
Author pov
Ansel baru selesai makan malam dengan nyonya Jeon di panti dia sengaja tak melihat ponsel karena sedang merencanakan sesuatu , besok adalah hari aniversary nya dengan Elina jadi akan ada kejutan nanti .
" ingat ya besok sesuai rencana . " ujar Ansel pada Jeremy
" siap kak tenang saja semua beres . " jawab Jeremy
" kamu ini romantis sekali pake acara kejutan segala . " nyonya Jeon tersenyum kecil
" hehe harus dong bu . "
dia merencanakan dengan semua anak panti untuk memberikan kejutan pada sang istri , Jeremy sudah tumbuh menjadi pria yang tampan bahkan dia bisa di andalkan untuk menjaga semua orang di panti .
didikan Kris berhasil membuat Jeremy menjadi pria gagah dan bertanggung jawab walaupun sifat tengil nya masih ada , Ansel harus segera pulang karena sudah malam bisa2 nanti orang rumah curiga apalagi ayah berserta kakak nya dia tak mau kena bogem .
...
In Mansion
Ares sudah berbaring di ranjang sedangkan Kanaya masih mengeringkan rambut dia baru selesai mandi , malam ini terasa gerah lalu ada ketukan pintu membuat si mommy pun berjalan membuka .
" maaf mengganggu mu mom . " ucap Sean
" ada apa sayang kenapa kalian belum tidur? " tanya Kanaya
" malam ini bisa tidur bersama? " pinta Kean
" tidak . " Ares bangun dan menghampiri Kanaya
" aku tidak bertanya pada dad . " protes Sean
" pergi ke kamar kalian untuk apa di buatkan dari pada tidak berguna runtuhkan saja ! " Ares masih kekeh menolak
" tapi kami ingin tidur dengan mom ! " Kean tak mau kalah
" tidak bisa . "
" jangan mengatur dad . " ucap Sean
" terserah dia istri ku ! "
" tapi dia ibu ku . " jawab Kean
Kanaya hanya mengela napas bahkan akan tidur juga harus berdebat seperti ini sang suami yang keras kepala , di tambah si kembar yang tak mau kalah selalu berujung dengan perdebatan kadang dia pusing menghadapinya .
" kak mereka malam ini tidur dengan kita ya . " bujuk Kanaya
" tidak . "
" sudahlah mom tidak perlu minta izin daddy ayo kita tidur . " Sean menarik tangan Kanaya
" dad tidak mengizinkan masuk ! " omel Ares
" jangan berisik sudah malam . " Kean menyeringai karena berhasil tidur bersama
" menyebalkan ! "
Ares menutup pintu dengan tak santai Kanaya sudah naik ke ranjang dia bingung jika sudah begini .
...
begitu juga dengan Ansel yang baru selesai mandi Elina bersandar di kepala ranjang lalu dia duduk di ranjang sambil mengeringkan rambut .
" apa tadi perkerjaan banyak sekali? aku khawatir kamu tak kunjung pulang . " Elina mengambil alih handuk
" ya akhir-akhir ini banyak sekali kerjaan yang harus ku selesaikan . " jawab Ansel
" jangan terlalu sibuk perhatikan juga kesehatan mu . "
" aku mengerti apa terjadi sesuatu? "
" tidak hanya saja Alvin rewel terus menyakan mu kenapa papa nya belum pulang . " ujar Elina
" lain kali akan ku usahakan pulang cepat karena sudah dapat sekertaris . "
" benarkah? syukurlah ada yang membantu mu nanti . "
" iya kalau begitu ayo tidur sayang . " Ansel naik ke ranjang
" satu lagi tolong balas pesan ku dan jangan buat khawatir lagi . " Elina ikut berbaring
" iya honey aku minta maaf have nice dream . " Ansel mengecup bibir sang istri
Ansel juga tidak berniat membuat Elina khawatir dia hanya sedang mempersiapkan kejutan saja .
