Sugar Family

Sugar Family
Bagian 95


__ADS_3

Author pov


Kaira memenangkan Viona yang sedang terisak putra nya benar2 menyebalkan bisa tidak sih romantis sedikit sama saja dengan Leo , si dokter sedang di hibur oleh para ibu negara turunan mereka memang seperti itu .


" sudah jangan menangis nanti mama pukul dia . " ucap Kaira


" nanti cantik kamu hilang . " Kalina mengusap rambut Viona


" kalian berdua ini menggemaskan yang satu pengen romantisan , eh yang satu lagi gak peka nya kelewatan . " Diana tertawa


" cucu nenek gak ada yang bener apa gimana sih kelakuan mereka beragam . " timpal nyonya kim


" Leon menyebalkan hiks.." adu Viona


" iya sayang nanti grandma hukum dia . " tambah nyonya Wu


" udah kaka jangan bersedih lagi . " Kanaya juga ikut menghibur


Leon juga sedang terkena omelan Ansel cs di tambah para ayah apa salah di tampan .


" romantis dikit dong ! " omel Vinson


" giliran pelajaran pinter banget kalau urusan perempuan nol . " sindir Ansel


" ko jadi marah sama aku? letak kesalahan ku dimana? " tanya Leon


" Na coba kau bawa stick golf ingin aku hantam kepala nya . " pinta Jeno


" demi Tuhan Leon kau benar2 parah . " timpal Jaewu


Leo pun ikut bergabung dengan mereka dia tak ikut banyak protes karena sikap itu duplikat nya .


" boy lain kali lebih peka sedikit . " ucap Leo


" peka bagaimana papa? "


" kita harus sedikit membuat seorang wanita terlihat spesial , mereka ingin momen yang berkesan dalam sebuah ikatan . "


" perempuan bukan martabak . " ujar Leon


Leo meringis mendengar jawaban nyeleneh putra nya .


" buat dia merasa berarti untuk kita coba jangan terlalu kaku papa beritau , Viona ingin kamu bersikap lebih romantis . "


" oh jadi karena itu dia marah? kenapa tidak bilang dari tadi , aku bukan cenayang juga bukan dukun ramal mana tau . " ujar Leon


semua orang kompak menepuk jidat tolong berikan pencerahan pada seorang Leon , Elina memperlihatkan gambar2 anak di panti pada Viona dia gemas sekali .


" nanti apa boleh aku main ke panti? " tanya Viona


" tentu saja dokter park pasti mereka akan senang . " ujar Elina


" iya sekalian bawa bingkisan makanan untuk anak2 jadi ibu mu menjaga mereka sendiri? "


" awalnya iya tapi daddy mengirimkan orang untuk membantu ibu , setelah panti di renovasi menjadi lebih besar banyak yang membantu . "


" daddy Kris sebaik itu . " Viona melihat ke arah Kris yang sedang sibuk berdebat dengan Ares


" iya walaupun selalu mengomel dad adalah super hero untuk kami . " Elina tersenyum hangat


" aku dengar kamu membuka sekolah gratis? "


" oh itu daddy juga yang buat semua dari beliau aku hanya menjalankan . "


" wah sebenarnya seberapa kaya keluarga ini bahkan aku tak ada apa2 nya . " Viona di buat terkagum


" lalu apa kabar dengan ku? bahkan aku hanya seorang gadis biasa , jika di lihat dari segi materi sudah bukan sandingan . " ucap Elina


" tapi itu tidak berlaku untuk keluarga Wu mama Kaira yang bilang . "


" benar sekali mereka berbeda . "


mereka pun berlanjut membicarakan banyak hal status bukan masalah untuk keluarga sableng satu ini .


...


setelah kumpul bersama mereka pulang hari juga sudah beranjak sore Kris sedang tiduran di kamar pinggang nya sakit .


" dad kenapa belum mandi . " Kalina mengeringkan rambut


" sayang pinggang ku sakit tolong pijat sebentar yaa.." pinta Kris


" duh kasian sekali suami ku ini pasti lelah mengasuh baby . " ucap Kalina


Kalina pun naik ke ranjang Kris langsung membalikan badan jadi tengkurap , tangan lentik si mommy langsung memberikan pijatan membuat Kris menggeram rendah .


tunggu kenapa yang di depan ikut bangun !


hormon tak tau diri .


" dear.." panggil Kris


" hm? apa terlalu kencang dad? "


" Littel Wu ikut bangun servis tambahan please . "


" ih baperan ! " cibir Kalina


Kris bangun dan bersandar di kepala ranjang lalu menurunkan resleting celana nya .


