
Author pov
Ares sampai di halte matanya membulat ketika melihat Ansel sedang di pukuli wajah itu berubah menjadi mengerikan , apa masalah mereka dengan sang adik berani nya main keroyokan dasar pecundang .
Bugh
helm Ares melayang mengenai kepala yang sedang memukuli Ansel membuat nya terhuyung lalu dengan segera si Lion menendang balik , dia berjongkok melihat wajah Ansel sudah babak belur baku hantam tak terhindar 2 pria itu bukan apa2 untuk nya .
" berani sekali menyentuh adik ku sialan ! , kalian ingin ku bedah rupanya . " bentak Ares
" kami hanya menjalankan tugas tu-an . "
" siapa yang menyuruh mu? kemana dia pergi . "
ternyata orang yang menyuruh memukuli Ansel sudah lari lalu Ares menelpon seseorang dan berlari ke arah sang adik .
" ayo bangun . "
" sakit kak.." adu Ansel
" tahan sebentar kita kerumah sakit saja . " ajak Ares
" tidak mau aku ingin mommy . " Ansel menyembunyikan wajah nya di dada Ares
Ares mengusap rambut si tampan lalu ada 4 pria turun dari mobil .
" bawa 2 orang itu ke tempat biasa . " ujar Ares
" baik Tuan Muda ini kunci mobilnya , sekalian motor anda biar kami yang urus . "
lalu Ansel pun di papah masuk kedalam mobil tak mungkin membawa adiknya naik motor sedangkan pria yang di hajar Ares kini terkapar , meraka di bawa oleh para bodyguard sekali hantam langsung tumbang Lion memang juara .
hari semakin sore di rumah sudah berkumpul bahkan dokter Jung sudah ada di sana bersama Jeno , mereka sedang berbincang sebelum makan malam suasana sangat ramai nenek kim memasak banyak makanan bahkan Airin juga ada di sana .
" aku harap kamu datang ke pesta pernikahan ku dokter Jung . " ucap Araga
" tentu saya akan datang suatu kehormatan di undang oleh pemilik Kim Corp . " jawab Arka
" cih anak muda ini pandai berkata ya , ayo minum wine nya . " Araga pun menuangkan wine
" bagaimana sudah punya pacar belum? " tanya Mark
" lagi deket doain aja semoga dia segera menerima saya . "
" semangat jangan menyerah dok . " ucap Leo
lalu Alena menghampiri para pria tampan yang sedang mengobrol
" dad minta uang untuk membeli cemilan . " ucap Alena
" cemilan apa princes? " tanya Kris
" ya pokonya itu ayo aku harus ke supermarket sekarang dad . "
" jangan pergi sendiri ajak yang lain . " timpal Leo
" meraka sedang asik nge game papa . "
" pergi dengan saya saja bagaimana? dad boleh tidak? " ucap Arka pada Kris
" iya bagus pergilah dengan Arka . " ujar Kris
Arka pun memakai jas nya dan menarik lengan Alena malam ini kenapa dia sangat tampan sekali tubuh tegap itu terlihat menggoda .
" maaf ngerepotin . " ucap Alena
" gak masalah di repotin sama calon istri sendiri saya senang . " jawab Arka
" ish apaan sih kak . " pipi Alena bersemu
mereka berhenti sejenak karena lampu merah
" tadi kamu cantik banget . " Arka melihat ke arah Alena
" biasa aja gak usah gombal . "
" saya gak bohong emang iya cantik , belum ngasih hadiah kelulusan sini saya kasih sekarang aja . "
tanpa basa basi Arka menarik tengkuk Alena kini mereka bertemu dalam cumbuan panas membuat si cantik terkejut , mumpung masih lampu merah oh dokter satu ini pandai sekali mencari kesempatan Alena meremas jas Arka ketika gerakan itu makin liar .
" manis sekali . " Arka melepaskan cumbuan nya napas mereka terengah
__ADS_1
" aku malu tau ! "
" maka dari itu cepat terima..saya takut khilaf . "
lampu sudah berubah hijau Alena meruntuk bisa2 nya di jalan melakukan itu , tapi tak di pungkuri si princes ingin di cium lagi eh tidak hanya bercanda !
setelah selesai belanja mereka kembali ke mansion tapi suasana berubah menjadi tegang ada apa ini? dia melihat Jeno berlari ke arah nya
" tolongin Ansel bang cepet ! " ujar Jeno
" apa yang terjadi? " tanya Arka
" ntar aja jelasin nya cepet bawa alat2 nya bang tolongin dulu . "
Arka pergi ke mobil membawa alat2 dokternya Alena juga berlari ke ke kamar dia melihat sang ibu sedang menangis .
" ada apa ini? tanya Alena
" ada yang memukuli kaka mu sayang . " jawab Diana
" kak Ansel baik2 aja kan? " mata Alena berkaca
" dia akan baik2 saja tenanglah " ucap Araga
dengan segera Arka memeriksa keadaan Ansel keadaan nya cukup parah karena luka lebam tapi masih baik2 saja .
" Ansel tidak papa kak dia anak yang kuat . " Kaira menenangkan Kalina
" kenapa mereka memukuli nya hiks . "
" kenapa ini terjadi Lion . " Mark menatap pada Ares yang tak berekspresi sama sekali
" aku juga tidak tau ayah . " jawab Ares
" saya akan memberikan beberapa obat yang harus di tebus dan salep untuk lebam . " ujar Arka
" aku akan membeli nya sekarang . " Leo segera pergi
mereka keluar Ansel di berikan obat tidur makan malam tetap di laksanakan semua orang menginap , dokter Jung beserta Jeno pamit pulang dan akan kembali besok untuk mengecek keadaan Ansel .
