Sugar Family

Sugar Family
bagian 92


__ADS_3

Author pov


hari berganti bulan berlalu begitulah kehidupan yang akan terus berjalan tak terasa waktu memang cepat bergulir , kini Kanaya sedang di rumah sakit si kembar sudah saat nya menyapa dunia kontraksi sudah terasa dari kemarin .


bahkan dia sudah lulus sekolah hasil ujian cukup bagus ya walaupun tidak menjadi yang terbaik Ares sudah menyiapkan semuanya , seperti dulu Kris mereka hanya berdua dia rumah sakit nanti jika sudah lahir akan di beri tau .


" aw aw sakit . " Kanaya mengcengkram tangan Ares ketika merasakan kontraksi


" tarik napas sayang . " Ares memijat pelan pinggang sang istri


" hahh lama sekali kak . "


" sabar maaf atas semua rasa sakit ini aku tak bisa membantu cinta . "


" tidak papa ini sudah menjadi pengorbanan ku , kak Alena akhirnya memberikan teman . " ucap Kanaya


bahkan sekarang juga sedang mengandung betapa senang nya Arka bahwa dia akan menjadi ayah .


" sudah sering merasakan sakit nona? " tanya dokter Shin


" iya dok . "


" tahan dulu hingga sudah waktu nya tinggal sebentar lagi , dokter Wu tolong buat posisi istri anda senyaman mungkin . "


dokter Shin menyiapkan alat2 erangan Kanaya terus terdengar .


" kaka udah.." ucap Kanaya dengan lirih


setelah mengetahui cairan sudah pecah dokter pun bersiap .


" dorong dengan kuat dan tetap reliks nona ayo sekarang mulai . "


Kanaya mendorong dengan kuat sesuai dengan intruksi Ares terus memberi semangat dia terus berdoa .


" ayo sayang kamu pasti bisa . " ucap Ares


si cantik terus mendorong tubuh nya sudah banjir keringat dia bersandar di dada bidang Ares .


" hanya tinggal sedikit lagi nona . " ucap dokter Shin


suara tangisan pun terdengar kuat napas Kanaya terengah mata tajam Ares sudah berkaca ketika melihat bayi yang penuh darah di angkat , dokter Shin memberikan pada Kanaya si mommy menangis bahagia .


" dia tampan sekali seperti mu hikss.."


" selamat datang Kean Jerzy Wu " tangan Ares menghapus darah di pipi merah itu


" nama yang indah kak aku suka terdengar gagah sekali . " ucap Kanaya


tak lama kemudian rasa sakit kembali menghantam lalu suster membawa baby Kean untuk di bersihkan , Kanaya mengejan dengan kuat ternyata si bungsu tak sabar untuk menyusul walaupun sudah lemas perjuangan belum selesai .


" ayo keluar nak jangan membuat mommy sakit terlalu lama . " ujar Ares


suara tangis tak kalah nyaring dari sang kaka kini si bungsu yang menyapa dunia 2 jagoan Ares dapat .


" selamat putra2 anda tampan sekali dokter Wu . "


" prince mommy . " air mata Kanaya menetes sambil mendekap baby


" kalian tampan tapi masih tampanan daddy tentu nya , selamat datang Sean Gregory Wu doa terbaik untuk kalian . " Ares mengecup pipi baby

__ADS_1


suster membawa baby Sean setelah proses persalinan selesai Kanaya segera di bawa ke ruang pemulihan , bersama dengan 2 bayi yang sudah di balut lucu kini Ares akan mengabari seluruh keluarga nya.


....


In Mansion


semua orang sudah berkumpul di sana rasa cemas menunggu kabar dari rumah sakit ini sudah jam tujuh malam doa terus di ucapkan .


" bisakah kau duduk aku pusing melihat seperti mu setrika Leo ! " omel Kris


" aku khawatir dengan putri dan cucu ku ! " jawab Leo


" mereka akan baik2 saja boy . " timpal Tuan Wu


" apa Ares belum memberi kabar? " Mark melihat pada Gavin


" belum ayah mungkin sebentar lagi . " ujar Gavin


para ibu juga sedang menanti kabar kelahiran si kembar .