" come to daddy honey . " ujar Kris dengan suara serak

__ADS_1


Brakk


sepasang suami istri itu terlonjak ketika ada yang membuka pintu dengan tak santai , Kris menarik bantal untuk menutupi sesuatu ada saja goadan .


" maaf mine aku langsung masuk . " ujar Leo


" ketuk pintu terlebih dulu brengs*k ! " umpat Kris


" ada apa kak? apa ada yang ketinggalan? " tanya Kalina


" aku ingin membahas pernikahan . " Leo masuk dan duduk di sofa depan ranjang


" pernikahan siapa? " si mommy jadi penasaran


" aku ingin pernikahan Leon dan Viona segera di laksanakan . "


" bisakah kita bahas ini nanti? pergilah keluar dulu Leo ! "


" ini penting Kris . " tolak si papa


" tapi yang di bawah lebih penting dia sudah bangun dan kau masuk dengan seenaknya ! " ujar Kris dengan nge gas


" ck sekali sentuh langsung bangun dasar payah kamu harus ganti suami mine . " cibir Leo


" bangs*t kau Leo Wu ! "


si papa pun keluar dari kamar biar Kalina membantu menuntaskan pekerjaan yang tertunda


...


Vinson menuju ke caffe setelah mengantarkan Viona pulang dia tak mau di antar oleh Leon si dokter cantik masih merajuk .


" maaf apa sudah lama menunggu? " ujar Vinson


" tidak papa aku juga baru tiba . " Riyu tersenyum manis


mereka melakukan kencan pertama Vinson secara resmi meminta Riyu menjadi kekasih nya .


" kenapa belum memesan? "


" aku menunggu mu tidak seru jika makan sendiri ingin pesan apa? " Riyu membuka buku menu


" bagaimana jika makan di rumah saja? "


" aku malu oleh orang tua mu . "


" tidak papa sekalian perkenalan ayo ikut dengan ku . " ajak Vinson


" perkenalan apa? "


" memperkenalkan masa depan ku . "


Vinson meraih tangan Riyu dan segera menuju mobil duh pipi si cantik sudah memerah , mereka menuju mansion grandpa wu ini sudah jam tujuh malam .


" pergilah mandi lalu kita makan malam bunda masih menyiapkan masakan . " jawab Mark sambil melihat desain


" ayah aku membawa seseorang . "


Mark mendongkak dan melihat seorang gadis dengan rambut panjang tersenyum manis .


" ada tamu rupanya bawa dia duduk prince . " Tuan Wu datang sambil membawa secangkir teh


mereka pun duduk tangan Riyu menjadi dingin karena gugup kencan pertama langsung di pertemukan dengan keluarga .


" siapa gadis cantik ini? " tanya Mark


" selamat malam Tuan saya Riyu senang bertemu dengan anda . " Riyu berdiri memberikan salam


" jangan Tuan ayah saja dan panggil dia grandpa kami tidak suka terlalu formal . " ujar Mark


" calon mu hm? " Tuan Wu melihat ke arah Vinson


" iya dia calon ibu dari anak2 ku grandpa bagaimana kalian setuju? "


" ayah restui . " Mark berucap semangat


" grandpa pun setuju . "


sedangkan Riyu langsung blank kenapa mereka to the poin sekali .


" wah ada tamu siapa ini? " nyonya Wu datang dan ikut bergabung


" sepertinya kita akan mengadakan pernikahan lagi sayang . " ujar Tuan Wu


" ya ampun ini calon Vinson senang bertemu dengan mu cantik . " sapa nyonya Wu


maid datang menyajikan teh sedangkan Diana membawa beberapa makanan pendamping .


" Bunda ini calon menantu mu . " ucap Vinson


" ternyata benar sudah punya pacar senang bertemu dengan mu nona Riyu . " ujar Diana


" kamu sudah mengenal dia dear? " Mark terlihat bingung


" putra mu selalu bercerita jika dia sedang menyukai teman kampus nya . " Diana tertawa kecil


" Bundaaaa jangan buka rahasia ! " rengek Vinson


Vinson selalu bercerita dia menyukai teman sekelas di kampus dan akan membawa ke rumah ketika sudah resmi jadian , ucapan itu di buktikan kini Riyu ada untuk di perkenalkan pada mereka .


Tringg

__ADS_1


notip grup chat keluarga berbunyi mata Mark membola ketika membaca pengumuman , di sana terpangpang Leon akan menikah minggu depan masing2 sudah mendapat tugas .


