
Author pov
hari berjalan seperti biasa semesta masih terus berputar waktu demi waktu terlewati Ares sudah lulus dengan nilai terbaik , dia resmi menjadi dokter Fisiologi Forensik memecahkan banyak kasus usia kehamilan Yena sudah beranjak 8 bulan Gavin tak sabar menanti si buah hati .
" apa pinggang mu masih sakit . " tanya Gavin
" tidak kak sudah mendingan . " jawab Yena
" jagoan papa kalau gerak gak boleh rusuh kasian mama . " Gavin mengusap perut besar itu dengan lembut
status si kecil adalah seorang jagoan stok pria tampan di keluarga Wu bertambah begitu juga dengan Kanaya , kehamilan nya hanya berjarak 3 bulan dengan Yena dia sudah menjalani home schooling Ares semakin posesif .
" hanya tinggal satu bulan kita akan bertemu dengan nya . " Yena tersenyum bahagia
" aku juga tidak sabar sayang . "
" dia pasti tampan seperti papa nya . "
" tentu saja Terima kasih telah memberikan hadiah terbaik . " ujar Gavin
" tidak perlu berterima kasih kak ini adalah hadiah dari Tuhan . "
" iya hadiah yang di titipkan melalui bidadari yang begitu cantik . "
Yena sangat bahagia dia begitu di cintai oleh Gavin di berikan limpahan kasih sayang bahkan pria itu selalu pulang awal dari kantor , setiap malam memijat kaki Yena menyiapkan apapun agar istrinya tak banyak bergerak .
Tok
Tok
" kak makan siang sudah siap . " ucap Ansel
" iya baiklah . " jawab Gavin
mereka pun turun ke bawah Kris berjalan menghampiri Ares yang sedang tiduran di sofa hari ini dia libur .
" bantu dad sebentar . " ujar Kris
" bantu apa? aku sedang malas . " protes Ares
" ck sebentar saja ! Rubby tidak mau makan kalau adik mu sakit bagaimana . "
" panggil saja pawang nya dad . "
Kris pun mencari ponsel dan menghubungi seseorang .
Calling Jeno..
" ada apa dad? " tanya Jeno di sebrang sana
" kekasih mu tidak mau makan . "
" ish kekasih apanya ! jangan sembarang ya . "
" sudah jangan berisik cepat kemari nanti Rubby sakit . "
" aku makan siang dulu . "
" di sini saja makan nya Jung mom sudah memasak . "
" iya baiklah . "
Pip
setelah itu Kris menyimpan ponsel nya mereka sedang bersantai hanya Kanaya belum pulang dia pergi dengan Kaira .
" ini tanda tangan dad . " Ansel memberikan kertas
" apa ini? "
" buku pendapatran pernikahan . " jawab Ansel
mata Kris membola mendengar itu .
" hehe bercanda dad ini hanya surat izin dari kampus gak usah panik gitu , 3 hari lagi akan ada karnaval jadi aku tidak akan pulang karena terpilih jadi anggota . "
" kamu masih jomblo? " tanya Kris
" lagi pengen serius kuliah dulu dad . "
" halah bilang saja tidak laku gak usah so2an mau fokus kuliah . " timpal Ares
__ADS_1
" ih sembarangan kalau ngomong ! banyak yang antri pengen jadi pacar aku . " protes Ansel
" masaaaa? jomblo ya jomblo aja ! "
" kak Ares nyebelin ! "
Ansel menindih Ares yang sedang tiduran perang saudara pun terjadi Kris hanya jadi penonton , biarkan saja mungkin Mansion sebentar lagi runtuh karena ulah kedua jagoan nya .
" ayo makan dad . " ajak Kalina
" iya sayang . "
" kalian berdua hentikan ! ribut setiap hari apa tidak bosan? , mom saja yang melihat nya sangat bosan . " ucap Kalina
" si singa ini yang mulai mom ! " Ansel memukul bahu Ares
" dia saja yang baperan ! " ujar Ares
Kris menarik tangan Kalina untuk meninggalkan para iblis kecil yang masih bertarung , lalu tak berselang lama Jeno sampai di sana .
" selamat siang dad..mom , kak Gavin dan semuanya . " sapa Jeno
" selamat siang ayo sayang kemari makan dulu . " ujar Kalina
" pasti ke sini untuk mengurus sesuatu . " Gavin menepuk pundak si bungsu Jung
" iya dad bilang Rubby tidak mau makan kak . "
" kamu perhatian sekali pada Rubby . " Yena tersenyum kecil
" mau bagiamana lagi nanti kalau tidak ke sini ada raksasa mengamuk . " sindir Jeno
yang di sindir hanya acuh dan menikmati makan nya lalu Ansel dan Ares yang baru selesai baku hantam ikut bergabung .
" kita jadi menginap di apartemen? " tanya Ansel
" jadi aku sudah bawa baju ganti . " jawab Jeno
" kenapa ingin menginap di di sana? " timpal Kris
" kita besok ada praktek dad agar tidak terlambat kita menginap di sana . " Ansel mengambil ayam
" mom minta kalau kalian mau main ps jangan sampai kelewatan , nanti tetap saja kesiangan . "
jarak apartemen memang lebih dekat dengan kampus bahkan Ares yang menjadi pembina untuk Jeno , ketika praktek dia ikut tim Ares bersama Ren dan Jinan sangat menyenangkan mendapat banyak ilmu dari mereka .
...
