
Author pov
hari cepat berlalu tak terasa karena menjalankan aktivitas lembayung sudah akan menyapa tugas matahari sudah selesai , sudah waktu nya sang bulan yang akan hadir Ares melihat sudah jam setengah 5 sore dia sedang terdiam di gudang alat2 .
" masakan ini selalu enak bahkan kini sudah satu rasa dengan punya mommy . " Ares tersenyum menatap pada kotak milik Kanaya
situasi yang masih tidak bisa di pahami menggangu pikiran..Ares harus menyelesaikan semua dia mengeluarkan ponsel , ada notifikasi pesan membuat dia terlonjak kaget ketika mengetahui jika Selina masuk rumah sakit .
Ares lansung berlari ke luar untuk segera pergi karena Selina di bawa ke rumah sakit yang berbeda , dia meminta izin pada Jinan untuk menggantikan sebentar pria itu langsung segera pergi tak lama kemudian sampai di sana .
" apa anda keluarga nona Selina . " seorang perawat menghampiri
" iya benar apa ada masalah besar? "
" dokter menunggu di ruangan silahkan masuk . "
Ares pun masuk ke dalam dia melihat Selina sudah mendapat perawatan masker oksigen selalu menghiasi wajah nya .
" silahkan duduk Tuan saya akan jelaskan sesuatu pada anda . "
" katakan dengan cepat . "
" mungkin saya akan memberi tau kabar bahagia terlebih dulu selamat ya kalian akan menjadi orang tua . " ujar dokter
" hah? "
wajah Ares seketika blank mendengar ucapan dokter barusan .
" nona Selina sedang mengandung usia nya bahkan sudah 1 bulan , kalian tidak menyadari ya jika calon anak kalian sedang tumbuh . "
" oh begi-tu . " Ares mendadak gugup
" saya minta maaf harus mengatakan kabar buruk juga . "
" ada apa? "
" semakin hari kesehatan jantung nona Selina semakin turun di tambah kehadiran si kecil akan membuat kondisi dia mudah drop , hidup dia masih bisa di tolong walapun tidak tau akan berefek berapa lama . tapi setidaknya masih bisa melihat dunia sedikit lebih lama hanya saja pengobatan yang banyak melibatkan banyak obat pasti berdampak buruk , Tuan kami tau kehidupan ini berada di tangan Tuhan bukan bermaksud memberi pilihan tapi ini sudah menjadi jalan anda memilih ibu atau si buah hati? " tanya dokter secara perlahan
Ares seketika terdiam karena dia adalah seorang ayah tentu merasakan sesak pilihan macam apa yang di tawarkan .
" apa tidak jalan lain yang bisa mendapatkan kedua nya? "
" kami sangat menyesal karena tidak bisa menemukan jalan terbaik maaf Tuan . " ujar dokter
__ADS_1
" sungguh? "
" mungkin anda bisa memberikan dukungan membahas ini dari hati ke hati menemukan cara agar nona Selina bisa menerima , walapun saya tau ibu mana yang akan tega melakukan ini tapi harus bagaimana lagi . "
dokter pun memberikan waktu untuk Ares dengan Selina pria tampan itu segera duduk di kursi , bersamaan dengan mata cantik yang mulai terbuka lalu menoleh ke kanan seketika senyum itu tercetak ketika melihat Ares .
" apa sudah dengar? di sini ada seseorang . " ucap Selina dengan pelan
" ya aku tau . "
" kita akan menjadi orang tua . " rona pucat terlihat pada wajah Selina
" aku akan menceritakan semua setelah ini terserah ingin menganggap ku baj*ngan ataupun apa tapi kamu harus tau fakta dengarkan dengan baik , aku sama sekali bukan suami mu nama ku Ares Wu bukan Alan Lee orang yang kamu nikahi adalah penjual organ . salah satu anak panti akan menjadi korban nya tapi ayah serta paman ku berhasil menangkap Alan apa tidak ingat dengan tragedi ledakan? " tanya Ares
secara perlahan tubuh Selina bergetar detak jantung nya mulai tidak normal .
" pada saat kejadian Alan akan membawa mu lari Alan sudah terkepung pihak polisi bahkan menawarkan cara baik2 untuk berdamai , suami mu mengancam akan memasang bom di salah satu rumah sakit tetapi Alan tidak sadar jika bom itu aktif secara otomatis pada mobil dia . kami tidak tau Alan juga mengajak mu pergi hingga suami mu masih kekeh tidak ingin menyerahkan diri .