" kamu keduluan Leon boy . " ujar Mark


" tidak papa nanti setelah Leon kamu minggu depan nya lagi . " jawab Tuan Wu


" ya ampun harus segera mencari desain gaun . " timpal Diana


" tolong suruh orang untuk menyewa hotel dan persiapkan dari sekarang , papa akan juga akan segera mencetak undangan . "


" pesta lagi semoga semua tamu undangan tidak bosan . " timpa Mark


" nanti giliran kalian berdua . " ucap nyonya Wu


Riyu melotot kaget semudah ini mereka menikah bahkan tak di tanya tentang latar belakang atau apapun itu , dia pikir semua harus setara apalagi keluarga Wu bukan kaleng-keleng.


...


In Apartemen


Leon sedang duduk di ranjang sedangkan Viona sibuk memakai skin care dia mengabaikan si kekasih hati , padahal dari tadi Leon terus meminta maaf bahkan menyusul ke apartemen berharap agar Viona berhenti marah .


" udahan dong marah nya minggu depan kita menikah lhoo . " bujuk Leon


" emang saya mau nikah sama kamu ! " Viona berucap dengan nada ketus


" harus maulah . "


" cinta aja engga sama saya ngapain nikah sama kamu . "


" maaf aku emang engga peka tapi kalau pengen romatisan itu bilang , jangan pake kode2an kaya rahasia negara . " ujar Leon


" terus ini salah saya gitu? " Viona melayangkan tatapan judes


" iya . "


" sana pulang ngapain masih di sini ! "


" di suruh papa buat nemuin kedua orang tua kamu ayo pergi . "


" pergi kemana? saya ngantuk mau tidur . " Viona pun naik ke ranjang dan membelakangi Leon


" kita minta restu sama orang tua kamu dulu . " Leon pun bergeser mendekat


Viona hanya diam dan menutup mata nya biarkan saja salah siapa membuat mood hancur .


" sayang.." si tampan menunduk dan mengecup bahu mulus itu


hati Viona berdetak ketika mendengar suara rendah Leon .


" baiklah jika kamu gak mau nikah sama aku maaf udah ganggu . "


Leon beranjak dari kasur tapi tubuhnya langsung terjatuh di ranjang Viona duduk di perut kotak2 yang sexy .


" rayu dulu ke , bujuk atau apa terserah main pergi gitu aja dasar pria menyebalkan ! " Viona memukul2 dada Leon


" aduh ampun jangan pukul . "


" nyebelin ! nyebelin! Leonnn wuuu nyebelin . "


" udah minta maaf . "


" gak mau ulangi pake kata yang romantis . " protes Viona


" sayang ku cinta ku dunia ku maaf ya aku udah buat kamu marah , sekarang mau tidak menikah dengan ku? menciptakan kebahagian dengan hal sederhana . saling melengkapi hingga waktu yang memisahkan kita menjadi ibu dari anak2 ku dan menjadi wanita terkahir yang menemani hidup ku . " Leon menatap Viona dengan lekat


" tentu saja saya mau My Cool Husband . "


Viona langsung mencumbu Leon dan di balas dengan senang hati tangan kekar si tampan melingkar indah di pinggang ramping itu , suasana mendadak panas dengan segera Leon membalik keadaan hingga Viona yang tertidur di ranjang .


" buatkan aku tanda yang indah . " ujar Viona ketika Leon mengecup leher nya


permintaan di Terima Viona mengecengkram rambut hitam Leon , ketika cumbuan turun ke area bawah menyapa aset yang begitu dia banggakan ternyata pria kaku ini bisa berubah jadi liar .


bunyi ponsel berdering hingga kegiatan pun terhenti .


Papa Calling..


" apa? "


" sudah bertemu dengan kedua orang tua Vionaa? "


" belum masih tiduran di ranjang . " Viona melotot dengan jawaban jujur Leon


" heh gak boleh unboxing dulu ! " ucap Leo dengan nge gas


" engga kami hanya sebatas bercumbu kan kekasih ku dulu yang mulai . " wajah si cantik sudah merah


" awas saja kamu berbuat macam2 ingat kamu ke sana buat minta restu bukan lelang nyawa , tunggu hanya tinggal 1 minggu lagi jadi sabar sebentar nak . "


" iya aku mengerti sudah ah papa ganggu . "


" ingat ya jangan macam2 jika tak ingin merasakan pukulan sayang papa . "


Pip


sambungan terputus Leon tertawa ketika melihat kekasih nya menutup wajah dengan selimut , kenapa harus jujur sih Viona memang harus sabar menghadapi kelakukan calon suaminya selain gak peka dia terlalu jujur .


Hai ketemu lagi sama kau


cieee kondangan lagi para prince udah abis .

__ADS_1


sampai bertemu di next episod


__ADS_2