Arka sedang membaca majalah dia menunggu Alena yang sedang melakukan perawatan kebetulan tak ada jadwal di rumah sakit , ini sudah 4 jam berlalu tapi si bucin Jung masih setia menunggu mereka sudah berbaikan .
" jika Tuan bosan di bawah ada cafferia . " ujar salah satu staf
" tidak papa saya tunggu di sini , takut pacar saya butuh sesuatu . " jawab Arka
" wah Tuan sangat perhatian sekali bahkan ini sudah 4 jam berlalu . "
" jangankan 4 jam 4 tahun saya tungguin . "
staff itu tertawa melihat kebucinan Arka lalu tak lama kemudian Alena sudah selesai .
" maaf kak aku lama . " ucap Alena
" is okey sayang . " Arka mengecup punggung tangan Alena
" sekarang kita mau kemana? "
" kita makan dulu saya laper . "
" baiklah ternyata ada yang kelaperan kasian sekali . " ucap Alena
" cium dulu biar saya ada tenaga buat jalan . " pinta Arka
" ih apaan sih kak ! "
" duh lemes banget saya gak bisa berdiri . "
Alena melihat ke sekitar lalu membungkuk dan mengecup bibir Arka membuat si sulung Jung
senang .
" kalau gini saya semangat yu jalan . "
__ADS_1
kini dia sudah biasa melihat tingkah absurd Arka yang mirip sekali dengan daddy nya , mereka pun pergi untuk mencari tempat makan .
" kak nanti temenin aku di rumah bisa? " tanya Alena
" mom sama dad juga uncle Araga pergi diundang ke ulang tahun perusahan . "
" boleh nanti saya temenin kamu di rumah . " jawab Arka
" gak ada jadwal? kalau sibuk gak papa nanti aku aku ke rumah bunda aja , soalnya kak Ares bakal nginep di rumah mama . "
" masalah jadwal gampang sayang nanti saya bisa tukar dengan yang lain , jadi malam ini bisa temenin kamu . "
sepasang kekasih itu masuk ke salah satu restoran Jepang dengan senang Arka akan menemani nya .
...
malam pun berlalu Leon sedang membereskan piring kotor karena baru selesai memasak biasa Ansel cs ikut menginap di sana , dia melihat ini sudah jam 9 malam tapi ruang tamu masih riuh dengan suara game .
" hentikan game nya ini sudah malam dan kalian pergilah tidur ! " ujar Leon
" senbentar lagi . " ucap Ansel
" bukan nya besok ada praktek? jangan sampai terlambat , kalian juga harus tidur besok kelas pagi . " Leon menatap pada Vinson dan Jaewu
" iya kita tidur di kamar atas . " ucap Vinson
" selamat malam . " Jaewu menyusul Vinson ke kamar
" matikan game nya Jung . "
" hm . " Jeno masih saja anteng
Ctakk
seketika layar televisi berubah hitam pekikan protes di layangkan Ansel dan Jeno yang akan menuju babak final .
" ingin marah? silahkan tidur di luar ! " Leon melayangkan tatapan tajam
" iya kita tidur ish dia menyeramkan jika marah . " gunam Jeno
akhirnya mereka segera pergi ke kamar sedangkan Leon mencuci piring terlebih dulu .
...
di balkon Arka dan Alena sedang menikmati wine nya mereka bersantai satu botol sudah hampir tandas bahkan si princess mulai oleng , sama halnya dengan Arka kepalanya terasa memberat dia menatap Alena dengan sayu .
" ayo masuk udara mulai dingin . " dengan langkah yang tak seimbang Arka menarik Alena
" minum wine nya kebanyakan jadi goyang semuaaa . " celoteh Alena
" kepala saya juga pusing . "
Alena mendorong Arka hingga terjatuh di ranjang efek alkohol membuat sicantik menjadi binal , hingga kedua lambium itu bertemu mereka saling mendomiasi menikmati cumbuan yang terasa panas tangan Arka membuka kancing piyama Alena .
" saya tidak tahan lagi . " suara Arka terdengar memberat
" lakukan saja . "
oh F*ck gara-gara sebotol Wine berkahir panjang
lalu Arka mengecup dan memberikan tanda hingga ruam ungu mulai terlihat , ntah siapa yang mulai tak ada kain yang menempel di tubuh mereka .
" ini besar saya suka . " Arka bermain di bulatan favoritnya
Alena mengcengkram rambut Arka dengan erat merasakan sensasi ini untuk pertama kali , lalu dia kembali mencumbu Alena karena akan segera ke inti .
" akan sedikit sakit tapi hanya sebentar percaya sama saya . "
dengan perlahan Arka memulai nya Alena memejamkan mata serta meremat bahu kokoh itu ketika merasakan sakit , terasa yang mengalir di bawah sana bahkan air mata mulai mengucur Arka menggeram agar tak langsung bergerak .
" sakit.."
" maaf sayang . "
setelah menyusaikan diri kini Arka bergerak suara merdu mulai Alena terdengar apalagi si dokter Jung menambah tempo , keringat sudah bercucuran ini malam terindah untuk Arka karena menjadi yang pertama .
di saat yang sama Kris dan Kalina pulang bahkan Araga juga ikut dia merindukan si princess Wu mereka pun masuk kedalam , sepertinya perang Dunia akan di mulai lagian Arka ini sedang uji nyali melakukan unboxing di rumah sudah tau isinya iblis semua .
ketemu di minggu malam
sehat selalu
__ADS_1
makasih buat like dan komen kalian di slave mine
sampai jumpa di next episod