
Author pov
Kalina sedang menggendong Siena perempuan cantik itu tak bisa berkata2 ketika Kris menceritakan semua nya , Yena juga sangat terkejut mereka sedang di ruang tamu sedangkan Jeno pergi ke rumah tuan Jung .
" mom dia cantik sekali ya . " ucap Yena
" iya pasti ibu nya akan menyesal nanti meninggalkan Siena . " Kalina mengecup pipi si mungil
" lihat Gray kamu punya teman sekarang . " ujar Yena pada putranya
" jika nanti Nyonya Jung marah pada Jeno biar mom yang urus Siena . "
" iya kasian Jeno pasti sedang bingung . "
lalu terdengar mobil masuk Kanaya masuk bersama dengan Ares .
" mom kita pulanggg.." ucap Kanaya
" welcome home sayang . " jawab Kalina
" lho kamu tumben sudah pulang dari rumah sakit? apa tidak sibuk? " Tanya Yena
" aku menjemput dulu Kanaya kak , itu bayi siapa mom? " Ares terlihat bingung
" wah dede bayi nya cantik sekali.." Kanaya berucap heboh
" duduk mommy ceritakan pada kalian . "
mereka pun duduk lalu Kalina menceritakan semuanya wajah Ares nampak syok begitu juga dengan Kanaya .
" sungguh mom? " si Lion benar2 sangat terkejut
" iya semua ini sudah terjadi sekarang Jeno sedang kerumah Tuan Jung , saat ini dia sedang butuh dukungan . "
" ya ampun kak Jeno buat aku jantungan . " ucap Kanaya
" apa kak Arka sudah tau? " tanya Ares
" belum biarkan saja dulu dia fokus berlibur dengan Alena , nanti kalau mereka sudah pulang baru kita ceritakan . " ucap Kalina
" baby Gray ada teman sekarang . " timpal Kanaya
lalu seseorang kembali datang dia masuk kedalam sambil menaruh tas di sofa .
" aku pulang.." Ansel mengecup pipi Kalina
tapi perhatian dia teralih pada bayi di gendongan ibunya
" itu dede bayi siapa mom? "
" putra Jeno cantik kan? " Kalina tersenyum manis
" oh anaknya Je.." perkataan Ansel langsung terhenti
seketika wajah Ansel langusung berubah mendengar itu
" apaaaaa? dia sungguh? kenapaaaa ! " teriak si tampan
karena teriakan bergema kedua bayi yang tadi tertidur bangun dan menangis .
" jangan berteriak bodoh ! lihat mereka jadi bangun . " omel Ares
" kena-pa jangan bercanda mom Jeno sungguh? ish lelucon macam apa ini . "
" duduk dan dengarkan cerita nya ! " Ares menarik sang adik
lalu cerita pun kembali di ulang Ansel hanya diam Jeno luar biasa membuat semua orang terkejut .
" lalu di mana si Jung? "
" dia pergi bersama daddy menghadap orang tuanya . " jawab Kalina
" awas saja si sialan ini berani menyembunyikan rahasia besar ! " Ansel pun berdiri dan kembali meraih kunci mobil
" mau kemana lagi kamu? " Ares menahan tangan si adik
" urusan anak muda . "
" kau pikir aku tua bangka ! " protes si Lion
dia mengabaikan ucapan kakanya dan pergi keluar sambil menelpon .
....
In Mansion Jung
di rumah mewah sedang terjadi kekacauan banyak vas bunga beserakan tuan Jung di buat mengamuk dengan pengakuan Jeno , sedangkan Kris menikmati secangkir teh dengan santai di tengah kerusuhan .
" ayah benar2 tak habis pikir dengan kelakuan mu Jung Jeno ! , siapa yang mengajarkan kamu untuk menjadi brengs*k seperti ini . "
Plakk
suara tamparan kembali menyapa wajah Jeno yang sudah babak belur .
" maaf ayah.." ucap Jeno dengan lirih
__ADS_1
" aku tak butuh maaf mu ! ayah kecewa pada mu benar2 tak berguna . " tuan Jung membawa stik golf
" sudah hentikan ingat dia putra mu hiks ! " nyonya Jung menahan lengan suaminya
" kita masih punya Arka biarkan aku melenyapkan nya ! , bahkan dia tak menganggap kita sebagai orang tua ! " bentak Tuan Jung
Tuan Jung pun akan memukul Jeno dengan stick golf nya .
