanaya juga menikmati nya dia menatap wajah cantik yang sayu juga bibir ranum sudah bengkak akibat ulah nya , semakin lama tempo berubah cepat hingga suara merdu Kanaya mulai terdengar di tambah deritan ranjang menjadi melodi tambahan .


" kaka ak-u akhh.. "


" aku mencitai mu sayang , sebentar lagi sampai ."


tangan kekar Ares mencengkram pinggang Kanaya membuat gadis cantik itu kewalahan dengan permainan suami tampan nya , apalagi ritme yang semakin bertambah Ares menunduk dan geraman rendah terdengar setelah itu dia ambruk samping di Kanaya .


mereka terengah Kanaya merasakan perut nya menghangat dan terasa penuh ranjang sudah berserakan tapi ini luar biasa .


" Terima kasih dear tidurlah . " Ares menarik selimut


Kanaya mengangguk tak bosan dia menatap wanita cantik yang sudah mulai tertidur setelah itu Ares bangun dan memakai bathrobe , dia belum mengantuk lalu memutuskan untuk membersihkan diri setelah selesai pergi ke ruang tamu .


" aku harus mulai berhemat untuk nanti mempersiapkan biaya kuliah Kanaya , dia harus sukes dan menggapai mimpi nya tak masalah akan ku cari pekerjaan tambahan . " ucap Ares sambil melihat buku tabungan


dia akan berusaha lebih keras Ares ingin buktikan bahwa dia mampu untuk bertanggung jawab tapi si lion bingung karena butuh kendaraan , bagaimana nanti mengantar istrinya sekolah dan pergi ke kampus belum lagi harus bolak balik ke rumah sakit .


selamat minggu malam love


maaf ya saya gak bisa bikin suasana panas hehe


sampai bertemu di next episod

__ADS_1


__ADS_2