" jangan bercanda dengan ku Alan hikss.. katakan semua ini bohong apa itu alasan mu menaruh 2 ranjang di kamar? , bahkan tidak ingin menyentuh ku sama hanya sekedar menemani juga meberikan pelukan saja kenapa beginnnnnni . kalian membun*h suami ku ! kalian semua jahaaat hikss kenapa aku tidak mengingat apa pun ! " Selina menangis histeris sambil memukul2 Ares
" pada saat bom meledak kamu belum sempat masuk dan terpental jauh aku yang menemukan mu terlebih dulu lalu ku bawa ke rumah sakit , masih bisa terselamatkan tetapi ingatan mu hilang semua ketika membuka mata kamu sudah menganggap ku sebagai Alan . "
Selina meremat rambut dan memukul kepala nya dengan keras dia menggeleng seolah menolak fakta yang sedang Ares ceritakan .
" maafkan aku harus menceritakan semua ini karena tidak bisa menyimpan kenyataan lebih lama aku mempunyai seorang istri dan anak , sungguh tidak ingin berujung menjadi salah paham aku sudah bersalah membohongi Kanaya terlebih aku sangat mencintai nya . " Ares menunduk sedih
" kita sama sekali belum menikah dan aku belum sempat memberitau keluarga ku .
detak jantung di monitor seketika langsung tidak terkendali dengan Selina yang kesulitan bernapas , tangan letik itu mencengkram lengan Ares dengan kuat dengan segera Ares memencet tombol darurat .
genggaman Selina mulai melemah mata nya perlahan menuntup dokter pun segera datang Ares terus berdoa semoga semua baik2 saja .
...
In Mansion Wu
isi rumah sudah seperti bencana Kris mengamuk ketika menerima berkas yang memperlihatkan Ares bersama dengan Selina , bahkan Kanaya sudah menangis histeris nyaris hampir tak sadarkan diri kini sedang bersandar lemas pada Alena .
para jagoan Wu juga memasang wajah yang penuh amarah dia tidak menyangka jika Ares mempunyai istri selain Kanaya , semua orang tidak mengeluarkan suara nya termasuk para istri mereka menenangkan Kanaya .
" Junghyun bawa si baj*ngan Ares kemari aku akan membun*h dia dengan tangan ku sendiri ! " teriak Kris pada sang tangan kanan
" daddy tolong dengarkan penjelasan Ares terlebih dulu hiksss.. " Kalina juga menangis dia di dekap oleh si sulung
__ADS_1
" jangan membela anak sialan mu ! apa kamu tidak melihat dia berhianat ! tidak akan ku ampuni . " bentak Kris
" brengs*k aku tidak mau menjadi putra nya lagi ! " umpat Kean
" tenanglah . " ujar Ezra
" aku membenci dia ! " sambung Sean
Araga baru sampai dia datang setelah Gerall memberi tau semua dengan segera mengambil berkas , seketika wajah tampan itu berubah menjadi mengerikan sungguh di luar dugaan .
" aku akan melenyapkan keponakan mu . " Kris meremat bahu Araga
" apa semua sudah ini sudah jelas? " tanya si uncle dengan nada dingin
" tentu saja anak brengs*k ini telah menikah kembali dan menghianati Kanaya , ayo lenyapkan dia . " Kris menyeringai
" daddy tapi ini.. "
" diam Gavin Wu jangan berani2 membela dia kalian semua masuk ! "
bodyguard segera mengamankan para wanita cantik Ansel mengangkat tubuh Kanaya yang sudah tidak berdaya , Kalina melepaskan genggaman tangan Gavin lalu menghampiri sang kepala keluarga .
" dengarkan penjelesan dari putra ku . " Kalina memohon sambil memegang tangan Kris
" pergilah masuk . "
" daddy putra kita yang satu itu pasti memiliki alasan aku yakin . "
" masuk Kalina ! " kini Araga yang menyuruh
" kakak Ares anak yang baik sungguh aku Mohon jangan lukai putra ku . " Kalina menyatukan tangan memohon pada Araga
" bawa Kalina masuk Gerall . "
" jangan menyentuh mommy biar aku yang membawa ! " peringata Gavin
dengan terpaksa Gavin membawa Kalina ke atas Araga memejamkan mata mendengar suara Kalina yang terus memohon , Kean dan Sean tidak ikut ke atas karena dia ingin melihat Kris memberikan balasan untuk sang ayah si kembar juga akan meminta untuk menceraikan ibu nya pada Ares.
Kris berjalan ke arah Laci mengisi pistol dengan peluru lalu mengambil pisau dan berjalan ke arah ruang tamu , Junghyun sedang membawa paksa Ares sesuai dengan perintah Tuan besar tidak ada yang boleh turun sebelum Kris yang memanggil .
halo ketemu lagi sama aku
maaf ya love kalau akun sering typo
__ADS_1
selamat beristirahat
sampai bertemu di next episode