Srak
Kris dengan segera menahan dan membawa benda panjang itu dia melihat ke arah Jeno yang sudah pasrah .
" Tuan Jung sabar jangan begini menghadapi anak muda . " ucap Kris
" lepaskan besan anak itu akan ku hajar ! "
" mari duduk dan kita bahas ini secara perlahan , emosi takan menyelesaikan apapun . " si hot daddy mengajak Tuan Jung duduk
nyonya Jung masih terisak beliau juga terkejut tapi terdengar langkah rusuh masuk rumah .
" Jenoooo.." teriak 4 pria tampan
Kris terkejut untuk apa para bocah ini kemari ! Ansel , Leon , Jaewu dan Vinson masuk kedalam tak peduli di sana berantakan .
" ikut kita pergi Jung ! " ujar Vinson
" bagus sekali ya datang2 kau bawa kabar begini meyebalkan . " timpal Jaewu
" kalian jangan langsung merusuh setidaknya beri salam dulu pada ayah dan ibu. " sela Leon
" ah iya kami lupa . " ucap Ansel
ke 4 pria itu pun membungkuk memberi salam pada nyonya dan Tuan Jung .
" maaf kami menyela ayah tapi sekarang Jeno akan di bawa , ada yang harus di bahas dengan putra mu ! " ucap Vinson
" urusan ayah belum selesai dengan dia ! " tolak Tuan Jung
" nanti saja sekarang kami dulu , kalau begitu kami permisi . " Ansel membantu Jeno berdiri
Jeno merasakan tubuh nya sakit semua karena dia tak melawan ketika sang ayah memukulinya , Leon membatu memapah keluar sedangkan Kris hanya tersenyum dia tau mereka datang untuk menyelamatkan si sahabat karib .
...
kini Jeno sudah berada di mobil dia bersandar pada bahu Jaewu sambil meringis semua terasa remuk tak apa anggap saja ini hukuman .
" tadinya aku ingin menghajar mu tapi sudah di wakili oleh ayah mu ! " omel Ansel
" kalian pasti terkejut . " ucap Jeno dengan pelan
" nanti aku obati luka mu ini minum dulu . " Leon memberikan air
" aku harus bertemu Siena . "
" anak mu aman bersama mommy ! " ujar Ansel
mereka akan pergi ke apartemen sambil mendengar cerita yang lebih rinci .
....
In Paris
Arka dan Alena masih terdiam di ranjang mereka tak mengenakan apupun hanya selimut yang membalut tubuh mereka , biasa sudah olahraga bahkan semenjak sampai di sana Arka tak berhenti meminta jatah .
" kak tangan nya jangan nakal ! " protes Alena
" ayo sekali lagi . "
" ish baru selesai juga apa tidak lelah . "
" saya masih pengen biar cepet kasih teman buat baby Gray . "
" tapi baru selesai masa iya mulai lagi ih kantong hormon banget ! pelan jangan rusuh . " Alena mengcengkram tangan Arka
" kamu selera saya . " ucap Arka sambil gerak
suara deritan ranjang kembali terdengar Arka semakin tampan dengan keringat yang mengecur di tubuh nya .
" Love you honey . " Arka membungkuk memberikan cumbuan
suara geraman rendah memenuhi kamar pengantin baru Arka takan menyia2kan kesempatan ini , sebelum pulang ke seoul dan kembali sibuk di rumah sakit dan mereka pun selesai dengan Alena merasakan hangat di perutnya .
" mau mandi sekarang tidak? "
" sebentar lagi . " ucap Alena dengan napas terengah
" semoga cepat jadi soalnya saya pengen jadi daddy kaya Ares . " Arka mengecup perut mulus si cantik
" semoga ya kak . " Alena mengusap rambut sang suami
" iya sayang dan kasih keponakan buat Jeno , kira2 dia punya pacar tidak ya? "
" memang nya kenapa kak? "
" ya gak papa sih hanya saja saya tidak pernah melihat dia dekat dengan seseorang , tapi bagus kalau nanti kita punya baby biar Jeno yang asuh kan masih jomblo . " Arka tertawa
__ADS_1
" jadi kangen rumah apalagi masakan mommy . "
" iya nanti kita pulang sekarang mandi dulu dan turun ke bawah buat makan . "
Arka pun mengangkat tubuh Alena dan pergi ke kamar mandi mereka lapar karena sudah bekerja keras .