...
pagi hari mulai menyapa di dapur seorang wanita cantik sedang berkutat membuat sarapan walaupun masih belajar , Viona terus mencoba memperbaiki skill memasak walaupun belum seenak masakan Leon .
" good morning my handsome husband . " sapa Viona
__ADS_1
" hm . "
" apa Lexsy sudah siap? "
" sudah dia sedang memakai sepatu aku ingin kopi . " pinta Leon
" satu kecupan untuk satu cangkir kopi Tuan . " Viona tersenyum manis
Leon hanya berdecak dan menghampiri Viona dia meberikan kecupan manis pada istrinya .
" kita berangkat bersama ke rumah sakit jadwal ku jadi pagi . " ucap Viona
" ya baiklah . "
" selamat pagi papa dan mama . " sapa Lexsy
" selamat pagi My Boy . " jawab Viona
" hari ini di antar siapa? "
" ayah Gavin yang akan mengantar papa dan mama akan berangkat kerja , jadi nanti kamu pulang ke mansion Grandpa Kris ya . " Leon merapihkan rambut si jagoan
" iya baiklah papa hari ini daddy Arka janji akan traktir es krim , aku juga akan mengerjakan tugas kelompok dengan kak Ezra . " ucap Lexsy
" sarapan sudah jadi ayo makan . "
mereka pun sarapan bersama setelah itu akan mengantar Lexsy ke mansion .
...
di mansion juga tak heboh terlihat berbagai aktivitas suara bising dari para bocah lucu menghiasi pagi ini .
" sayang kamu semakin cantik . " Kris mengusap Rubby yang sedang makan
" daddy ayo sarapan . " ajak Yena
" iya nanti dad menyusul . "
anak2 sudah siap dengan serangam nya tak lama kemudian Lexsy juga sudah sampai .
" mom jangan masukan sayur . " keluh Alana
" ini sehat kamu harus makan ! " omel Alena
" ish aku bukan kambing yang harus makan sayur mom . "
" ada apa ini kenapa ribut sekali . " ujar Arka
" lihat mommy dikit-dikit sayur ! aku tidak suka daddy . "
" masa? Sean makan tiap hari sayur itu tetap saja bodoh . " sela Kean
Arka meringis mendengar ucapan Kean kalau bicara memang suka tak di saring .
" kamu jangan sembarangan aku tidak bodoh hanya sedikit tidak mengerti ! " sanggah Sean
" halah alasan yang pintar itu hanya kak Ezra dan Lexsy saja . "
" hey aku juga pintar lhoo . " tambah Alvin
" gak nanya . " jawab Sean
sedangkan Ares hanya menatap datar perdebatan para bocah itu .
...
In Office
setelah anak2 berangkat para ayah juga sudah pergi berkerja seperti Vinson yang memeriksa detail gambar , firma Arsitektur milik Mark kini dia yang mengambil alih di bantu oleh sekertaris pilihan ayah nya .
" presdir klien minta gambar di rubah total . " seorang wanita cantik masuk kedalam
" apa? kenapa begitu ! " keluh Vinson
" saya tidak tau sekertaris perusahaan yang meminta . " ucap Teresa
" Pimpinan nya yang menghubungi? "
" bukan hanya sekertaris nya saja yang menelpon . "
kenapa tiba2 minta berubah padahal susah payah dia membuat desain , lalu Vinson mengambil ponsel dan begegeas menelpon .
Calling Ansel..
" apa? aku sedang sibuk . " ucap suara di sebrang sana
" kenapa ingin merubah desain sialan? jangan berubah terus ! " jawab Vinson dengan nge gas
" hey santai berubah bagaimana? desain itu masih sama . "
" sama apanya bahkan ini berubah secara keseluruhan ! "
__ADS_1
" aku tidak tau yang mengurus ini adalah sekertaris ku yang dulu , tapi sekarang jadi tugas Winter nanti akan aku tanyakan . "
" kalau desain yang dulu sudah selesai jangan kau ubah lagi bodoh aku pusing ! "
" iya , iya akan ku urus . "
Pip
sambung pun terputus Ansel memang sedang membangun beberapa tempat lagi di perusahaan dengan Vinson sebagai penanggung jawab .