" kenapa sih kak Ares tidak mau di temani . " ucap Alena


" mungkin mereka ingin menikmati waktu berdua sayang . " Kalina tersenyum hangat


" semoga semua lancar . " timpal Diana


" tak sabar ingin bertemu si kembar . " Yena juga bersemangat


" ini teh nya sudah siap . " Elina datang menyajikan minum agar semua rileks


" Terima kasih cantik . " nyonya Wu mengambil teh nya


" Leon yang memulai bukan aku ! " protes Ansel


" kenapa aku? " sanggah Leon


" kalian bertiga ini kenapa malah ribut ! hentikan atau mama bikin sop ponsel kalian . " omel Kaira


tak lama kemudian Gavin berseru bahwa mereka lahir dengan selamat suasana heboh langsung terdengar , apalagi suara cetar Kaira mengalahkan suporter bola lalu semua orang segera berangkat ke rumah sakit .


nyonya kim dan Araga sedang berada di busan besok baru pulang jadi tak bisa datang malam ini untuk melihat anggota baru .


....


Ares sedang menyandarkan tubuh nya di kursi tunggu depan ruangan Kanaya di dalam ada Viona yang menemani , Arka berlari dengan rusuh dia baru selesai menyelesaikan jadwal .


" mana keponakan ku? " tanya Arka


" ada di dalam masuk saja . "


" ya ampun aku harus menjemput Alena . "


" mereka sedang dalam perjalanan jadi tolong jangan berisik dokter Jung . " ucap Ares


" ish semoga mereka tidak menyebalkan seperti mu ! "


Arka pun masuk kedalam Ares langsung tiduran di kursi panjang itu dia masih tak percaya sudah menjadi ayah , ingin menangis dengan kencang tapi malu nanti di dengar pasien lalu suara ribut kembali menyapa si Lion membuka mata .


" kenapa kamu di sini Ares? " tanya Mark

__ADS_1


" aku butuh udara segar ayah masuklah di dalam ada Viona dan kak Arka . "


lalu mereka masuk kedalam sangat ramai untung ruangan di dalam luas .


" semua sudah baik saja2 kemari daddy beri pelukan . " ucap Kris


tanpa banyak kata Ares memeluk Kris bahkan si hot daddy tertawa kecil ketika mendengar isakan Ares .


" selamat kamu resmi menjadi ayah dan dad tambah cucu lagi , ku beri tau ya segeralah menyetok obat penurun darah . " Kris mengusap punggung putranya


" kenapa begitu? "


" karena dulu dad juga begitu ketika kamu lahir darah ku selalu naik ! "


" cih mana ada aku ini anak baik tau ! " Ares melepaskan pelukan


" baik dari mana apalagi tingkah sialan mu itu tiada tandingan . " cibir Kris


" dad saja yang jengkelan ! "


" terus saja mengelak apalagi kini mempunyai dua iblis kecil semoga kamu merasakan apa yang dad rasakan . "


Kris tertawa puas siapa tau saja nanti yang di buat pusing bukan hanya Ares tapi dia sendiri .


....


In Mansion Jung


Jeno sedang melihat photo2 Rubby dia merindukan si montok bahkan kini semakin liar dan galak pada nya , si putih tak mau makan jika Jeno yang memberikan tapi pesan kejutan pun terkirim .


" wah si kembar sudah lahir ! ya ampuun aku ketinggalan . " ucap Jeno


lalu dia berlari ke atas memberi tau sang istri .


" jangan ribut Jung Jeno anak mu baru tidur . " ujar Siyeon


" sayang lihat mereka sudah lahir . " Jeno memperlihatkan ponsel


" syukurlah sudah lahir dengan selamat tapi Siena sudah tidur bagaimana? "


" tidak papa kita besok akan berkunjung akan ku kirim pesan pada Ansel . "


" iya katakan maaf pada mereka . " Siyeon menaruh baby di box


" dia sudah tidurkan? " tanya Jeno


" memang kenapa? "


" waktunya jatah ku jangan pura2 lupa . "


dengan segera Jeno mendorong Siyeon ke ranjang kalau urusan ini takan lupa beginilah jika bergabung dengan para pria Wu .


Hai ketemu di minggu malam mine


selamat beristirahat dan melepas semua rasa lelah kalian .


semoga kerja keras kalian menjadi kebahagiaan .


lagi mikir nanti si kembar bikin ulah gak ya .

__ADS_1



__ADS_2