...
seorang gadis sedang menyapu halaman membersihkan daun2 yang gugur anak2 sedang bermain bola , suasana panti begitu riuh dengan tawa begitu menyenangkan hari mulai beranjak sore .
" kak Elina sarung bantal sudah kering . "
" Terima kasih Jeremy pergilah makan . " ucap Elina
" nanti saja apa adik2 sudah makan? " Jeremy pun duduk
" mereka sudah makan apa tugas nya sudah selesai? "
" sudah kak tapi pusing banyak sekali tugas . "
" gak papa biar makin pinter . "
lalu ada sebuah mobil yang datang sepertinya ada tamu yang berkunjung .
" halo prinses . " sapa Kris
" lhoo daddy sedang apa di sini? mari silahkan masuk . " sapa Elina
" dad sengaja mampir sedang apa? tidak papa di sini saja . "
" aku baru beres menyapu dad . "
setelah dari rumah tuan Jung Kris pergi menemui Elina , Jeremy melihat pria dewasa itu wajah ini tidak asing .
" jangan bilang kamu lupa pada ku boy ! " ujar Kris
" siapa memang? "
" wah sungguh kau lupa dengan ku? padahal dulu kamu memborong isi minimarket bersama ku . "
" daddy? " Jeremy berucap ragu
" ya ini aku kemari berikan dad pelukan . "
Jeremy langsung berlari memeluk Kris ternyata ini adalah pria yang dia rindukan bahkan Jeremy ketika besar nanti ingin seperti Kris .
" dad kemana saja? kenapa jarang kemari . " protes Jeremy
" maaf ya dad akhir2 ini sedang sibuk bagimana sekolah mu? "
" semua berjalan baik . "
" bagus sekarang belilah es krim untuk mu juga untuk adik2 . " Kris memberikan 20 lembar uang
" siap kapten . "
Jeremy pun pergi dengan semangat kini Kris dan Elina sedang berbincang .
" kemana ibu mu? "
" ibu pergi menjenguk teman nya yang sedang sakit dad , ingin minum apa? aku buatkan . "
" tidak perlu nanti jangan lupa datang untuk makan malam . " ujar Kris
" iya aku sudah membicarakan ini dengan ibu . "
" terima kasih tidak menolak perjodohan ini , mahar apa yang kamu inginkan? "
" aku tidak memikirkan itu di Terima dalam keluarga dad saja sudah sangat bersyukur , padahal kami hanya keluarga biasa bahkan sangat jauh . " Elina tersenyum
" jangan bilang begitu sayang itu tak penting dad dengar kamu ingin menjadi guru ya? , bahkan ingin membangun sekolah gratis? "
" iya tapi untuk membangun sekolah itu masih mimpi hehe . "
" dad sudah buatkan kemarin menyuruh orang untuk membeli beberapa hektar tanah untuk membangun sekolah , bahkan yang mendesain nya adalah adik kandung dad rencana akan di buat 15 lantai terdiri dari 200 kelas . dengan berbagai fasilitas lengkap kantin menyediakan makan siang dad sudah menyewa beberapa chef untuk memasak makanan bergizi bagi para murid ." ucap Kris
" hah? kenapa besa-r sekali . " Elina berucap dengan terbata
" sengaja kamu yang akan menjadi pengelola nya nanti akan direkrut guru2 terbaik biar dad yang mengajih mereka , di tambah sudah mengurus surat perizinan pada pemerintah sekolah yang akan kamu kelola itu resmi . "
Elina hanya terdiam di buat tak bisa berkata-kata
" untuk syarat masuk ke sana uang bukan masalah asal bisa belajar dengan rajin siapa saja boleh masuk , sesuai keinginan mu membuka sekolah gratis tapi memiliki tarap internasional dan mampu bersaing dengan sekolah lain . "
" ini benaran dad? "
" tentu saja princes anggap saja sebagai hadiah pernikahan dari ku . "
Kris mewujudkan apa yang menjadi keinginan si calon menantu tak tanggung2 sekali hadiah pernikahan nya .
Hai ketemu lagi sama aku
sehat selalu sayang kuhh
sampai bertemu di next episod
__ADS_1