" kaka tidak terluka? " Kanaya memeluk Ares dari belakang
" syukurlah semoga kak Ansel cepat sembuh baru tadi siang senang2 . " ujar Kanaya
" dia akan baik2 saja ini sudah malam pergilah tidur dear . " Ares berbalik dan mencium kening si kekasih hati
" kaka juga harus tidur . "
" iya aku akan tidur selamat malam mimpi indah my sweet pie . " Ares mengecup bibir plum Kanaya
setelah memastikan Kanaya naik dia segera pergi ketaman belakang membuka pintu dan terlihat 2 pria yang terikat , lalu dia meraih pisau lipat yang terletak di meja mendekati tawanan nya mereka terlihat ketakutan .
" pergi tinggalkan aku . " perintah Ares
" baik Tuan Muda . "
pintu pun tertutup Ares mulai bermain ini sudah jam 12 malam semua orang sudah tertidur Kris turun ke bawah , dia juga sama menuju taman belakang melihat mainan baru yang di bawa oleh putranya .
Splass
ketika membuka pintu wajah Kris terkena cipratan cairan kental berwarna merah
" oh kamu terlalu semangat boy . " Kris membersihkan wajah nya
" sedang apa di sini pegilah tidur dad . " ujar Ares
" dad belum ngantuk lanjutkan saja . " ucap Kris lalu dia menyalakan rokok
Ares melanjutkan kegiatan nya Kris duduk sambil menonton aksi seru yang di lakukan Ares dia bangga melihat si Lion .
" mereka belum memberi tau siapa dalang di balik ini? " tanya Kris
" belum dad . "
" cih pasti bayaran nya besar . "
Kris berdiri dan mengambil ember kecil menadah cairan merah yang menetes sambil tersenyum senang .
" kenapa di tadah? " tanya Ares
" akhir-akhir ini dad senang menggambar dan cat merah nya habis , ini juga warna merah jadi sayang kalau di buang pasti bagus untuk lukisan nanti . "
__ADS_1
tangan Kris memainkan cairan amis itu sedangkan Ares hanya menggeleng melihat kelakuan ayah nya .
" dad.. " panggil seorang wanita cantik
kedua pria itu menegang mendengar suara ini jangan sampai masuk
" bereskan ini dan ganti baju mu ! jangan sampai mom tau . "
" hm "
Kris mengelap tangan nya dan segera menghampiri Kalina .
" ada apa dear? kenapa belum tidur . " Kris menangkup wajah Kalina
" aku haus dan melihat ke samping dad tidak ada habis dari mana? " tanya Kalina
" aku juga haus sayang jadi turun ke bawah ayo kita tidur lagi . "
pagi pun menjelang para ibu sudah sibuk membuat sarapan keadaan Ansel mulai membaik walaupun seluruh tubuh nya sakit , saudara2nya langsung menayakan apa yang terjadi pagi ini mendadak banyak wartawan dan Ansel pun bercerita .
" Rubby nya daddy udah cantik . " ucap Kris pagi ini dia sudah memandikan nya
dia sedang berada di kandang di temani yang lain sambil menunggu sarapan .
" aku jadi ingin . " ujar Ares
" ingin apa prince? " tanya Araga
" angsa bakar seperti nya enak . " si Lion menyeringai sambil menatap Rubby
" Rubby adik mu ! jangan coba2 kau menyentuh dia . " ancam Kris
setelah selesai Kris menyuruh Rubby lari ada orang tak waras di sini lalu mengambil toples berisi kelereng .
" ayo bermain . " ajak Kris pada Mark
" main apa kak? "
" kelereng tidak asik kalau sendiri . "
" ish tidak mau main saja sendiri ! pagi-pagi sudah main kelereng . " omel Mark
" kau benar2 tidak ada kerjaan Kris Wu . " timpal Leo
" ayo mainnn Gavin . " paksa si hot daddy
" tidak dad aku harus mengerjakan laporan . " tolak Gavin
Kris cemberut ke 4 pria itu pergi hanya tinggal Ares saja .
" temenin dad main yu? " ajak Kris pada Ares
" No . "
" pergi dari sini jika tidak mau bermain ! semua orang sama saja . " Kris mengusir Ares yang hanya memasang wajah datar
" kak Kanaya mencari mu . " ucap Leon
mendengar nama kekasih hati di sebut mata Ares langsung bersinar dia pun beranjak .
" dad sedang apa? " tanya Leon
" main kelereng tapi tidak ada teman . " adu Kris
" aku temenin kalau begitu mana bagi kelereng nya . "
" sungguh mau temenin dad? Leon tebaik daddy sayaaang . "
hati Kris terharu ada yang ingin bermain dengan nya andai saja semua putranya seperti Leon dia pria yang hangat , apa perlu Kris memasukan para jagoan nya ke dalam oven supaya sehangat Leon apalagi jika senyum sudah semanis gula tidak seperti si es balok Ares Wu .
Hai Love ketemu lagi
sehat selalu sayang ku
kita ketemu di minggu malam mine
sampai bertemu di next episod
Dad bete gak ada yang mau bermain bersama
__ADS_1