...
setelah mendapat omelan dari Vinson dia menghampiri Winter yang sedang memeriksa beberapa berkas .
" ada apa Ansel? " tanya Winter
bahkan dia memanggil nama tidak menggunakan sistem atasan .
" apa kamu mengirim desain untuk pembangunan tempat baru di kantor? "
" iya tapi aku mengubah desain itu terlalu murahan . "
" hah? itu terlihat sangat elegan bahkan Vinson membutuhkan waktu satu bulan untuk membuat gambar itu . " ujar Ansel
" selera Vinson jelek sekali lebih baik gunakan desain baru saja , jauh lebih bagus pilihan ku dari pada dia . " rengek Winter
" semua desain sudah jadi jika begitu Vinson harus mengulang konsep dari awal . "
" itu tugas nya dia di bayar jangan terlalu baik karena dia saudara mu , bisnis harus tetap profesional . "
Ansel hanya diam dia tau bagaimana Vinson berusaha sebulan penuh mebuat desain yang kata Winter jelek , apa wanita ini sedang meragukan putra Arsitek ternama di tambah lagi Vinson lulus dengan nilai terbaik .
...
In Caffe
hari sudah mulai siang di caffe cukup ramai tapi terlihat ekspresi Vinson yang tak bersahabat karena masalah pekerjaan .
" wajah mu terlihat menakutkan . " Jaewu membawa 2 gelas kopi
" aku sedang kesal Na ! "
" tanyakan yang benar dia tidak tau apa2 tentang perubahan desain . "
lalu ada seseorang yang masuk kedalam menyusul mereka .
" maaf tadi di jalan cukup macet . " ujar Ansel
" tidak papa lihatlah ada yang sedang mengamuk di sini . " ucap Jaewu
" dengar dulu penjelasan ku . " Ansel menatap pada Vinson
" apa yang harus ku dengar kamu setuju untuk merubah desain brengs*k ! "
" bukan begitu hanya saja kata Winter butuh susana baru , maka ada sedikit perubahan saja hanya itu . "
" tau apa dia tentang gambar untuk apa selama satu bulan aku bekerja keras membuat jika tak di pakai , itu perusahaan mu kenapa malah di atur oleh dia sadar bodoh jangan terbawa kenangan masa lalu ! " emosi Vinson langsung meningkat
" cukup jangan membahas kenangan lama aku hanya mendengar saran saja ! , apa salah nya mendengar pendapat orang lain jangan jadi egois . " sanggah Ansel
" siapa yang egois? kalau begitu cari Arsitek lain saja aku mundur kau benar2 tidak menghargai ku ! "
Jaewu bingung kenapa mereka jadi ribut yang lain perlu tau dia mengirim pesan jika sedang ada perdebatan panas di caffe .
...
Jeno sedang makan siang bersama Leon karena Viona masih ada jadwal sedangkan Ares mengurus sesuatu dengan Arka , pesan masuk ke ponsel Jeno dia segara membuka dan terlihat heran ketika membaca .
" ada apa? " tanya Leon
" Ansel dan Vinson bertengkar . " jawab Jeno
" kenapa begitu? apa yang mereka ributkan? "
" aku tidak tau Jaewu tidak mengatakan secara rinci . "
" pasti ada yang salah . "
" tapi apa? bahkan mereka masih terlihat baik2 saja , lalu kenapa jadi ribut begini apa mungkin masalah pekerjaan? " Jeno meminum jus nya
" bisa jadi . "
" apa kita perlu ke sana? kebetulan jadwal ku hanya satu , akan di gantikan oleh kak Jinan . "
" baiklah aku akan memberi tau Viona terlebih duluu . "
mereka pun dari kantin dan akan menyusul ke caffe Jeno penasaran apa yang menjadi penyebab keributan .
Hai selamat minggu malam Mine
maaf ya author baru muncul hehe
__ADS_1
selamat beristirahat dan sehat selalu
sampai jumpa nanti .